Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH TANGGUNG JAWAB

Dosen Pembimbing:

Dr. Suhaimi, S.H., M.Hum.

Disusun oleh:

Rijalul Haq 1404108010034


Ari Hardiansyah 1404108010035
Intan Astina 1404108010040
Rizka Ayunda 1404108010042
M. Novandre Mahyus 1404108010044
M. Ilman Rasyad 1404108010045
Muhammad Fadhil 1404108010046
Akbar Syahputra 1404108010047
Ghifari Alya 1404108010049
Yusfaizi Aditia 1404108010051
Adrian Nurhadi 1404108010055

PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN


UNIVERSITAS SYIAH KUALA
2015
Kata Pengantar

Segala puji bagi Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Salawat dan salam
tercurah kepada Nabi Muhammad saw. dan pengikutnya. Kami bersyukur kepada Allah SWT.
atas berkat rahmat dan hidayah-Nya, kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul
Tanggung Jawab ini.
Makalah ini kami tulis untuk memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Sosial Budaya Dasar.
Selain itu, makalah ini juga ditulis untuk memahami makna tanggung jawab.
Kami sangat menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Maka dari
itu, kami sangat membutuhkan saran dan masukan yang bersifat membangun, agar makalah
ini dapat menjadi lebih baik lagi di kemudian hari.
Melalui makalah ini, kami berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kami,
dan para pembaca. Kami berterima kasih kepada semua pihak atas saran dan masukan demi
kesempurnaan makalah ini.

Banda Aceh, 15 April 2015

Penulis

1
Daftar Isi

Kata Pengantar............................................................................................................................i

Daftar Isi....................................................................................................................................ii

BAB I PENDAHULUAN.........................................................................................................1

1.1 Rumusan Masalah.......................................................................................................1

1.2 Manfaat Penulisan.......................................................................................................1

1.3 Tujuan Penulisan.........................................................................................................1

BAB II PEMBAHASAN..........................................................................................................2

2.1 Konsep Tanggung Jawab.............................................................................................2

2.2 Kesadaran Bertanggung Jawab....................................................................................2

2.3 Tipe Tanggung Jawab..................................................................................................3

BAB III PENUTUP...................................................................................................................6

3.1 Kesimpulan..................................................................................................................6

3.2 Saran............................................................................................................................6

Daftar Pustaka............................................................................................................................7

2
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Selain sebagai makhluk Tuhan, manusia juga sebagai makhluk sosial dan
makhluk budaya. Dalam hubungannya manusia dengan manusia, manusia dengan
alam lingkungan, ataupun hubungan manusia dengan Tuhan, terdapat hak dan
kewajiban di mana manusia dibebani oleh tanggung jawab.
Tanggung jawab itu sendiri merupakan sifat yang mendasar dalam diri
manusia. Selaras dengan fitrah. Tapi bisa juga tergeser oleh faktor eksternal. Setiap
individu memiliki sifat ini. Ia akan semakin membaik bila kepribadian orang tersebut
semakin meningkat. Ia akan selalu ada dalam diri manusia karena pada dasarnya
setiap insan tidak bisa melepaskan diri dari kehidupan sekitar yang menunutut
kepedulian dan tanggung jawab. Inilah yang menyebabkan frekuensi tanggung jawab
masing-masing individu berbeda.

1.1 Rumusan Masalah


a. Bagaimanakah konsep tanggung jawab?
b. Bagaimanakah timbulnya kesadaran bertanggung jawab?
c. Apa sajakah tipe-tipe tanggung jawab?

1.2 Manfaat Penulisan


a. Memahami konsep tanggung jawab.
b. Memahami kesadaran bertanggung jawab.
c. Mengetahui tipe-tipe tanggung jawab beserta contohnya.

1.3 Tujuan Penulisan


Sebagai syarat menyelesaikan tugas mata kuliah Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD).

1
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Konsep Tanggung Jawab


Tanggung jawab menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah keadaan
wajib menanggung segala sesuatunya.Tanggung jawab timbul karena telah diterima
wewenang. Tanggung jawab juga membentuk hubungan tertentu antara pemberi
wewenang dan penerima wewenang. Jadi tanggung jawab seimbang dengan
wewenang.

