Anda di halaman 1dari 7

PEMERINTAH KABUPATEN SOLOK

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS TANJUNG BINGKUNG
Jln. Lintas Sumatera KM 6 Solok - Bukittinggi

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)


PROGRAM KESEHATAN LINGKUNGAN

A. PENDAHULUAN
Kualitas dan kinerja dalam penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat akan
dicapai jika penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat tersebut dikelola dengan baik
sesuai dengan standar dan pedoman penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat, dan
peningkatan mutu dan kinerja yang menunjang berkesinambungan .
Penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat harus memperhatikan standar
struktur, standar proses penyelenggaraan dan standar hasil. Indikator kinerja upaya
kesehatan masyarakat perlu ditetapkan , distandarkan dan diukur secara periodik,
dianalisis sebagai dasar untuk melakukan upaya perbaikan mutu dan kinerja yang
berkesinambungan
Pusat Kesehatan Masyarakat yang selanjutnya disebut Puskesmas adalah
fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyakarat dan
upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya
promotif dan preventiftanpa mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif, untuk
mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya.
Berdasarkan Permenkes nomor 13 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan
Kesehatan Lingkungan di Puskesmas, Pelayanan Kesehatan Lingkungan adalah
kegiatan atau serangkaian kegiatan yang ditujukan untukmewujudkan kualitas
lingkungan yang sehat baik dari aspek fisik, kimia, biologi, maupun sosial guna
mencegah penyakit dan/atau gangguan kesehatan yang diakibatkan olehfaktor risiko
lingkungan.
Penyelenggaraan program kesehatan lingkungan Puskesmas Tanjung Bingkung
memberikan gambaran diantaranya;Jorong yang melaksanakan STBM (30,4%), akses
sanitasi yang layak di wilayah kerja pada tahun 2015 sebesar 68,6% dan akses air
minum yang layak 71,3%. Tempat tempat umum (TTU) yang memenuhi syarat
79,5%, TPM dan IRTP yang memenuhi syarat 75,9%. Pembinaan dan pemantauan
faktor resiko kesehatan lingkungan sekolah dilaksanakan tiap tahunnya pada 22 sekolah
yang ada diwilayah kerja Puskesmas Tanjung Bingkung dan pada tahun 2015 yang

1
memenuhi syarat kesehatan 68,18%, indikator yang paling berpengaruh adalah
ketersediaan jamban, sarana CTPS, dan kantin sekolah.

B. LATAR BELAKANG
Strategi Nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) adalah
pendekatan untuk merubah perilaku hygiene dan sanitas imelalui pemberdayaan
masyarakat dengan metode pemicuan. Keadaan STBM ditandai dengan Open
Devecation Free (ODF) adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak
buang air besar sembarangan, Cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum rumah
tangga yang baik, menggunakan jamban sehat, dan pengelolaan limbah rumah tangga.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut kegiatan utama yang dilaksanakan meliputi
antara lain pengawasan kualitas lingkungan, pemantauan pemaparan, pengendalian
pencemaran lingkungan, penanggulangan kejadian luar biasa, pendidikan dan pelatihan
serta penyuluhan kesehatan lingkungan.
Di bidang pengawasan kualitas lingkungan kegiatan yang dilaksanakan meliputi
pendataan, inspeksisanitasi, pengambilan dan pemeriksaan sampel, analisa dan
rekomendasi.Untuk kegiatan ini perlu didukung kegiatan lain seperti kajian- kajian,
penyusunan standar, peraturan perundang- undangan, pelatihan tenaga, laboratorium
serta kegiatan penunjang lainnya.
Pengawasan kualitas lingkungan dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui
kondisi kesehatan lingkungan pada objek atau sasaran yang diawasi.Sarana yang
diawasi terdiri dari perumahan dan lingkungan pemukiman, rumah makan/ restoran,
lokasi sentra makanan jajanan dan pengrajin makanan, tempat- tempat umum, tempat
pengelolaan pestisida, tempat pembuangan sampah sementara/akhir, serta lingkungan
kerja/ industri RT.

C. TUJUAN
1. TujuanUmum
Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melaluiu upaya preventif, dan promotif
yang dilakukan secara terpadu, terarah dan terus menerus.
2. Tujuankhusus
a. Menurunkan prevalensi penyakit berbasis lingkungan
b. Mewujudkan lingkungan sehat
c. Meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan masyarakat untuk
mencegah dan menanggulangi penyakit berbasis lingkungan
d. Terciptanya keterpaduan kegiatan lintas program dan lintas sector dalam
program pemberantasan penyakit menular dan penyehatan lingkungan dengan
memberdayakan masyarakat

2
D. TATA HUBUNGAN KERJA
1. Lintas Program
No Bagian Peran
1. Seluruh Poli Pelayanan Rujukan antar poli pelaksanaan konseling klinik sanitasi
2. Bidan desa - Melaporkan perkembangan sarana sanitasi di wilayah
binaannya
- Melaporkan kasus kejadian penyakit berbasis lingkungan
diwilayah binaanya
- Surveilans kualitas air dan lingkungan di wilayah
binaannya

2. LintasSektor

No Bagian Peran
1. Kader Posyandu / kesling - Melaporkan perkembangan sarana sanitasi di wilayah
binaannya
- Melaporkan kasus kejadian penyakit berbasis lingkungan
diwilayah binaanya
- Melakukan pemantauan jentik secara berkala
- Mengerakkan masyarakat dalam kegiatan PSN dan Goro

