Anda di halaman 1dari 4

MEKANISME KOMUNIKASI DAN KOORDINASI

PROGRAM UKM

No. Dokumen : 824/ /PKM-KTI/VIII/2016


No. Revisi :0
SOP Tgl. Terbit : Agustus 2016

Halaman : 1/2

PUSKESMAS dr Hj Tri Retno Wulandari


JALAN KUTAI NIP.19780805.200801.2.015

Pengertian Mekanisme komunikasi dan koordinasi program UKM adalah komunikasi oleh
penanggung jawab program UKM kepada pelaksana program UKM agar ada
kesamaan persepsi untuk efektifitas pelaksanaan program UKM
Komunikasi dan koordinasi dilaksanakan setiap bulan dan sewaktu-waktu apabila
diperlukan
Tujuan Sebagai panduan dalam pertemuan lintas program UKM demi efektifitas proses
maupun hasil pengelolaan program UKM
Kebijakan SK Kepala Puskesmas Jalan nomor : 824/ /PKM-KTI/VIII/2016 tentang
mekanisme komunikasi dan koordinasi program
Referensi 1. Undang-Undang RI No. 36 Thaun 2009 Tentang Kesehatan
2. Permenkes RI No. 75 Tahun 2014 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat
3. Program UKM Penyuluhan Depkes RI 2005
5. Prosedur / 1. Pengelola Program UKM melaporkan kegiatan yang akan
Langkah- dilaksanakan kepada Kepala Puskesmas
2. Pengelola program menentukan jadwal pertemuan
langkah
3. Pengelola program membuat surat undangan untuk pertemuan
dengan lintas program
4. Pengelola Program UKM melakukan pertemua dengan lintas
program
5. Pengelola Program membuat hasil pertemuan
6. Pengelola Program melaporkan hasil pertemuan ke Kepala
Puskesmas
7. Pengelola Program bersama Kepala Puskesmas merencanakan tindak
lanjut

6. Bagan Alir -

7.Hal-Hal yang 1. Daftar hadir


2. Dokumentasi
harus
3. LHP
diperhatikan
8. Unit Terkait Seluruh Program UKM
9. Dokumen Hasil pertemuan Lintas Program
Terkait
10. Rekaman No Yang Dirubah Isi Perubahan Tgl Mulai
Historis Diberlakukan
Perubahan

1/2
2/2
PENDAFTARAN PASIEN
No. Dokumen :
DAFTAR No. Revisi :
Kabupaten
Tangerang TILIK Tgl. Terbit :
Puskesmas
Halaman : Jalan Kutai
dr. Hj Tri Retno Wulandari
NIP.19780805.200801.2.015

Unit :
Nama Petugas :............
Tanggal Pelaksanaan :........
No Langkah Kegiatan Ya Tidak Tdd
1. Apakah petugas memanggil pasien dengan cara memanggil
1 nomor urut pendaftaran
2. Apakah petugas mendaftarkan pasien setelah pasien datang
2 mendaftarkan diri di loket pendaftaran,
3. Apakah petugas membuatkan nomor RM, nama dan alamat
2 pada register nomor RM pada pasien baru
4. Apakah petugas membuatkan data identitas pasien yang
3 bersangkutan (nama pasien, umur, jenis kelamin, hubungan
kekeluargaan, pasien umum/Askes/keluarga miskin dan nomor
KTP/BPJS/KIS)
5. Apakah petugas mencatat pada buku register rawat jalan,
4
6. Apakah petugas mencarikan data rawat jalan sesuai nomor index
5 SIMPUSKES atau nama untuk pasien yang sudah pernah
berobat/berkunjung, jika pasien yang sudah memiliki RM
7. Apakah Petugas mencatat pada buku register rawat jalan
6
8. maka petugas meminta pasien menunjukan kartu KIS/BPJS,
7 kemudian memeriksa keanggotaan KIS/BPJS sesuai data PPK,
jika pasien merupakan peserta BPJS/Kartu Sehat,
9. Apakah petugas mencatat nomor Kartu Indonesia Sehat dan
8 identitas pasien yang terdaftar sebagai anggota pada lembar
khusus KIS
10. Apakah petugas meminta tanda tangan peserta KIS yang
9 dilayani,
11. Apakah petugas memasukkan data kunjungan pasien pada
1 computer SIMPUSKES,

12. Apakah petugas memasukkan data kunjungan pasien pada


aplikasi P-CARE,

3/2
13. Apakah petugas memasukan data kunjungan pasien pada buku
1 register,

14. Apakah petugas menarik retribusi dari pasien umum sesuai


1 dengan Perda yang berlaku,

15. Apakah petugas menyerahkan RM pada tempat tujuan


1 pelayanan yang diinginkan pasien,

16. Apakah petugas di poli pelayanan yang dituju menerima RM


1 pasien

Jumlah

Compliance rate (CR) : %


..,
Pelaksana / Auditor

.............
NIP: ..................

4/2