Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN PRAKTIKUM Nilai praktikum

GKP 0301 SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS 1


(DASAR)
Laboratorium Sistem Informasi Geografis
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada

ACARA 5: UPDATING DATA & GEOPROCESSING

KELOMPOK HARI: SELASA PUKUL: 09.00


NUR MEDISYANNING KHOIRULUSWATI 15/377526/GE/07967

ASISTEN:
1. DZIMAR AKBARUR
2. FAJAR DEWANGGA
3. ANGGITO VENUARY S
1. AKBAR NANDATAMA

A. JAWABLAH PERTANYAAN BERIKUT DENGAN SINGKAT DAN JELAS


SESUAI YANG ANDA PEROLEH DARI KEGIATAN PRAKTIKUM!
1. Jelaskan alasan mengapa data perlu di-update! [10]

Syarat suatu data disebut sebagai data SIG adalah apabila data tersebut
memiliki data grafis dan atribut. Data grafis berkaitan dengan kenampakan atau
gambar suatu objek, sedangkan data atribut merupakan deskripsi atau informasi
mengenai objek tersebut. Apabila suatu data grafis tidak diupdate (tidak
memiliki data atribut) maka tidak bisa disebut sebagai data sig.

2. Sebutkan sumber data yang bisa digunakan untuk melakukan updating!


[10]
Sumber data yang dapat digunakan untuk melakukan updating data
dapat berupa data atribut maupun data spasial. Data spasial terkait
dengan informasi spasial yang berupa suatu koordinat, informasi datum
dan sistem proyeksi yang digunakan. Sedangkan data atribut merupakan
informasi deskriptif bersifat non spasial, berisi mengenai keterangan
kualitatif maupun kuantitatif suatu lokasi seperti luas, jumlah, jenis
penggunaan lahan, skor, dan lain lain.

3. Apa yang disebut dengan operasi buffer? Ada berapa macam operasi
buffer? [10]
Buffer adalah tools yang digunakan untuk membuat poligon baru dengan
ketentuan radius atau jarak tertentu dari objek.
Ada dua macam operasi buffer, yaitu buffer dan multiple ring buffer (radiusnya
Laporan Praktikum GKP 0301 Sistem Informasi Geografis 1 (Dasar) ver 1 2016
I-1
bisa lebih dari satu macam).

4. Apa yang disebut dengan operasi overlay? Ada berapa macam operasi
overlay? Jelaskan setiap proses tersebut disertai contoh gambar ! [10]
Overlay adalah proses penggabungan atau penyatuan data dari berbagai layer
yang berbeda, proses ini pada dasarnya adalah menumpangtindihkan layer-layer
yang berbeda untuk mendapatkan suatu data baru dimana data atribut berisi
informasi layer penyusunnya. Contoh: jika Peta Lereng dan Peta Curah Hujan
dioverlaykan, maka di peta baru akan menghasilkan poligon berisi atribut lereng
dan curah hujan.

Macam macam operasi overlay

1. Erase tool ini digunakan untuk analisis overlay feature class dengan cara
menghapus featur class yang tumpang tindih.

2. Identity untuk menggabungkan bagian fitur yang tumpang tindih


menjadi fitur baru

3. Intersect pertampalan dua fitur yang menghasilkan fitur baru dengan


atribut gabungan dari kedua fitur tersebut, dimana fitur baru hanya
memuat bagian yang bertampalan

Laporan Praktikum GKP 0301 Sistem Informasi Geografis 1 (Dasar) ver 1 2016
I-2
4. Spatial join digunakan untuk menggabungkan beberapa data spasial
yang mempunyai kelas sama

5. Symmertical Difference untuk menciptakan feature class dari fitur fitur


atau bagian dari fitur itu sendiri yang tidak umum.

