Anda di halaman 1dari 1

PROSEDUR PENYELIDIKAN EPIDEMIOLOGI

KASUS KERACUNAN MAKANAN


No. Dokumen :UKM/SE/IV/SOP/06/16/008
No. Revisi : 00
SOP
Tanggal Terbit : 1 JUNI 2016
Halaman : 1 dari 1
PEMERINTAH
Oo Taopik, S.KM., M.M.
KABUPATEN
MAJALENGKA NIP. 19801107 200801 1 004

Pengertian Suatu keadaan dimana terdapat mikroorganisme dan atau bahan berbahaya
lain dalam tubuh pasien akibat mengkonsumsi makanan

Tujuan 1. Sebagai acuan penatalaksanaan kasus keracunan makanan


2. Menurunkan angka kejadian dan kematian karena keracunan
makanan
Kebijakan Dilaksanakan dalam kurun waktu 1 x 24 jam setelah laporan diterima
Prosedur 1. Petugas Surveilance menerima laporan dari pelapor tentang adanya
LAPORAN KASUS
dugaan kasus keracunan makanan
KERACUNAN 2. Petugas Surveilance menyiapkan alat dan bahan, surat tugas dan Alat
Perlindungan Diri (APD)
PERSIAPAN APD SERTA SURAT
3. Petugas Surveilance melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE)
TUGAS 4. Petugas melakukan anamnesa dan pemeriksaan fisik pasien
5. Petugas mengambil sampel berupa sisa makanan dan dimasukkan ke
PENYELIDIKAN EPIDEMIOLOGI dalam botol sampel
6. Pasien dirujuk ke Rumah Sakit rujukan untuk penanganan lebih lanjut
7. Sampel sisa makanan dirikim ke Laboratorium Kesehatan Daerah
PENGISIAN FORMULIR
PE, APE, W1, W2 (Labkesda)
8. Petugas mengisi Formulir Penyelidikan Epidemiologi Keracunan
Makanan, Formulir W1 dan W2
LAPORAN KE DINKES
9. Petugas melapor ke Dinas Kesehatan dengan menyertakan Formulir
Penyelidikan Epidemiologi Keracunan Makanan, Formulir W1 dan W2
PASIEN DIBERIKAN
TERAPI DAN DIRUJUK
10. Dinas Kesehatan melakukan analisa laporan dan menentukan rencana
KE RUMAH SAKIT tindak lanjut hasil PE
11. Puskesmas mengadakan koordinasi dengan Dinas Kesehatan, Dinas
Perekonomian dan Koperasi (Disperekop), Kelurahan dan RT/ RW
PENGIRIMAN SAMPEL
KE LABKESDA setempat untuk rencana tindak lanjut kasus keracunan makanan
12. Data pasien dicatat dalam buku Register Keracunan Makanan
KOORDINATOR LINTAS SEKTOR
TINDAK LANJUT KASUS
KERACUNAN MAKANAN

Dokumen terkait 1. Buku pedoman Pelaksanaan Kasus Keracunan Makanan


2. Formulir Penyelidikan Epidemiologi kasus Keracunan Makanan
3. Formulir W1 dan W2
4. Buku Register Kasus Keracunan Makanan
5. Surat Tugas
Rekaman historis
No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai
perubahan
diberlakukan