2. PKK - Menggerakkan masyarakat dalam kegiatan PSN dan Goro


- Menggerakkan masyarakat dalam kegiatan pemicuan dan
STBM

3. Nagaridan Jorong - Menggerakkan masyarakat dalam kegiatan PSN dan Goro


- Menggerakkan masyarakat dalam kegiatan pemicuan dan
STBM
- Fasilitasi tempat pelaksanaan kegiatan pemberdayaan
yang dilaksanakan di wilayah kerjanya

E. KEGATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

No KegiatanPokok RincianKegiatan
1. Perencanaan /Persiapan a. Inventarisasi Data Sasaran
Kegiatan b. Inventarisasi sarana, prasarana dan Alat penunjang
pelayanan
c. Penyusunan Pedoman, Standar Operasional Pelayanan
(SOP) dan Penyediaan format IKL

2. Pelaksanaan a. Menyusun rencana kegiatan Program Kesehatan


Lingkungan
b. Sosialisasi danKoordinasiLintasSektor
c. Sosialisasi Lintas Program terkait
d. Menyiapkan Sarana dan Prasarana penunjang
e. Melaksanakan kegiatan

3
3. Pelaporan PencatatandanPelaporan

F. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN DAN SASARAN


1. Cara MelaksanakanKegiatan
No Kegiatan Metode
1. a. Inventarisasi Data Sasaran - Pendataan melalui kader dan bides
b. Inventarisas isarana, prasarana dan Alat - Cek kebutuhan alat dan bahan serta
penunjang pelayanan format IKL
c. Penyusunan Pedoman, Standar - Inventarisasi pedoman kerja yang ada,
Operasional Pelayanan (SOP) dan penyusunan SOP dan penyediaan
Penyediaan format IKL format IKL

2. a. Menyusun rencan akegiatan Program - Membuat Kerangka Acuan Kegiatan (


Kesehatan Lingkungan KAK)
b. Sosialisasi dan Koordinasi Lintas Sektor - Lokmin lintas sektor
c. Sosialisasi Lintas Program terkait - Lokmin bulanan
d. Menyiapkan Sarana dan Prasarana - Alat dan bahan (sanitarian kit dan
penunjang form IKL)
e. Melaksanakan kegiatan - Pelaksanaan kegiatan pembinaan dan
pengawasan dilakukan dengan
menggunakan form IKL

3. Pencatatan dan Pelaporan Kegiatan Membuat laporan hasil kegiatan

2. Sasaran
Pelaksanaan kegiatan pembinaan dan pengawasan Program Penyehatan
Lingkungan Puskesmas Tanjung Bingkung dilaksanakan pada 5 Nagari, 23 Jorong,
5.028 rumah, 6474 KK, 15 PP dan Poskesri, 10 TPM, 12 IRTP, 10 Depot Air
Minum (DAM) dan 22 Sekolah berdasarkan data sasaran program tahun 2015.

4
G. JADWAL KEGIATAN
Waktu (Bulan)
No Kegiatan Agu
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Sept Okt Nov Des
s
1. Perencanaan Kegiatan
2. a. MenyusunrencanakegiatanProgram Kesehatan
Lingkungan
b. SosialisasidanKoordinasiLintasSektor
c. SosialisasiLintas Program terkait
d. MenyiapkanSaranadanPrasaranapenunjang
e. MelaksanakanKegiatan PL
- Pengawasan kualitas air RT dan DAM
- Pengawasan TTU/TPM dan IRTP
- Pemeriksaan sanitasi dasar dan rumah sehat
- Pemnatauan dan Pembinaan kesling sekolah
- Advokasi pelaksanaan STBM
- Sosialisasi dan Pemicuan STBM
- Tindak lanjut Klinik sanitasi
- Overview pengelola TPM yang menerapkan
kebijakan lingkungan sehat
- Orientasi Natural leader dan Kader kesling
3. Pencatatan dan Pelaporan Kegiatan

5
H. MONITORING EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN LAPORAN
Kegiatan monitoring dilakukan melalui pencatatan dan pelaporan yang ada
atau langsung untuk melihat apakah pelaksanaan sesuai dengan rencana yang
ditetapkan dan keberhasilan kegiatan, disamping melihat hambatan /masalah yang
timbul dalam pelaksanaan kegiatan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui
pemanfaatan data hasil pecatatan dan pelaporan. Evaluasi dilaksanakan pada pada
Lokakarya Mini Bulanan dan Triwulanan

I. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


Pencatatan yang diperlukan pada pelayanan kesehatan lingkungan
diantaranya; laporan rumah sehat, akses air minum, akses jamban, TTU, TPM,
STBM dan laporan pengawasan kualitas air minum.Pencatatan dan pelaporan
dilakukan setelah kegiatan selesai dilaksanakan. Pelaporan diberikan kepada Kepala
Puskesmas Tanjung Bingkung dan diteruskan ke Dinas Kesehatan Kabupaten dan
Propinsi serta distribusi hasil kegiatan kelintas program dan lintas sector terkait.

Kepala UPT Puskesmas Tanjung Bingkung Penanggung Jawab Program PL

Kasmanidar SKM Eva Yanti AMKL


NIP: 19701006 199101 2 001 NIP> 1982.....................

6
7