Anda di halaman 1dari 9

Pengertian Wireless

Wireless adalah teknologi tanpa kabel, dalam hal ini adalah melakukan
telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai media perantara
pengganti kabel. Saat ini teknologi wireless berkembang sangat kasat mata dapat kita lihat
dengan semakin banyaknya penggunaan telepon seluler, disamping itu berkembang juga
teknologi wireless yang digunakan untuk akses internet.

Sejarah Wireless

Pertama kali muncul pada akhir tahun 1970-an. IBM mengeluarkan hasil
percobaannya dalam merancang WLAN dengan teknologi IR, perusahaan lain seperti
Hewlett-Packard (HP) untuk menguji WLAN RF. Kedua perusahaan ini hanya mencapai 100
Kbps data rate.

Pada tahun 1977, sebuah lembaga independen bernama IEEE membuat spesifikasi
atau standar WLAN pertama adalah kode 802.11. Kemudian pada bulan Juli 1999, IEEE
mengeluarkan spesifikasi baru bernama 802.11b kembali. Teori kecepatan transfer data yang
dapat mencapai maksimum adalah 11 Mbps.

Pada tahun 2002, IEEE membuat spesifikasi baru yang dapat menggabungkan
kelebihan 802.11b dan 802.11a. Spesifikasi kode 802.11g yang bekerja pada frekuensi 2,4
GHz dengan teori kecepatan transfer data hingga 54 Mbps.

Terakhir tahun 2006, teknologi 802.11n dikembangkan dengan menggabungkan


802.11b dan 802.11g. Teknologi yang dibawa dikenal dengan istilah MIMO (Multiple Input
Multiple Output) merupakan teknologi terbaru Wi-Fi. MIMO dibuat berdasarkan spesifikasi
Pre-802.11n.

Kelebihan Wireless

Wireless LAN menawarkan beberapa kelebihan seperti produktifitas, kenyamanan


dan keuntungan dari segi biaya bila dibandingkan dengan jaringan kabel tradisional,
diantaranya :

1. Mobility
Sistem wireless LAN bisa menyediakan user dengan informasi access yang real-
time, dimana saja dalam suatu organisasi.
2. Installation Speed and Simplicity
Instalasi sistem wireless LAN bisa cepat dan sangat mudah dan bisa
mengeliminasi kebutuhan penarikan kabel yang melalui atap atau pun tembok
3. Fleksibilitas Tempat
Bisa menjangkau tempat yang tidak mungkin dijangkau kabel.
4. Jangkauan Luas
Biaya pemeliharaannya murah (hanya mencakup stasiun bukan seperti pada
jaringan kabel yang mencakup keseluruhan kabel).
5. Infrastrukturnya berdimensi kecil
6. Mudah dikembangkan
7. Mudah dan murah untuk direlokasi dan mendukung portabelitas.

Kekurangan Wireless

1. Biaya peralatan cukup mahal


2. Delay cukup besar, masalah propagansi radio (terhalang, terpantul, dan banyak
sumber intrepensi) kelemahan-kelemahan ini bisa diatasi dengan teknik modulasi,
antena diversitytekhnik spread spectrum.
3. Kapasitas jaringan mempunyai keterbatasan spectrum pita frekuensi tidak dapat
diperlebar.
4. Kerahasiaan dan keamanan data kurang baik.

Pembagian Jaringan Wireless Berdasarkan Jangkauannya

Jaringan wireless banyak jenisnya tapi biasanya digolongkan kedalam empat jenis
berdasarkan jangkauannya, yaitu :

1. WPAN (Wireless Personal Area Network)


WPAN mewakili teknologi personal area network wireless seperti Bluetooth
(IEEE 802.15) dan Infrared (IR). Jaringan ini mengizinkan hubungan peralatan
personal dalam suatu area berkisar 30 feet (1 feet=12 inch).

a. Infrared
Infrared adalah radiasi elektromagnetik dari panjang gelombang lebih
panjang dari cahaya tampak, tetapi lebih pendek dari radiasi gelombang
radio. Radiasi Inframerah memiliki jangkauan tiga order dan memiliki
panjang gelombang antara 700 nm dan 1 mm.
Inframerah ditemukan secara tidak sengaja oleh Sir William Herschell,
astronom kerajaan Inggris ketika ia sedang mengadakan penelitian mencari
bahan penyaring optik yang akan digunakan untuk mengurangi kecerahan
gambar matahari dalam tata surya teleskop.

