Anda di halaman 1dari 4

Nama : Elsya Prabowo

NIM : 14812141021

Kelas : Akuntansi A14

REVIEW JURNAL AUDIT


1. Judul Identitas Penelitian
PENGARUH ETIKA PROFESI AUDITOR, PROFESIONALISME,
MOTIVASI, BUDAYA KERJA, DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP
KINERJA AUDITOR JUNIOR (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik di
Bali)
Penulis:
1) Kadek Candra Dwi Cahyani
2) I Gst Ayu Purnamawati
3) Nyoman Trisna Herawati
2. Konten Ekonomi
Jadi, lingkup ekonomi yang dibahas yaitu kontrol sebagai peran penting dalam
menjaga kinerja auditor junior akan meningkatkan kepercayaan dari masyarakat.
3. Permasalahan Penelitian
Berdasarkan latar belakang permasalahannya yaitu ketidakpercayaan publik
terhadap kinerja auditor di masa sekarang.
4. Pertanyaan Penelitian
1) apakah etika profesi auditor berpengaruh terhadap kinerja auditor junior di
Kantor Akuntan Publik di Bali?
2) apakah profesionalisme berpengaruh terhadap kinerja auditor junior di
Kantor Akuntan Publik di Bali?
3) apakah motivasi berpengaruh terhadap kinerja auditor junior di Kantor
Akuntan Publik di Bali?
4) apakah budaya kerja berpengaruh terhadap kinerja auditor junior di Kantor
Akuntan Publik di Bali?
5) apakah tingkat pendidikan berpengaruh terhadap kinerja auditor junior di
Kantor Akuntan Publik di Bali?
6) apakah etika profesi auditor, profesionalisme, motivasi, budaya kerja, dan
tingkat pendidikan berpengaruh terhadap kinerja auditor junior di Kantor
Akuntan Publik di Bali.?
5. Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah etika profesi auditor,
profesionalisme, motivasi, budaya kerja, dan tingkat pendidikan berpengaruh
terhadap kinerja auditor junior.

6. Teori yang digunakan


Dalam hal etika, sebuah profesi harus memiliki komitmen moral yang tinggi yang
dituangkan dalam bentuk aturan khusus. Aturan ini merupakan aturan main dalam
menjalankan atau mengemban profesi tersebut, yang biasa disebut sebagai kode
etik.
7. Hipotesis yang digunakan
Hasil pengujian statistik deskriptif diketahui dari 64 responden, Etika
Profesi Auditor (X1)
Variabel profesionalisme (X2) yang diperoleh dari 64 responden memiliki
rentang skor 43-55, skor minimum sebesar 43, skor maksimum sebesar 55,
standar deviation sebesar 3,083 dan skor rata rata sebesar 47,72.
Variabel motivasi (X3) yang diperoleh dari 64 responden memiliki rentang
skor 35-45, skor minimum sebesar 35, skor maksimum sebesar 45, standar
deviation sebesar 2,467 dan skor rata rata sebesar 38,59.
Variabel budaya kerja (X4) yang diperoleh dari 64 responden memiliki
rentang skor 23-31, skor minimum sebesar 23, skor maksimum sebesar 31,
standar deviation sebesar 1,834 dan skor rata rata sebesar 25,48.
Variabel tingkat pendidikan (Dm) yang diperoleh dari 64 responden
memiliki rentang skor 0-1, skor minimum sebesar 0, skor maksimum
sebesar 1, standar deviation sebesar 0,175 dan skor rata rata sebesar 0,97.
Variabel kinerja auditor junior (Y) yang diperoleh dari 64 responden
memiliki rentang skor 29-39, skor minimum sebesar 29, skor maksimum
sebesar 39, standar deviation sebesar 2,309 dan skor rata rata sebesar 31,94.
8. Metode Penelitian

Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah seluruh
auditor junior kantor akuntan publik di Bali yang tergabung dalam Institut
Akuntan Publik Indonesia yang berjumlah 7 Kantor Akuntan Publik. Teknik
pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan
responden yaitu auditor yang mempunyai pengalaman kerja minimal dua tahun
dan sudah pernah melakukan penugasan audit. Dipilih telah bekerja dua tahun,
karena telah memiliki waktu dan pengalaman untuk beradaptasi serta menilai
kondisi lingkungan kerjanya, dengan jumlah 64 responden. Sumber data yang
digunakan adalah data primer. Data diperoleh dari penyebaran kuesioner secara
langsung kepada responden

9. Hasil Penelitian
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: etika profesi auditor, profesionalisme
motivasi, budaya kerja, dan tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifikan
secara parsial dan simultan terhadap kinerja auditor junior.
10. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan
sebagai berikut:
1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara etika profesi auditor
terhadap kinerja auditor junior adalah diterima.
2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara profesionalisme
terhadap kinerja auditor junior.
3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara motivasi terhadap
kinerja auditor junior.
4) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara budaya kerja terhadap
kinerja auditor junior.
5) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara tingkat pendidikan
terhadap kinerja auditor junior.
6) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara etika profesi auditor,
profesionalisme, motivasi, budaya kerja, dan tingkat pendidikan terhadap
kinerja auditor junior.
11. Kelebihan
Menurut saya jurnal ini berisi penelitian yang sudah baik. Dalam mengumpulkan
responden melalui kuisioner mendapatkan hasil yang maksimal karena semua
kuisioner yang disebar terisi penuh saat dikumpulkan, hal ini tentu saja
mempengaruhi hasil yang akan diteliti. Tapi akan lebih baik lagi apabila
ditambahkan dengan wawancara agar peneliti mendapatkan informasi yang lebih
lengkap lagi. Selain itu, variabel yang dipakai sudah cukup banyak yang tentu saja
akan menunjukkan hasil yang lebih signifikan dibandingkan hanya menggunakan
satu variabel..
12. Kekurangan
Menurut saya dalam pengambilan sampel kurang lengkap karena hanya
mengambil sampel auditor di wilayah Bali, mungkin akan lebih baik apabila
menggunakan sampel dari wilayah lain agar dapat membandingkan hasil yang
lebih spesifik.