Anda di halaman 1dari 8

NAMA : AGUS Y.

RICO SIMANJUNTAK
NIM : 1501117103
MATAKULIAH : TEORI HUBUNGAN INTERNASIONAL

TUGAS RESUME BAB I

Teori : Tempat dan Fungsinya

Bagi kebanyakan orang, hubungan internasional menunjuk kepada sesuatu yang


terjadi di dunia. Bidang studi ini berhubungan dengan perang dan damai, dengan huru hara
dan revolusi yang terjadi di luar negeri, dengan perundingan dan perjanjian dengan
pemerintah-pemerintah lain, dengan pekerjaan perserikatan bangsa-bangsa, dan dengan
laporan berita sehari-hari tentang kejadian-kejdian dari seluruh ibu kota di seluruh dunia.
Kecuali di kalangan mahasiswa, sekali-kali timbul gagasan, bahwa internasional juga
merupakan suatu subjek ilmiah serta bidang penelitian, yang menuju kearah kematangan.
Sebagai pokok pengkajian dalam ruang lingkupakademik, hubungan internasional berumur
kira-kira 50 tahun.

Karena kondisi-kondisi yang dewasa ini terdapat di dunia, hampir semua orang setuju
bahwa penting sekali untuk mengumpulkan pengetahuan yang lebih luas mengenai hubungan
antar rakyat-rakyat dan antar bangsa-bangsa. Tetapi, jenis pengetahan mana yang perlu
ditambah, belum seluruhmya jelas secara tepat. Suatu prosedur wajar untuk menanggulangi
kesulitan ini adalah dengan mengadakan inventarisasi mengenai gagasan yang sedikit
mengungkapkan isi pokok hubungan internasional.pembicaraan dalam buku ini merupakan
ulasan sepintas tentang beberapa gagasan kontemporer tentang subjek bersangkutan. Apapun
bentuk dari teori itu, ia senantiasa terdiri dari gagasan-gagasan. Disini tujuan kita adalah
untuk membicarakan teori, bukan demi teori itu sendiri, melainkan demi hasil yang mungkin
dikandungnya dalam mengidentifikasi secara lebih umum, sifat studi hubungan interrnasinal
dewasa ini .

Keberatan terhadap teori

Ada beberapa ilmuwan yang mengatakan bahwa peneliatan mengenai urusan luar
negeri tidak memerlukan teori. Merka mengatakan bahwa usaha apapun untuk menyesuaikan
pernyataan-pernyataan eksplisit teori-teori kepada hasil-hasil pengkajian mereka tidak akan
menguntungkan, melainkan malah sebaliknya, akan mengaburkan hasil-hasil penelitian
mereka dengan abstraksi-abstraksi yang tidak relevan. Mereka merasakan bahwa tujuan yang
penting adalah untuk menghasilkan uraian-uraian yang jujur, langsung tanpa dan tanpa aling-
aling mengenai kejadian-kejadian tertentu serta orang-orang yang terlibat dalam urusan luar
negeri.

Hans J. Morgenthau, salah seorang tokoh terkemuka kawakan dalam bidang ini secara
konsistensi menunjang peranan teori dalam pengkajian hubungan internasional, namun ia
telah berusaha mempertahankan sejenis teori konkrit atau yang sangat dekat dengan
realitas-realitas dinia. Disamping itu, Morgenthau sangat cenderung pada pernyataan-
peryataan yang berdasar pada teori yang memberi pengarahan, yang menentukan jenis
tindakan-tindakan yang harus ditempuh dalam hubungan internasional. Kekiasan teori ini
akan menghasilkan penentuan aturan-aturan perminan yang tepat. Moegenthau bertolak dari
pendapat bahwa atuan-aturan demikian akan sesuai dengan kenyataan pada setiap saat.

Pengarang-pengarang lain sebagian besar menolak perumusan-perumusan


Morgenthau dengan mengemukakan pendapat bahwa teori tak dapat sepenuhnya
dikonkritkan: bahwa keabstrakan merupakan kualitas hakiki dari teori. Dikemukakan oleh
mereka bahwa situasi-situasi, susunan-susunan serta sistem-sistem yang tak pernah muncul
dalam sejarah kemanusiaan patut di pertimbangkan secara serius, hanya dengan cara
demikian ini dapat dikonsepsikan secara teoritis.

