Anda di halaman 1dari 7

Gangguan Irama Sirkadian dan Akibatnya Pada Tubuh

Manusia
RENDY CENDRANATA

FK UKRIDA

102014017

Kelompok B2

Rendycendranata56@gmail.com

Jl. Arjuna Utara No.6 Jakarta Barat 11510.

Absrtak

Manusia selalu melakukan aktivitas aktivitas yang hampir


diulanginya setiap hari. Seperti tidur, tidur adalah kebutuhan setiap
manusia di dunia. Tidur sendiri merupakan suatu keadaan yang relaks
tanpa adanya tekanan emosional dan bukan hanya dalam keadaan tidak
beraktivitas, tetapi tidak beraktivitas. Kata istirahat berarti menyegarkan
diri atau diam setelah beraktivitas. Tidur juga mempunyai irama untuk
mengatur tubuh menjelang suasana tidur. Irama sirkadian sendiri berasal
dari Kata circa(sekitar) dan dian(1 hari atau 24jam). Secara harafiah,
irama sirkadian diartikan sebagai sebuah siklus yang berlangsung sekitar
24jam yang berperan sebagai jam biologis pada tubuh manusia. Irama
sirkadian tiap manusia berbeda beda. Banyak faktor yang mempengaruhi
irama sirkadian setiap orang karena setiap orang mempunyai aktivitas
yang berbeda beda. Irama sirkadian sendiri mempunyai penyesuaian
untuk lingkungan aktivitas sehari hari dan aktivitas yang baru.

Kata kunci: aktivitas, tidur, istirahat, irama sirkadian, penyesuaian.

Abstract

Human activity is always doing activities that almost repeated every


day. Such as sleep, sleep is the need of every human being in the world.
Sleep itself is a relaxed state without any emotional distress and not just
in a state of inactivity, but inactivity. The word means to freshen up or rest
after a long silence. The bed also has a rhythm to set the body towards
sleeping atmosphere. The circadian rhythm is derived from the word circa
(about) and Dian (1 day or 24 hours). Literally, the circadian rhythm is
defined as a cycle that lasts about 24 hours, which acts as a biological
clock in the human body. The circadian rhythm of each human being is
different. Many factors affect the circadian rhythm of each person because
each person has a different activity durations. Circadian rhythm itself has
an adjustment to the environment daily activities and new activities.
Keywords: activity, sleep, rest, circadian rhythms, adjustments.

Pendahuluan

Manusia juga seperti hewan dan tanaman memiliki irama biologis


yang dikenal dengan nama irama sirkadian yang dikontrol oleh jam
biologis dan berlangsung selama 24 jam dari awal aktivitas hingga selesai.
Irama sirkadian dikontrol oleh suprachiasmatic nucleus(SCN) yang
merupakan bagian dari hipotalamus. Irama sirkadian akan mengatur
waktu tidur dan bangun, produksi urin, termoregulasi, sistimendokrin, dan
perubahan tekanan darah. Petanda di dalam tubuh mamalia untuk irama
sirkadian adalah sekresi melatonin dan temperatur inti tubuh.
Berdasarkan waktu sirkadian, kondisi mengantuk tidak akan semakin
meningkat setelah lewat dari waktunya. Keinginan dan kemampuan
seseorang untuk jatuh tertidur dipengaruhi oleh rentang waktu sejak
orang tersebut bangun dari tidur yang adekuat dan dari ritme internal
sirkadian. Karena itulah tubuh mampu untuk jatuh tertidur dan tetap
terbangun pada waktu yang berbeda setiap harinya. Seseorang dengan
irama sirkadian normal akan mampu untuk bangun di pagi hari pada
waktu yang sama bila mereka mau, tidur di malam hari secukupnya, dan
menyesuaikan diri dengan pola tidur sesuai kebutuhan.1

Pembahasan

Organ yang berperan

Hipotalamus

Terletak di batang otak tepatnya dienchepalon, dekat dengan


ventrikel otak ketiga(ventrikulus tertius). Hipotalamus berfungsi sebagai
pusat tertinggi sistem kelenjar endokrin yang menjalankan fungsinya
melalui humoral(hormonal) dan saraf. Hormon yang dihasilkan
hipotalamus sering disebut faktor R dan I mengontrol sintesa dan sekresi
hormon hipofise anterior, sedangkan kontrol terhadap hipofise posterior
berlangsung melalui kerja saraf. Pembulu darah kecil yang membawa
sekret hipotalamus ke hipofise disebut portal hipotalamik hipofise. 2
Hormon-hormon di hipotalamus antara lain

