Anda di halaman 1dari 5

ANALISA SINTESA (DOPS)

Nama Mahasiswa : Hana Wartini Tanggal : 9 Maret 2017


NPM : 1614901110073 Ruang : Kumala

1. Identitas klien : Tn. A ( 53 tahun )


2. Diagnosa medis : Abses Colli dan DM Tingkat II
3. Tindakan keperawatan dan rasional :
Tindakan : Perawatan Luka Sederhana
Rasional : Mencegah kerusakan integritas jaringan
4. Diagnosa Keperawatan : Kerusakan Integrigritas jaringan b.d gangguan sirkulasi
5. Data
Tn. A dirawat di RS sejak tanggal 6 Maret 2017 dengan diagnose medis
Abses Colli + DM Tingkat II, pemeriksaan GDP terakhir 9 Maret 2017
yaitu 119 mg/dl dan klien mengeluh luka dileher belakang.
6. Prinsip tindakan dan rasional

Tindakan Rasional

Mencuci tangan Mencegah terjadinya penyebaran


mikroorganisme antara perawat dan
pasien.

Mengucapkan salam pada Menjalin hubungan pasien dengan


pasien. keluarga dan komunikasi
terapeutik.

Menanyakan kembali nama Memastikan tidak ada kesalahan


pasien maupun disertai umur, tindakan kepada pasien yang tepat.
dan alamat rumah klien.
Menjelaskan prosedur tujuan, Memudahkan klien mengetahui
kontrak waktu, dan kesediaan tujuan tindakan dan klien bersedia
klien dalam tindakan. dalam melakukan tindakan tersebut.

Menjaga privacy Melindungi untuk tiap kegiatan dan


tindakan yang harus menjaga
privasi pasien.

Kaji kondisi luka (lokasi, Memudahkan dalam tindakan


ukuran, nyeri, kondisi)
Atur posisi klien sesuai dengan Memudahkan dalam pembersihan
lokasi luka luka.

Pasang pengalas dibawah area Mencegah tempat tidur klien tidak


luka terkena cairan saat melakukan
perawatan luka.

Buka balutan luka dengan Untuk menjaga kesterilan luka.


teknik steril
Buka balut luka dengan pinset Mencegah penyebaran
bersih mikroorganisme kedalam luka.

Pakai handscoon steril Melakukan tindakan steril harus


bertemu dengan steril.

Cuci luka dengan cairan Agar luka menjadi bersih.


fisiologis
Bersihkan luka sesuai dengan Agar luka bersih dan terhindar dari
kondisi luka (jangan merusak infeksi.
jaringang ranulasi, dari area
bersih kekotor)
Keringkan luka dengan kasa Agar luka tidak basah.
kering
Balut luka sesuai kondisi luka: Mencegah luka agar tidak kotor dan
balut basah-kering/ balutan terhindar dari infeksi.
kering/ balutan modern (produk
pabrik)
Tutup luka Mencegah penyebaran
mikroorganisme.

Merapikan pasien dan Membuat pasien merasa nyaman.


memberikan posisi senyaman
mungkin.
Mengevaluasi hasil dari Mengetahui hasil dari tindakan
pengkajian yang dilakukan.

Mengucapkan salam kepada Menjalin hubungan antara perawat


pasien sebelum berpamitan dengan pasien dan komunikasi
terapeutik.

Merapikan dan mengembalikan Memudahkan dalam tindakan


alat ketempat semula kembali saat digunakan.

Lepaskan sarung tangan Mengakhiri tindakan

Mencuci tangan Mencegah terjadinya penyebaran


mikroorganisme.

Dokumentasi Tiap tindakan keperawatan yang


dilakukan dicatat sebagai
perkembangan pasien.

7. Tujuan tindakan perawatan luka dilakukan


Mempercepat proses penyembuhan luka.
Meningkatkan kenyamanan fisik dan psikologis.

8. Bahaya- bahaya yang mungkin terjadi akibat tindakan perawatan luka serta
cara pencegahannya:

No. Bahaya yang mungkin muncul Pencegahannya

1. Pengakatan balutan dan Harus lebih hati hati dalam


pemasangan kembali dapat melakukan tindakan, apabila
menyebabkan pasien merasa nyeri. balutan terasa lengket pada
luka, usahakan olesi larutan
NaCl terlebih dahulu, agar luka
mudah di angkat.
2. Tidak bisa menjaga kesterilan alat Lebih cermat dan tepat dalam
yang digunakan. penggunaan alat alat steril.

3. Salah dalam melakukan tindakan Tindakan yang dilakukan,


yang menyebabkan terjadinya harus dilakukan secara hati-
nyeri bahkan biasa menyebabkan hati dan teliti
perdarahan pada luka pasien.

4. Pasien merasa malu ketika Pastikan privacy klien terjaga


dilakukan tindakan dengan baik.

9. Analisa Sintesa

Kerusakan integritas jaringan

Adanya luka

Melakukan perawatan luka sederhana

10. Evaluasi Hasil yang didapat dan maknanya :


Hasil : Luka sudah dibersihkan
Maknanya :
Luka bersih
Klien merasa nyaman
Berkurangnya infeksi