Anda di halaman 1dari 4

OTITIS EKSTERNA

Anatomi telinga :

Definisi : Peradangan yang terjadi di liang telinga luar (meatus acusticus externus) yang
disebabkan oleh infeksi bakteri, virus maupun jamur.

Faktor resiko dan Epidemiologi :

perubahan pH telinga yang normalnya asam menjadi basa


trauma telinga misalnya pada saat mengorek telinga
pada keadaan udara yang hangat dan lembab misalnya berenang
menyerang 3-5% populasi
umur puncak 7-12 tahun, berkurang setelah umur 50 an
unilateral (90%)

klasifikasi :

akut disebabkan oleh bakteri (90%) dan jamur (10%) (< 3 bulan)
kronik sering didapatkan dalam bentuk dermatitis dan hipersensitivitas (> 3 bulan)
1. Otitis Eksterna Sirkumskripta (Furunkel/Bisul)

Definisi : peradangan folikel rambut pada 1/3 MAE (Meatus Acusticus Eksternus) pars
cartilagenousa

Etiologi : Staphylococcus aureus, Staphylococcus albus

Gejala Klinis :

Nyeri telinga hebat (otalgia)


Nyeri tekan tragus, nyeri ketika auricula ditarik, dan nyeri ketika gerakan membuka
mulut (sendi temporomandibular)
Gangguan pendengaran apabila bisul besar dan menghalangi aliran udara di MAE
Terapi :

Bersihkan MAE menggunakan curret atau suction sehingga terlihat membran timpani
kemudian nilai membran timpani.
Bila menjadi abses aspirasi steril untuk mengeluarkan pus
Antibiotika topikal polimiksin B atau bacitracin (First line treatment) aplikasi
setiap 6 jam (2-4 tts 4x/hr) terdapat potensi ototoksik jika ada perforasi membran
timpani gunakan Tarivic Otid (Ofloxacin 3mg/mL dewasa 6-10 tts 2x/hr, anak 3-5 tts
2x/hr)
Antiseptik asam asetat 2-5% dalam alkohol
Kortikosteroid topikal otilon/otopraf Polimiksin B Sulfat 10.000 IU, Neomisin
sulfat 5 mg, Fludrocortisone acetate 1 mg, Lidocaine HCl 40 mg.
Analgetik ibuprofen 200-400 mg 3-4x/hr
Ototopikal digunakan 5-10 hari.

2. Otitis Eksterna Difus (Swimmers Ear)


Definisi : peradangan pada liang telinga 2/3 MAE (pars bone)
Etiologi : Pseudomonas (sering), S. Albus, E.coli.
Gejala Klinis :
Tampak kulit liang telinga hiperemis dan edema dengan batas tidak tegas
Nyeri tekan tragus
Pembesaran KGB setempat (preaurikuler, aurikuler) dan Nyeri tekan
Sekret berbau tidak berlendir (purulen)
Gangguan pendengaran

Tatalaksana :

Membersihkan liang telinga


Tampon antibiotik di telinga kontak dengan kulit lebih bagus
Antibiotik sistemik broad spectrum amoxicilin 500 mg 3x/hr jika infeksi berat
Kortikosteroid topikal otilon/otopraf Polimiksin B Sulfat 10.000 IU, Neomisin
sulfat 5 mg, Fludrocortisone acetate 1 mg, Lidocaine HCl 40 mg.
Analgetik ibuprofen 200-400 mg 3-4x/hr
Anestetik benzocaine atau lidocaine
Ototopikal digunakan 5-10 hari.
Gambar 1. OE dengan deskuamasi epitel, debris, dan sekret purulen. MAE sempit dan edema. Ini harus
dibersihkan agar membran timpani terlihat dan obat ototopical berkontak dengan baik
3. Otitis Eksterna Maligna
Definisi : infeksi di liang telinga luar dan struktur lain di sekitarnya
F. Resiko : orang tua dengan DM
Etiologi : Pseudomonas aeroginosa
Gejala Klinis :
Peradangan meluas secara progresif ke subkutis, tulang rawan, dan tulang sekitarnya
sehingga menyebabkan kondritis, osteitis, dan osteomielitis dan mendestruksi os.
Temporal
Rasa gatal di telinga yang diikuti oleh nyeri hebat
Sekret yang banyak serta pembengkakan di liang telinga
Terdapat jaringan granulasi dan nekrosis MAE
Suhu lebih dari sama dengan 39oC
Saraf fasialis terkena parese atau paralisis nervus facialis

Px Penunjang : CT-Scan dengan menggunakan kontras untuk melihat destruksi os


temporal

Tatalaksana :

Antibiotik dosis tinggi ciprofloxacin 500 mg 2x/hr PO


Antibiotik lain yaitu golongan aminoglikosid untuk infeksi berat 6-8 minggu
Debridement
Gambar 2. OE Maligna dengan nanah yang keluar dari MAE yang nekrosis dan terdapat
osteomielitis. Telinga yang berdekatan menunjukkan pembengkakan dan hilangnya tulang rawan
mengindikasikan terjadinya kondritis
4. Otomikosis
Definisi : infeksi liang telinga oleh jamur
Etiologi : Pityrosporum, Candida albicans, Aspergillus
Gejala Klinis :
Rasa gatal telinga
Rasa penuh telinga
Asimtomatik
Pada pityrosporum terbentuk sisik yang menyerupai ketombe, pada aspergillus
terbentuk bola-bola kecil hitam (small black balls)

Tatalaksana :

Membersihkan telinga larutan asam asetat 2% dalam alkohol, povidon iodium


5%
Antifungal topikal salep clotrimazole atau nistatin
Antibiotik + Steroid Polimiksin B Sulfat 10.000 IU, Neomisin sulfat 5 mg,
Fludrocortisone acetate 1 mg, Lidocaine HCl 40 mg.

Gambar 3. Otomikosis aspergillus menunjukan debris bertekstur kapas dengan bola-bola hitam kecil diatasnya.