Anda di halaman 1dari 16

PENDAHULUAN ANAMNESIS PADA ANAK

ANAMNESIS & PEMERIKSAAN


Anak bukan dewasa kecil
FISIK PADA ANAK Kemampuan komunikasi &
1. Anamnesis Umum
mengekspresikan apa yang dirasa belum 2. Anamnesis Khusus
berkembang a. Riwayat Perinatal
Modul 6.2 Membutuhkan orang lain (orangtua, b. Riwayat Nutrisi
pengasuh/wali) Alloanamnesis sering c. Riwayat Pertumbuhan dan Perkembangan
lebih utama d. Riwayat Imunisasi
Perlu pendekatan khusus anamnesis pada
anak
Karakteristik khas pada anak
Pertumbuhan dan Perkembangan

Anamnesis Umum KELUHAN UTAMA


Keluhan Utama Sacred Seven, dijabarkan pada Keluhan yang membuat anak datang
riwayat penyakit sekarang memeriksakan diri kedokter
Keluhan utama tidak selalu merupakan Diagnosis
RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG Utama, kadangkala orangtua datang periksa
Fundamental Four
Riwayat Penyakit Sekarang dengan keluhan yang pada hakikatnya adalah
Riwayat Penyakit Dahulu diagnosis komorbid atau diagnosis komplikasi
Riwayat Penyakit Keluarga Diagnosis Utama adalah diagnosis yang
Riwayat Sosial Ekonomi membutuhkan penatalaksanaan dengan
sumberdaya paling besar.

1
Keluhan utama yang sering dikeluhkan orangtua
terkait penyakit pada anak
Riwayat Penyakit Sekarang ONSET
Mulainya keluhan sampai datang memeriksakan diri, onset
Demam Sianosis Terlambat bicara Setiap keluhan yang diutarakan oleh anak atau orangtua BUKAN menunjukkan masa inkubasi (yang didefinisikan
Batuk/pilek Kuning Edema harus dilakukan Sacred Seven, digali lebih jauh mengenai sebagai mulai masuknya kuman atau proses penyakit
keluhan tersebut dan apakah ada saling keterkaitan antar terjadi sampai timbul gejala), onset dapat menentukan
Diare Bayi malas Tidak sadar
keluhan lama berlangsungnya penyakit apakah akut, sub akut, atau
Sesak napas minum Nyeri dada
Sacred Seven terdiri dari : Onset, Kronologis, Lokasi, kronik
Muntah Perdarahan Kurang Kualitas, Kuantitas, Faktor yang memperberat, Faktor yang Beberapa penyakit memiliki kriteria yang berbeda untuk
Kejang Lemah, lesu konsentrasi memperingan, Keluhan penyerta akut atau kronik, tetapi umumnya dipakai patokan batas
Kurus Pucat Nyeri perut Dalam setiap keluhan kadang sudah jelas point sacred waktu 2 minggu atau kurang untuk periode AKUT (seperti
Pendek Nyeri kepala dll sevennya dan tidak perlu ditanyakan, seperti contoh contoh bronkhitis akut adalah sampai < 4-6 minggu)
keluhan DIARE sudah jelas lokasinya di ANUS, PILEK Pasien dengan keluhan yang berisifat KRONIK umumnya
Sering kali anak datang dengan keluhan lebih dari satu lokasinya di HIDUNG membutuhkan penatalaksanaan yang lebih kompleks

1 minggu 2 minggu
Point pertanyaan untuk onset KRONOLOGIS
Sudah berapa lama keluhan dirasakan?
Proses berlangsungnya keluhan atau gejala
AKUT SUB AKUT KRONIK Sejak kapan keluhan dirasakan?
Apakah tiba-tiba, atau bertahap mula-mula ringan semakin
Kapan mulai ada keluhan?
lama semakin berat (progresif), atau hilang timbul kadang
Keluhan apa yang mula-mula dirasakan? muncul kadang tidak. Atau semakin lama semakin
CONTOH
Mulai masuknya
penyakit/masuknya kuman Mulai timbulnya gejala/ DIAGNOSIS
berkurang.
RPS
Prolonged Diare ONSET
Saat apa gejala muncul atau menghilang, gejala memberat
MASA INKUBASI
DIARE AKUT Atau Sub Akut DIARE KRONIK atau ringan, adakah kondisi lain yang menyebabkan gejala
PATOGENESIS timbul?
PATOLOGI
DEMAM Bagaimana urutan kejadian atau munculnya gejala waktu
DEMAM AKUT DEMAM KRONIK SIMPTOMATOLOGI
demi waktu
SUB AKUT

