Anda di halaman 1dari 1

Permintaan energi terus meningkat, yang disebabkan oleh pertumbuhan

ekonomi yang disertai pertambahan penduduk. Diseluruh dunia menghadapi


permasalahan yang hampir sama dalam pengoperasian, perencanaan dan
pengontrolan daya karena pengaruh dari faktor diatas serta daya yang
dikonsumsi oleh konsumen tidaklah selalu konstan, apalagi khususnya daya yang
dipakai oleh pendingi ruangan. Ketika suhu meningkat, tentunya mengakibatkan
banyak orang menggunakan pendingin ruangan dengan suhu yang lebih rendah
dan ini berarti mengakibatkan tujuan tersebut, diperlukan suatu peramalan
beban yang tepat dengan tingkat kesalahan yang sangat kecil. Peramalan yang
akan dilakukan dalam skripsi ini adalah peramalan jangka pendek dengan
rentang waktu tiap satu jam dan membuat pemodelan antara daya beba
pemakaian konsumen tiap jam sebagai fungsi temperatur dan beban
sebelumnya. Data beban dan temperatur yang digunakan untuk membuat
pemodelan adalah data selama tahun 2011 yang didapat dari PLN dan BMKG.
Pemodelan yang akan dibuat berupa pemodelan liniar dengan satu variabel
terikat dan empat belas variabel bebas. Koefisien dari pemodelan dicari dengan
menggunakan metode analisis regresi berganda menggunakan software excel.
Hasil dari pemodelan yang telah dibuat menunjukkan tingkat kesalahan rata-rata
yang cukup kecil setiap harinya, yaitu sekitar 1,01`% untuk hari biasa dan 0%
hari raya.

Saat ini, ketersediaan sumber energi listrik tidak mampu memenuhi


peningkatan kebutuhan listrik di Indonesia. Terjadinya pemutusan sementara
dan pembagian energi listrik secara bergilir merupakan dampak dari
terbatasnya energi listrik yang dapat di supply oleh PLN. Hal ini terjadi karena
laju pertambahan sumber energi baru dan pengadaan pembangkit tenaga
listrik tidak sebanding dengan peningkatan konsumsi listrik. Sedangkan
pemborosan merupakan salah satu penyebab terbesar krisis energi listrik
yang terkadang dirasakan kecil pengaruhnya. Padahal jika kita kalkulasikan
secara kumulatif, energi yang terbuang secara sia-sia akibat pemborosan
listrik ini sungguh besar. (www.thoughts.com diakses 5 oktober 2008 )