Anda di halaman 1dari 4

MODUL 4 PUPPY

Christian Wibisono (16516229) 05 / PRD 06 Asisten: Faris Hafizh Makarim Tanggal Percobaan: 16/02/2017

Praktikum Pengantar Rekayasa Desain 2

Abstrak

Puppy adalah behavioral robot yang dirancang untuk dapat berinteraksi dengan manusia melalui 8 respon berbeda untuk setiap perlakuan. Tujuan utama robot Puppy ini adalah sebagai robot peliharaan yang seakan-akan hidup dan memiliki ‘perasaan’. Pengguna dituntut untuk memelihara anjing ini dengan memberikan makan, mengelus, dan memberikan stimulus tertentu agar robot ini senang dan melakukan aktivitas tertentu. Input data yang diberikan pengguna berasal dari color sensor yang terpasang di dekat mulut dan touch sensor yang terpasang di punggungnya. Stimulus melalui 2 sensor itu pada taraf tertentu secara acak akan meningkatkan kebahagiaan robot ini.

Kata kunci: Puppy, behavior, pelihara, perasaan

1. PENDAHULUAN

Pada hands-on ketiga praktikum PRD 2 kami melakukan pembuatan robot Puppy. Puppy adalah behavioral robot yang diprogram mampu bertindak layaknya hewan peliharaan. Robot ini berbentuk seperti anak anjing dengan color sensor pada bagian mulut dan touch sensor pada bagian punggungnya. Puppy diharapkan dapat memberikan pengalaman memelihara hewan pada penggunanya. Kelebihan utama robot ini adalah ditambahkannya variabel perasaan seperti mengantuk, kenyang, lelah, marah sehingga memberikan real user interaction.

2. METODOLOGI

Pembagian Tugas Pengetesan program pada robot Evaluasi dan Analisis
Pembagian
Tugas
Pengetesan
program pada
robot
Evaluasi dan
Analisis
Pengetesan program pada robot Evaluasi dan Analisis Build The Lego Pemrograman sesuai objektif pada modul

Build The LegoPengetesan program pada robot Evaluasi dan Analisis Pemrograman sesuai objektif pada modul Penyusunan

Pemrograman sesuai objektif pada modul Penyusunan Laporan
Pemrograman
sesuai objektif
pada modul
Penyusunan
Laporan

Diagram Metodologi Pengerjaan secara umum

Hal pertama yang kami lakukan sebagai tim adalah melakukan pembagian tugas. Setelah itu, karena objektif pada modul ini sudah spesifik yaitu pembuatan robot Puppy maka kami melakukan perakitan robot sesuai dengan instruction manual yang sudah tersedia. Pada saat yang sama, kami juga melakukan pemrograman dasar untuk dijalankan pada robot Puppy serta melakukan analisis kerja fungsi-fungsi pada program untuk Puppy ini. Setelah itu kami melakukan pengetesan pada robot.

3. HASIL DAN ANALISIS

melakukan pengetesan pada robot. 3. H ASIL DAN A NALISIS Robot Puppy Kelompok 5 Puppy bisa

Robot Puppy Kelompok 5

Puppy bisa disebut robot yang advanced karena perilakunya tidak secara langsung dirangsang oleh stimulus dari pengguna melainkan berdasarakan ‘perasaan’ yang dimiliki oleh robot ini. Stimulus pengguna diterjemahkan terlebih dahulu dalam variabel- variabel perasaan yang ada dalam programnya sebelum diproyeksikan menjadi sebuah perilaku. Ketika sudah mencapai taraf dan waktu tertentu maka robot ini akan melakukan aktivitas layaknya hewan peliharaan. Jadi, perilaku yang ditunjukkan oleh robot ini tidaklah pasti dan berubah-ubah sesuai mood robot ini.

Blok pertama dari program robot ini berfungsi untuk memulai kerja dari robot. Brick status light akan menunjukkan warna merah dan robot akan duduk. Kemudian pengguna dapat menggerakan kepala dari robot ini yang

terhubung dengan medium motor secara naik turun hingga posisi yang sesuai menggunakan tombol pada EV3 Brick. Setelah itu untuk menghidupkan Puppy maka tekan kembali center button. Robot akan berdiri dan mulai aktif, ditunjukkan dengan mata yang mulai membuka.

Aktifnya robot ini membuka 8 kemungkinan perilaku yang bisa dilakukan robot ini yang terbagi atas 8 loop program yaitu:

IDL-Idle: posisi standar yang dilakukan oleh robot ditanadi dengan mata yang terbuka biasa dan posisi berdiri. Program ini akan mengecek bahwa fungsi sensor untuk “pet” dan “feed” berjalan sebagaimana mestinya sehingga kita bisa mengelus dan memberi makan robot ini.

SLP-Sleeping: ketika variabel “pet” dan “feedmencapai taraf tertentu maka loop ini akan memberhentikan pembacaan color sensor sehingga makanan yang diarahkan ke color sensor tidak akan terbaca sebagai perintah untuk makan. Beberapa detik kemudian robot akan berada pada posisi duduk dengan kepala tertunduk, kemudian memejamkan matanya. Pada saat tidur, robot ini juga akan mengeluarkan suara mendengkur. Robot ini dapat kembali dalam idle state, kita dapat membangunkannya dengan menyentuh touch sensor atau menekan center button pada EV3 Brick.

