Anda di halaman 1dari 6

PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM PENDIDIKAN

MORAL PESERTA DIDIK


Materi Diskusi Kuliah Pendidikan
Hari Rabu pukul 07.00
Ruang 03 Gedung BSMKU

Oleh :

Kelompok 1

1. Bunga Yana Rosanggreni (140210101001)


2. Harvian Candra Miyasari (140210101022)
3. Rifatul Hasanah (140210101031)
4. Yulia Tri Susanti (140210101034)
5. Nurul Lailiyah (1402101010)

UNIT PELAKSANAAN TEKNIS


BIDANG STUDI MATA KULIAH UMUM
UNIVERSITAS JEMBER
Semester Genap 2016-2017

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat


dan hidayah-Nya sehingga penyusunan Makalah Pendidikan Pancasila yang
1
2

berjudul Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Pendidikan Moral Peserta Didik


ini dapat diselesaikan oleh penulis tepat pada waktunya.
Secara umum, makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata
kuliah Pendidikan Pancasila oleh dosen pengampu Iwan Rachmad Soetijono, SH.,
MH. Makalah ini ditulis berdasarkan buku panduan yang berkaitan dengan
Pendidikan Pancasila, serta informasi dari media massa yang berhubungan dengan
Pendidikan Pancasila.
Disadari bahwa makalah ini kurang sempurna. Untuk itu
diharapkan berbagai masukan berupa kritik dan saran yang membangun bagi kami
demi perbaikan makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat khususnya
bagi mahasiswa di Universitas Jember.

Jember, 22 Maret 2017

Penulis

2
3

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ........................................................................................... ii


DAFTAR ISI ......................................................................................................... iii
BAB I. PENDAHULUAN ..................................................................................... 1
1.1 Latar Belakang ........................................................................................ 1
1.2 Rumusan Masalah ................................................................................... 2
1.3 Tujuan ..................................................................................................... 2
1.4 Manfaat ................................................................................................... 2
BAB II. PEMBAHASAN ...................................................................................... 3
2.1 Makna yang Terkandung dalam Nilai-Nilai Pancasila .......................... 3
2.2 Pendidikan Moral Peserta Didik............................................................. 7
2.3 Fungsi dan Tujuan Pendidikan Moral Peserta Didik............................ 11
2.4 Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Pendidikan Moral Peserta
Didik .12
2.5 Pentingnya Nilai-Nilai Pancasila dalam Pendidikan Moral Peserta
Didik ............ 16
BAB III. KESIMPULAN ..................................................................................... 19
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... iv

3
4

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum yang ada di


Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tergali dari jati diri dan nilai-nilai
luhur bangsa Indonesia yang tidak dimiliki oleh bangsa lain. Pancasila
merupakan pedoman bagi warga negara Indonesia di dalam menjalankan
kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun sebagian besar warga negara
Indonesia hanya menganggap pancasila sebagai dasar negara atau ideologi
semata tanpa memperdulikan makna dan manfaatnya dalam kehidupan. Tanpa
manusia sadari nilai-nilai makna yang terkandung dalam pancasila sangat
berguna dan bermanfaat.
Dewasa ini, banyak terjadi penyimpangan yang berakar dari tidak
mengimplementasikan nilai-nilai dalam pancasila. Oleh karena itu, memahami
pancasila merupakan sesuatu yang penting. Tidak hanya mengerti namun juga
mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila sebagai
pendidikan karakter.
Pendidikan karakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai
karakter kepada siswa yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran, dan
tindakan dalam melaksanakan nilai-nilai tersebut. Dalam hal ini nilai-nilai
pendidikan karakter berasal dari pacasila dan Pembukaan UUD 1945.
Membina dan mendidik karakter, dalam arti untuk membentuk positive
character generasi muda bangsa ini. Agar positive character terbentuk, maka
perlu pembiasaan mandiri, sopan santun, kreatif dan tangkas, rajin bekerja,
dan punya tanggung jawab. Pendidikan karakter bertujuan mengembangkan
kemampuan peserta didik untuk memberikan keputusan baik atau buruk,dan
mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan kata lain pendidikan karakter yang baik bukan hanya
melibatkan aspek pengetahuan yang baik (moral knowing), melainkan

4
5

merasakan dengan baik (moral feeling), dan perilaku yang baik (moral
action). Pendidikan karakter menekankan pada kebiasaan yang terus menerus
dipraktikkan dan sesuai dengan nilai-nilai pancasila.

1.2 Rumusan Masalah


1. Apakah makna nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila?
2. Apakah yang dimaksud dengan pendidikan moral peserta didik?
3. Apakah fungsi dan tujuan pendidikan moral peserta didik?
4. Bagaimanakah penerapan nilai-nilai pancasila dalam pendidikan moral
peserta didik?
5. Bagaimanakah pentingnya penerapan nilai-nilai pancasila dalam
pendidikan moral peserta didik?

1.3 Tujuan
1. Mengetahui makna nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila.
2. Mengetahui maksud dari pendidikan moral peserta didik.
3. Mengetahui fungsi dan tujuan pendidikan moral peserta didik.
4. Mengetahui penerapan nilai-nilai pancasila dalam pendidikan moral
peserta didik.
5. Mengetahui pentingnya penerapan nilai-nilai pancasila dalam pendidikan
moral peserta didik.

1.4 Manfaat
1. Dapat menambah wawasan mengenai makna nilai-nilai yang terkandung
dalam pancasila.
2. Dapat membantu guru dalam membentuk moral peserta didik.

5
6

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Makna yang Terkandung dalam Nilai-Nilai Pancasila

Hakikat nilai sila sila pancasila perlu ditengarai makna dan arti dari setiap sila pancasila
secara hakiki agar kita mendapatkan gambaran tentang inti arti pancasila yang semuanya akan
sangat berkaitan dengan hal ikhwal dalm uraian selanjutnya. Maka, sudah tepat hanya lima sila
itu yang dimasukkan dalam dasar filsafat negara sebgai inti kesamaan dari segala keadaan yang
beraneka warna itu dan juga telah mencukupi, dalam arti tidak ada lainnya yang tidak dapat
dikembalikan kepada salah satu sila dari pancasila (Notonagoro, 1975:34).

1. Ketuhanan yang Maha Esa


Mengandung pengertian dan keyakinan adanya Tuhan YME, pencipta alam semesta
beserta isinya. NKRI bukan negara agama, juga bukan sekuler melainkan adalah
negara beragama. Bukan negara agama karena tida