1. ACRH : Adrenocortico releasing hormon


ACIH : Adrenocortico inhibiting hormon
2. TRH : Tyroid releasing hormon
TIH : tyroid inhibiting hormon
3. GnRH : Gonadotropin releasing hormon
GnIH : Gonadotropin inhibiting hormon
4. PTRH : Paratyroid releasing hormon
PTIH : Paratyroid inhibiting hormon
5. PRH : Prolaktin releasing hormon
PIH : Prolaktin inhibiting hormon
6. GRH : Growth releasing hormon
GIH : Growth inhibiting hormon
7. MRH : Melanosit releasing hormon
MIH : Melanosit inhibiting hormon

Hipotalamus sebagai bagian dari sistem endokrin mengontrol sintesa dan


sekresi hormon-hormon hipofise. Hipofise anterior dikontrol oleh kerja
hormonal sedangkan bagian posterior dikontrol melalui kerja saraf.

Perut Kembung

Perut kembung adalah kondisi ketika perut terasa penuh dan


kencang. Di samping itu, perut juga bisa terlihat membesar. Hal ini bisa
membuat kita merasa tidak nyaman. Kondisi ini bisa disertai dengan
gejala kentut secara berlebihan, bersendawa, serta perut terasa
bergejolak. Perut kembung biasanya berkaitan dengan menu makanan
atau minuman dan cara anda mengonsumsinya. Sedikit perubahan pada
cara makan dan juga menu makanan atau minuman biasanya bisa
membantu.3

Irama sirkadian(circadian rhythm)

Kata circa(sekitar) dan dian(1 hari atau 24jam), secara harafiah,


irama sirkadian diartikan sebagai sebuah siklus yang berlangsung sekitar
24jam yang berperan sebagai jam biologis pada manusia. Irama sirkadian
ini terletak di supra chiasmatic nucleus(SCN) yang berfungsi sebagai
pengatur irama sirkadian dalam tubuh. Ia merupakan bagian kecil dari
otak yang terletak tepat diatas persilangan saraf mata. Itu sebabnya
pengaturan jam biologis peka terhadap perubahan cahaya. Irama
sirkadian sangat peka terhadap cahaya, sebagai contohnya pada sore hari
menjelang mau malam tubuh kita mempersiapkan diri untuk tidur. Tubuh
akan meningkatkan kadar hormon melatonin dalam darah. Selain itu
tubuh juga mengatur agar kadar hormon melatonin tersebut agar tetap
tinggi sepanjang malam. Hormon metalonin sangat berperan dalam
kualitas tidur seseorang.4 Irama sirkadian sendiri mempunyai gangguan
gangguan yang mempengaruhinya sebagai berikut:5

1. Delayed sleep phase disorder(DSP)

DSP terjadi ketika seseorang secara tertidur dan bangun lebih dari 2 jam,
kemudian hal tersebut yang dianggap normal. Orang yang cenderung
dengan DSP ini biasanya tetap terjaga atau bangun di pagi hari akhir sore.
DSP ini cenderung ada di kalangan remaja dan dewasa.

2. Jet lag

Jetlag terjadi ketika perjalanan dengan pesawat udara dengan cepat


menempatkan seseorang dalam zona waktu lain. Dalam lokasi atau temat
yang baru ini, orang seharusnya tertidur tetapi lingkungannya masih
siang, sehingga keadaan lingkungan dan tubuh kita tidak sesuai dengan
aktivitas sehari hari kita dan masalah ini perlu penyesuaian. Jet lag ini bisa
terjadi di semua kalangan umur, baik tua dan muda.

3. Shift work

Gangguan shiftwork ini terjadi jika seseorang yang jadwalnya selama ini
tidurnya normal dan tiba tiba jadwal tidurnya berubah berbalik dengan
normalnya. Seperti pegawai satpam yang biasanya kerja pagi, akan tetapi
digantikan menjadi kerja malam. Ketidak sesuaian ini bisa menyebabkan
penyakit seperti perut kembung.