Berbagai pandangan yang menyimpang mengenai jenis-jenis teori ternyata


bersimpang siur. Pengkaji-pengkaji profesional hubungan internasional misalnya tidak
menerima teori yang bersifat mengarahkan. Mereka percaya bahwa harus diadakan
pembedaan tugas yang harus dipertahankan sehingga tidak terjadi pengaburan atau
pengacauan dari pernyataan-pernyataan tentang apa yang ada, dengan apa yang seharusnya
ada.

Lionel Trilling, kritikus sastra, dalam membahas pandangan populer di negeri ini terhadap
gagasan-gagasan abstrak telah mengatkan bahwa:

Dalam metafisika Amerika realitas senantiasa berwujud realitas materi, keras, tahan,
tak berbentuk, tak tembus, dan tidak menyenangkan. Dan satu-satunya pikiran yang dianggap
boleh diprcaya adalah pikiran yang paling mendekati realitas ini, dengan jalan menimbulkan
perasaan-perasaan yang dimungkinkannya secara paling mendekati. \
Teori, citra; Akal Sehat serta Kebudayaan Umum

Berteori dalam ilmu-ilmu sosial tak lain dari menerapkan secara khusus metoda-metoda
seperti setiap hari dilakukan oleh orang-orang biasa dalam usaha memahami kejadian-
kejadian di dunia. Didemonstrasikan secara baik bahwa semua orang sedikit banyaknya
merupakan ahli teori, masalah pemahaman teori bisa terpecahkan. Dalam pembahasan ini
telah dikemukakan berbagai defenisi teori yaitu:

1. Teori merupaka langkah dasar untuk mengatur fakta.


2. Teori merupakan pedoman untuk melaksanakan kegiatan.
3. Teori merupakan seperangkat pernyataan mengenai keadaan yang diharapkan.
4. Teori merupakan pikiran spekulatif, bebas dari ikatan dengan dunia nyata.
5. Terori merupakan abstraksi.

Definisi yang lebih luas ditemukan dalam perpustakaan, eksakta, dan ilmu sosial. Tetapi
biarkan saja defenisi-defenisi ini sebagai uraian interin.

Tak berapa lama berselang konvensional atas pernyataan bagaimana orang memperoleh
pengetahuan adalah bahwa keterangan formal dimasukkan ke dalam pemikiran dalam pola
dunia luar. Untuk menjaga pandangan obyektif, harus memiliki lukisan mental yang cermat
tentang segala sesuatu yang terdapat di dunia. Sifat subyektif dihasilkan jika perasaan serta
penilaian pribadi dibiarkan mewarnai data yang diserap.

Teori dalam pengkajiannya tentang hubungan internasional sebagai mana bidang-bidang


ilmu-ilmu sosial lain manapun, menyediakan jasa-jasa sebagai berikut.

1. Mengorientasikan pengetahuan dengan memberikan cara untuk menyusun bagian-


bagiannya.
2. Menentukan prioritas-prioritas relatif untuk penyelidikan lebih lanjut dengan
menetapkan kriteria yang bermakna.
3. Mendorong usaha mencari pola berulang mengenai pengalaman.
4. Memungkinkan berkat sifatnya yang menyusun fakta menjadi pola teratur dan
berulang, pengenalan variasi dalam gejala di luar pola tersebut.
5. Merupakan pernyataan cadangan yang padat mengenai apa yang diketahui.
6. Merupakan alat pemindahan terpenting jika diperlukan dalam pemidahan bahan dari
kebudayaan khusus ke kebudayaan umum.

Apakah Hubungan Internasional?

Pada dasarnya hubungan internasional berasal dari praktek manusia untuk


mengafiliasikan perorangan terhadap kelompok besar. Pada ujung timbangan yang kecil
terdapat himpunan-himpunan seperti suku, gerombolan, dan penduduk desa yang biasanya
berjumlah 30-1000 orang.

Pengkajian hubungan internasional tidak merupakan pengkajian tentang apa pun dan
segala sesuatu yang dilik dari titik pandangan suatu pengamat tertentu, bersifat ekstern dan
asing. Karena mengabaikan pembedaan yang baru kita tarik ini, termasuk hubungan
internasional, politik internasional, hubungan luar negeri, urusan internasional, urusan luar
negeri, urusan dunia , politik dunia, politik luar negeri, pengkajian wilayah luar negeri, serte
pengkajian internasional.

