Anda di halaman 1dari 33

DISTRIBUSI

PROBABILITAS /
PELUANG kontinu
Rio Anshari, S.Pd, M.Si
3353
(rioanshari@fmipa.unp.ac.id)
(rio.anshari@gmail.com)

1
DISTRIBUSI NORMAL

2
Distribusi Normal
Pada kasus di mana n cukup besar dan p tidak terlalu
kecil (tidak mendekati 0,.,1 dilakukan pendekatan
memakai distribusi Normal (Gauss)

Ditemukan pertama kali oleh matematikawan asal


Prancis, Abraham de Moivre (1733), diaplikasikan
lebih baik lagi oleh astronom asal Jerman
Distribusi Normal = Distribusi Carl Friedrich Gauss

3
Distribusi Normal
(Distribusi Probabilitas Kontinu)
Kurva Normal dan Variabel Random Normal
Distribusi probabilitas kontinu yang terpenting adalah
distribusi normal dan grafiknya disebut kurva normal.
Variabel random X yang distribusinya berbentuk seperti
lonceng disebut variabel random normal.

x
4
Karakteristik distribusi normal.

Distribusi normal memiliki dua parameter yaitu dan


yang masing-masing membentuk lokasi dan distribusi.

Titik tertinggi kurva normal berada pada rata-rata.

Distribusi normal adalah distribusi yang simetris.

Simpangan baku menentukan lebarnya kurva.

Total luas daerah di bawah kurva normal adalah 1.


Karakteristik distribusi normal (Lanjutan)

Jika jarak dari masing-masing nilai x diukur


dengan simpangan baku , maka :
dapat ditulis sebagai berikut :
P ( - 1 X + 1) = 68 %
P ( - 2 X + 2) = 95 %
P ( - 3 X + 3) = 99 %
Karakteristik Distribusi Normal

7
Sifat kurva normal, yaitu :
Kurva mencapai maksimum pada x
Kurva setangkup terhadap garis tegak yang
melalui x
Kurva mempunyai titik belok pada x
Sumbu x merupakan asimtot dari kurva
normal
Seluruh luas di bawah kurva, di atas sumbu x
adalah 1
8
Distribusi Normal Baku
Untuk mengubah distribusi normal menjadi distribusi
normal baku adalah dengan mencari variabel Z yang
didapat sbb : X
Z

Bila x berada di antara x1 dan x2, maka variabel acak z
akan berada di antara z1 dan z2, dimana :

x1 x2
Z1 Z2

Contoh soal Distribusi Normal
Dari penelitian terhadap 150 orang laki-laki yang
berumur 40 60 tahun didapatkan rata-rata
kadar kolesterol mereka 215 mg % dan
simpangan baku Sd = 45 mg %. Hitunglah
peluang kita mendapatkan seorang yang kadar
kolesterolnya:
a. > 250 mg %
b. < 200 mg %
c. antara 200 275 mg %
10
Contoh soal Distribusi Normal
Hasil ujian mahasiswa berdistribusi normal
dengan mean = 72 dan variansi = 81 dan
diketahui bahwa 5% mendapat nilai A,
tentukan nilai terendah mahasiswa yang
mendapat nilai A.

11
DISTRIBUSI t
(DISTRIBUSI STUDENT)

12
Distribusi t

13
Distribusi t
Penggunaan distribusi t-student baik untuk sampel
kecil yang kurang dari 30 n < 30

Untuk sampel yang besar, fluktuasi variansi sampel


tidak terlalu besar dan dapat didekati dengan
menggunakan distribusi normal.

Namun pada sampel yang kecil, fluktuasi variansi


cukup besar dan sebarannya tidak lagi normal
baku. Pola seperti ini didekati dengan distribusi t

14
Distribusi t
Secara umum, distribusi t mirip dengan distribusi
normal, hanya saja pada distribusi t terdapat
besaran (dibaca : nu ) yang menyatakan derajat
kebebasan dimana harga

=( )

Dengan harga n merupakan jumlah populasi/sampel


yang diamati.

15
Distribusi t
Jika rata-rata sampel ( ), variansi ( 2 ) atau
simpangan baku () dan nilai tengan () diketahui,
nilai t dapat dihitung sebagai berikut :


=

Sedangkan untuk distribusi probabilitasnya :
K = nilai yang
= bergantung
nilai derajat
+
kebebasan 16
Distribusi t
Bagaimana jika hasil perhitungan t menghasilkan
harga negatif (untuk nilai < ) ?

Artinya :
=
=
=

17
Contoh
Sebuah produsen bohlam menyatakan bahwa bohlam
produksinya mencapai umur rata-rata 500 jam.
Produsen tersebut melakukan pengujian terhadap 25
bohlam dan dari hasil pengujian diperoleh rata-rata
518 jam dan simpangan baku 40 jam. Tentukan nilai t
dan besar peluangnya !

18

DISTRIBUSI
(chi-kuadrat)

19

Distribusi

20

Distribusi

distribusi Chi-Kuadrat memiliki sifat sebagai


berikut:
1. Seluruh nilainya positif
2. Tidak simetris
3. Bentuk distribusi tergantung pada derajat
kebebasannya
4. Mean dari distribusi adalah derajat
kebebasannya ()
21
Distribusi

Beberapa ukuran statistik deskriptif untuk


distribusi chi-kuadrat :
Mean
=
Variansi

=

22
Contoh

Tentukan harga 2 untuk


sampel sebanyak 15 sampel
untuk peluang sebesar 0,95 !

23
DISTRIBUSI F
(DISTRIBUSI FISHER)

24
Distribusi F

25
Distribusi F
Rasio ragam dari dua populasi yang bersifat
bebas, dapat diduga dari rasio varians sampel.
dan rasio ini akan memiliki bentuk sebaran
(distrbusi).

Sebaran ini disebut sebaran F (Fisher), dengan


derajat bebas (1 )= 1 -1 dan (2 )= 2 -1

26
Distribusi F
Sebaran F digunakan untuk menguji apakah dua atau lebih
sampel berasal dari populasi yang memiliki varians yang sama.

Distribusi F tidak pernah mempunyai nilai negatif


sebagaimana pada distribusi Z.

Distribusi F seluruhnya adalah positif atau menjulur ke positif


(positively skewed) dan merupakan distribusi kontinu yang
menempati seluruh titik di kurva distribusinya.

27
Distribusi F
Nilai distribusi F mempunyai rentang dari 0
sampai tidak terhingga.

<<

Apabila nilai F meningkat, maka distribusi F


mendekati sumbu X, namun tidak pernah
menyentuh sumbu X tersebut (asimtot).
28
Distribusi F
Syarat distribusi F :

1. Populasi yang diteliti mempunyai distribusi


yang normal

2. Populasi mempunyai standar deviasi yang


sama

3. Sampel yang ditarik dari populasi bersifat


bebas serta diambil secara acak.
29
Distribusi F
Fungsi densitas distribusi F dapat dihitung
dengan rumusan :


= +

+

K = bilangan yang bergantung derajat kebebasan

30
Distribusi F
Pada tabel distribusi F, dapat dilihat nilai-nilai
F untuk peluang 0,01 dan 0,05 dengan derajat
kebebasan 1 dan 2

Untuk nilai F dengan peluang 0,99 dan 0,95


dapat dihitung dengan menggunakan
rumusan :
()(,) =
(,)
31
Contoh
Tentukan nilai F untuk harga 1 = 24
dan 2 = 8 untuk peluang p = 0,01 ; p =
0,05 ; p = 0,95 dan p = 0,99.

32