2
Regio Kranium
Contoh Kronologis LOKASI
3 hari yang lalu anak demam tidak tinggi selama 2 hari, Untuk keluhan yang mempunyai lokasi tertentu seperti
disertai dengan batuk dan pilek NYERI KEPALA bisa didepan, samping, atau belakang,
NYERI PERUT bisa didaerah epigastrial, kanan atas,
1 hari sebelum masuk RS demam semakin tinggi, disertai
kanan bawah, kiri atas, kiri bawah atau umbilikal
dengan batuk pilek
Benjolan/tumor, luka, ruam atau eritema, vesikel, pus atau
Anak dibawa berobat ke Puskesmas diberi obat dan
nanah perlu ditentukan lokasinya
dikatakan ISPA.
Lokasi dapat seluruh tubuh, atau sesuai regio anatomi,
4 jam sebelum masuk RS anak muntah 2x, isi makanan
atau ekstremitas.
dan susu, anak menjadi lemas kemudian dibawa ke UGD
RS Lokasi menunjukkan bagian tubuh yang paling terkena
dampak atau bahkan dapat merupakan sumber dari
kelainan.

Regio Colli Regio Thoraks Regio


Abdomen

3
Kualitas demam bisa dinyatakan dengan tipe demam,
KUANTITAS & KUALITAS apakah intermitten, remitten, sadle curve, kontinyu, dan
Seringkali sulit untuk menentukan kuantitas dan kualitas lain-lain
dari suatu gejala. Kepentingan untuk membedakan hal Tipe demam dapat menunjukkan etiologi yang mendasari,
tersebut adalah dalam hal menentukan berat ringannya seperti demam berdarah tipe demam kontinyu diawal
penyakit, etiologi, maupun keterlibatan organ yang terkena penyakit, sedangkan Malaria tipe demam intermitten yang Intermittent
Kuantitas menunjukkan jumlah atau beratnya gejala, bukan berarti demam tinggi kemudian selama periode waktu
Kontinyu.
menunjukkan tipe dari gejala tertentu dapat turun kembali ke suhu normal
Seperti contoh demam, yang dimaksud dengan kuantitas Kulitas diare dinyatakan dengan derajat hidrasi yang
adalah berapa suhu saat demam, sedangkan kualitasnya terlihat, apakah tanpa tanda dehidrasi, dehidrasi ringan-
adalah apakah demam terus menerus atau naik turun sedang/tak berat, maupun dehidrasi berat. Disamping itu
kualitas juga dinyatakan dengan jenis cairan yang keluar,
Contoh lain adalah diare yang dimaksud disini adalah
apakah disertai lendir darah seperti pada disentri atau cair Sadle curve
berapa banyak diare yang dialami oleh anak, dalam sehari
dengan ampas sedikit seperti pada infeksi Rotavirus Remittent

YANG MEMPERBERAT & MEMPERINGAN Keluhan Penyerta


Perlu ditanyakan mengenai hal-hal yang membuat gejala Gejala atau keluhan lain yang menyertai gejala saat ini
menjadi semakin berat atau menjadi ringan Penyakit terkait lambung atau gastritis biasanya keluhan
akan berkurang jika ada makanan perlu ditanyakan. Gejala lain tersebut dapat berupa
Apakah menjadi ringan setelah minum obat, atau setelah Komplikasi atau Komorbiditas
istirahat, dll Sedangkan pada sesak napas atau biru karena kelainan
kongenital LARINGOMALASIA biasanya akan berkurang Komplikasi merupakan akibat dari penyakit dasarnya
Apakah ada variasi diurnal? Malam semakin berat? seperti Demam menjadi Kejang berarti Kejangnya adalah
saat anak ditengkurapkan
Seperti pada BATUK karena alergi atau ASMA yang komplikasi dari Demam. Diare menjadi Dehidrasi
biasanya mempunyai karakteristik diurnal, keluhan akan Sedangkan komorbiditas adalah penyakit yang tidak
memberat malam hari atau menjelang pagi. berhubungan sebab akibat secara langsung dengan
Diare yang memberat karena makanan atau lemak memiliki penyakit utama
etiologi khusus yang penting, seperti gangguan enzimatik Untuk setiap gejala yang dikeluhkan selalu dilakukan
pankreas Sacred Seven lagi.