Hubungan internasional merupakan studi tentang interaksi antara jenis kesatuan


sosial, termasuk studi tentang keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. Hubungan
internasional dapat diseleksi dan diatur sesuai dengan kedua referensi akan pelaku dan
interaksi ini merupakan pernyataan dasar dari teori. Hanya sebagian kecil dari seluruh fakta
mengenai pelaku-pelaku penting untuk menjelaskan interaksi-intraksi khusus tertentu.

Suatu prosedur yang baik adalah untuk menumpukkan suatu kategori pada sistem
jenis siapa, dimana, kapan, dan apa. Ini dilakuan pada kelompok data sebagai faktor politik,
ekonomi, sosial, budaya, psikologi, militer, dan ideologi. Kategori analisis ini membantu
dalam mengatur fakta. Misalnya data yang termasuk dalam kategori politik lebih bermakana
daripada kategori lain untuk menerangkan hubungan internasional.

Kategori analisis ini digunakan seolah-olah merupakan kualitas yang tak terpishkan
dalam peristiwa akibat tindakan politik psikologi, ekonomi, dan sebagainya. Dalam
kesempatan lain kategori analisis ini dianggap sebagai prespektif yang harus dipusatkan pada
sekumpulan besar fakta.

Dalam teori hubungan internasional, timbul kecenderungan untuk memandang


kategori analisis sebagai perspektif yang tak terpisahkan dalam peristiwa tertentu dan
berpaling untuk mecari bantuan dalam mengatur data sesuai dengan kebutuhan intelektual
serta masalah-masalah penelitian hubungan internasional. Demikian sering dikatakan bahwa
bidang ini bersifat interdisipliner dan dengan leluasa meminjam bahan dari ilmu politik,
ekonomi, sosiologi, sejarah, psikilogi, dan bnyak pengkajian lain.

Sekalipun sistem-sistem sejarah dan kategori analisis tidak harus ada untuk
mengidentifikasi, menemukan, serta mengatur data, pengaturan data dari sistem internasional
semakin kelihatan merupakan konsep yang sangat berguna dalam memberi bentuk suatu
disiplin kepada pengkajian hubungan internasional. Konsep mengenai sistem internasional
merupakan versi yang diperluas tentang gagasan dua-pelaku-sedang-berinteraksi. Pembatasan
paling luar dari hubungan internasional dianjurkan jika membanyangkan segala pertukaran,
transaksi, persentuhan, arus informasi serta segala macam aksi yang teradi pada saat ini di
kalangan masyarakat dunia yang dikonstitusikan sendiri. Untuk gambaran dalam pikiran ini
harus kita tambahkan efek-efek yang diciptakan di dalam masyarakat sebagai akibat peristiwa
yang mengalir masuk pada masa dahulu, baik dalam masa yang baru maupun yang lama.
Aliran interaksi ini hanya dikonsepsikan bergerak ke arah masa yang akan datang, diiringi
oleh harapan, rencana, pendapat dari pengamat gejala tersebut.

Sistem-Sistem Kompleks

Suatu sistem manapun merupakan satu keseluruhan atau subsistem yang mampu
mengubah keadaan menjadi keadaan lain. Struktur yang dilihat oleh para pengamat memiliki
unsur-unsur dalam interaksi atau dalam hubungan, dan beberapa pembatasan yang
memisahkannya dari lingkungannya. Suatu sistem kompleks adalah yang didapati dalam
proses perobahan dari keadaan yang satu menjadi keadaan yang lain.

Dalam mengamati sistem internasional, kita pertama-tama harus besiap-siap


menghadapi kompleksitasnya dengan jalan menyadari bahwa akan banyak terdapat variasi
dalam proses-prosesperubahan keadaannya, dan yang kedua, dengan segera melihat bahwa
bagian-bagian utamanya yang beroperasi memiliki ciri khas kotak rahasia Cina tersebut di
atas. Kerjasama antara semua kesatuan-kesatuan demikian dalam mencapai suatu keadaan
hubungan, kemudian keadaan yang lain, merupakan sistem internasional. Harus kita ingat
selalu bahwa partisipasi setiap masyarakat nasional dalam sistem tidak tetap (fixed)
melainkan sebagian ditentukan oleh apa yang telah terjadi dalam cara terjadinya pergeseran
dan perubahan dalam berbagai hal yang lebih dalam.