Dengan demikian kalau terjadi sesuatu maka seseorang yang dibebani


tanggung jawab wajib menanggung segala sesuatunya. Oleh karena itu manusia yang
bertanggung jawab adalah manisia yang dapat menyatakan diri sendiri bahwa
tindakannya itu baik dalam arti menurut norma umum, sebab baik menurut seseorang
belum tentu baik menurut pendapat orang lain.

Dengan kata lain, tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah
laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab
juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.

Konsep tanggung jawab muncul berkenaan dengan pemenuhan kewajiban.


Ada dua hal mengenai pemenuhan kewajiban, yaitu secara wajar (complete
responsibility) dan secara tidak wajar (incomplete responsibility). Hubungan-
hubungan yang menimbulkan kewajiban dan hak dapat terjadi karena beberapa hal,
yaitu sebagai berikut:
a. Perjanjian antara manusia dan manusia dalam hal memenuhi kebutuhan hidup.
b. Moralitas manusia (human morality) kepada orang lain dan juga kepada alam.
c. Ciptaan Tuhan.

2.2 Kesadaran Bertanggung Jawab


Sadar merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengerti dengan apa yang
ada dalam pikiran, keinginan, harapan serta ucapannya dan paham dengan apa yang
sedang dan yang akan dilakukannya sekaligus kesanggupan diri dalam mengikuti

2
berbagai keputusan dengan rasa bertanggung jawab, serta siap menerima berbagai
kemungkinan dalam kehidupan.

Seseorang mau bertanggung jawab karena ada kesadaran atau pengertian atas
segala perbuatan dan akibatnya bagi diri sendiri dan bagi kepentingan pihak lain, atau
bagi alam lingkungan, atau bagi Tuhan. Kesadaran atau pengertian bersumber pada
unsur-unsur budaya dalam diri manusia. Sebagai makhluk berbudaya (beradab),
manusia menilai dan karena itu menyadari atau mengerti bahwa suatu perbuatan itu
benar atau salah, baik atau buruk, wajar atau tidak wajar, serta bermanfaat atau
merugikan.

Timbulnya kesadaran bertanggung jawab karena manusia hidup bermasyarakat


dan hidup dalam lingkungan alam. Manusia tidak boleh berbuat semaunya saja
terhadap sesama manusia dan alam lingkungan.

2.3 Tipe Tanggung Jawab


Berdasarkan hubungan dengan pihak lain, atau alam lingkungan, atau Tuhan,
dapat dikenal dan diinventarisasi beberapa ragam/tipe tanggung jawab yaitu:

a. Tanggung jawab kepada diri sendiri


Tanggung jawab kepada diri sendiri menuntut kesadaran setiap manusia untuk
memenuhi kewajiban bagi dirinya sendiri dalam pengembangan kemandirian
sebagai manusia pribadi. Dengan demikian, manusia pribadi diharapkan dapat
memecahkan masalah kemanusian mengenai dirinya sendiri. Contohnya:
Manusia mencari makan, tidak lain adalah karena adanya tanggung jawab
terhadap dirinya sendiri agar dapat melangsungkan hidupnya.
Seorang pelajar yang belajar dengan sungguh-sungguh dan mendapatkan nilai
yang baik saat lulus, maka pelajar tersebut telah bertanggung jawab terhadap
dirinya sendiri.

b. Tanggung jawab kepada keluarga


Tanggung jawab kepada keluarga menuntut kesadaran kepala keluarga (suami)
untuk memenuhi kewajibannya dalam kehidupan keluarga. Dalam kehidupan
keluarga, dituntut keseimbangan antara kewajiban yang dipenuhi dan hak yang
diperoleh anggota keluarga. Contohnya:

3
Seorang ayah rela bekerja membanting tulang demi memenuhi tanggung
jawabnya sebagai kepala keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
Seorang ibu dikarunia tiga anak, kemudian oleh sesuatu sebab suaminya
meninggal dunia, karena ia tidak beketja pada saat suaminya masih hidup,
maka demi rasa tanggung jawabnya terhadap keluarga ia bekerja banting
tulang demi memenuhi kebutuhan keluarganya.