4
RIWAYAT PENYAKIT DAHULU RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA
Data mengenai riwayat penyakit keluarga paling
Investigasi untuk mencari riwayat penyakit sebelumnya Beberapa penyakit atau kelainan berhubungan dengan bermanfaat untuk penyakit-penyakit yang bersifat herediter,
dilakukan untuk mencari hubungan kelainan tersebut riwayat penyakit dahulu, seperti pada anak dengan sehingga dapat dibuat pedigree atau pohon keluarganya.
dengan keluhan sekarang, apakah gejala yang sekarang keterlambatan perkembangan perlu dicari riwayat Untuk penyakit terkait genetik membuat pedigree WAJIB
timbul merupakan konsekuensi penyakit dahulu? sebelumnya, apakah ada kejang, penyakit berat lainnya dilakukan
Riwayat pengobatan yang pernah dilakukan juga perlu Pada anak yang didiagnosis dengan DEMAM REMATIK Di samping penyakit tersebut, pada penyakit menular juga
ditelusuri, disamping itu jenis obat yang pernah dikonsumsi, AKUT selalu didapatkan riwayat sering batuk pilek perlu ditanyakan apakah ada anggota keluarga atau orang-
adakah alergi terhadap obat atau tidak terutama batuk karena Infeksi Streptococcus - orang terdekat dengan anak yang menderita keluhan yang
Riwayat operasi, atau pengobatan khusus tertentu perlu Haemolitycus Group A sama
ditanyakan
Seperti contoh pada kecurigaan kearah Tuberkulosis wajib
Riwayat perawatan di Rumah Sakit? Diagnosis dan ditanyakan mengenai Kontak penderita TB dewasa ada
penatalaksanaan yang dilakukan saat itu atau tidak

PEDIGREE PEDIGREE Riwayat keluarga sebenarnya tidak terbatas pada orang yang
mempunyai hubungan darah saja, teman sekolah, tetangga dan
semua orang yang pernah berhubungan dengan pasien perlu juga
ditanyakan keluhan yang sama, hal ini sangat berguna pada
penyakit menular infeksi
Seperti contoh demam berdarah, mungkin orang serumah tidak ada
yang menderita DB tetapi teman sekolah ada yang terkena, jika yang
ditanyakan hanya orang serumah atau keluarga maka data yang
terkumpul tidak akan lengkap
Dalam mencari riwayat penyakit keluarga juga tidak terbatas hanya
pada kondisi penyakit saja, faktor kebiasaan dan lingkungan juga
perlu ditanyakan:
Apakah ada anggota keluarga yang merokok?
Kebiasaan cuci tangan bagaimana?
Yang tak kalah penting juga adalah faktor lingkungan

5
RIWAYAT SOSIAL EKONOMI Riwayat Perinatal
Riwayat Natal
Status sosial ekonomi tertentu dapat berhubungan dengan Riwayat Pre Natal Cara persalinan, pervaginam atau perabdominam, induksi?
kondisi penyakit sekarang, meskipun biasanya Kesehatan Ibu saat hamil, ANC berapa kali, dilakukan oleh Indikasi? Siapa penolong persalinan, dimana dilakukan
hubungannya tidak langsung siapa & dimana? persalinan? Adakah penyulit persalinan?
Informasi yang penting untuk didapatkan adalah mengenai Adakah masalah selama kehamilan, hipertensi, DM, Ketuban apakah dipecah saat persalinan atau sudah pecah
faktor pembiayaan, pada kondisi status ekonomi tertentu demam, infeksi TORCH, perdarahan selama kehamilan, dulu? Berapa lama jarak pecah ketuban sampai lahir?
kadang seorang dokter harus bijak dalam menentukan PEB? Jumlah ketuban? Warna? Kejernihan? Berbau?
pemeriksaan apa yang akan dilakukan, tanpa mengurangi Berapa usia kehamilan ibu? Gravida? Para? Abortus? Apakah bayi langsung menangis? Berapa Apgar Score?
kualitas dari layanan pada pasien. Kalau ada abortus, apakah penyebab abortus diketahui? Berat lahir? Panjang Badan?
Berbagai macam cara untuk menentukan status sosial Riwayat minum jamu, atau obat-obatan lain selama Plasenta bagaimana? Adakah infark? Kotiledon lengkap
ekonomi, contoh kriteria BPS, UMR, kriteria WHO kehamilan? Perilaku ibu saat hamil, merokok? atau tidak?