Karakteristik Infrared :
Tidak dapat dilihat oleh manusia
Tidak dapat menembus materi yang tidak tembus pandang
Dapat ditimbulkan oleh komponen yang mengahasilkan panas
Panjang gelombang pada inframerah memiliki hubungan yang
berlawanan atau berbanding terbalik dengan suhu. Ketika suhu
mengalami kenaikan, maka panjang gelombang mengalami
penurunan.

Beberapa kegunaan inframerah :


Inframerah jarak jaug banyak digunakan pada alat-alat kesehatan.
Mengembangkan pH dalam tubuh.
Inframerah digunakan untuk komunikasi jarak dekat seperti pada
remote TV.
Pengiriman data dengan inframerah dapat dilakukan kapan saja,
karena pengiriman dengan inframerah tidak membutuhkan sinyal.

b. Bluetooth
Bluetooth adalah teknologi jarak pendek yang memberikan kemudahan
koneksi bagi peralatan-peralatan nirkabel. Komunikasi antar peralatan
bluetooth akan menghasilkan sebuah jaringan yang dinamakan dengan
piconet. Sebuah piconet paling sederhana terdiri atas dua buah peralatan
bluetooth dimana salah satu modul yang menginisasi koneksi disebut
sebagai master sedangkan peralatan lain yang menerima tawaran inisiasi
tadi dinamakan sebagai slave.
Bluetooth dibuat tak hanya untuk peralatan ponsel saja, akan tetapi
dapat juga tersedia diberbagai peralatan elektronik modern seperti printer,
laptop, PDA dan sebagainya.

Secara fungsional Bluetooth dibagi menjadi beberapa lapisan, yaitu :


Pustaka Applicationprogram Interface (API)
Merupakan modul-modul software yang menghubungkan
program aplikasi yang ada dihost dengan sistem komunikasi
bluetooth yang ada.
Logical Link Control and Adaption Protocol (L2CAP)
L2CAP ini merupakan otak dari sistem bluetooth. Fungsinya
adalah untuk mengatur aspek tingkat tinggi dari masing-masing
koneksi misalnya siapa sedang terhubuung dengan siapa,
apakah koneksi tersebut menggunakan enkripsi atau tidak,
tingkat performansi apa yang dibutuhkan dan sebagainya.
Link Manager
Link manager bertanggung jawab untuk mengatur detail
koneksi fisik dari peralatan bluetooth.
Baseband
Baseband merupakan mesin digital dari sebuah sistem
bluetooth yang bertanggung jawab dalam proses pembentukan
dan pen-decode-an paket data, mengkodekan dan mengatur
koneksi kesalahan.

