Anda di halaman 1dari 1

Keunggulan metode tanam hazton:

1. Produksi panen tinggi.

2. Mudah dalam penanamannya.

3. Relatif tahan terhadap hama keong mas dan orong-orong karena umur penanaman
sudah tua. Sehingga batang untuk padi sudah kuat.

4. Sedikit atau bahkan tidak ada penyulaman dan penyiangan.

5. Umur panen lebih cepat

6. Mutu gabah tinggi, sebanding dengan pemberian pupuk yang cukup untuk menutrisi
padi.

7. Prosentase beras pecah tergolong rendah

Kelemahan metode tanam hazton :

1. Memerlukan tambahan benih dari biasanya, keperluan benih untuk metode hazton
berkisar antara 100-125 kg/ ha. Sangat jauh perbedaan jika dibandingkan dengan
metode SRI yang memakai 4-5 kg per hektare dan jika memakai cara tanam
konvensional maka membutuhkan 30/40 kg/ ha.

2. Karena tanaman rimbun, maka perlu dikawal dengan agencia hayati (imunisasi padi,
penggunaan decomposer/sterilisasi lahan, dan bio fungisida).

3. Perlu pupuk (organik/ anorganik) tambahan dari dosis normal