Anda di halaman 1dari 7

SATUAN PENYULUHAN

MENGGOSOK GIGI

A. DASAR PEMIKIRAN

KKN merupakan bentuk operasional dari pelayanan kesehatan utama (PKU)

atau Primary Health Care (PCH) yang pada dasarnya adalah kegiatan dari

masyarakat derajat kesehatan masyarakat menuju tingkat kesehatan yang

optimal.

Karena KKN merupakan aplikasi dari perawatan komunitas yang merupakan

sintesa dari praktik kesehatan masyarakat serta praktik keperawatan, maka KKN

bertujuan untuk meningkatkan relevansi pendidikan tinggi dengan

perkembangan dan kebutuhan masyarakat akan ilmu pengetahuan dibidang

kesehatan.

Sejalan dengan tujuan tersebut, maka kami mahasiswa Poltekkes Mataram

Jurusan Keperawatan bermaksud memberikan pelayanan preventif pada anak-

anak masyarakat khususnya anak sekolah terhadap kebersihan gigi dan mulut,

karena gigi dan mulut merupakan hal yang penting dalam memproses makanan

yang akan dicerna oleh tubuh dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas penting kiranya memberikan informasi

kepada anak-anak sekolah tentang kebersihan gigi dan mulut agar mereka

dapat memahami fungsi gigi dan mulut, cara membersihkan dan cara

memelihara gigi dan mulut.


B. TUJUAN

1. Tujuan Umum

Untuk mengetahui cara menggosok gigi dengan baik dan benar.

2. Tujuan Khusus

Setelah dilakukan penyuluhan, peserta diharapkan mampu :

a. Peserta dapat menjelaskan pengertian menggosok gigi.

b. Peserta dapat menjelaskan manfaat menggosok gigi.

c. Peserta dapt menjelaskan akibat bila tidak menggosok gigi.

d. Peserta dapat menjelaskan waktu yang tepat untuk menggosok gigi.

e. Peserta dapat menjelaskan cara menggosok gigi yang baik dan benar.

C. SASARAN DAN TARGET

1. Sasaran

Sasarannya yaitu anak sekolah SDN 30 CAKRANEGARA.

2. Target

Targetnya adalah anak-anak sekolah kelas 2 SD.

D. MEDIA

1. Panthom gigi.

2. Sikat gigi dan pasta gigi.

3. Gelas kumur.

4. Temat penampungan air.

5. Weirless.

6. LCD.
E. MATERI

1. Pengertian menggosok gigi.

2. Manfaat menggosok gigi.

3. Akibat bila tidak menggosok gigi.

4. Waktu yang tepat untuk menggosok gigi.

5. Cara menggosok gigi yang baik dan benar.

F. METODE

1. Ceramah

2. Demontrasi

G. WAKTU PELAKSANAAN

Tempat : SDN 30 CAKRANEGARA

Waktu : 08.00 WITA s/d selesai

Hari/Tanggal : Sabtu, 27 Februari 2016

H. KEGIATAN PENYULUHAN

KEGIATAN
No WAKTU KEGIATAN PENYULUHAN
PESERTA
1. 1. 3 Menit Pembukaan:

a. Membuka kegiatan dengan a. Menjawab

mengucapkan salam Salam

b. Memperkenalkan Dari b. Mendengarkan

c. Menjelaskan tujuan dari c. Memperhatikan

penyuluhan d. Memperhatikan

d. Menyebut materi yang akan

diberikan
2. 2. 15 Menit Pelaksanaan:
a. Menjelaskan tentang pengertian a. Memperhatikan

menggosok gigi b. Memperhatikan

b. Menjelaskan tentang manfaat c. Memperhatikan

menggosok gigi d. Memperhatikan

c. Menjelaskan tentang waktu yang e. Memperhatikan

tepat untuk menggosok gigi f. Bertanya dan

d. Menjelaskan akibat bila tidak menjawab

menggosok gigi pertanyaan

e. Menjelaskan cara menggosok gigi yang diajukan

dengan baik dan benar

f. Memberi kesempatan kepada

peserta untuk bertanya


3. 3. 10 Menit Evaluasi:

Menanyakan kepada peserta tentang Menjawab

materi yang telah diberikan, dan pertanyaan

reinforcement kepada siswa/i Kelas 2

SD yang dapat menjawab pertanyaan.