4. Irregular sleep-wake rhythm


gangguan ini terjadi ketika seseorang memiliki siklus tidur yang tidak
teratur. Akibatnya penderita merasakan ngantuk yang berlebihan.

Faktor yang mempengaruhi irama sirkadian:6

1. faktor iluminasi matahari. Hampir semua berhubungan dengan


faktor iluminasi matahari. Karena waktu 24 jam yang berkaitan
dengan rotasi bumi juga berkaitan dengan penyinaran matahari, di
mana pada saat malam hari cahaya matahari jauh lebih
rendah/sedikit dibandingkan pada saat siang hari. Sehingga hampir
semua orang melakukan aktivitas pada siang hari.
2. Musim. pergantian musim juga mempengaruhi irama sirkadian
pada tubuh manusia. Musim juga berhubungan dengan penyinaran
matahari, di mana pada musim penghujan sinar matahari jauh lebih
sedikit dibandingkan pada musim kemarau.
3. Suhu. Suhu juga turut mempengaruhi, di mana pada saat malam
hari suhu turun dan pada saat siang hari suhu naik. Sehingga
membuat kita lebih nyaman jika tidur di malam hari karena suhunya
turun dan sejuk, dibandingkan pada siang hari disaat suhu naik.
4. isyarat/penunjuk waktu dan jadwal kegiatan. Pada umumnya
kegiatan pada siang hari jauh lebih aktif dan efektif dibandingkan
pada malam hari sehingga menimbulkan kebisingan.

Perubahan Saat Kerja Malam

Tubuh manusia memiliki pengaturan aktivitas setiap harinya.


Keseluruhan sistem tubuh tersebut mengalami suatu siklus yang teratur
yang kurang dan terjadi dalam waktu 1 hari yang sering disebut irama
sirkadian. Seperti halnya dalam kasus, giliran jaga malam dapat
menimbulkan gangguan-gangguan dalam kinerja psikomotorik. Gangguan
yang terjadi antara lain adalah gangguan sistem gastrointestinal(sistem
pencernaan).7 Seperti yang terjadi dalam kasus, perut kembung terjadi
karena adanya gangguan dari sistem gastrointestinal. Hal tersebut juga
erat kaitannya pada irama sirkadian dan faktor-faktor yang
mempengaruhinya. Suhu dimalam hari yang lebih tinggi daripada siang
hari menyebabkan seseorang mengalami perut kembung. Perubahan
irama sistem tubuh yang terjadi dalam seseorang yang baru berjaga
malam adalah ketidak sinkronan tubuh yang biasa tdur di malam hari
dengan lingkungan yang memaksakan tubuh untuk tidak tidur dimalam
hari.

Kesimpulan

Setiap manusia memiliki irama sirkadian yang berbeda beda.


Karena setiap manusia memiliki akivitas masing masing. perubahan irama
sirkadian dengan lingkungan dan pola kebiasaan akan mengakibatkan
beberapa gangguan yang akan mengakibatkan penyakit. Akan tetapi
semua gangguan itu bisa di atasi dengan penyesuaian terhadap
lingkungan dan tubuh kita.
Daftar Pustaka

1. Asmadi. Teknik prosedural keperawatan: konsep dan aplikasi


kebutuhan dasar klien. Jakarta:penerbit salemba medika;
2008.h.113.
2. Rumahorbo H. Klien dengan gangguan sistem endokrin. Jakarta:
penerbit buku EGC;2005.h.9.
3. Anies. Seri kesehatan umum, pencegahan dini gangguan kesehatan.
Jakarta: penerbit PT elex media komputindo;2005.h.12-5.
4. Gong G. Ayo bangun dengan bugar karena tidur yang benar. Jakarta:
Penerbit hikmah;2009.h.9-10.
5. Darien. Circadian rhythm sleep disorder. American academy of sleep
medicine;2008.
6. Guyton, Hall. Buku ajar fisiologi kedokteran. Jakarta: EGC;
2009.h.269-71.
7. Ganong, William F. Buku ajar fisiologi kedokteran. Jakarta: EGC;
2007.h.224-6.