Anda di halaman 1dari 4

Nama: Niar M Zebua

Prodi: DIII-Keperawatan tingkat II

M.P: Basic Emergency Nursing

Dosen: Paska. R Situmorang, SST.,M.Biomed

Soal kasus kelompok 1

1. seorang pasien di ICU mengalami keadaan pernafasan yang sangat buruk, pasien tidak
dapat melakukan secar normal sehingga oleh dokter di sarankan pemasangan ventilator.
Pasien tersebut secara terus menerus membutuhkan bantuan pernafasan pasien dan
pernafasannya masih sangat jelek/lemah. Pada pasien tersebut mode ventilator apakah yang
harus dipasang oleh perawat?

a. Mode control

b. mode CPAB

c. mode campuran tapi dalam pengawasan

d. mode ASB

e. Intermitten Mandatory

2. seorang pasien tidak sadarkan diri di bawa ke ICU untuk mendapatkan tindakan perawatan.
Saat pengumpulan data di temukan PaO2 < 50 mmhg dengan FiO2 > 0,60, PaO2 > 50 mmhg
dengan PH <7,25, Kapasitas vital <2 kali volume tidal, Dorongan inspirasi negatif <25 cm
h20, Frekuensi pernafasan > 35x/mnt.

Bantuan apakah yang dapat di berikan oleh perawat dalam mempertahankan Ventilasi pasien
secara terus menerus?

a. Pemberian bantuan nafas


b. Pemasangan alat ventilator
c. Melakukan tindakan RJP
d. Memberikan oksigen melalui nasal kanul
e. Memberikan masker oksigen

3. seorang pasien yang tidak sadar sudah dirawat selama 7 hari di ruangan ICU. Pasien
tersebut menggunakan alat bantu ventilator, selama pemasangan ventilator sekret menumpuk
di saluran pernfasan pasien akibat pembentukan lendir berkaitan dengan ventilator mekanik.
Apakah diagnosa keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

a. ketidakefektifan pola nafas b/d alat bantu ventilator

b. ketidak efektifan komunikasi verba b/d pemasangan alat bantu ventilator


c. kerusakan pertukaran gas b/d kondisi pasien menggunakan ventilator

d. ketidak efektifan bersihan jalan nafas b/d pembentukan lendir yang berkaitan
dengan alat ventilator

e. gangguan pertukaran gas berhubungan dengan kerusakan saluran pernafasan

4. Tn. A yang dirawat di ruangan ICU menggunakan alat bantu ventilator karena mengalami
gagal nafas, pada pemeriksaan didapat hasil Normal PCO2 36 mmHg, dan PaO2 98% serta
saturasi O2 dibawah normal. Berapakah nilai normal saturasi O2?

a. 85-90%

b. 100-110%

c. 96-97%

d. 50-70%

e. 70-80%

5. Tn.A menjalani tindakan pembedahan dan harus mendapatkan anastesi umum. Setelah
tindakan pembedahan pasien di rawat di ruang rawat dalam keadaan masih belum sadar, oleh
dokter pasien di sarankan menggunakan alat bantu ventilator. Apakah yang menyebabkan
pasien harus menggunakan alat bantu ventilator?

a. karena pasien belum sadar

b. setiap pasien post operasi harus menggunakan alat ventilator

c. anastesi dapat mengakibatkan distres pernafasan

d. untuk mengurangi kelelahan pasien setelah operasi

e. karena pasien post operasi selalu mengalami gagal nafas


soal kasus kelompok 3

1. Seorang pasien di temukan dalam keadaan tidak sadarkan diri, tidak di temukan jejas pada
tubuh korban. Seorang penolong mengobservasi keadaan korban dan menemukan korban
henti nafas dan henti jantung. Penolong tersebut kemudian melakukan Resusitasi jantung
paru hingga akhirnya keadaan pasien kembali sadar. Pada tindakan RJP berapakah
perbandingan kompresi dada dan ventilasi?
a. 15:1
b. 30:3
c. 30:2
d. 40:3
e. 10:1
2. Tn.A telah mengalami henti nafas dan henti jantung. Oleh penolong pasien tersebut dilakukan
tindakan RJP setelah beberapa saat pasien kembali bernafas spontan dan sadarkan diri.
Apakah tindakan yang harus dilakukan oleh penolong setelah pasien kembali sadar?
a. Menunggu pertolongan datang
b. Melakukan tindakan recovering position
c. Tetap memberikan bantuan nafas
d. Meninggalkan korban karena sudah sadar
e. Mengajak korbanberbicara untuk memastikan kesadaran korba
3. Seorang bayi berusia dua bulan mengalami henti nafas, perawat yang ada di tempat itu segera
melakukan tindakan bantuan nafas. Keadaan bayi semakin memburuk dan perawat pun
melanjutkan tindakannya dengan memberi tindakan Resusitasi Jantung paru. Tindakan RJP
pada bayi dan anak pada dasarnya sama, hanya saja di perlukan modifikasi beberapa
tindakan. Pada bayi untuk memeriksa denyut nadi penolong harus menekan arteri?
a. Arteri femoralis
b. Arteri carotis
c. Arteri temporalis
d. Arteri apikalis
e. Arteri brakhialis
4. Seorang laki-laki berumur 42 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas dan tidak sadarkan diri,
pasien mengalami perdarahan pada kepala dan terlihat jejas di bagian dada korban. Korban
ditemukan henti nafas dan henti jantung. Untuk menyelamatkan nyawa korban penolong
harus melakukan bantuan hidup dasar (basic life support). Pada pemberian bantuan hidup
dasar ada tiga hal utama yang harus di perhatikan yaitu:
a. Airway, expossure, breathing
b. Drugs, evaluatian, recovering position
c. Circulatian, drugs, expossure
d. Airway, bantuan nafas, circulation
e. Airway, Breathing, dan Circulation
5. Seorang anak mengalami kecelakaan saat sedang bermain sepeda, anak tersebut mengalami
trauma abdomen dan oleh keluarga segera di bawah ke rumah sakit. Saat pengkajian
ditemukan data: distensi abdomen, nyeri hebat pada pasien, memar di bagian perut, sianosis,
RR: 26x/menit, Hr: 115x/i, TD:90/70mmHg dan pasien dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Dokter mengatakan bahwa pasien mengalami perforasi intestinum karena trauma pada saat
kecelakaan sepeda. Apa tindakan yang harus dilakukan oleh perawat sebelum pasien diberi
tindakan pembedahan?
a. Memuasakan pasien dan tidak memberikan apapun lewat oral pasien
b. Mengobservasi terus keadaan pasien
c. Memberikan obat penenang dan antinyeri pada pasien
d. Mengajarkan pasien teknik distraksi untuk mengalihkan perhatian pasien terhadap nyeri
e. Mengajarkan pasien teknik tarik nafas dalam