Anda di halaman 1dari 6

TUGAS PRAKTIKUM KE-1

Kunjungan ke Pasar Tradisional dan Pasar Swalayan

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Ujian Tengah Semester Matakuliah Kewirausahaan


Semester Ganjil Tahun Akademik 2016/2017
Pengampu mata kuliah :
Asep Sutiadi, S.Pd., M.Pd.

Disusun Oleh :
Firman Nugraha 1403379
Rizky Kurniawati 1500681
Oktavia Trisna S. 1504692
Wulandari Anugrah W 1504753

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA


JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA
FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
NOVEMBER 2016
PRAKTIKUM 1 KEWIRAUSAHAAN
Kunjungan ke Pasar Tradisional dan Pasar Swalayan
Tujuan :
1. Memahami dan terampil melaksanakan kegiatan bisnis
2. Melatih kebiasaan melakukan pekerjaan yang baik dan halal sehingga kelak akan
membentuk sikap mental wirausaha (Entreupreuneurship)
Prosedur :
1. Anda secara berkelompok diminta untuk berkunjung ke tempat (i) pasar tradisional
dan (ii) pasar modern (swalayan)
2. Amati dengan seksama dan nikmatilah kunjungan anda
3. Anda diminta menuliskan dan mengumpulkan laporan kelompok terkait kunjungan
tersebut kepada dosen
4. Sebutkan lokasi dan nama pasar tradisional/pasar swalayan yang anda kunjungi!
5. Bagaimana akses menuju lokasi tersebut
6. Lengkapi laporan anda dengan foto atau gambar
7. Bandingkan dua tempat yang anda kunjungi

