Anda di halaman 1dari 6

BED SITE TEACHING

Appendicular Abses

Diajukan Kepada :
dr. Dimas, Sp. B

Disusun Oleh :
Nurina Ulfah
20164011012

FAKULTAS ILMU KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN PROGRAM PENDIDIKAN


PROFESI DOKTER UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
BAGIAN ILMU BEDAH BADAN RUMAH SAKIT DAERAH WONOSOBO
2016
BAB I
LAPORAN KASUS
APPENDICULAR ABSES

I. IDENTITAS PASIEN
Nama : Ny. S
Umur : 43 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat : Bakulan, Rejosari
Agama : Islam
Status : Menikah
Masuk Rumah Sakit : 19 September 2016

II. ANAMNESIS
Keluhan Utama :
Nyeri perut kanan bawah

Riwayat Penyakit Sekarang :


Seorang pasien perempuan berusia 43 tahun datang ke IGD karena mengeluh
nyeri perut bersifat tajam sebelah kanan bawah. Keluhan dirasakan sejak 2 hari
sebelum masuk rumah sakit. Pasien tidak mengeluhkan demam, mual, muntah.
Pasien mengaku tidak ada masalah dalam buang air besar, riwayat bab disertai
darah disangkal. Pasien juga mengatakan tidak ada masalah saat buang air kecil.
Menstruasi terakhir pasien terjadi 3 hari sebelum masuk rumah sakit.

Riwayat Penyakit Dahulu :


Pasien memiliki riwayat sakit di perut kanan bawah berulang sejak 6 bulan yang
lalu didahului nyeri di bagian ulu hati .

RPK :
-

III. RESUME ANAMNESIS


Seorang pasien perempuan 43 tahun mengeluh nyeri perut kanan bawah. Pasien
tidak mengeluhkan demam, mual, muntah.

IV. PEMERIKSAAN FISIK


Keadaan Umum :
Kesan umum : Pasien tampak kesakitan
Kesadaran : Compos mentis

Tanda Vital :
TD : 125/65 mmhg
N : 89 x/menit
RR : 20x/menit
Suhu : 36,9 oC
SO2 : 98 %

Generalis Examination :
Kepala : Mesocephal
Mata : CA-/-, SI-/-
Leher : Massa (-)
Dada : Pulmo/ SDV +/+, RBH -/-, RBK -/-, Wh -/-
Cor/ S1>S2, M (-), G (-)
Abdomen : Inspeksi : datar
Palpasi : nyeri tekan epigastric(-), nyeri tekan Mc Burney (+)
Perkusi : timpani, kuadran kanan bawah pekak
Auskultasi : BU (+) normal
Tangan : Akral hangat +/+
Kulit : Sianosis -/-
Kaki : Edema -/-

V. WORKING DIAGNOSIS
Suspect Appendicular Abses

Diagnosis Banding:
KET
Tumor colon ascenden
ISK

Usul pemeriksaan : USG Abdomen, darah rutin,OT,PT, urin rutin, feses rutin
Interpretasi :
Pada appendix tampak gambaran plain tube dengan tepian hyperechoic dan isian
mix density.
Kesan :
Gambaran mengarah ke appendicular abses
VI. DIAGNOSIS UTAMA
Appendicular Abses

VII. PENATALAKSANAAN
Non Operatif
Medikamentosa
Infus RL II
Ciprofloxacin fl 2x20gr per hari selama 4 hari
Metronidazole fl 3x50gr per hari selama 4 hari
Paracetamol inf 2
Curcuma tab 3x1

Operatif
Laparotomi

VIII. EVALUASI FOLLOW UP HARIAN

Tanggal ( 19-09-16)

S/ Nyeri perut kanan bawah(+)

O/ TD : 125/65, N : 89, RR : 20, S: 36,9

Pemeriksaan abdomen :

Inspeksi : datar

Palpasi : nyeri tekan kanan bawah

Perkusi : timpani

Auskultasi : BU(+)N

A/ App Infiltrat(abses)

P/ Tirah baring

Infus NaCl 0,9 % 20 tpm

Diet 1200 kkal

Inj Amoxan 4x1gr

Inj Roser 2x1 gr

Inj. Ottogenta 2x1 gr

Musin tab 3x10 cc


Tanggal (20-09-16)

S/ perut sakit (+), lemas (+)

O/ TD : 105/70, N : 100, RR: 25, S: 37,3

Pemeriksaan abdomen

Inspeksi : datar

Palpasi: supel, nyeri tekan kanan bawah (+)

Perkusi : kanan bawah : pekak

Auskultasi : BU(+)N

RT : tonus sphincter ani baik, ampula recti tidak kolaps, mukosa licin, tidak ada
massa, darah (-), lendir (-), nyeri (-)

A/ Appendicular abses (infiltrat)

P/ Rencana op tanggal 24/4/2016

Cek PT/APTT, HbsAg, Anti HIV, GDS, ureum, kreatinin

Infus RL II

Ciprofloxacin fl 2x20gr per hari selama 4 hari

Metronidazole fl 3x50gr per hari selama 4 hari

Paracetamol inf 2

Curcuma tab 3x1