Pemberian makanan pendamping ASI (PASI)


Riwayat Post Natal
Riwayat Nutrisi / Makan-Minum Kapan mulai diberikan?
Sampai usia bayi 1 minggu, atau 1 bulan tergantung Makanan apa yang diberikan? Jenisnya? Konsistensi?
berapa usia bayi/anak saat pemeriksaan. (jika datang pada Pemberian ASI Kandungan? Jumlah?
usia lebih dari 1 tahun Riwayat post natal ditanyakan Kapan dan sampai berapa lama ASI diberikan? Bagaimana akseptabilitas bayi/anak?
sampai bayi usia 1 bulan) Bagaimana cara pemberian? Pemberian buah? Bagaimana cara penyajian?
Apakah bayi sehat? Adakah ikterik? Bagaimana berat Apakah ada masalah saat proses laktasi? Bagaimana proses weaning? Apakah dilakukan sesuai
badan harian bayi setelah lahir? Apakah aktif menyusui?
Susu Formula anjuran?
Apakah secara umum kondisi bayi sehat? Apakah selalu
Kapan mulai diberikan susu formula, jenis susu Bagaimana kebiasaan pemberian makanan? Apakah
ditimbang setiap bulan? Adakah kelainan lain yang
formula? memperhatikan kebersihan? Cuci tangan?
menyertai bayi saat diawal-awal kehidupan?
Berapa banyak & bagaimana pengencerannya? Kualitas dan kuantitas Makanan?
Bagaimana akseptabilitasnya? Secara umum bagaimana kualitas dan kuantitas
pemberian makan dan minum anak?

6
BB TURUN LOSS OF
Riwayat Pertumbuhan (T3) GROWTH Riwayat Perkembangan
BB TETAP
Berapa berat lahir, berat sebulan sebelumnya & berat saat FLAT OF Bagaimana perkembangan anak? Apakah sesuai
pemeriksaan (T2) GROWTH
milestone perkembangan ??
Apakah anak tumbuh normal seperti saudarnya jika ada. BB NAIK TIDAK
Apakah perkembangan anak normal sesuai anak
Bagaimana arah pertumbuhan anak apakah Catch-Up SESUAI GARIS (T1)
GROWTH seusianya?
FALTERING
Growth, Normal Growth, Growth Faltering, Flat of Growth, Jika anak lebih dari remaja, perlu pemeriksaan pubertas,
Loss of Growth BB NAIK SESUAI tanner berapa? Apakah ada keterlambatan pubertas?
GARIS (N2) NORMAL
untuk menentukan pertumbuhan harus diplotkan kedalam GROWTH Pemeriksaan status sosial, mental emosional anak pada
grafik pertumbuhan dan dinilai arahnya apakah tumbuh usia sekolah
BB NAIK MELEBIHI
NORMAL yang berarti mengikuti arah grafik? Pemeriksaan kualitas hidup
GARIS (N1) CATCH UP
GROWTH

Riwayat Imunisasi
Apakah anak sudah diimunisasi? Jenis imunisasi? Waktu
pemberian?
Apakah ada reaksi ikutan setelah imunisasi?
Apakah pemberian imunisasi sesuai jadwal? Rinci imunisasi
yang diberikan sesuai waktu pemberian. Untuk BCG apakah
timbul scar?
Apakah ada imunisasi yang belum diberikan?
Pada anak diatas usia 1 tahun apakah diberikan booster?
Jenisnya apa? Dan kapan diberikan, dimana? Oleh siapa?
Apakah anak mengikuti program PIN atau BIAS?

7
JADWAL IMUNISASI
KEMENTERIAN
KESEHATAN

PEMERIKSAAN FISIK Perilaku Profesional !!! IMPORTANT !!!


