Anda di halaman 1dari 8

1

PROPOSAL KUNJUNGAN RUMAH

(HOME VISITE)

A. Identitas Klien

Inisial Klien : Tn.A

Usia : 17 Tahun

Agama : Islam

Pendidikan : SMP

Nomor Register : 2015-00-285

Masuk RSJSH : 18 Agustus 2015

Nama Keluarga : Tn. A

Alamat : Kp Cibogoto Rt 03/03 kel cililintar kecamatan picung kab pandeglang

B. Tujuan Kunjungan Rumah

1. Tujuan Umum

Keluarga dapat menerima dan merawat anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa

dan menjadi system pendukung yang efektif.

2. Tujuan Khusus

a. Memberikan informasi kepada keluarga tentang perkembangan kondisi klien

selama di panti dhira

b. Memvalidasi data dan melengkapi data yang diperoleh dari klien dan data

sekunder (rekam medik) mengenai :

1) Alasan masuk atau dirawat di panti dhira

2) Faktor predisposisi dan presipitasi.


2

3) Genogram keluarga.

4) Persepsi keluarga terhadap penyakit yang diderita klien.

5) Support system dalam keluarga.

3. Mengkaji pengetahuan keluarga tentang perawatan klien gangguan jiwa di rumah

dikaitkan dengan 5 fungsi keluarga yaitu :

a. Keluarga dapat mengenal masalah yang menyebabkan klien kambuh.

b. Keluarga dapat mengambil keputusan dalam melakukan perawatan terhadap klien.

c. Keluarga dapat merawat klien dirumah.

d. Keluarga dapat memodifikasi lingkungan yang terapeutik dalam merawat klien.

e. Keluarga dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada di masyarakat untuk

merawat kesehatan klien.

4. Memberikan pendidikan kepada keluarga sesuai dengan masalah yang ditemukan saat

pengkajian.

5. Memotivasi keluarga untuk melanjutkan perawatan di rumah

C. Rencana Tindakan Keperawatan

1. Fase Orientasi

a. Salam Terapeutik

1) Ucapkan salam

2) Perkenalkan nama,asal,tujuan,dan lama kunjungan

3) Beri informasi bahwa klien mulai di rawat oleh mahasiswa sejak tanggal 29

September 2016,dimulai pada pukul 14.00 20.00 WIB

4) Menanyakan tentang perilaku klien dirumah yang menyebabkan keluarga

memutuskan untuk membawa klien ke panti dhira.


3

5) Menanyakan kepada keluarga faktor apakah yang menyebabkan klien

mengalami gangguan jiwa.

6) Menanyakan tentang keluarga klien (orang tua,suami,anak).

7) Menanyakan kepada klien tentang tanggapan keluarga mengenai penyakit

yang diderita klien.

8) Menanyakan harapan keluarga terhadap kesembuhan klien.

9) Menanyakan dan mengobservasi kondisi lingkungan tempat tinggal klien.

10) Menanyakan kepada keluarga mengenai cara perawatan dan pengobatan yang

telah dilakukan keluarga selama klien dirumah.

b. Kontrak

Selama 1 jam (jam 09:00-10:00 WIB) perawat dan keluarga akan berdiskusi tentang

cara perawatan klien yang seharusnya dilakukan keluarga selama dirumah,

memberi informasi tentang kondisi klien di panti dhira, validasi data dari keluarga

dan kesiapan keluarga terhadap kepulangan klien.

2. Fase kerja

Tindakan keperawatan sesuai dengan diagnosa keperawatan

a. GSP : Halusinasi

SP 1 K : Klien mendapat dukungan dari keluarga dan diharapkan keluarga dapat

merawat klien dengan Halusinasi dirumah

Tindakan Keperawatan :

Diskusikan masalah yang dihadapi keluarga dalam merawat klien Halusinasi:

1) Jelaskan kepada keluarga tentang pengertian halusinasi yang ada pada klien.

2) Jenis Halusinasi

3) Tanda dan gejala halusinasi

4) Cara merawat klien halusinasi


4

5) Mendemonstrasikan cara merawat klien halusinasi

6) Memberikan kesempatan pada keluarga untuk mempraktekan cara merawat

klien halusinasi

7) Cara memberi obat

8) Melatih keluarga mempraktekan cara merawat klien halusinasi

3. Fase Terminasi

a. Evaluasi respon keluarga

1) Evaluasi Subjektif

a) Menanyakan perasaan kepada bapak/ibu setelah berbincang-bincang

b) Menanyakan kembali kepada kelurga tentang hal-hal yang baru saja

didiskusikan

2) Evaluasi Objektif

a) Menanyakan kembali kepada keluarga tentang pengertian, jenis tanda dan

gejala halusinasi, akibat yang akan terjadi apabila tidak ditangani, cara

keluarga untuk memberikan dukungan kepada klien dalam merawat klien

b) Mengobservasi ekspresi keluarga selama pembicaraan dan respon

perilaku terhadap kunjungan

c) Meminta keluarga untuk mendemonstrasikan kembali cara merawat serta

dukungan keluarga dengan klien

b. Rencana tindak lanjut

1) Menanyakan kepada keluarga tentang harapan dan keinginan selanjutnya

2) Meminta keluarga menjelaskan kembali yang telah didiskusikan dan tetap

berkonsultasikan dengan dokter


5

D. Strategi Komunikasi

1. Fase Orientasi

a. Salam Terapeutik

Selamat pagi pak / bu, nama saya yuraeni, saya dapat tugas dari panti dhira untuk

mengunjungi keluargaTn A, yang selama ini saya rawat tanda bukti, ada surat

tugas dari dari Dhira. Nama bapak/ibu siapa? Baiklah pak / bu, saya akan

menjelaskan kedatangan saya kesini.

b. Evaluasi Validasi

Bapak/ibu bagaimana kondisi Tn A sebelum dibawa ke Panti dhira?

c. Kontrak

Topik : Berbincang bincang dengan keluarga klien tentang pengertian

halusinasi, jenis, tanda dan gejala dari halusinasi dan cara merawat

pasien halusinasi.

