Anda di halaman 1dari 3

PENGELOLAAN OBAT KADALUARSA

DAN RUSAK

RSUD Syarifah NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN


Ambami Rato Ebu
BANGKALAN 217.04.2012 00 1/3
DITETAPKAN
TANGGAL TERBIT Direktur

PROSEDUR 8 NOVEMBER 2012


TETAP

drg. YUSRO
Pembina Tingkat I
NIP. 19610226 198911 2 001
Pengertian Tindakan pemusnahan dan penghapusan obat TB yang
sudah melampaui batas waktu penggunaan (kadaluarsa)
dan OAT yang secara fisik tidak dapat digunakan karena
berubah warna, bentuk, kemasan( rusak).
Tujuan - Menghindarkan pembiayaan ( biaya penyimpanan,
pemeliharaan, penjagaan obat yang kadaluarsa dan tidak
layak ( rusak)
- Melindungi petugas, masyarakat dan lingkungan akibat
barang rusak dan kadaluarsa
Kebijakan - Undang Undang Nomor 23 Tahun 2009 tentang
Kesehatan
- Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 364/Menkes/SK/V/2009 Tentang Pedoman
Penanggulangan Tuberkulosis (TB)
- Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1991 tentang
Penanggulangan Wabah Penyakit Menular
- Keputusan Menteri Kesehatan Nomor
203/Menkes/SK/III/ 1999 tentang Gerakan Terpadu
Nasional Penanggulangan Tuberkulosis
PENGELOLAAN OBAT KADALUARSA
DAN RUSAK

NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN


RSUD Syarifah
Ambami Rato Ebu
BANGKALAN 217.04.2012 00 2/3

PROSEDUR TANGGAL TERBIT


TETAP 8 NOVEMBER 2012

1. Petugas gudang obat farmasi membuat daftar obat


anti TB yang akan dihapus atau dihancurkan beserta
alasannya rusak ataukan kadaluarsa
2. petugas memisahkan barang yang rusak dan
kadaluarsa
Prosedur
3. Melaporkan pada dinas kesehatan mengenai obat
anti TB yang akan dihapus
4. Kepala dinas kesehatan mengajukan usulan
penghapusan kepada Gubernur/Bupati/Walikota
sesuai dengan tingkat pemerintahan untuk
persetujuan penghapusan
5. Setelah panitia melaksanakan penghapusan
( dengan Berita Acara) , pengelola barang dan obat
mengelurjkan obat tersebut dari daftar inventaris
6. Selanjutkan mengusulkan barang yang sudah
dihapus untuk dimusnahkan
7. Setelah mendapat persetujuan pejabat yang
berwenang obat Anti TB dimusnahkan
8. Pemusnahan dilakukan dengan cara :
- Pemendaman di dalam tanah
- Pembuangan ke saluran air kotor
- Enkapsulasi : obat dimasukkan kedalam drum baja
/ bak berlapis plastic kemudian diisi semen, kapur,
batubara kemudian ditambah air, kemudian
dipendam dalam tanah
,- Insinerasi : dengan menggunakan mesin
insenerator
PENGELOLAAN OBAT KADALUARSA
DAN RUSAK

RSUD Syarifah
Ambami Rato Ebu NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
BANGKALAN
217.04.2012 00 3/3

PROSEDUR TANGGAL TERBIT


TETAP 8 NOVEMBER 2012

- Inersiasi : tablet dan pil dikeluarkan dari blisternya, lalu


direndam didalam air, dicampur semen dan kapur
sehingga terbentuk pasta, kemudian dikubur dalam tanah

Prosedur

Unit terkait Unit DOTS, poli paru, laboratorium