Anda di halaman 1dari 2

A.

Metode pembelajaran

Metode pembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang digunakan untuk mengimplementasikan
rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan
pembelajaran. Terdapat beberapa metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk
mengimplementasikan strategi pembelajaran, diantaranya: (1) ceramah; (2) demonstrasi; (3)
diskusi; (4) simulasi; (5) laboratorium; (6) pengalaman lapangan; (7) brainstorming; (8) debat,
(9) simposium, dan sebagainya.

Metode pembelajaran adalah cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang
sudah disusun dalam kegiatan nyata agar tujuan yang telah disusun tercapai secara optimal
(Sanjaya, 2008: 147). Metode dilakukan dengan Teknik dan taktik (penjabaran dari metode)
(Sanjaya, 2008: 127). Teknik adalah cara yang dilakukan seseorang dalam rangka
mengimplementasikan suatu metode (contoh bagaimana agar ceramah dapat efektif?diperhatikan
situasi dan kondisinya, misalnya ceramah pada saat siang dengan siswa yang banyak dengan pagi
dengan siswa yg sedkit tentu saja berbeda tehnik nya). Taktik adalah gaya seseorang dalam
melaksanakan suatu teknik atau metode tertentu.

B. Model pembelajaran

Apabila antara pendekatan, strategi, metode, teknik dan bahkan taktik pembelajaran sudah
terangkai menjadi satu kesatuan yang utuh maka terbentuklah apa yang disebut dengan model
pembelajaran. Jadi, model pembelajaran pada dasarnya merupakan bentuk pembelajaran yang
tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru. Dengan kata lain, model
pembelajaran merupakan bungkus atau bingkai dari penerapan suatu pendekatan, metode, dan
teknik pembelajaran.

Berkenaan dengan model pembelajaran, Bruce Joyce dan Marsha Weil (Dedi Supriawan dan A.
Benyamin Surasega, 1990) mengetengahkan 4 (empat) kelompok model pembelajaran, yaitu: (1)
model interaksi sosial; (2) model pengolahan informasi; (3) model personal-humanistik; dan (4)
model modifikasi tingkah laku. Kendati demikian, seringkali penggunaan istilah model
pembelajaran tersebut diidentikkan dengan strategi pembelajaran.

Untuk lebih jelasnya, posisi hierarkis dari masing-masing istilah tersebut, kiranya dapat
divisualisasikan sebagai berikut:

MODEL PEMBELAJARAN
Model adalah suatu bentuk tiruan (replika) dari suatu benda yang sesungguhnya
Suatu contoh konseptual atau prosedural dari suatu program,sistem, atau proses yang dapat
dijadikan acuan atau pedoman dalam mencapai tujuan.
Model Pembelajaran adalah contoh pola atau struktur pembelajaran siswa yang didesain,
diterapkan, dan dievaluasi secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran.
Dalam pengertian lain Model Pembelajaran adalah suatu contoh bentuk pembelajaran yang
tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru di kelas.
Dalam model pembelajaran terdapat strategi pencapaian kompetensi siswa dengan pendekatan,
metode, dan teknik pembelajaran

Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran merupakan sebuah cara yang digunakan guru untuk


melaksanakan rencana yaitu mencapai tujuan pembelajaran yang sudah
disusun dalam bentuk kegiatan nyata atau praktis. Jika strategi
pembelajaran masih bersifat konseptual maka metode pembelajaran sudah
bersifat praktis untuk diterapkan. Cakupan metode pembelajaran lebih kecil
daripada strategi atau model pembelajaran

Model Pembelajaran

Model pembelajaran merupakan istilah yang digunakan untuk


menggambarkan penyelenggaraan proses belajar mengajar dari awal sampai
akhir. Dalam model pembelajaran sudah mencerminkan penerapan suatu
pendekatan, metode, teknik atau taktik pembelajaran sekaligus. Menurut
Udin (1996) model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang
melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman
belajar untuk mencapai tujuan tertentu. Model berfungsi sebagai pedoman
bagi guru dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan belajar
mengajar. Dengan demikian, satu model pembelajaran dapat menggunakan
beberapa metode, teknik dan taktik pembelajaran sekaligus