Suatu perbendaharaan kata melukiskan bagiandari sisten internasional telah mulai


terbentuk. Sistem internasional dimaksudkan untuk menyerap serta mencakup interaksi dalam
ruang lingkup secara menyelurh. Suatu hubungan internasional merupakan bagian dari
keseluruhan sistem internasional. Hubungan internasional di Asia Tenggara dapat dilukiskan
sebagai salah satu subsistem internasional. Perserikatan bangsa-bangsa mungkin diambil
sebagai subsistem lain. Bagian atau kelompok sistem internasional merupakan sistem
internasional. Subsistem naasional merupakan komponen yang memeberi sumbangan kepada
perilaku sistem nasional.
Suatu pemasukan merupaka kegiatan yang penuh citarasa yang memasuki subsistem
dan dengan demikianikut menyumbang pada perobahan suatu susbsistem. Hasil produksi
adalah dorongan yang diteruskan oleh suatu subsistem yang ikut membantu perobahan.
Umpan balik merupakan semacam pemasukan; sesuatu yang mengembalikan laporan kepada
contoh dari produksi sebelumnya dan membawa informasi mengenai keadaan yang
diakibatkan dalam sistem. Umpan balik positif adalah laporan yang menyebabkan suatu
subsistem melanjutkan atau meningkatakan kegiatan sebelum dikirimkan kedalam sistem
tersebut. Umpan balik negatif adalah laporan yang menyebabkan subsistem merobah cara
bertindak sebelum memperbaiki perilaku subsistem tersebut dengan jalan merobah
kondisinya serta produksi yang kemudian dihasilkan olehnya. Subsitem dikatakan berada
dalam keadaan mantap atau stabil jika gangguan yang mempengaruhi sistem ini diimbangi
melalui umpan balik. Keadaaan yang stabil tak perlu berada dalam keseimbangan yang
ditimbulkan antara komponen suatu sistem dan merupakan gambaran tentang keadaan tanpa
perobahan.

Penurunan tingkat abstraksi dengan mudah dilukiskan bahwa suatu stuktur sistem
kompleks menyebabkan timbulnya ciri-ciri cara kerjanya. Profesor Morton A. Kaplan telah
membuat enam jenis model sistem intrnasional yang mengemukakan aturan yang hakiki
untuk melukiskan perilaku khas yang diperlukan untuk memelihara masing-masing jenis
model.

Sistem keseimbangan kekuasan antara lain memiliki dua ciri pelaku yang menarik yaitu:

1. Pelaku nasional akan bertindak melawan setiap pelaku atau gabungan yang
dianggap sebagai muncul menuju predominasi dalam sistem internasional.
2. Pelaku nasional yang dikalahkan atau tunduk tidak akan dipertahankan pada
kedudukan orang lain, mereka akan diizinkan menduduki posisi yang kurang
selaras dengan anggota sistem lain.

Sistem veto kesatuan masalalu tidak terdapat, tetapi merupakan model yang berbagai
kaplan memperlihatkan aspek yang asli kaplan juga mencatat bahwa model ini terwujud .
ada dua peraturannya yaitu:

1. Setiap pelaku nasional dalam sistem ini akan menjauhkan diri dari sesama anggota
untuk menjaga keadaan mantap sistem veto kesatuan yang terwujud.
2. Sistem veto kesatuan dapat memelihara keadaan mantap hanya jika pelakunya tanpa
pengecualian melawan penghancuran.

Sistem kaplan berada pada taraf yang terlalu umum untuk memberi bantuan besar dalam
penyusunan fakta sesuai teori. Contoh langkah turun dari tangga abstraksi dan generalisasi
tidak akan diberikan pada tahap diskusi.

Gagasan untuk memperlakukan seluruh sistem internasional secara terpisah, sesuai


dengan ciri khas geografis atau kriteria lain. Teori dan penelitian kemudian harus dihadapkan
pada masalah tentang cara dan sebab terjadi saling interaksi. Dalam suatu rumus, sunsitem
internasinal timur-barat yang telah beroperasi sejak perang dunia ll dalam bentuk pola yang
dijuluki perang dingin, dikonsepsikan sebagai subsistem internasional utara selatan yang
merangsang kegiatan kerjasama.

