Anda di halaman 1dari 3

Jurnal e-CliniC (eCl), Volume 2, Nomor 2, Juli 2014

POLA TRAUMA TUMPUL TORAKS DI INSTALASI RAWAT


DARURAT BEDAH RSU PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO
PERIODE JULI 2011 JUNI 2012

1
Novita Liwe
2
Limpeleh H
2
Monoarfa A

1
Kandidat Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado
2
Bagian Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado

Abstrak: Trauma merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama di seluruh dunia terutama di
negara maju dan berkembang. Trauma tumpul toraks merupakan masalah umum, yang disebabkan
baik oleh kecelakaan lalu lintas, terjatuh maupun pukulan keras. Untuk mendapatkan data trauma
tumpul toraks di IRDB RSU Prof. Dr. R. D. Kandou Manado periode juli 2011 juni 2012. Penelitian
ini merupakan penelitian deskriptif yang bersifat retrospektif dengan mengambil semua data rekam
medik pasien trauma tumpul toraks di IRDB RSU Prof. Dr. R. D. Kandou Manado periode juli 2011
juni 2012. Jumlah kasus trauma tumpul toraks yaitu sebanyak 75 orang pasien trauma tumpul toraks
dari 123 orang pasien trauma toraks, dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan
kelompok umur mayoritas penderita trauma tumpul toraks pada umur 16-25 tahun dengan persentase
42,67%. Dan berdasarkan jenis kelamin sebagian besar penderita berjenis kelamin laki-laki dengan
persentase 80% Dan penyebab trauma tumpul toraks terbanyak karena kecelakaan lalu lintas dengan
persentase 85,33%. Trauma tumpul toraks di IRDB RSU. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado periode juli
2011 jui 2012 dengan mayoritas umur penderita 16-25 tahun, sebagian besar penderita yaitu berjenis
kelamin laki-laki, dan penyebab sebagian besar trauma tumpul toraks adalah kecelakaan lalu lintas.
Kata Kunci: Trauma, trauma tumpul toraks.

Dewasa ini trauma melanda dunia bagaikan bahayanya efek penekanan pada struktur-
wabah karena dalam kehidupan modern struktur sekitar yang dapat menyebabkan
penggunaan kendaraan otomotif semakin obstruksi jalan napas dan resiko kematian
luas. Sayangnya, penyakit akibat trauma apabila trauma tersebut berkembang men-
sering ditelantarkan sehingga trauma jadi kanker. Penelitian dan laporan ilmiah
merupakan penyebab kematian utama pada mengenai trauma tumpul pada toraks
kelompok usia muda dan produktif di khususnya di Manado boleh dikatakan kasus
seluruh dunia. Trauma dada merupakan yang cukup banyak terjadi. Hal-hal diatas
penyebab kematian utama pada kelompok mendorong penulis untuk melakukan studi
umur dibawah 35 tahun. Di Indonesia, kasus dan pengambilan data tentang pola
trauma merupakan penyebab kematian trauma tumpul toraks di bagian Ilmu Bedah
nomor empat, tetapi pada kelompok umur RSU Prof. Dr. R. D. Kandou Manado
15-25 tahun, trauma merupakan penyebab periode Juli 2011 Juni 2012, sebagai judul
kematian utama.1 Trauma dada kebanyakan penyusunan Karya Tulis Ilmiah Sarjana
disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas yang Kedokteran Fakultas Kedokteran UNSRAT.
umumnya berupa trauma tumpul (90%).
Trauma tumpul toraks merupakan masalah
RUMUSAN MASALAH
yang cukup penting di Indonesia yang harus
disikapi dengan serius mengingat akan Berdasarkan uraian pada latar belakang
Jurnal e-CliniC (eCl), Volume 2, Nomor 2, Juli 2014