A. Pasar Tradisional
Lokasi : Geger kalong tengah, kec. Suka sari, kota. Bandung
Nama pasar Tradisional : Pasar Sae
Akses menuju lokasi pasar tradisional ini sangat mudah karena lokasinya yang dekat
dengan jalan.
Suasana pasar : pasar tradisional ini buka dari pagi sampai malam namun pasar akan
ramai ketika pagi hari.
Barang yang dijual di pasar tradisional : barang yang dijual di pasar tradisional ini
lumayan lengkap, tetapi lebih banyak menjual bahan-bahan pokok seperti sembako.
Pedagang yang menjual pakaian dipasar tradisional ini sangat jarang.
Kebersihan pasar : pasar tradisional ini sangat kurang menjaga dalam kebersihan
Keamanan pasar : pasar tradisional ini lumayan aman dari kejahatan-kejahatan.
Keteraturan pasar : para pedagang sangat teratur dalam menjual dagangannya
karena tidak ada pedagang yang menghalangi jalan bagi para pembeli.
Lahan Parkir : lahan parkir di pasar ini lumayan besar, namun yang parkir di tempat
tersebut kurang teratur
Perilaku pedagang dalam melayani pembeli : perilaku pedagang saat melayani para
pembeli berbagai macam, ada yang ramah namun ada juga yang cuek
Prilaku pedagang dalam menimbang dan alat ukur timbangan yang digunakan :
Wawancara :
Narasumber : Yanah (pedagang sayur di pasar tradisional)
1. Bagaimana sistem pengaturan di pasar tradisional ini?
Sama seperti di pasar lain, ada tata tertib dan peraturan pasar.
2. Apakah ada petugas kebersihan dan keamanan di pasar tradisional ini?
Ada, tiap hari mereka suka bersih-bersih dan biaya kebersihannya menggunakan
karcis seharga Rp 3.000 tapi untuk ruko yang lebih besar, biayanya lebih besar.
Ada pungutan dari keamanan setiap hari.
3. Apakah mereka digaji atau hanya relawan pasar? Jika digaji berapa gaji para
petugas pasar tradisional ini?
Mereka digaji dari iuran pasar.
4. Apakah yang dijual di pasar tradisonal ini lengkap?
Lengkap, mulai dari peralatan dapur, sayur-mayur, daging, sandang
5. Berapa kira-kira jumlah pedagang di pasar tradisional ini?
Sekitar 200-300 pedagang.
6. Apakah para pedagang mengkontrak atau membeli kios-kios di pasar ini?
Ada yang mngontrak ada pula yang sudah membeli ruko.
7. Apakah sering terjadi pencopetan di sekitar pasar?
Jarang terjadi pencopetan.
8. Apakah pasar ini buka 24 jam?
Tidak, mulai dari subuh sampai magrib.
9. Bagaimana cara menarik pelanggan?
Dengan memajang sayuran-sayuran segar sehingga pelanggan tertarik untuk
membeli dan kemudian menjadi pelanggan tetap.
10. Bagaimana pendapatan setiap harinya?
Teragantung ramainya pengunjung.
Kelebihan :
Barang dagangan bisa ditawar, banyak pilihan serta murah meriah.
Kelemahan :
Di pasar ini pada bagian depan pasar terdapat tempat pembuangan sampah dari
rumah-rumah disekitar gerlong, sehingga pasar ini terkesan sangat kotor.
B. Kunjungan Kepasar Modern / Pasar Swalayan
Salah satu pasar modern yang kami pilih untuk dikunjungi adalah Alfamart di
daerah Cimahi tepatnya di Jalan Warung Contong yang buka mulai pukul 08.00-22.00 WIB.
Kami memilih pasar modern ini karena tempatnya dekat dengan tempat tinggal salah satu
anggota kelompok kami dan mempermudah dalam pengunjungan. Untuk menuju ke tempat
ini kita bisa menaiki kendaraan pribari berupa motor atau pun mobil. Karena lokasinya yang
strategis dan dekat dengan jalan raya kita juga bisa menaiki angkutan umum (angkot) jurusan
Cibeber-Contong Via Dustira-Unjani.
Di pasar modern ini keadanya sangat rapih dan sangat nyaman untuk berbelanja,
selain itu pasar modern ini juga dilengkapi dengan cctv dan halaman parkir yang luas. Di
pasar modern ini terdapat 8 pegawai yang dibagi kedalam 2 shiff. Shiff pertama dari pukul
08.00-15.00 dan shiff kedua mulai dari jam 15.00-22.00. Tetapi pegawai wajib datang 30
menit sebelum waktu buka untuk persiapan dan 30 menit sesudah tutup untuk bersih-bersih
dan pengecekan penjualan.
Pamuniaga yang ada di pasar modern ini terbagi dalam kelompok pekerja sesuai
dengan tugasnya yaitu pegawai yang bekerja menyusun barang, mendata barang yang keluar
dan masuk serta penjaga kasir, dimana penjaga kasir juga bisa diganti jika sang kasir sedang
beristirahat yang biasanya digantikan sementara oleh staff lain. Pada saat menjaga kasir
pegawai dituntut untuk ramah pada setiap pembeli, seperti mengucapkan selamat datang
kepada pembeli yang baru datang dan mengucapkan terimakasih kepada pembeli yang sudah
membeli barang di Alfamart. Jadi sudah bisa dipastikan bahwa penjaga kasir ramah kepada
setiap pembeli.
Dalam pemasangan harga dan penetapan harga barang itu di tentukan dari pusat.
Alfamart sendiri memiliki banyak cabang di seluruh wilayah Indonesia. Untuk itu harga-
harga yang tercantum di Alfamart tiap daerah bisa berbeda-beda yang disebakan oleh
beberapa faktor diantaranya:
- Letak/ wilayah tempat Alfamart
- Pajak yang ditanggung oleh Alfamart
- Kondisi daerah sekitar.
- Akses jalan dalam menyuplaian barang-barang

