Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

PAPARAN SINAR BIRU BERINTENSITAS TINGGI DENGAN


PENINGKATAN RISIKO DEGENERASI MAKULA
DITINJAU DARI KEDOKTERAN DAN ISLAM
Sinar biru adalah sinar yang kasat mata dengan panjang gelombang 400-500nm. Sinar biru
memiliki peran dalam mengatur pelepasan melanopsin guna mengatur fungsi fisologis tubuh.
Paparan sinar biru berintensitas tinggi diketahui dapat menjadi penyebab AMD.
Pada panjang gelombang 435 20nm sinar biru memiliki efek toksik pada mata. Dasar
patofisiologinya adalah akumulasi lipofusin dan fotosensitisasi A2E.
Semakin tinggi intensitas paparan sinar biru, maka kerusakan akan semakin cepat terjadi. Oleh
karena itu hendaklah bijak dalam menggunakan alat elektronik secara tidak berlebihan guna
memelihara kesehatan penglihatan sebagai bentuk syukur atas nikmat dari Allah SWT.
Kedokteran dan Islam sependapat bahwa paparan sinar biru dengan intensitas tinggi akan
mengakibatkan dampak yang buruk bagi kesehatan mata manusia. Kerusakan ini dapat dihindari
dengan mengurangi paparan tersebut. Sehingga penelitian untuk menemukan lensa khusus yang
mencegah paparan sinar biru harus terus dikembangkan.
Kepada dokter muslim diiharapkan untuk meneliti lebih lanjut tentang paparan sinar biru
berintensitas tinggi yang mengakibatkan degenerasi makula; kepada masyarakat agar memahami
bahaya sinar biru bila digunakan dalam intensitas berlebih akan membahayakan kesehatan mata.;
kepada ulama agar mengingatkan masyarakat bahwa kemajuan teknologi hendaknya digunakan
sesuai keperluan.

Kata kunci: sinar biru, degenerasi macula, lipofusin, fotosensitisasi A2E

ii