Radio
Sistem radio bluetooth akan mengkonversi data digital
baseband ke dan dari sebuah sinyal analog dengan frekuensi 2.4
GHz seperti telah disebutkan sebelumnya menggunakan teknik
modulasi Gaussian Frequency Shift Keying (GFSK).
2. WLAN (Wireless Local Area Network)
WLAN adalah jaringan komputer yang menggunakan gelombang radio
sebagai media transmisi data. Informasi ditransfer dari satu komputer ke
komputer lain menggunakan gelombang radio. Yang termasuk kedalam WLAN
ialah Wi-Fi IEEE 802.11.
Wi-Fi awalnya ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan
Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untk mengakses
internet. Hal ini memungkinkan seseorang dengan komputer dengan kartu
nirkabel atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan interner
dengan menggunakan titik akses terdekat (hotspot).
Wi-Fi merupakan singkatan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian
yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk jaringan local nirkabel yang
didasari pada spesifikasi IEEE 802.11.
Arsitektur LAN mirip arsitektur seluler dimana sistem ini dibagi-bagi menjadi
beberapa sel. Tiap sel (BBS) dikontrol oleh base station. Terdapat 2 jenis BBS,
yaitu independent BBS apabila MS tidak dihubungkan menggunakan AP, dan
disebut infrastructure BBS apabila terdapat AP yang menghubungkan MS.
Komponen-komponen utama pada wireless LAN :
Network Adapter, dapat berupa NIC, external USB atau
external PC card (NIC) internal integrated merupakan
komponen yang paling umum yang harus diinstall agar bisa
berkomunikasi pada jaringan wireless.
Wireless Router, fungsinya untuk mengirimkan paket atau data
antara jaringan.
Wireless Repeater, sebuah device yang mengirim dan
menerima sinyal untuk memperluas area jangkauan.
Kekurangan repeater adalah bisa mengurangi performasi
WLAN.
Wireless Bridge, device yang menghubungkan dua jaringan
yang sama atau berbeda.
Acces Point (AP), pada WLAN alat untuk mentransmisikan
data disebut dengan Acces Point dan terhubung dengan jaringan
LAN melalui kabel. Fungsi AP adalah mengirim dan menerima
data.
Extension Point, untuk mengatasi masalah yang terjadi dalam
topologi jaringan, kita dapat menambahkan extension point
untuk memperluas cakupan jaringan.
Antena, merupakan alat untuk mentransformasikan sinyal radio
yang merambat pada sebuah konduktor menjadi gelombang
elektromagnetik yang merambat diudara.
1. Antena Directional
2. Antena Amnidirectional

3. WMAN (Wireless Metropolitan Area Network)


Teknologi ini mengizinkan koneksi dari berbagai jaringan dalam satu area
metropolitan seperti bangunan-bangunan yang berbeda dalam satu kota, yang
mana dapat menjadi alternatif atau cadangan untuk memasang kabel tembaga atau
fiber. Adapun yang menjadi standarisasi pada WMAN adalah WiMax 802.16.
WiMax sebuah basis teknologi dalam suatu pengembangan standar untuk
jaringan nirkabel point to multipoint. Komersialisasi dari standar IEEE 802.16.
Solusi untuk WMAN dan BWA (Broadband Wireless Access). WiMax memenuhi
standar BWA dibenua Eropa.

Alasan memilih WiMax dikarenakan :


Biaya rendah, solusi broadband berkinerja tinggi yang memberikan
konektivitas high speed data.
Berteknologi radio NLOS (Non Line of Sight)
Komplemen bagi solusi nirkabel untuk LAN dan WAN
WiMax akan tersedia dengan beragram spektrum frekuensi

Jaringan WiMax secara garis besar memiliki 3 komponen, yaitu :


CPE, adalah perangkat yang terdapat disisi pelanggan baik itu
perangkat yang tidak bergerak maupun perangkat bergerak.
NAP, adalah penyedia jaringan WiMax yang memberikan jaringan
wireless.
NSP, adalah penyedia jaringan ke internet dan mengatur SLA (Service
Level Agreement) pelanggan WiMax.

Topologi jaringan WiMax, saat ini WiMax mendukung topologi PTP


(Point to Point) maupun PMP (Point to Multipoint). Pada topologi jaringan
PTP setiap BS akan terkoneksi dengan BS lainnya dengan menggunakan
antena yang terarah satu dengan lainnya (Directional Antenna).

Sedangkan pada jaringan PMP setiap BS akan melayani banyak pengguna


dengan menggunakan antena segala arah (Amnidirectional Antenna).

4. WWAN (Wireless Wide Area Network)


WAN merupakan jaringan komputer yang meliputi area geografis sangat
besar, seperti antarkota, antarnegara dan antarbenua. WAN dapat menghubungkan
LAN dan juga MAN yang dipisahkan oleh jarak yang sangat jauh. Untuk
menghubungkan kedua jarak yang sangat jauh biasanya digunakan saluran telepon
atau saluran komunikasi publik. Secara umum yag termasuk dalam jaringan
WWAN ini adalah :

