Anda di halaman 1dari 3

1) Karma phala artinya akibat (phala), dari baik dan buruk suatu karma

(perbuatan ).
2) Manfaat
a) untuk meningkatkan sradha dan bhakti kepada Hyang Widhi
b) Karma akan membentuk kepribadian seseorang
c) Meningkatkan kesadaran untuk mencapai moksa

3) Macam karma

a) Sancitha karma adalah hasil perbuatan kita dalam kehidupan terdahulu yang
belum habis dinikmati dan masih merupakan benih yang menentukan kehidupan
kita yang sekarang.

b) Prarabdha karma adalah karma atau perbuatan seseorang yang pahalanya


langsung diterima pada kehidupan ini.

c) Kryamana karma adalah hasil perbuatan yang tidak sempat dinikmati pada saat
berbuat, sehingga harus diterima pada kehidupan yang akan datang.

4) xxxxxx
5) Punarbhawa berarti kelahiran yang berulang-ulang, yang disebut juga
penitisan kembali (reinkarnasi) atau Samsara.
6) Karena Hukum karma adalah hukum Tuhan yang berlaku bagi semua orang.
Tidak memandang apakah orang tersebut percaya atau tidak hukum karma
tetap berlaku, berlaku bagi semua umat manusia dari semua negara, semua
suku bangsa dan semua agama.
7) Bukti adanya punarbhawa :
a) Umat Hindu di samping percaya adanya Panca Srada sebagai Tatwa atau
filsafat agama Hindu juga melakukan ritual yaitu upacara keagamaan.
Dalam upacara pemujaan umat Hindu percaya adanya Panca Yadnya
yang terdiri dari Dewa Yadnya yaitu pemujaan kepada Hyang Whidi
Wasa, Pitra Yadnya pemujaan kepada leluhur, Resi Yadnya pemujaan
kepada para resi atau pandita, Buta Yadnya pemujaan kepada sekalian
makhluk hidup, dan terakhir Manusa Yadnya pemujaan terhadap
keselamatan umat manusia. Dengan kita percaya adanya Pitra Yadnya
yaitu memberikan korban suci terhadap leluhur kita, artinya kita percaya
leluhur kita itu masih hidup di dunia yang halus (lain loka) dan nanti
akan lahir kembali dengan badan lain.
b) Umat Hindu dalam melaksanakan ajaran-ajarannya juga melakukan
dana punia seperti orang menabung, karena kita percaya bahwa
perbuatan ini akan membawa kebahagiaan setelah meninggal. Kalau
manusia sudah meninggal bukan berarti Atman sudah tiada, ini berarti
ada kehidupan lain setelah meninggal yaitu kehidupan di lain loka.
Setelah hidup di lain loka, tabungan tadi yang disimpan selama hidup di
dunia dapat dinikmati yaitu karma-karma yang baik.
c) Dalam mengarungi kehidupan ini umat Hindu berusaha menjalankan
kehidupan dengan menegakkan dharma, sebab dengan hidup selalu
berlandaskan dharma akan mengurangi dosa-dosa yang pernah dibuat
sebelum kehidupan saat ini. Dengan selalu berbuat baik kepada
sesamanya, dengan harapan dalam kehidupan di loka yang lain akan
lebih baik.
d) Manusia pada umumnya selalu takut datangnya kematian, manusia
dengan segala cara selalu menjaga kesehatannya dengan harapan
proses kematian jangan terlalu cepat sehingga dapat lama menikmati
kehidupan ini. Rasa takut manusia menghadapi kematian adalah suatu
pertanda bahwa sudah banyak penderitaan yang lain pada saat matinya
dalam kehidupan yang sudah sudah.
e) Bayi yang baru lahir biasanya setelah beberapa hari tanpa diajari sudah
dapat menetek susu ibunya, kesediaan si bayi yang sejak baru lahir
untuk menetek susu ibunya menandakan suatu pengalaman yang
pernah dialami pada kehidupannya yang sudah sudah.
f) Kenyataannya bahwa lahir sebagai manusia berbagai kegemaran yang
disebut hobi dan sampai saat ini tidak dapat diteliti sebab-sebab dari
kegemaran tersebut dalam kelahiran sekarang ini, maka ini
menunjukkan adanya pengalaman-pengalaman di dalam kehidupannya
yang sudah-sudah yang tidak dapat diingatkan lagi sebagai sumbernya.
g) Bayi yang baru lahir menangis , ini menandakan bahwa bayi tersebut
sudah tahu bahwa hidup sebagai manusia banyak penderitaannya
akibat dari dosa-dosanya, maka ini menunjukan adanya pengalaman di
dalam kehidupannya terdahulu sebelum lahir sebagai manusia.
8. Penyiksaan roh :
a) Batu macepak : Sebuah batu besar yang terbelah menjadi dua dan
bias terbuka maupun tertutup dengan sendirinya. Tempat untuk
menyiksa roh yang suka berkata kasar dan suka memfitnah semasa
hidupnya di dunia.
b) Titi ugal-agil : jembatan tali yang bergoyang terus melewati jurang
sangat dalam dari mana api berkobar dan panas luar biasa. Dari dasar
jurang bergema teriakan minta ampun dan minta tolong. teriakan itu
adalah dari roh orang-orang yang berbuat dosa dan menerima
hukuman di neraka.
c) Kayu curiga: hutan dengan pohon-pohon besar berdaun senjata tajam
dan berbuah bola besi. Melewati di bawahnya senjata-senjata tajam
dan bola besi itu berjatuhan menimpa sang roh. makin banyak dosa
(dari pikiran) ketika hidup di dunia maka akan makin sakit rasanya.
9. Antara Hukum Karma Phala dengan Punarbhawa memiliki hubungan yang
sangat dan memberikan pengaruh timbal balik karena Dari Karma Phala itu
akan membentuk kelahiran seseorang dan demikian juga sebaliknya
Punarbhawa akan berdampak terhadap karma/perbuatan seseorang
10.xxxxxx