Sebaiknya dilakukan ditempat yang tenang dan privasi, terutama
pada anak remaja
Sebelum melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik
Melakukan setiap tindakan dengan berhati-hati perlu ditentukan dulu ada atau tidaknya
Pemeriksaan fisik dilakukan dengan sistematis dan profesional, tidak
terburu-buru, cermat dan senyaman mungkin
dan teliti sehingga tidak membahayakan pasien KEGAWATDARURATAN
Memperkenalkan diri, mohon ijin, dan menjelaskan prosedur Memperhatikan kenyamanan pasien Jika ada kegawatdaruratan prosedur anamnesis lengkap
pemeriksaan fisik yang akan dilakukan
Melakukan tindakan sesuai prioritas dan pemeriksaan fisik HARUS ditunda dan lebih utama
Membuka seluruh bagian yang akan diperiksa (perlu persetujuan untuk mengatasi kegawatdaruratannya terlebih dahulu
untuk anak remaja) Menunjukan rasa hormat kepada pasien Contohnya anak datang dalam keadaan KEJANG,
Cuci tangan pada bayi tangan dalam keadaan hangat setelah anamnesis lengkap sebaiknya ditunda, utamakan untuk
cuci tangan
menghentikan KEJANG nya, data yang perlu ditanyakan
Pemeriksa dari sebelah kanan (jika right-handed)
simultan dengan penanganan adalah berat badan terakhir
untuk menentukan dosis obat.
47

8
Tahapan Pasien Datang Berobat
Pemeriksaan Keadaan Umum
Anak KEGAWATDARURATAN
??
Penilaian keadaan umum dilakukan hanya
dengan mengamati
ADA TIDAK ADA
Point penilaian keadaan umum
Kesadaran
TATALAKSANA ANAMNESIS & Pernapasan
KEGAWAT DARURATAN PEMERIKSAAN FISIK
Appearance Pemeriksaan keadaan umum dapat dilakukan dengan mengamati penderita
Nilai kondisi anak apakah stabil??
saat dokter anamnesis. Biarkan anak bermain.
Kesan status gizi Amati gerakan tubuh pasien, adakah gerakan asimetri, bagaimana pola
Tanda-tanda khas napasnya, adakah tanda-tanda khusus, tanda-tanda dehidrasi, dsb.
TIDAK YA Anamnesis & pemeriksaan Pemeriksaan fisik boleh dilakukan berbarengan dengan anamnesis.
fisik secara simultan dengan
penatalaksanaan lanjutan

Pemeriksaan disesuaikan dengan


KESADARAN
kelompok umur
Kualitatif & Kuantitatif
Secara cepat : Alert-Verbal-Pain-Unrespons (AVPU)
apakah berespon spontan, terhadap suara, nyeri, atau
tidak respon
Pada bayi dengan Penilaian Composmentis, Apatis, Somnolen, Sopor,
telanjang Koma
Digendong oleh GCS = Eye Motorik Verbal (nilai tertinggi 15)
pengasuh
GPCS = GCS (+) Refleks Kranial, Refleks Pupil, Pola
Anak yang lebih besar Napas, Ada tidaknya Kejang (nilai tertinggi 35)
perhatikan privasi
Merangsang nyeri dengan tekanan di sternum, dahi atau
ujung kuku jari

9
POLA NAPAS
Napas spontan atau tidak
Napas spontan
Adekuat
Inadekuat (tampak sesak, takipnea, retraksi)
Pola napas : kussmaul, cheyne stokes, apnea, irreguler,
bitots, hiperventilasi (napas dalam), hipoventilasi (napas
dangkal)

Appearance

Aktif atau tidaknya anak


Penilaian :
Well appearance anak masih aktif
Ill appearance anak tidak aktif, rewel
Toxic appearance disertai penurunan
POLA NAPAS, REAKSI PUPIL, DOLLS EYE MOVEMENT kesadaran, letargis, apatis, somnolen
MENUNJUKKAN LETAK LESI