a. 1G (First Generation)
1G merupakan teknologi handphone pertama yang diperkenalkan pada
era 80-an dan masih menggunakan sistem analog. 1G ini menggunakan
teknik komunikasi yang disebut FDMA (Frequency Division Multiple
Access). Teknik ini memungkinkan untuk membagi bagi alokasi frekuensi
pada suatu sel untuk digunakan masing-masing pelanggan di sel tersebut.
Yang termasuk teknologi 1G ini adalah :
AMPS (Advanced Mobile Phone Service) atau IS-136
Teknologi dikembangkan sekitar tahun 1970, AMPS
menggunakan frekuensi 800 MHz Celuller FM band AMPS
cara kerjanya hampir sama dengan IMTS (Improved Mobile
Telephone System).
NMT (Nordic Mobile Telephone)
Teknologi ini berkembang sekitar tahun 1980, kemudian NMT
450 dikembangkan oleh Sony Ericsson dan Nokia pada tahun
1981 yang beroperasi pada frekuensi 450 MHz dengan
menggunakan FDD (Frequency Division Duplex) FDMA.

HICAP, di Jepang
HICAP dikembangkan oleh NTT (Nippon Telegraph and
Telephone) bulan Desember 1988, dengan frekuensi carrier 25
KHz dan menggunakan FDMA sebagai jaringan dari NTT
mobile solution.

TACS (Total Acces Communications System)


Teknologi yang dikembangkan Motorola yang hampir sama
dengan AMPS diperkenalkan tahun 1985. Merupakan standar
analog yang dominan dipakai di Eropa yang beroperasi pada
frekuensi 900 MHz. TACS akhirnya tergantikan oleh teknologi
GSM.
C-450
Muncul tahun 1980 dan berakhir tahun 1988, awalnya
digunakan oleh Jerman Barat, Portugal dan Afrika Selatan
dengan menggunakan frekuensi 450 MHz.
DataTAC
Teknologi ini dikembangkan oleh Motorola untuk melayani
komunikasi data. Beroperasi di frekuensi 800 MHz dengan
kecepatan data sampai 19,2 Kbit/s.
CDPD (Celullar Digital Packet Data)
Teknologi ini diperkenalkan pada tahun 1922 di Amerika
Serikat. CDPD memberi kemampuan kepada D-AMPS/AMPS
untuk komunikasi suara maupun data menggunakan kanal
jaringan sampai kecepatan 19.2 Kbit/s, beroperasi pada
frekuensi 800 MHz dan 900 MHz.
b. 2G (Second Generation)
GSM
GSM menggunakan teknologi digital dengan kecepatan rendah-
menengah. Ada beberapa keunggulan menggunakan teknologi
digital dibandingkan dengan analog yaitu :
1. Kapasitas yang besar
2. Sistem security yang lebih baik
3. Layanan yang lebih beragam

GSM menggunakan teknologi akses gabungan antar FDMA


dan TDMA. Teknologi GSM sampai saat ini paling banyak
digunakan di Dunia dan juga di Indonesia karena salah satu
keunggulan dari GSM adalah kemampuan roaming yang luas
sehingga dapat dipakai diberbagai negara.

CDMA
CDMA (Code Division Multiple Access) merupakan standar
yang dikeluarkan oleh TIA (Telecommunication Industry
Association) yang menggunakan teknologi DSSS (Direct
Sequence Spread Spectrum). Dalam CDMA, seluruh user
menggunakan frekuensi yang sama dalam waktu yang sama.
Oleh karena itu, CDMA lebih efisien dibandingkan dengan
metoda akses FDMA maupun TDMA. CDMA menggunakan
kode tertentu untuk membedakan user yang satu dengan yang
lain. Ada beberapa keunggulan CDMA dibanding GSM, yaitu :
1. Suara yang lebih jernih
2. Kapasitas yang lebih besar
3. Kemampuan akses data yang lebih tinggi
TDMA (Time Division Multiple Access)
Cara kerja teknologi ini adalah dengan membagi alokasi
frekuensi radio berdasarkan satuan waktu. Teknologi TDMA
dapat melayani tiga sesi penelponan sekaligus dengan
melakukan pengulangan pada irisan-irisan satuan waktu dalam
satu channel radio.
PDC (Personal Digital Cellular)
PDC memiliki cara kerja yang relatif sama dengan TDMA.
Perbedaannya adalah area implementasinya. TDMA lebih
banyak digunakan di Amerika Serikat, sedangkan PDC banyak
diimplementasikan di Jepang.