PLF-Playful: blok program ini akan membuat robot Puppy ini dalam kondisi bersemangat. Loop ini memastikan mata robot terbuka lebar dan memastikan robot berdiri apabila dalam kondisi duduk. Kemudian robot ini akan mengeluarkan suara menggonggong.

NGR-Angry : blok ini membuat robot ini dalam kondisi marah. Matanya akan menunjukkan ekspresi marah. Robot ini akan terus menggonggong dengan kesal apabila dikenai stimulus tertentu. Dalam selang waktu tertentu robot akan kembali pada idle state.

HNG-Hungry : loop ini akan membuat robot lapar. Robot akan terlihat sedih dan menguap. Apabila mendapat makanan maka robot akan kembali dalam posisi idle.

PPP-Bathroom: blok program ini akan membuat mata robot terangkat naik. Selanjutnya, kaki kanan belakang robot akan terangkat dan menunjukkan posisi buang air kecil. Kaki Puppy ini akan bergetar selama 3 detik kemudian kembali ke posisi idle.

HPY-Happy: Mata robot ini akan menunjukkan gambar hati dan robot akan duduk. Robot akan melonjak-lonjak kegirangan selama 3 kali sambil menggonggong. Setelah 5 detik, robot akan duduk kembali dalam posisi semula dan variabel “pet” dan “feed” akan reset.

WKU-Waking Up: blok ini berguna untuk membangunkan robot setelah tidur. Matanya akan menbuka secara perlahan seperti saat anjing bangun tidur. Kemudian robot akan duduk dan melakukan senam peregangan. Setelah 1 detik, robot akan berdiri dan kembali ke idle state.

Kelemahan robot ini adalah posisinya yang masih statis. Robot ini belum bisa bergerak secara aktif seperti anak anjing yang nyata. Ide pengembangan paling mendasar yang bisa ditambahkan pada robot ini adalah menambah fungsinya untuk berjalan dan melompat seperti anak anjing pada umumnya. Selain itu dapat ditambahkan pula kamera dan algoritma pengenal sehingga robot ini dapat mengenali orang-orang yang ada di sekitarnya. Variabel pengenal ini akan meningkatkan fungsi emosional dari robot ini sehingga dia mampu membedakan mana orang yang dikenalnya dan tidak dikenalnya kemudian memberikan perilaku yang berbeda.

Masalah yang bisa diselesaikan untuk robot Puppy ini adalah menambah fungsinya sebagai teman bermain anak-anak sekaligus pengingat. Robot yang interaktif ini akan memberikan pengalaman memiliki hewan peliharaan bagi anak-anak dan membantu mereka dalam belajar mengenali dan merawat hewan peliharaan. Robot ini bisa diberi fungsi untuk mengingatkan anak-anak ketika melakukan kegiatan yang berbahaya. Misalnya dia akan menggonggong apabila anak-anak yang telah dikenali olehnya mendekati kompor atau tempat-tempat berbahaya lainnya.

Selain itu, robot Puppy ini juga bisa digunakan sebagai penjaga rumah seperti anjing pada umumnya. Dengan melengkapi fungsinya untuk mengenali orang, ia bisa menggonggong dan juga mengaktifkan sistem keamanan rumah. Apabila ada orang tak dikenal yang mencurigakan maka robot ini akan terhubung secara langsung dengan sistem keamanan rumah sekaligus memperingatkan penghuni rumah dengan suaranya.

4.

KESIMPULAN

Pada modul keempat ini kami telah berhasil menciptakan robot Puppy yang merupakan behavioral robot berbentuk anak anjing dengan variabel perasaan.

Ide pengembangan Puppy ini adalah menambahkan fungsi agar dia bisa bergerak secara dinamis dan juga agar dia memiliki fungsi recognizer atau pengenal.

Masalah yang bisa diatasi menggunakan robot Puppy ini adalah penggunaan robot Puppy ini sebagai teman bermain anak-anak sekaligus sebagai pengingat apabila anak mendekati barang-barang berbahaya. Selain itu, robot Puppy juga berguna sebagai penjaga rumah.

5. LAMPIRAN

robot Puppy juga berguna sebagai penjaga rumah. 5. L AMPIRAN Blok program awal untuk memulai Puppy

Blok program awal untuk memulai Puppy

rumah. 5. L AMPIRAN Blok program awal untuk memulai Puppy Program IDL-State Kemudian akan bercabang 8

Program IDL-State

Kemudian akan bercabang 8 sesuai switch yang memantik tiap perilakunya

bercabang 8 sesuai switch yang memantik tiap perilakunya Program Loop Sleep Program Loop Angry Program Loop

Program Loop Sleep

switch yang memantik tiap perilakunya Program Loop Sleep Program Loop Angry Program Loop Happy Program Loop

Program Loop Angry

tiap perilakunya Program Loop Sleep Program Loop Angry Program Loop Happy Program Loop Playful Laporan Kelompok

Program Loop Happy

Program Loop Sleep Program Loop Angry Program Loop Happy Program Loop Playful Laporan Kelompok – Praktikum

Program Loop Playful

Program Loop Bathroom Program Loop Hungry Program Loop Wake Up Laporan Kelompok – Praktikum Pengantar

Program Loop Bathroom

Program Loop Bathroom Program Loop Hungry Program Loop Wake Up Laporan Kelompok – Praktikum Pengantar Rekayasa

Program Loop Hungry

Program Loop Bathroom Program Loop Hungry Program Loop Wake Up Laporan Kelompok – Praktikum Pengantar Rekayasa

Program Loop Wake Up