Anda di halaman 1dari 3

Kegiatan 3 Penyusunan Teks Diskusi secara Mandiri

Tugas 1 Mencari dan Mengidentifikasi Teks Diskusi


Carilah teks diskusi tentang dampak teknologi di media massa cetak, seperti koran atau
majalah! Identifikasilah teks yang kamu temukan itu betul-betul merupakan teks diskusi!
Kamu juga boleh mencari teks diskusi di internet. Perlu kamu ingat lagi bahwa teks
diskusi bertata organisasi khusus, yaitu isu, argumentasi mendukung, argumentasi
menentang, dan simpulan. Sebagai perbandingan, kamu boleh melihat kembali teks yang
telah dicontohkan di atas. Seandainya teks yang kamu temukan itubukan teks diskusi,
modifikasilah agar menjadi teks diskusi yang benar!

Bolehkah Anak Bermain Game Online ??


Isu

Dalam era globalisasi ini, game online semakin marak di kalangan masyarakat.
Peminatnya berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak, remaja, dan
bahkan hinga dewasa, terutama pelajar.Kini, game online semakin mudah
ditemukan dan banyak macamnya. Sehingga, banyak masyarakat yang
menggemarinya. Apalagi, kini banyak warnet yang menyediakan game online
dengan harga yang cukup murah. Membuat peminat game online terus meningkat
hingga sekarang.
Argumen mendukung :
Sebagian besar masyarakat menganggap bahwa game online akan memberikan
damapak negatif bagi para pemainnya. Namun, ada juga yang menganggap bahwa
bermain game online akan berdampak positif. Berikut ini adalah beberapa dampak
positif game online bagi pelajar.
Pertama, game online merupakan suatu aktivitas untuk refreshing.
Anak yang baru pulang dari sekolah dapat menghilangkan rasa jenuh setelah
berjam-jam memikirkan pelajaran, dengan bermain game online. Mereka bisa
melepaskan kelelahan sambil bermain game online, yang digemarinya.
Kedua, bermain game online dapat meningkatakan kretivitas sang anak.
Mereka akan berimajinasi tentang hal-hal baru yang mereka temui ketika
bermain game. Anak bisa mendapatkan ide menarik dari game untuk
menyelesaikan tugas dari gurunya di sekolah. Sehingga, mereka bisa menciptakan
sesuatu yang menakjubkan dari ide kreativitasnya setelah bermain game online.
Ketiga, permainan jenis ini dapat melatih konsentrasi anak, terutama
pelajar. Sebab, pada saat bermain game online mereka harus berkonsentrasi
dengan game yang dimainkannya, agar tidak kalah.
Keempat, game online juga melatih anak untuk mengatur strategi.
Mereka akan mengatur strategi agar bisa menang dan mendapatkan skor
terbanyak, serta menghindari hal-hal yang bisa membuatnya kalah dalam game.
Kelima, saat bermain game online anak akan berlatih untuk bersabar
dan tidak pantang menyerah. Karena, ada beberapa jenis game yang bisa
memancing emosi sang anak. Dan pada saat itulah anak diuji untuk dapat
mengendalikan emosinya, agar bisa memenangkan gamenya.
Selain kelima hal diatas, dampak yang terakhir adalah menambah
pengetahuan anak dalam kosakata berbahasanya. Sebab, ada beberapa game
online yang tidak menggunakan bahasa Indonesia, melainkan bahasa-bahasa asing,
seperti bahasa inggris. Dengan begitu, anak harus berlatih bahasa inggris agar
bisa memahami berbagai ketentuan dalam game.
Argumen menentang :
Tentu dibalik semua dampak positif yang kita dapatkan, pasti juga ada
dampak negatifnya, terutama bagi kalangan pelajar. Karena, kebanyakan peminat
game online berasal dari kalangan pelajar. Berikut ini adalah beberapa dampak
negatif game online.
Pertama, bermain game online dapat menyebabakan kecanduan. Jika
mereka sudah terlanjur ketagihan, maka akan terus berusaha agar bisa
mendapatkan slor tebanyak dan mencapai level tertinggi. Sehingga, mereka tidak
akan meninggalkan game tersebut. Jika ditinggalkan mereka akan terus
memikirkan game itu, entah sampai kapan.
Dampak yang kedua, masih berhubungan dengan peristiwa kecanduan di
atas. Yaitu, lupa waktu untuk melakukan aktivitas penting yang harus
dilakukannya. Seperti belajar,makan, mandi, beribadah, dan berbagai aktivitas
lainnya.
Ketiga, anak-anak yang sudah terlanjur kecanduan bermain game online,
akan berusaha melakukan apapun agar bisa bermai game. Bahkan, yang lenih
parah lagi, terkadang mereka merelakan waktu sekoalah hanya untuk ke warnet
demi barmain game online, alias bolos sekoalah tanpa sepengetahuan orang
tuanya.
Keempat, anak menjadi sering berbohong kepada orang tuanya. Misalnya,
ia izin berpamitan untuk berangkat ke sekolah, tapi ternyata malah bolos, karena
pergi ke warnet. Atau, ada juga anak yang meminta uang dengan alasan untuk
membayar buku sekolah, padahal digunakan untuk membayar paketan gamenya di
warnet.
Kelima, bermain game online hanyalah akan mengahambur-hamburkan
waktu dan uang secara sia-sia. Sebab, para pecandu akan merelakan apapun hanya
demi bermain game. Sehingga, mereka akan kehilanagn uang, waktu, dan energi,
karena ketagihan bermain game.
Keenam, berbagai dampak di atas, pada akhirnya game online juga akan
me,buat prestasi menurun. Karena, mereka terus bermain game, sehingga
melupakan tugas-tugas sekolah, merelakan waktu bersekolah alias bolos, bahkan
berbohong demi pergi ke warnet.hingga akhirnya, mereka tidak pernah belajar
dan ketinggalan pelajaran apabila membolos.
Ketujuh, ada juga game online yang menampilkan adegan kekerasan,
seoerti berkelahi. Jika ank yang memainkannya tidak dapat mengontrol emosinya,
maka ia akan menjadi pribadi yang berkarakter keras dan egois.
Dampak yang terakhir, adalah merusak mata.. Hal ini disebabkan karena
anak terlalu sering menatap layar monitor saat bermain game. Sehingga, matanya
sakit dan minus. Seperti yang kita ketahui sekarang ini, banyak sekali anak kecil
yang sudah memakai kacamata.
Kesimpulan :
Dari berbagai pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa game online
memiliki dampak positiif dan negatif. Hal itu tergantung pada anak itu sendiri.
Oleh karena itu, orang tua disarankan untuk melakukan hal yang dapat mencegah
dampak negatif dari internet salah satunya dengan mengawasi dan menemani
saat anak bermain game. Seperti, bekerjasama dengan guru untuk turut
mementau perkembangan anaknya ketika di sekolah.

Tugas 2 Menyusun dan Meringkas Teks Diskusi


a) Menyusun Kembali Teks Haruskah Menunggu Hingga Umur 17 Tahun untuk
Mendapatkan SIM C?
Supaya kamu betul-betul mahir dan memahami struktur teks diskusi secara mandiri,
kamu analisis juga teks diskusi berikut berdasarkan struktur teks diskusi yang meliputi
isu, argumentasi mendukung, argumentasi menolak, dan simpulan.