10
Kesan status gizi Tanda-tanda khas Tanda-tanda Vital
Anak tampak normal
gizi cukup Tanda-tanda khas yang dapat terlihat hanya dari mengamati pasien : Denyut jantung
Anak tampak kurus Kuning, Pucat, Sianosis, Kejang, Wajah dismorfik, Tanda lahir, Tanda
gizi kurang dehidrasi, Perdarahan Nadi
Anak tampak sangat Dan lain-lain Frekuensi nadi
kurus gizi buruk Isi dan tegangan nadi
(umumnya terlihat kulit
menempel ditulang, Frekuensi pernapasan
tanpa jaringan Tekanan darah
subkutis/tampak
seperti orangtua, Sistole, diastole, tekanan nadi, mean arterial
muscle wasting) pressure (MAP)
Tampak gemuk Saturasi oksigen perifer (Sp02)
Overweight, obesitas

Tanda-tanda Vital
Nadi Suhu tubuh Catatan : Tekanan Darah berdasarkan Hipotensi : Kurang dari 90/60 mmHg
Bayi : 120-130 x/m Takikardia : Frekuensi nadi/denyut jantung Oral : 0,2oC 0,5oC lebih tinggi/panjang badan Normal : 90-120/60-80 mmHg
Normal : 36,8oC - 37,2oC Pre Hipertensi : 120-140/80-90
Anak : 80-90 x/m lebih dari normal rendah dari suhu rektal Bayi : 70-90/50 mmHg
Bradikardia : Frekuensi nadi/denyut jantung Sub Febris : 37oC - 38oC Anak : 80-100/60 mmHg mmHg
Dewasa : 70-80 x/m Axilla : 0,5oC lebih rendah
Hipertensi Stadium 1 : 140-160/90-
Isi dan tegangan cukup kurang dari normal Febris : 38oC - 40oC dari suhu oral Remaja : 90-110/66 mmHg 100 mmHg
Hipertermia : > 39oC Dewasa : 110-125/80-90 mmHg Hipertensi Stadium 2 : Lebih dari
Respirasi o o 160/100 mmHg
Hiperpireksia : > 40 C - 42 C
Bayi : 30-40 x/m Dispnea : kesulitan bernapas
Takipnea : Frek pernapasan lebih dari normal Hipotermi : < 36,8 oC
Anak : 20-30 x/m
Dewasa : 16-20 x/m Bradipnea : Frek pernapasan kurang dari
normal
Apnea : Pernapasan terhenti

11
ANTROPOMETRI Pemeriksaan tanda-tanda patognomonik sesuai
Berat Badan dengan gejala penderita
Panjang/Tinggi Badan
Diare:
Lingkar Kepala
Tanda dehidrasi, ekskoriasi perianal
Lingkar Lengan Atas
Kejang:
Tanda lateralisasi, rangsang meningeal, pemeriksaan
Pada keadaan anak yang stabil pemeriksaan neurologis
antropometri dapat dilakukan sebelum pemeriksaan Sesak napas:
keadaan umum
Toraks: inspeksi, palpasi, perkusi, auskultasi
Ikuti KAIDAH pengukuran antropometri yang benar Dll

HEAD
Pemeriksaan yang potensial menyakiti atau membuat anak Kepala : Bentuk kepala, Lingkar kepala, Ubun-ubun besar,
takut seperti pemeriksaan tenggorokan lakukan terakhir kali diameter, tekanan, Rambut , Perabaan nyeri? Benjolan? ALLERGIC
SHINNER
Pemeriksaan sistematis organ tubuh berurutan mulai dari Mata : conjungtiva anemis, perdarahan? Sklera ikterik?
kepala sampai ujung kaki Hipertelorisme, upslanting eye? Gerakan bola mata?
Lakukan bagian anterior terlebih dahulu kemudian bagian Palpebra? Pupil anisokor, kornea?
CLASSIC
posterior atau punggung. Hidung : napas cuping? Sekret? Deviasi septum, mimisan? ALLERGIC SALUTE

Urutan : KEPALA HEENT (Head, Eye, Ear, Nose, Sadle nose?