4. 4. 2 Menit Terminasi:

a. Mengucapkan terimakasih atas a. Mendengarkan

peran peserta b. Menjawab

b. Mengucapkan salam penutup Salam


LAMPIRAN MATERI

KESEHATAN GIGI DAN MULUT

A. Pendahuluan

Kebersihan gigi dan mulut perlu dijaga agar terhindar dari penyakit gigi dan

mulut yang dapat mengganggu organ tubuh lainnya. Penyakit gigi yang

dikenal di masyarakat adalah carries gigi dan gangren gigi. Kedua penyakit

tersebut dapat mengganggu fungsi penyerapan dan percemaran karena

fungsi kunyah tidak bekerja dengan baik.

Untuk itu kami Mahasiswa KKN ingin mengadakan penyuluhan tentang

perawatan gigi.

B. Pengertian

Perawatan gigi yang dimaksud disini adalah kebersihan dari gigi dan

perawatannya.

C. Pengertian menggosok gigi

Kegiatan rutin yang selalu kita lakukan tiap hari, setidaknya 3 kali sehari kita

menggosok gigi.

D. Tujuan menggosok gigi

1. Gigi tampak bersih dan putih

2. Mengurangi bau mulut

3. Mencegah sakit gigi ( misalnya: caries gigi atau gigi berlubang)

E. Akibat bila tidak menggosok gigi

1. Gigi menjadi kuning kecoklatan

2. Bau mulut bertambah

3. Sakit gigi, gigi berlubang


F. Waktu yang tepat untuk menggosok gigi

1. Minimal kita menggosok/menyikat gigi dua kali dalam sehari yaitu pagi

setelah sarapan dan kedua menjelang tidur

2. Yang paling ideal sebaiknya menyikat gigi setelah makan dan menjelang

tidur

3. Apabila kita tidak mampu menggosok gigi setelah makan, dianjurkan

untuk kumur-kumur dengan air yang bersih untuk mengurangi sisa-sisa

makanan yang masih menempel di gigi.

G. Cara Menggosok Gigi Yang Benar

1. Sikat gigi dan gusi dengan posisi kepala sikat membentuk sudut 45

derajat di daerah perbatasan antara gigi dengan gusi

2. Gerakan sikat dengan lembut dan memutar. Sikat bangian luar

permukaan setiap gigi atas dan bawah dengan posisi 45 derajat

berlawanan dengan garis gusi agar sisa makanan yang mungkin masih

menyelip dapat dibersihkan.

3. Bersihkan permukaan kunyah gigi pada lengkung gigi sebelah kanan dan

kiri dengan gerakan maju mundur, atau mungkin boleh juga dengan

sedikit diputar sebanyak 10-20 kali gosokan juga. Lakukan pada rahang

atas terlebih dulu lalu dilanjutkan dengan rahang bawah. Bulu sikat gigi

diletakkan tegak lurus menghadap permukaan kunyah gigi.

4. Gunakan hanya ujung bulu sikat gigi untuk membersihkan gigi dengan

tekanan ringan sehingga bulu sikat tidak membengkok. Biarkan bulu sikat

membersihkan cela-cela gigi. Rubah posisi sikat sesering mungkin.

5. Bersihkan permukaan dalam gigi yang menghadap ke lidah dan langit-

langit dengan menggunakan teknik modifikasi bass untuk lengkung gigi


sebelah kanan dan kiri. Untuk lengkung gigi bangian depan dapat anda

bersihkan dengan cara memegang sikat gigi secara vertical menghadap

ke depan. Lalu gunakan ujung sikat dengan gerakan menarik dari gusi

kearah mahkota gigi. Lakukan pada rahang atas terlebih dulu dan

dilanjutkan dengan rahang bawah.

6. Sikat lidah untuk menyingkirkan bakteri dan agar nafas lebih segar

7. Pilihlah sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut karena yang keras dapat

membuat gusi terluka dan menimbulkan abrasi pada gigi, yaitu penipisan

struktur gigi terutama di sekitar garis gusi. Abrasi dapat membuat bakteri

dan asam menghabiskan gigi karena lapisan keras pelindung enamel gigi

telah terkikis.

8. Ganti sikat gigi jika bulu sikat sudah rusak dan simpan di tempat yang

kering sehingga dapat mongering setelah dipakai.

9. Jangan pernah meminjamkan sikat gigi anda kepada orang lain karena

sikat gigi mengandung bakteri yang dapat berpindah dari orang yang satu

ke yang lain meski sikat sudah dibersihkan.