Waktu : Bapak / Ibu Kita akan berbincang-bincang selama 1 jam

Tempat : Bapak / Ibu, dimana kita kira-kira dapat berbincan-bincang ? Diteras,

apa diruang tamu ?

Tujuan : Keluarga mampu merawat klien di rumah dengan halusinasi

2. Fase Kerja

Apa yang bapak/ibu ketahui tentang masalah Tn A ?

Ya, memang benar sekali pak ? ya pak/bu gejala yang dialami oleh anak bapak/ibu

disebut halusinasi, yaitu halusinasi dengar yang sebenarnya tidak ada suaranya. Jadi,

jika anak bapak/ibu mengatakan mendengar suara-suara, sebenarnya suara itu tidak

ada. Oleh karena itu, kita diharapkan membantunya dengan beberapa cara. Terdapat

beberapa cara untuk membantu anak bapak/ibu agar bisa mengendalikan halusinasi.
6

Cara tersebut adalah : pertama, diharapkan anak bapak/ibu, jangan membantah, atau

mendukung halusinasi. Katakan saja bapak/ibu percaya bahwa Tn A memang

mendengar suara, tetapi bapak/ibu sendiri tidak mendengar atau melihatnya. Kedua,

jangan biarakan anak bapak/ibu melamun dan sendiri karena kalau melamun

halusinasi akan muncul lagi. Upayakan ada orang yang mau bercakap-cakap

dengannya. Buat kegiatan keluarga seperti makan bersama dan ibadah bersama.

Terkait dengan kegiatan, saya telah melatih anak bapak/ibu untuk membuat jadwal

kegiatan sehari-hari. Tolong bapak/ibu pantau pelaksanaannya dan berikan pujian jika

Tn A berhasil melakukannya! Ketiga, bantu anak bapak/ibu minum obat secara

teratur. Jangan menghentikan obat tanpa konsultasi. Terkait dengan obat ini, saya juga

sudah melatih anak bapak/ibu untuk minum obat secara teratur. Jadi, bapak/ibu dapat

mengingatkan kembali. Obatnya ada tiga macam yang berwarna orange namanya

CPZ gunanya untuk menghilangkan suara-suara. Yang berwarna putih namanya THP

berfungsi untuk membuat Tn A tenang dan tidak kaku. Yang berwarna biru namnya

HLP gunanya untuk menenangkan fikiran. Semua obat ini harus Tn A minum 3x

sehari pukul 7 pagi, 1 siang, dan 7 malam. Obat harus selalu diminum untuk

mencegah kekambuhan. Terakhir, jika ada tanda-tanda halusinasi muncul, putus

halusinasi dengan cara menepuk punggung Tn A. Kemudian suruh Tn A menghardik

suara tersebut. Tn A sudah saya ajarkan unutk menghardik halusinasi. Sekarang, mari

kita latihan memutus halusinasi Tn A. Sambil menepuk punggung anak bapak/ibu

katakan:Tn A, sedang apa kamu? Kamu ingat apa yang di ajarkan perawat jika suara-

suara itu datang? Ya, usir suara itu, Tn A! Tutup telinga kamu dan katakan pada suara

itu saya tidak mau dengar! Ucapkan berulang-ulang, Tn A. Sekarang coba bapa/ibu

praktikkan cara yang baru saya ajarkan. Bagus pak/bu!! Baiklah bu, tolong Tn A
7

sering diingatkan untuk tetap minum obat secara rutin dan cepat kontrol jika obat

habis.

3. Fase Terminasi

a. Evaluasi respon keluarga

1) Evaluasi Subjektif

Bagaimana perasaan bapak / ibu setelah kita berdiskusi tentang pengertian, jenis,

tanda dan gejala dan cara merawat pasien dengan halusinasi.

2) Evaluasi Objektif

Dapatkah bapak / ibu menjelaskan kembali masalah tentang pengertian

halusinasi, tanda dan gejala dan cara merawat pasien dengan halusinasi.

b. Rencana tindak lanjut

1) Memotivasi kepada keluarga untuk minum obat secara teratur dan kontrol

sebelum obat habis

2) Memberikan jadwal kegiatan yang dapat dilanjutkan di rumah

4. Terminasi Akhir

Pak / bu saya mengadakan kunjungan rumah ini hanya satu kali, mudah-mudahan

bapak / ibu dapat menerapkan semua yang telah kita diskusikan, saya permisi.
8

DAFTAR PUSTAKA

Keliat,B.A.1999.Proses Keperawatan Kesehatan Jiwa Jakarta: EGC

___________2009.Model Praktek Keperawatan Profesional Jiwa.Jakarta:EGC

TIM IPKJ DKI Jakarta.2007.Pelatihan Penerapan Standar Asuhan Keperawatan Jiwa Di Unit

Pelayanan Psikiatri Wilayah DKI Jakarta: RSJ Dr.Soeharto Heedjan

Suliawati.2005.Konsep Dasar Keperawatan Jiwa Jakarta : EGC.