Throat) LEHER THORAKS ABDOMEN Mulut : sianosis? Perot? Gigi-geligi? Gusi berdarah?
GENITAL PUNGGUNG Telinga : sekret? Nyeri tekan tragus?
Langkah pemeriksaan Inspeksi, Palpasi, Perkusi, Leher : limfonodi? Tiroid? Asimetris?
Auskultasi

12
Jantung
THORAKS Inspeksi : kuat angkat
Palpasi : iktus kordis
PARU
Perkusi : batas-batas jantung
Auskultasi : Bunyi jantung I dan II, bising, gallop, thrill
Inspeksi : bentuk thoraks? simetris atau tidak? Pergerakan
yang tertinggal?
Palpasi : stem fremitus, fraktur? Nyeri tekan?
Perkusi : sonor? redup, pekak? timpani
Auskultasi : suara dasar vesikuler, bronkhial, trakeal
apakah ditempat semestinya?, suara tambahan rhonki,
wheezing, stridor

ABDOMEN GENITAL EKSTREMITAS


Inspeksi : cembung atau datar? Venektasi, striae?
Pergerakan usus? Hernia umbilikalis? Jenis kelamin, testis? Skrotum? Labia mayora,
Auskultasi : bunyi peristaltik usus? minora?
Palpasi : nyeri tekan per regio? Pembesaran hepar, Ambigus genital?
lien, ginjal? Undulasi? Mikropenis?
Perkusi : timpani? Pekak sisi? Pekak alih
ANUS : atresia ani? ekskoriasi

13
PUNGGUNG Tenggorokan PEMERIKSAAN KHUSUS
Auskultasi paru Pemeriksaan Neurologis
Pembesaran
Spina bivida Nervi kraniales
tonsil
Vertebra? Deformitas? Kekuatan
Faring hiperemis? Tonus
Detritus? Refleks fisiologis
Siliar injeksi? Refleks patologis
Palatal peteki? Refleks primitif
Strawberry tongue Rangsang meningeal
Gerakan

TONUS PHASIC

14
Nervus kranialis
TONUS POSTURAL N I N.Olfaktorius: Menilai pembauan pasien MENINGEAL SIGN
N II N.Optikus: Refleks kedip, pupil bereaksi terhadap cahaya
N III N.Okulomotorius
N IV N.Troklearis Uji gerakan bola mata ke segala arah
N VI N.Abdusen KERNIG SIGN
N V N.Trigeminus Uji sensibilitas pada wajah kuadran atas, tengah, dan bawah.
Uji kornea.

N VII N.Fasialis Kerutan otot dahi ke atas, lipatan nasolabialis


N VIII N.Vestibulokoklearis Uji pendengaran, uji keseimbangan
N IX N.Glosofaringeus Refleks muntah, sensori pengecap, hipersalivasi
N X N.Vagus Diminta bersuara, dilihat palatum molle saat bersuara,
bradikardia/takikardia NUCHAL
SUSPENSI RIGIDITY
HORIZONTAL N XI N.Asesorius Gerakan leher ke kanan dan kiri sama kuat, mampu
mengangkat bahu sama kuat BRUDZINKY II
HEAD SUSPENSI BRUDZINKY I SIGN
LAG VERTICAL N XII N.Hipoglosus Tekanan lidah ke kanan dan kiri pipi, menjulurkan lidah SIGN

Pemeriksaan Pubertas Female pubic hair developmental Male pubic hair developmental
Breast development

15
Pemeriksaan perkembangan Kesimpulan Kesimpulan
Anamnesis:
Lakukan secara teliti
Utamakan yang sesuai keluhan
Sesuai fundamental four dan sacred seven Tahu apa makna dari anamnesis dan pemeriksaan
yang ditemukan
Pemeriksaan Fisik
Cuci tangan Mencatat semua temuan yang penting
Keadaan umum dan tanda vital, antropometri Beri penjelasan kepada orangtua apa hasil
Pemeriksaan patognomonis/relevan dengan gejala pemeriksaan dan langkah lanjutan yang mungkin
Pemeriksaan umum/head-to-toe akan dilakukan
Cuci tangan kembali Cuci tangan sebelum dan sesudah pemeriksaan
Penjelasan/informasi kepada pasien

DOCTORs KIT

TERIMA KASIH
memberikan kesempatan bertanya kepada pasien,
menanggapi pertanyaan/pernyataan pasien baik verbal maupun non
dedicated to the health of all indonesian children
verbal
melakukan diskusi bila perlu
membina hubungan baik dengan pasien, dan atau memberikan
penjelasan yang sesuai dengan masalah pasien dan dengan cara
yang tepat

16