Setelah 2G lahirlah generasi 2,5G yang merupakan


pengembangan dari 2G. 2,5G mengaktifkan layanan kecepatan tinggi
transfer data melalui jaringan 2G yang ada ditingkatkan. 2,5G adalah
layanan komunikasi suara, sms dan data153 Kbps. Teknologi 2,5G
yang terkenal adalah GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE
(Enhanced Data for GSM Evolution). Teknologi GPRS memiliki 3
fitur keunggulan, yaitu :

1. Always online, GPRS menghilangkan mekanisme dial kepada


pengguna pada saat ingin mengakses data, sehingga GPRS bisa
dikatakan selalu online karena transfer data dikirim berupa paket
dan tidak bergantung pada waktu koneksi.
2. An Upgrade to existing network (GSM and TDMA). Adopsi sistem
GPRS tidak perlu menghilangkan sistem lama karena GPRS
dijalankan diatas infrastruktur yang telah ada.
3. An Integral part of EDGE and WCDMA. GPRS merupakan inti
dari mekanisme pengiriman paket data untuk teknologi 3G
selanjutnya.

c. 3G (Third Generation)
Teknologi 3G adalah teknologi komunikasi generasi ketiga yang
menjadi standar teknologi telepon bergerak (mobile phone), menggantikan
2,5G. Hal ini berdasarkan ITU (International Telecomunication Union)
dengan standar IMT-2000.
Generasi ini lebih dikenal dengan sebutan WCDMA (Wideband Coded
Division Multiple Access). Kelebihannya terletak pada kecepatan transfer
data yang mencapai 384 Kbps diluar ruangan dan 2 Mbps unuk aplikasi
dalam ruangan. 3G menyediakan layanan multimedia aseoerti internet,
video streaming dan sebagainya.

Tujuan awal diperkenalkannya teknologi 3G ini adalah untuk :


1. Menambah efisiensi dan kapasitas jaringan
2. Menambah kemampuan jelajah (roaming)
3. Untuk mencapai kecepatan transfer data yang lebih tinggi
4. Peningkatan kualitas layanan (QoS)
5. Mendukung kebutuhan internet bergerak

Yang termasuk teknologi 3G ialah :

EDGE, adalah teknologi 3G yang merupakan salah satu standar


untuk wireless data yang diimplementasikan pada jaringan
seluler GSM. Diperkenalkan pertama kali pada tahun 2003 dan
merupakan tahapan lanjutan dalam evolusi menuju mobile
multimedia communication
WCDMA, adalah teknologi 3G yang dikembangkan di Eropa
dan mulai diperkenalkan pada tahun 2004. Standarisasi dari
UMTS ini dilakukan oleh ETSI (European Telecommunication
Standart Institution)
CDMA2000-1x EV/DV, adalah teknologi 3G yang didukung
oleh komunitas CDMA Amerika Utara, dipimpin oleh CDG
(CDMA Development Group).
Kelebihan 3G :

Kualitas suara lebih bagus


Keamanan yang sangat terjamin
Roaming nasional dan internasional
Layanan data broadband
Memiliki kecepatan transfer data cepat (144 Kbps-2 Mbps
untuk indoor dan 384 Kbps untuk wide area access

Kekurangan 3G :

Memerlukan kontrol daya ideal


Belum mencukupinya kecepatan transfer data dalam
melayani layanan multimedia yang memerlukan kecepatan
yang mumpuni.

d. 4G (Forth Generation)

Teknologi 4G adalah istilah dalam teknologi komunikasi yang


digunakan untuk menjelaskan evolusi berikutnya dalam dunia komunikasi
nirkabel. Sama seperti di dunia 3G, teknologi 4G tebagi kedalam dua kubu
yaitu : LTE dan WiMax. Mereka tidak selaras dengan GSM dan CDMA dalam
soal speed, meskipun kali ini AT & T dan verizon sedang bergerak ke arah
teknologi LTE, sedangkan Sprint pada WiMax.

Kelebihan dari 4G adalah :

Mendukung service multimedia interaktif, telekonfrensi,


wireless internet
Bandwidth yang besar mendukung multimedia service
Bil rates lebih besar dari 3G
Global mobility, service portability, low-cost service
Jaringan keamanan data sangat kuat.