Anda di halaman 1dari 3

Bioetika Kanker Stadium Lanjut

Jebsa Beypi Amnifu NIM : 102016198


Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Jl. Arjuna Utara No. 6 Jakarta Barat 11510

No. Telp (021) 5694-2061 Email : jimbon.amnifu17@gmail.com

Abstrak

Banyak orang takut terhadap kanker karena penyakit ini dianggap sebagai lonceng
kematian.Padahal, meski kanker adalah penyakit yang sangat serius, kemajuan ilmu
kedokteran dan pengobatan, menjadikan angka kematian akibat kanker terus menurun.
Dengan kondisi masyarakat yang cerdas dan kritis terhadap informasi-informasi seputar
kesehatan, seorang dokter haruslah lebih memperhatikan cara kerja mereka.Disinilah kaidah-
kaidah dasar bioetik perlu diperhatikan dan diterapkan.Kaidah bioetik adalah hal paling dasar
yang harus dikuasai oleh seorang dokter, contohnya seperti ; Beneficence, Non Maleficience,
Autonomy, Justice
Kata Kunci : Beneficence, Non Maleficience, Autonomy, Justice
Abstract
Many people got afraid of cancer because the disease is considered as a death knell.
In fact, although cancer is a very serious disease, advances in medical science and treatment,
making the death rate from cancer continues to decline. With the condition of intelligent
people and critical information about the health, a doctor must pay more attention to how
they work. This is where the basic principles of bioethics concerns and diterapkan.Kaidah
bioethics is the most basic things that must be controlled by a doctor, for instance ;
Beneficence, non Maleficience, Autonomy, Justice

Keywords : Beneficence, non Maleficience, Autonomy, Justice

Pendahuluan

Kanker merupakan istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan lebih dari 100 jenis
penyakit, dokter akan mendiagnosis jenis kanker tertentu tergantung pada letaknya dan
tingkat pertumbuhannya dalam tubuh dengan beberapa penjelasan serta panduan yang lugas
agar dimengerti pasien dan masyarakat.Dengan menerapkan kaidah bioetik secara benar,
masyarakat akan lebih percaya terhadap dokter dan terhadap segala kinerja medis yang
dilakukan oleh seorang dokter. Pada makalah saya kali ini, saya akan membahas kaidah-
kaidah dasar bioetik yang disampaikan secara tersirat dan terkait dengan skenario D.
Autonomy
Dalam prinsip ini, seorang dokter wajib menghormati martabat dan hak manusia,
terutama hak untuk menentukan nasibnya sendiri. Pasien diberi hak untuk berfikir secara
logis dan membuat keputusan sesuai dengan keinginannya sendiri. Autonomy pasien harus
dihormati secara etik, dan di sebagain besar negara dihormati secara legal. Akan tetapi perlu
diperhatikan bahwa dibutuhkan pasien yang dapat berkomunikasi dan pasien yang sudah
dewasa untuk dapat menyetujui atau menolak tindakan medis.Melalui informed consent,
pasien menyetujui suatu tindakan medis secara tertulis. Informed consent menyaratkan bahwa
pasien harus terlebih dahulu menerima dan memahami informasi yang akurat tentang kondisi
mereka, jenis tindakan medik yang diusulkan, resiko, dan juga manfaat dari tindakan medis
tersebut.
Beneficence
Beneficence adalah prinsip bioetik dimana seorang dokter melakukan suatu tindakan
untuk kepentingan pasiennya dalam usaha untuk membantu mencegah atau menghilangkan
bahaya atau hanya sekedar mengobati masalah-masalah sederhana yang dialami pasien.Lebih
khusus, beneficence dapat diartikan bahwa seorang dokter harus berbuat baik, menghormati
martabat manusia, dan harus berusaha maksimal agar pasiennya tetap dalam kondisi sehat.
Point utama dari prinsip beneficence sebenarnya lebih menegaskan bahwa seorang dokter
harus mengambil langkah atau tindakan yang lebih bayak dampak baiknya daripada buruknya
sehingga pasien memperoleh kepuasan tertinggi.
Justice
Justice atau keadilan adalah prinsip berikutnya yang terkandung dalam bioetik. Justice
adalah suatu prinsip dimana seorang dokter wajib memberikan perlakukan yang adil untuk
semua pasiennya. Dalam hal ini, dokter dilarang membeda-bedakan pasiennya berdasarkan
tingkat ekonomi, agama, suku, kedudukan sosial, dsb.Diperlukan nilai moral keadilan untuk
menyediakan perawatan medis dengan adil agar ada kesamaan dalam perlakuan kepada
pasien7. Contoh dari justice misalnya saja: dokter yang harus menyesuaikan diri dengan
sumber penghasilan seseorang untuk merawat orang tersebut.Untuk menentukan apakah
diperlukan nilai keadilan moral untuk kelayakan minimal dalam memberikan pelayaan medis,
harus dinilai juga dar seberapa penting masalah yang sedang dihadapi oleh pasien. Dengan
mempertimbangkan berbagai aspek dari pasien, diharapkan seorang dokter dapat berlaku adil.
Kesimpulannya
Dari pembahasan mengenai KDB (kaidah dasar bioetika) adalah hal paling dasar yang
harus dikuasai oleh seorang dokter, karena dari sanalah seorang dokter belajar bagaimana
berperilaku sesuai dengan etika kedokteran.Dengan prinsip autonomy (wajib menghormati
martabat dan hak manusia, terutama hak untuk menentukan nasibnya sendiri), beneficence
(pasien memperoleh kepuasan tertinggi), dan justice (seorang dokter wajib memberikan
perlakukan yang adil untuk semua pasiennya) akan tercipta situasi dan hubungan yang baik
antara dokter dengan pasien bahkan dengan pihak keluarga pasien (masyarakat).
Daftar Pustaka
1. Hanafiah, M. J., Amir, Amri. 2009. Etika Kedokteran & Hukum Kesehatan, Edisi 4.
Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC
2. Sachrowardi, Qomariyah & Basbeth, Ferryal. 2011. Bioetik: Isu & Dilema. Jakarta
Selatan: Pensil-324
3. http://health.kompas.com/read/2013/04/04/10500266/harapan.bagi.pasien.kanker.stadi
um.lanjut (Diakses pada 3 Oktober pukul 22.40)