Anda di halaman 1dari 3

BBLR (BERAT BADAN LAHIR RENDAH)

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Halaman :

UPTD
PUSKESMA
S Tarmi, SKM, M.Si
CIPUNAGA NIP : 19690415 199103 2
RA
005

1. Pengertia Penanganan Bayi Baru Lahir dengan Berat Badan di bawah normal yaitu
n kurang dari 2500 gram secara terkodinir oleh petugas Puskesmas
2. Tujuan Sebagai pedoman petugas dalam menangani kasus BBLR
3. Kebijaka
n
1. Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan
2. PERMENKES Nomor 128 Tahun 2004 Tentang Kebijakan Dasar Pusat
kesehatan Masyarakat
1. PERMENKES Nomor 741 Tahun 2008 Tentang Sistem dan Pelayanan
Maternal
4. Referensi JNPK-KR.2014.Pelatihan Penanganan Kegawatdaruratan Maternal Dan
Neonatal Tahap Awal (PONED).Jakarta.
5. Prosedur 1. Petugas mempersiapkan alat dan bahan yang di perlukan
2. Bidan memotong tali pusat dengan gunting tali pusat steril
3. Bidan mengikat tali pusat dengan umbilical clem atau benang tali pusat
steril
4. Bidan membungkus tali pusat dengan kasa steril
5. Bidan membersihkan badan neonatus dengan handuk bersih dan kering
6. Bidan membersihakan jalan nafas dengan slem secher
7. Bidan memastikan jalan nafas sudah bersih
8. Bidan menilai APGAR
9. Bidan menimbang atau mengukur bayi terdiri dari panjang badan,
lingkar dada, lingkar kepala
10. Dokter atau bidan menegakan diagnosis
11.Dokter atau bidan memasang infuse RL
12.Bidan memasang O2 dengan dosis 1 lt per menit
13.Dokter memberikan antibiotic Ampisilin 50 mg/ Kg BB atau sesuai
kebutuhan
14. Bidan memasang NGT bila perlu
15.Bidan memasukan neonatus ke dalam incubator
16.Bidan merujuk ke RS bila tidak dapat ditangani di Pu

c. Unit
Terkait
d. A. PROSEDUR PENANGANAN
17.Petugas mempersiapkan alat dan bahan yang di perlukan
18.Bidan memotong tali pusat dengan gunting tali pusat steril
19.Bidan mengikat tali pusat dengan umbilical clem atau benang tali pusat steril
20.Bidan membungkus tali pusat dengan kasa steril
21.Bidan membersihkan badan neonatus dengan handuk bersih dan kering
22.Bidan membersihakan jalan nafas dengan slem secher
23.Bidan memastikan jalan nafas sudah bersih
24.Bidan menilai APGAR
25. Bidan menimbang atau mengukur bayi terdiri dari panjang badan,
lingkar dada, lingkar kepala
26. Dokter atau bidan menegakan diagnosis
27.Dokter atau bidan memasang infuse RL
28.Bidan memasang O2 dengan dosis 1 lt per menit
29.Dokter memberikan antibiotic Ampisilin 50 mg/ Kg BB atau sesuai kebutuhan
30. Bidan memasang NGT bila perlu
31.Bidan memasukan neonatus ke dalam incubator
32.Bidan merujuk ke RS bila tidak dapat ditangani di Pu

B. DIAGRAM

Potong dan ikat tali pusat

Bersihkan badan bayi dengan handuk kering


Bayi lahir
Bebaskan jalan nafas

Pastikan jalan nafas sudah bersih

Nilai AFGAR score

Berat badan
Bayi Berat Lahir
Rendah <2500 gram

Lakukan manajemen umum

Stabilisasi suhu, jaga bayi tetap hangat

Jaga jalan nafas tetap bersih dan terbuka

Nilai segera kondisi bayi tentang tanda vital : pernafasan,


Lakukan Bayi sakit
Bayi ya Manajemen bayi Berikan
asfiksia? asfiksia
minum
seperti pada
bayi sehat
tidak (jika
memungkink
Bayi sehat
Biarkan bayi menyusu ke ibu semau bayi,
anjurkan untuk lebih sering(setiap 2 jam bila Rujuk
perlu)

Pantau pemberian minum dan kenikan berat

Suhu bayi stabil

Toleransi minuman peroral baik, diutamkan pulang


pemberian ASI, bila tidak dapat dilakukan dengan
cara menetek dapat dilakukan dengan alternatif
cara pemberian minum yang lain

Rekaman Historis Perubahan

No Yang Dirubah Isi Perubahan Tanggal Mulai Diberlakukan