Anda di halaman 1dari 2

Gambar.

Komponen Penyusun X Ray Tube

Untuk dapat menghasilkan sinar X dengan baik, maka logam yang digunakan sebagai
target harus memiliki titik leleh tinggi dengan nomor atom yang tinggi agar tumbukan lebih
efektif. Logam yang biasa digunakan sebagai (anoda) target adalah Cu, Cr, Fe, Co, Mo dan
Ag

Karakterisasi sinar X
Sinar X dapat pula terbentuk melalui proses perpindahan electron suatu atom dari tingkat
energy tinggi ke tingkat energy yang lebih rendah. Adanya tingkat-tingkat energy dalam atom
dapat digunakan untuk menerangkan terjadinya spectru sinar X dari suatu atom. Sinar X yang
terbentuk melalui proses ini mempunyai energy yang sama dengan selisih energy antara
keduanya. Karena setiap jenis atom memiliki tingkat-tingkat energy yang berbeda-beda maka
sinar X yang terbentuk dari proses ini disebut karakterisasi sinar X.

Gambar. Eksitasi electron yang dideteksi sinar X

Karakterisasi sinar X terjadi karena electron yang berada pada kulit K terionisasi
sehingga terpental keluar. Kekosongan kulit K ini segera diisi oleh electron dari kulit L, maka
akan dipancarkan karakteristik sinar X K. Jika kekosongan ini diisi oleh electron dari kulit
M, maka akan dipancarkan karakteristik sinar X K dan seterusnya (Beck, 1977).