c. Tanggung jawab kepada sesama manusia


Tanggung jawab kepada sesama manusia menuntut keasadaran manusia untuk
memenuhi kewajibannya dalam hubungan hidup bermasyarakat. Kewajiban itu
meliputi kewajiiban dalam hubungan individu dengan individu dan hubungan
individu dengan masyarakat. Dalam hubungan individu dengan individu, selalu
dituntut keseimbangan kewajiban yang dipenuhi dengan hak yang diperoleh.
Contohnya:
Seorang karyawan selalu datang ke kantor tepat waktu dan mengerjakan
semua pekerjaannya dengan baik. Karyawan tersebut telah bertanggung jawab
kepada atasannya.
Seorang hansip yang diberi tugas oleh kepala desa untuk menjaga keamanan
kampung, selalu melaksanakan tugasnya dengan sepenuh hati. Hansip tersebut
telah bertanggung jawab kepada kepala desa.

d. Tanggung jawab kepada alam lingkungan


Tanggung jawab pada alam lingkungan menuntut kesadaran manusia untuk
memenuhi kewajibannya atau pengabdian dan pengorbanannya dalam menata,
memelihara, dan melestarikan alam lingkungan dengan baik, teratur, dan sehat.
Dengan demikian, manusia diharapkan dapat memecahkan masalah alam
lingkungan yang berpengaruh masalah sampah, saluran pembuangan air,
pemeliharaan taman, pencemaran sungai dan laut, serta perusakan hutan lindung
dan suaka alam. Contohnya:
Seseorang membersihkan halaman rumahnya dan menjaga tanaman-
tanamannya dengan baik sehingga halamannya menjadi bersih dan asri. Orang
tersebut telah bertanggung jawab kepada alam lingkungan.

e. Tanggung jawab kepada Tuhan


Tanggung jawab kepada Tuhan menuntut kesadaran manusia untuk memenuhi
kewajiban dan pengabdiannya kepada Tuhan. Sebagai makhluk ciptaan Tuhan,
manusia bersyukur kepada Tuhan atas karunianya menciptakan manusia dan

4
member rezeki kepadanya. Pengabdian kepada Tuhan adalah penyerahan diri
sepenuhnya kepada Tuhan sebagai perwujudan kasih sayang dan rasa syukur
kepada Tuhan. Contohnya:
Setiap manusia wajib melaksanakan kewajiban nya mejalankan agama yang
dipercayai nya, karena itu merupakan tanggung jawab dirinya terhadap Tuhan.

5
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Dari uraian di atas dapat di tarik suatu kesimpulan bahwa tanggung jawab
dalam konteks pergaulan manusia adalah suatu keberanian. Orang yang bertanggung
jawab adalah orang yang berani menanggung resiko atas segala hal yang menjadi
tanggung jawabnya. Ia jujur terhadap dirinya dan jujur terhadap orang lain, adil,
bijaksana, tidak pengecut dan mandiri. Dengan rasa tanggung jawab, orang yang
bersangkutan akan selalu berusaha memenuhi kewajibannya melalui seluruh potensi
dirinya. Orang yang bertanggung jawab adalah orang mau berkorban untuk
kepentingan orang lain ataupun orang banyak.
Orang yang bertanggung jawab dapat memperoleh kebahagiaan, sebab ia
dapat menunaikan kewajibannya dengan baik. Kebahagiaan tersebut dapat dirasakan
oleh dirinya sendiri ataupun oleh orang lain. Sebaliknya orang yang tidak bertanggung
jawab akan menghadapai kesulitan, sebab ia tidak melaksanakan kewajibannya
dengan baik dan tentunya tidak mengikuti aturan, norma serta nilai-nilai yang berlaku.

3.2 Saran
Dalam kehidupan mahasiswa harus dapat menerapkannya di lingkungan
bermasyarakat dan dapat mengembangkan diri berdasarkan pengetahuan yang
telah didapat mengenai tanggung jawab.
Dalam menerapkannya, diharapkan mahasiswa dapat bertanggung jawab sesuai
dengan konsep-konsep yang tertuang dalam makalah ini.

6
Daftar Pustaka

Suhaimi. 2015. Ilmu Sosial Budaya Dasar. Banda Aceh: UPT Unsyiah.
https://acehmillano.wordpress.com/2013/03/24/manusia-dan-tanggung-jawab-isbd/
http://anaktptph-agriculture.blogspot.com/2013/06/makalah-tanggung-jawab-
kesadaran-isbd.html?m=1