Anda di halaman 1dari 3

Jakarta - Kecelakaan dalam pekerjaan konstruksi bangunan kembali terjadi, kali ini menimpa

Mohammad Sardi Nuryadi (32) pekerja bangunan dari PT Mahkota Sampurna yang tewas
seketika pada Rabu (4/3) karena tersengat listrik. Nuryadi saat itu sedang mengerjakan proyek
pembangunan gedung yang beralamat di Jalan Kapuk Kamal Raya No. 35, RT03/RW03,
Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Salah satu saksi yang melihat kejadian kecelakaan, Lulu Gunawan (41), mengaku mendegar
suara orang berteriak dari sebuah gedung yang sedang dalam tahap pembangunan saat hendak
menuju kantor.

"Saya juga kaget, kok tiba-tiba ada suara orang teriak dari salah satu sisi bangunan yang belum
ada dindingnya, gak tahunya ada pekerja yang kesetrum, dan langsung jatuh tak sadarkan diri,"
ujar Lulu.

Usai melihat kejadian tersebut, Lulu segera memberitahu mandor proyek bahwa ada salah satu
pekerjanya yang tersengat listrik. "Saya juga langsung meminta mandor menghubungi Polsek
untuk penanganan lebih lanjut," kata Lulu.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Penjaringan, Kompol Bungin Misalayuk, mengatakan
kejadian kecelakaan kerja tersebut terjadi tepatnya pada Pukul 09.00 WIB. "Saat itu korban akan
memasang genteng mengunakan alat press, namun karena tidak berhati-hati ada salah satu
komponen yang korslet dan membuat korban tersengat," ujar Bungin.

Menurut Bungin, karena pelaku langsung tidak sadarkan diri, anggota kepolisian dari Polsek
Penjaringan langsung membawa korban ke Rumah Sakit Bunda Suci di Cengkareng, Jakarta
Barat. "Korban ternyata dinyatakan sudah meninggal saat diperiksa oleh tenaga medis, lalu
anggota kami membawanya ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo di Jakarta Pusat untuk proses
visum," kata Bungin.

Carlos Roy Fajarta/MUT

Suara Pembaruan
Sumber : http://www.beritasatu.com/megapolitan/254428-tersengat-listrik-pekerja-bangunan-di-
penjaringan-tewas.html
Analisis Kecelakaan Kerja :

Kecelakaan kerja yang terjadi berdasarkan kondisi di atas dapat dikatakan sebagai kelalaian
pekerja. Setidaknya ada dua hal yang menjadikan hal tersebut sebagai sumber awal terjadinya
kecelakaan kerja, yaitu : tidak melakukan pengecekan alat pres genteng terlebih dahulu dan tidak
memakai APD dalam melakukan pemasangan genteng. Penting bagi seorang pekerja atau
mandor dalam melakukan pengecakan alat, hal tersebut dikarenakan agar dapat segera dilakukan
penggantian alat jika memang memiliki risiko berbahaya bagi pekerja. Sedangkan pemakaian
APD, full body harness, meskipun hanya dalam memasang genteng.