tersebut maka dapat disimpulkan pertanyaan dan pada perempuan didapatkan sebanyak
dalam penelitian ini, yaitu: Bagaimana pola 15 orang (20%).
trauma tumpul toraks di IRDB RSU Prof.
Dr. R. D. Kandou Manado periode Juli
2011-Juni 2012? Distribusi trauma tumpul toraks
berdasarkan kelompok umur
METODOLOGI PENELITIAN
Tabel 2. Distribusi trauma tumpul toraks
Penelitian ini merupakan penelitian berdasarkan kelompok umur
deskriptif yang bersifat retrospektif pada
pasien trauma tumpul toraks di IRDB RSU Jumlah
Kelompok Presentase
Prof. Dr. R. D. Kandou Manado periode Juli kasus
Umur (%)
(orang)
2011 - Juni 2012. Penelitian ini dilakukan di
IRDB RSU Prof. R. D. Kandou Manado dan 0-15 tahun 6 8
Penelitian ini dilakukan selama bulan 16-25 tahun 32 42,67
November 2012 Januari 2013. Variabel 26-35 tahun 13 17,33
penelitian diambil dari data rekam medik 36-50 tahun 9 12
pasien trauma tumpul toraks di IRDB RSU
51-60 tahun 8 10,67
Prof. Dr. R. D. Kandou Manado periode Juli
2011-Juni 2012, akan didapatkan variabel >60 tahun 7 9,33
yang teridentifikasi yaitu: Jenis kelamin, Total 75 100
Umur, Faktor penyebab.

Berdasarkan umur dari total 75 orang


HASIL PENELITIAN
pasien, didapatkan kelompok umur antara 0-
Berdasarkan hasil penelitian yang telah 15 tahun sebanyak 6 orang (8%), antara 16-
dilakukan dengan cara mengambil data 25 tahun sebanyak 32 orang (42,67%),
sekunder (rekam medik) pasien trauma antara 26-35 tahun sebanyak 13 orang
tumpul toraks di IRDB RSU Prof. R. D. (17,33%), antara 36-50 tahun sebanyak 9
Kandou Manado periode juli 2011 sampai orang (12%), antara 51-60 tahun sebanyak 8
juni 2012 diperoleh jumlah pasien adalah orang (10,67%), dan 60 tahun ke atas
75 orang trauma tumpul toraks dari total sebanyak 7 orang (9,33%).
123 pasien trauma toraks.
Distribusi trauma tumpul toraks
Distribusi trauma tumpul toraks berdasarkan faktor penyebab
berdasarkan jenis kelamin
Tabel 3. Distribusi trauma tumpul toraks
Tabel 1. Distribusi trauma tumpul toraks berdasarkan faktor penyebab
berdasarkan jenis kelamin
Jumlah
Faktor Presentase
Tahun Jumlah Kasus (%) kasus
Penyebab (%)
(orang)
Laki-laki Perempuan Total Kecelakaan
64 85,33
2011 32 (76.2%) 10 (23.81%) 42 (56%) lalu lintas
Jatuh 5 6,67
2012 28 (84.5%) 5 (15.15%) 33 (44%) Pukulan 6 8
Total 60 (80%) 15 (20%) 75 (100%) Total 75 100

Dari total 75 orang pasien, pada laki-laki Berdasarkan total 75 orang pasien trauma
didapatkan adalah sebanyak 60 orang (80%) tumpul toraks maka didapatkan penyebab
trauma karena kecelakaan lalu lintas adalah
Liwe, Limpeleh, Monoarfa; Pola Trauma Tumpul Torax...