Dalam mengurangi kompleksitas, sifat umum serta abstraksi, sedang diperjuangkan


oleh beberapa pengkaji hubungan internasional. Argumentasi mereka adalah bahwa masalah
berkenaan dengan pemahaman pelaku serta interaksi dalam subsistem dengan demikian tidak
sama besarnya dengan yang terdapat dalam pengkajian seluruh sitem internasional.

Gagasan dan rencana yang mendahului subsistem internasional bersumber pada


konsepsi yang umum dari sistem internasional. Masih ada beberapa pendapat lain yang harus
diwujudkan mengenai ciri khas umum sistem internasional. Jumlah arus interaksi kadang
mengalir dalam berbagai jurusan yang aneh mengikuti pengaruh yang dikenakan dari
lingkungannya. Terjadi spesialisasi fungsi dalam bagian yang merupakan komponenya.
Masyarakat yang akan diamati untuk mengadakan organisasi khusus, guna menanggulangi
peristiwa masuk dan keluar. Dibalik kekacauan akan mendapati sejumlah sejumlah
interaksiyang sangat teratur dan rutin sifatnya.

Sistem internasional memancarkan satu arus tunggal yang terdiri dari pelaku
berbentuk pola yang berbeda kedalam sistem, maslah untuk mengetahui cara kerja sistem
tetap sngat rumit. Mengdakan asumsi palsu mengenai interaksi arus tunggal sederhana kita
mungkin dapat membayangkan berapa banyak pengetahuan yang perlu diatur untuk
memahami sistem internasional sebagai keseluruhan.
Penggunaan Teori Sistem Internasional

Hubungan internasional berkenaan dengan interaksi dalam sistem internasional akan


tetapi harus dinyatakan bahwa jawaban umum akan ditemukan sejenis strategis yang akan
memungkinkan untuk secara sistematis memusatkan perhatian pada aspek yang lebih penting.

Pembahasan teori mestinya berhasil menggambarkan wilayah yang luas bidang


hubungan internasional. Berlawanan dengan bidang kebudayaan khusus ilmu sosial bidang
ini mencurahkan perhatian pada pembudidayaan pengetahuan tentang sistem internasional.
Kita harus menghasilkan sedikit alasan menghadapi pandangan manusia yang merupakan alat
luar biasa yang mampu mengintegrasikan informasi dalam jumlah raksasa hal yang paling
jelek yang dapat dituduhkan adalah pikiran yang hilaf dalam pelaksaan tugas. Dalam sejarah
diplomasi praktis dalam hubungan internasional berada pada puncaknya mungkin ada yang
tidak setuju dengan etika Bismark, jelas tak dapat dilihat sebagai ilmuwan yang sibuk dengan
teori waktu ia mempersatukan kekasisaran jerman.

Konsesi paling penting yang kita adakan adalah untuk menunjukkan bahwa
pengetahuan akademis khusus mengenai hubungan internasional menjadi kurang penting dan
dangkal jika sistem internasional melewati suatu sejarah dengan kondisi mantap berlangsung
selama jangka panjang. dalam masa tenang demikian dalam pelaksana praktek mempelajari
pengetahuan adat istiadat dalam hubungan internasional yang merupakan pengetahuan umum
sekalipin mereka tak sadar akan wilayah kompeksitas luas yang sedang dikelola dengan
keterampilan mereka. Kennecth E. Boulding menyatakan hal ini :

Jika sistem sosial cenderung mengalami perobahan kita tak bisa belajar
menjalannkannya hanya berdasarkan pengetahuan yang kita peroleh dari pengalaman kasar
atau akal sehat. Jika sistem sosial boleh dikatakan dapat mengandalakan akal sehat sama
seperti belajar bertindak dalam suatu dunia dengan konstante gravitas dalam sistem yang
stabil ilmu pengetahuan diperlukan untuk perilaku manusia dalam sistem tidak stabil.

Konsep tentang sistem internasional diambil secara keseluruhan memiliki potensi


untuk membantu penilaian hasil kestabilan serta perobahan dalam perspektif sejarah luas.
Akan mengandung pelajaran jika diadakan cacatan tentang apa yang terjadi dalam sejarah
waktu sistem-sistem hubungan internasional mengalami transformasi sedangkan pengetahuan
manusia tak mampu mengikuti laju perobahan tersebut.