Anda di halaman 1dari 2

Program Perencanaan Persalinan dan

Pencegahan Komplikasi (P4K)


No. Dokumen
No. Revisi
SOP Tanggal Terbit
Halaman

UPT Puskesmas Emi Yuliani, SKM


Selindung NIP.197107051991032001

1. Pengertian Program Perencanaan Persalinan dan


Pencegahan Komplikasi (P4K) adalah
suatu kegiatan yang difasilitasi oleh bidan
di desa dalam rangka peningkatkan peran
aktif suami,keluarga, dan masyarakat
dalam merencanakan persalinan yang
aman dan persiapan menghadapi
komplikasi bagi ibu hamil; termasuk
perencanaan penggunaan KB pasca
persalinan dengan menggunakan stiker
sebagai media notifikasi sasaran dalam
rangka meningkatkan cakupan dan mutu
pelayanan kesehatan bagi ibu dan bayi
baru lahir.
2. Tujuan Sebagai acuan dalam penerapan langkah-langkah Program
Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K).
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas

4. Referensi Depkes RI. Dirjen Binkesmas. Pedoman program perencanaan


persalinan dan pencegahan komplikasi dengan stiker : Dalam
rangka mempercepat penurunan AKI Jakarta ; Depkes RI. 2009.
6. Prosedur / 1. Orientasi P4k dengan stiker untuk pengelola program dan
Langkah-langkah stakeholder terkait di tingkat puskesmas
2. Sosialisasi di tingkat desa kepada kader, dukun, tokoh agama,
tokoh masyarakat,pkk serta lintas sektor
3. Pertemuan bulanan ditingkat desa seperti posyandu yang
melibatkan kader yang difasilitasi bidan desa
4. Bidan desa bersama kader atau dukun melakukan kontak dengan
ibu hamil, suami dan keluarga untuk sepakat dalam pengisian stiker
termasuk pemakaian KB setelah melahirkan
5. Bidan desa bersama kader mengisi dan menempel stiker di rumah
ibu hamil. Bidan desa memberikan konseling pada ibu hamil,suami
dan keluarga tentang P4K
6. Bidan desa memberikan pelayanan saat itu juga
7. Setelah melayani, bidan desa merekap hasil pelayanan kedalam
pencatatan kartu ibu, kohort ibu,PWS KIA, peta sasaran bumil,
kantong persalinan
8. melaporkan hasil tiap bulan ke puskesmas
9. Pemantauan intensif dilakukan terus pada ibu hamil, bersalin dan
nifas
10. Stiker dilepas sampai 40 hari setelah persalinan dimana ibu dan
bayi yang dilahirkan selamat
8. Unit terkait KIA, Poskeskel / Pustu, Kader Kesehatan, Kelurahan.

Anda mungkin juga menyukai