6. Union pertampalan dua fitur yang menghasilkan fitur baru dengan


atribut gabungan dimana seluruh bagian kedua fitur terpresentasikan
dalam output

7. Update untuk mengupdate atribut dan geometri suatu feature classI


melalui pertampalan fitur update dan fitur input

Laporan Praktikum GKP 0301 Sistem Informasi Geografis 1 (Dasar) ver 1 2016
I-3
(http://yoghaken.blogspot.co.id/2014/10/menggunakan-macam-macam-tool-
overlay-di.html)

B. HASIL PRAKTIKUM
1. Apa saja syarat yang harus terpenuhi sebelum melakukan join data
(menggabungkan data) atribut dengan shapefile? Jelaskan akibat yang
muncul jika syarat tersebut tidak terpenuhi! [10]
Syarat yang harus terpenuhi adalah:
1. Data berbentuk shapefile atau file excel
2. Mempunyai nama atau id atau label yang sama
Jika tidak memenuhi syarat maka data tidak dapat ditampilkan atau tidak dapat
di proses karena

2. Jelaskan fungsi dari proses query dan calculate value! [10]


Proses query berfungsi untuk mengetahui atribut secara spesifik. Query
atau analisis pelacakan data adalah fasilitas yang digunakan untuk
melacak feature berdasarkan data atributnya serta untuk mengetahui
feature mana saja yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan
(Valupi dan Kurniati, 2015). Query juga dapat menjawab pertanyaan
terkait dimana?, informasi apa yang terkandung didalamnya?, apa
yang bersinggungan dengan objek tersebut? dll.
Calculate value digunakan untuk mengupdate nilai suatu field dengan
menggunakan persamaan matematis

(Valupi, Rizka dan Erna Kurniati. 2015. Modul Pelatihan


TechnoGIS, GIS Basic. Yogyakarta: TechnoGIS Indonesia)

3. Apakah hanya tipe data point dan polyline saja yang dapat dibuat buffer?
Jelaskan! [10]
Tidak. Tools buffer dapat digunakan untuk membuat poligon baru dengan
ketentuan radius tertentu dari objek, objek tersebut dapat berupa titik (point),
garis (polyline) maupun area (polygon).

4. Pentingkah proses clip dilakukan terhadap data hasil union peta buffer
dan batas administrasi? Apakah proses clip mempengaruhi skor total
overlay? Jelaskan! [10]
Laporan Praktikum GKP 0301 Sistem Informasi Geografis 1 (Dasar) ver 1 2016
I-4
Penting. Karena clip digunakan untuk memotong fitur dengan suatu fitur yang
berperan sebagai cetakan. Hasil union beta buffer perlu dilakukan clip karena
data hasil unio juga memuat bagian bagian yang tidak diperlukan, dimana
fungsi dari union sendiri adalah membuat fitur baru dengan cara penampalan
dimana semua fitur (baik yang bertampalan maupun tidak) ikut terbentuk.

5. Apakah proses dissolve wajib dilakukan ketika melakukan overlay?


Jelaskan fungsi dari proses tersebut! [10]
Ya. Karena melalui dissolve maka layer layer yang akan dilakukan overlay
menjadi lebih rapi. Fungsi dari proses dissolve adalah untuk membuat fitur baru
dengan menggabungkan beberapa atribut tertentu yang dapat dipilih sesuai
kebutuhan, dimana atribut yang dipilih memiliki kesamaan nilai.

6. Jelaskan peta hasil overlay kalian! (misalnya: parameter apa yang


dominan mempengaruhi skor total overlay, tingkat kerawanan apa yang
mendominasi area kajian, dst.) [10]

Data diatas merupakan hasil dari proses dissolve yang dilakukan pada
peta hasil intersect layer layer seperti peta penggunaan lahan,
kerapatan vegetasi, tekstur tanah, clip sungai dan clip tempat sampah.
Tingkat kerawanan yang mendominasi adalah tingkat kerawanan sedang
yang ditandai dengan warna ungu pada peta. Menurut saya, tidak ada
parameter yang dominan mempengaruhi skor total overlay karena
masing masing skor yang dijumlahkan memiliki bobot yang sama.

Laporan Praktikum GKP 0301 Sistem Informasi Geografis 1 (Dasar) ver 1 2016
I-5