Anda di halaman 1dari 3

LEMBAR KERJA SISWA

Mengelompokan Sistem Koloid

Nama : :
Nama
Kelas : :
Kelas

A. Tujuan Percobaan
- Mengamati gejala efek tyndall pada beberapa campuran
- Mengelompokan campuran ke dalam suspensi, larutan, dan koloid berdasarkan data hasil
pengamatan (efek Tyndall, homogen/heterogen, dan penyaringan).

B. Dasar Teori
Campuran merupakan salah satu jenis materi yang terdiri dari dua atau lebih zat murni
yang dapat dipisahkan secara fisika, contoh paduan logam, tanah, air lumpur, udara, air
gula, kabut, dan lain-lain. Jika kita amati dengan cermat, sifat zat asal pembentuknya tidak
hilang seluruhnya, dan muncul sebagai sifat campurannya.
Campuran dapat dibedakan sebagai campuran heterogen dan campuran homogen. Ciri-
ciri kedua jenis campuran tersebut dapat kita lihat pada tabel berikut.
Tabel 1.1 Perbedaan Campuran Heterogen dan Campuran Homogen
Campuran Heterogen Campuran Homogen
1. Bidang batas antar komponen penyusun 1. Bidang batas antar komponen penyusun tidak
jelas tampak tampak
2. Komposisi komponen penyusun 2. Komposisi komponen penyusun disetiap
disetiap bagian campuran tidak sama bagian campuran sama
3. Komponen campuran dapat diamati 3. Komponen campuran tidak dapat diamati
langsung langsung

Campuran heterogen dinamakan suspensi dan campuran homogen dinamakan larutan


sejati atau sering disebut juga larutan. Selain kedua campuran diatas, masih terdapat satu
jenis campuran yang tidak dapat dikategorikan ke dalam suspensi atau larutan sejati,
campuran tersebut adalah koloid.
Istilah koloid berasal dari bahasa Yunani, yaitu kolla dan oid. Kolla berarti lem,
sedangkan oid berarti seperti. Sistem koloid yaitu suatu bentuk campuran yang keadaannya
terletak antara larutan dan suspense (campuran kasar). Sistem koloid memiliki ciri-ciri yang
merupakan perpaduan ciri dari kedua sistem lainnya. Koloid memiliki salah satu sifat yang
disebut efek Tyndhall, yaitu efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid sehingga
tampak lintasan berkas sinar tersebut. Untuk lebih memahami sifat efek Tyndhall pada
koloid ini, lakukanlah percobaan berikut:
C. Alat dan Bahan
1. Alat
Gelas 4 buah
Sendok 2 buah
Senter 1 buah
Kertas kosong 1 buah
2. Bahan
Santan
Susu bubuk
Tepung kanji
Garam
Sirup
Tanah
Air
D. Langkah Kerja
Sediakan 4 gelas
Isilah masing-masing gelas dengan air sampai 3/4 bagiannya
Tambahkan pada masing-masing gelas yang berbeda dengan bahan lain yang ada
(setiap bahan diambil sebanyak 1-2 sendok)
Aduklah setiap campuran tersebut dengan sendok (sendok harus dicuci dan
dikeringkan sebelum digunakan untuk mengaduk gelas yang berbeda).
Amati dan catat apakah zat yang dilarutkan tersebut larut atau tidak.
Diamkan campuran-campuran tersebut beberapa saat.
Amati dan catat apakah campuran mengendap atau tidak, jernih atau keruh.
Sinari setiap campuran dengan senter sehingga seluruh bagian campuran dalam
gelas tersinari (gunakan gulungan kertas untuk memfokuskan sinar dari senter ke
campuran dalam gelas)
Amati apakah sinar diteruskan atau dihamburkan

E. Tabel Pengamatan

Pengamatan
No Campuran Larut Jernih Residu Hamburan Larutan/koloid
berkas /suspensi
sinar
ya tidak ya tidak ya tidak ya tidak
1 Air+garam
2 Air+kanji
3 Air+susu
4 Air+santan
5 Air+sirup
6 Air+tanah
* Berikan tanda centang () pada setiap kolom yang tersedia
F. Pertanyaan
1. Campuran manakah yang temasuk ke dalam kelompok larutan? Jelaskan!
2. Campuran manakah yang termasuk ke dalam kelompok koloid? Jelaskan!
3. Campuran manakah yang termasuk ke dalam kelompok suspensi? Jelaskan!
4. Dari hasil percobaan, ciri-ciri apakah yang menandakan suatu campuran termasuk
koloid?

Kesimpulan