Maksud dari ketiga faktor diatas adalah jika Alfamart tersebut terletak di dekat kota
atau tempat yang memiliki pajak bangunan yang tinggi (seperti di jalan Tol) maka harga-
harga barang yang dijualkan akan lebih tinggi dibandingkan dengan Alfamart yang berada di
daerah pinggir kota yang memiliki harga pajak kecil serta mudah di akses.
Untuk penyusunan barang-barang pada rak itu harus dilakukan dengan cepat dan
rapih. Penyusunan barang/ produk di Alfamart disesuaikan dengan jenis barang. Dimana
setiap jenih barang/produk disimpan dalam satu rak yang sama meskipun berbeda merk. Pada
penyusunan barang-barang ini juga setiap dua bulan terdapat penggantian tata letak produk-
produk tersebut. Hal ini merupakan strategi penjualan yang bertujuan agar pembeli tidak
bosan dengan pasar modern tersebut dan membuat pembeli membeli lebih banyak
barang/produk yang tersedia di pasar modern tersebut.
Berikut merupakan table kelebihan dan kelemahan dari pasar modern
NO KELEBIHAN KEKURANGAN
Keadaan pasar modern ini sangat nyaman Harga yang dipasang cukup tinggi
1
dan rapih serta bersih dibandingkan dipasar tradisional
Dilengkapi dengan CCTV yang membuat
Melakukan pemanasan global karena
sistem keamanan yang cukup baik. Sehingga
2. penggunaan AC yang berlebihan dan
pembeli merasa aman dalam berbelanja di
lemari es untuk produk-produk tertentu.
pasar modern tersebut
3. Pelayanan yang ramah Penggunaan listrik yang berlebihan
Lapangan parkir yang cukup luas yang tidak
Tidak bisa terjadinya tawar menawar harga
4 memakan bahu jalan sehingga tidak
antara penjual yang pembeli.
menyebabkan macet

Saran:
Dalam pengunaan energi bisa tidak berlebihan selain itu sebaiknya ditanami
pepohonan di depan atau di sekitar pasar modern tersebut untuk mengurangi dampak global
warming yang dihasilkan oleh lemari pendingin serta AC di pasar tersebut.
Percakapan wawancara:
Ket: - P : pewawancara
- N : Narasumber

P: Assalammualaikum wr,wb. Saya Oktavia sedang melakukan kunjungan di pasar modern


ini. Maaf sebelumnya apakan bapak bersedia untuk diwawancarai?
N: Waalaikumsalam ya boleh, perkenalkan nama saya fulki sebagai pramuniaga disini.
P: Bagaimana proses pelabelan harga penentuan harga di pasar ini?
N: Dalam penentuan harga sendiri ditentukan dari pusat yang terletak di derah Cibodas
biasanya saat barang datang mereka memberi tahukan kami mengenai harga juat tiap
barang lalu tinggal kali beri label harga sesuai dengan yang ditentukan dari pusat.
P: Berapa pramuniaga yang bekerja disini? Dan bagaimana pembagian tuganya?
N: untuk pekerja sendiri disni terdapat 8 pramuniaga yang dibagi kedalam dua shiff
penjagaan dimana shiff pertama dari pukul 08.00-15.00 dan shiff kedua mulai dari jam
15.00-22.00. Tetapi pegawai wajib datang sekitar 30 menit sebelum waktu buka untuk
persiapan dan pulang lebih lambat sekitar 30 menit sesudah tutup untuk bersih-bersih dan
pengecekan penjualan. Untuk tugas dari pramuniaga disini itu ada yang pegawai yang
bekerja menyusun barang, mendata barang yang masuk ataupun keluar, mengecek barang
disetiap rak, serta penjaga kasir, dimana penjaga kasir juga bisa diganti jika sang kasir
sedang beristirahat yang biasanya digantikan sementara oleh staff lain.
P: untuk kasir sendiri sepertinya cukup ramah ya. Itu mereka dipilih berdasarkan keramahan
mereka sehari-hari atau memang tuntutan untuk setiap kasir seperti itu?
N: iya itu merupakan tuntutan dimana setiap kasir dituntut untuk ramah pada setiap pembeli,
seperti mengucapkan selamat datang kepada pembeli yang baru datang dan mengucapkan
terimakasih kepada pembeli yang sudah membeli barang di Alfamart. Kadang kana da
kasir yang judes nah itu membuat pelanggan atau pembeli tidak mau datang lagi kemari
sehingga disini kami menuntut setiap kasir untuk ramah kepada setiap pembeli

Lampiran

(Gambar1. Bagian depan pasar yang


terdapat tempat pembungan sampah
(Gambar2.Lahan parkir)
penduduk)
(Gambar 3. Plang pasar tradisional gerlong) (Gambar 4. Keadaan lingkungan pasar )

(Gambar 5. Wawancara dengan salah satu (Gambar 6. Tampak depan salah satu pasar
pemiliki kios di pasar tradisional) swalayan)

(Gambar 6. Suasana Pembayaran di Pasar Swalayan)