sebanyak 64 orang (85,33%), karena jatuh pasien trauma tumpul toraks maka
sebanyak 5 orang (6,67%), dan akibat didapatkan penyebab trauma karena
pukulan benda keras ataupun benturan kecelakaan lalu lintas adalah sebanyak 64
dengan energi yang cukup besar sebanyak 6 orang (85,33%), karena jatuh sebanyak 5
orang (8%). orang (6,67%), dan akibat pukulan benda
keras ataupun benturan dengan energi yang
cukup besar sebanyak 6 orang (8%). Hal ini
BAHASAN
sesuai dengan literatur, yaitu menurut
Dari data pasien hasil penelitian Scott,K dan John J. Raves dalam buku
mengenai pola trauma tumpul toraks di Master Plan Ilmu Bedah melaporkan
IRDB RSU Prof. Dr. R. D. Kandou Manado morbiditas penderita trauma tumpul toraks
periode juli 2011 sampai juni 2012 adalah kecelakaan lalu lintas 70-80%. Pada
didapatkan pasien trauma tumpul toraks penelitian yang dilakukan Kuradayi dkk
sebanyak 75 orang pasien dari 123 orang menunjukkan bahwa penyebab kecelakaan
pasien trauma toraks. lalu lintas sebesar 64,5%, jatuh sebesar 24%
Dari data hasil penelitian, distribusi dan pukulan sebesar 9%.
trauma tumpul toraks berdasarkan jenis
kelamin, dari total 75 orang pasien, pada
laki-laki didapatkan adalah sebanyak 60 SIMPULAN
orang (80%) dan pada perempuan Data pasien trauma tumpul toraks di
didapatkan sebanyak 15 orang (20%). Data IRDB RSU Prof. Dr. R. D. Kandou
ini menunjukkan bahwa mayoritas pasien Manado periode juli 2011 sampai juni
trauma tumpul toraks adalah berjenis 2012 adalah sebanyak 75 orang pasien
kelamin laki-laki. Hal ini didasarkan bahwa dari total 123 orang pasien trauma
laki-laki biasanya lebih aktif, lebih sering toraks.
menggunakan kendaraan bermotor, dan Usia antara 16-25 tahun merupakan
lebih sering mengalami cedera daripada mayoritas pasien trauma tumpul toraks
wanita meskipun pada negara-negara yang yaitu sebanyak 32 orang (42,67%).
memiliki kebudayaan yang berbeda. Sebagian besar pasien yang mengalami
Berdasarkan data hasil penelitian, trauma tumpul toraks adalah berjenis
distribusi trauma tumpul toraks berdasarkan kelamin laki-laki yaitu sebanyak 60
umur, didapatkan kelompok umur 0-15 orang (80%).
tahun sebanyak 6 orang (8%), antara 16-25 Penyebab trauma tumpul toraks
tahun sebanyak 32 orang (42,67%), antara terbanyak adalah kecelakaan lalu lintas
26-35 tahun sebanyak 13 orang (17,33%), yaitu sebanyak 64 orang (85,33%).
antara 36-50 tahun sebanyak 9 orang (12%),
antara 51-60 tahun sebanyak 8 orang DAFTAR PUSTAKA
(10,67%), dan 60 tahun ke atas sebanyak 7
orang (9,33%). Data ini menunjukkan 1. Sjamsuhidajat R, de Jong W, (editor) Buku
Ajar Ilmu Bedah. Edisi kedua. EGC.
mayoritas pasien trauma tumpul toraks
Jakarta. 2003, Hal. 90-94,404-413.
adalah berumur antara 16-25 tahun. Hal ini 2. Scott K, Raves J. Jhon, (editor) Master Plan
ditunjang sesuai data kepustakaan yang Ilmu Bedah. Binarupa Aksara. Jakarta.
menyatakan bahwa trauma merupakan 2011,Hal. 332-333,454-455.
penyebab kematian utama pada kelompok 3. Rachmat KB. Trauma Toraks. Kumpulan
umur di bawah 35 tahun. Di Indonesia, Kuliah Ilmu Bedah. Binarupa Aksara.
trauma merupakan penyebab kematian Jakarta. 2002,Hal. 198-202,204,206,208-
nomor empat, tetapi pada kelompok umur 210.
15-25 tahun, merupakan penyebab kematian 4. Sabiston dan David C. Bedah Toraks,
utama. (editor) Buku Ajar Bedah. Edisi kedua.
Untuk distribusi trauma tumpul toraks EGC. Jakarta. 1994.Hal.708.
berdasarkan faktor penyebab, total 75 orang