Anda di halaman 1dari 3

NOMOR SOP

TGL. PEMBUATAN

TGL. REVISI

TGL. EFEKTIF

DISAHKAN OLEH Kepala Puskesmas Naringgul

Ijuh Sugandi,
A.Md.Kep.,SKM
NIP. 19730920 199803 1
004

NAMA SOP PENANGANAN HIPERTENSI


PUSKESMAS NARINGGUL
DALAM KEHAMILAN
(PREEKLAMSIA,
EKLAMPSI)

Hipertensi Kenaikan tekanan darah yang terjadi pada kehamilan


Pengertian
pada usia lebih dari 20 minggu
Preeklampsi Ringan jika TD diastole <90 mmhg dalam
pengukuran berjarak 1 jam disertai proteinuri 1(+)
Pereklampsi berat jika TD diastole >110mmhg , proteinuri 2(+),
oliguri, hiperefleksi, ganggan penglihatan, nyeri epigastrium,
edema paru dan atau nyeri kepala
Eklampsi jika disertai Kejang
Sebagai acuan dalam penanganan hipertensi dalam kehamilan
Tujuan
(preeklamsia, eklampsi)
Tatalaksana hipertensi dalam kehamilan (preeklamsia, eklampsi)
Kebijakan
sesuai dengan standar
Referensi

Alat dan Bahan

Unit Terkait Poned puskesmas Naringgul


PPWS
Dokumen Terkait
Rekam Medis
Surat rujukan bila penderita dikirim oleh Bidan praktek, PKM dan
kader
Laporan ke Dinas Kesehatan
Hasil pemeriksaan laboratorium
Setiap ibu hamil yang mengalami kenaikan tekanan darah
Langkah-langkah/ Prosedur
diastolik harus dilakukan pemeriksaan proteinuri
Diagnostik :
Hipertensi Kenaikan tekanan darah yang terjadi pada kehamilan
pada usia lebih dari 20 minggu
Preeklampsi Ringan jika TD diastole <90 mmhg dalam
pengukuran berjarak 1 jam disertai proteinuri 1(+)
Pereklampsi berat jika TD diastole >110mmhg , proteinuri 2(+),
oliguri, hiperefleksi, ganggan penglihatan, nyeri epigastrium,
edema paru dan atau nyeri kepala
Eklampsi jika disertai Kejang
1; Penatalaksanaan
1; Preeklampsi Ringan
a; Kehamilan < 35 minggu dan tidak terdapat perbaikan
Nilai 2x Seminggu (Rawat Jalan) :
Pantau TD, Proteinuria, refleks dan kondisi janin
Lebih banyak istirahat
Diet biasa
Tidak perlu obat
b; Kehamilan > 35 minggu
Pertimbangkan terminasi kehamilan di RS
Jika servix matang
Induksi dengan Oksitosin 5 iu dalam 500 ml RL/Dex 5
% atau dengan Prostaglandin
Jika serviks belum matang
Berikan prostaglandin
Misoprostol atau kateter Foley atau
Terminasi dgn SC
2; Penatalaksanaan Preeklampsia Berat(PEB)/ Eklampsia
a; PENGELOLAAN KEJANG :
Beri obat anti kejang
Bebaskan jalan nafas
Beri O2 4-6 ltr/mnt per masker.
Lindungi pasien dari kemungkinan trauma
Aspirasi mulut dan tenggorokan
Posisi miring kiri
b; PENGELOLAAN UMUM :
Jika TD Diastolik > 110 mmHg, beri anti hipertensi
sampai TD diastolik 90-100 mmHg.
Pasang Infus RL , jarum no 16, pertahankan 1,5-2 ltr/24
jam
Pasang Kateter
Jangan tinggalkan pasien sendirian
Observasi TTV, Refleks dan DJJ setiap 1 jam
Auskultasi paru untuk cari tanda edema paru, jika
edema (+) hentikan pemberian cairan, beri diuretik
(Furosemid 40 mg IV)
Nilai pembekuan darah (Jika ada)
Beri obat anti kejang
3; RUJUK ..... BAKSOKUDO
a; ANTI KONVULSAN :
1; MgSO4 (Obat pilihan)
2; Diazepam (alternatif, Risiko terjadi Depresi Neonatal)
Syarat Pemberian MgSO4 :
Refleks Patella (+)
Urin minimal 30 ml/jam dalam 4 jam terakhir
Frekwensi Pernafasan > 16 x/mnt
DOSIS AWAL
MgSO4 40 % : 4 gr (10 cc) +10cc aquades
berikaan perlahan IV dalam 20 menit
Jika akses intravena sulit, berikan masing-masing 5 g
MgSO4 (12,5 ml larutan MgSO4 40 %) IM boka dan
boki.
MgSO4 40 % : 6 gr (15 cc) + 500 cc RL habiskan
dalam 6 jam : .........28 tpm (Infus set 20 tpm)

DOSIS PEMELIHARAAN

Ambil 6 g MgSO4 (15 ml larutan MgSO4 40 %) dan


larutka dalam 500 ml larutan RL/Ringer Asetat, lalu
berikan secara IV dengan kecepatan 28 tts/menit selama
6 jam, dan diulang hingga 24 jam setelah persalinan
atau kejang berakhir (bila eklampsia)
Hentikan MgSO4 Jika :

; Refleks Patella (-)


; Bradipnea (<16 /mnt)
Jika terjadi henti nafas :

; Bantu pernafasan dengan ventilator


; Berikan Kalsium glukonas 1gr ( 20 ml dalam
larutan 10 %) IV, perlahan-lahan sampai
pernafasan mulai lagi.

OBAT ANTI HIPERTENSI


OBAT PILIHAN :
NIPEDIPINE , DOSIS 5-10 mg per Oral dapat
diulang 8x/24 jam
Jika respon tidak membaik setelah 10 menit,
berikan tambahan 5 mg per sublingual
ALTERNATIF :

Labetolol 10 mg/oral

Jika respon tidak membaik setelah 10 menit,

berikan Labetolol 20 mg per oral

Diagram Alir

Lampiran

Anda mungkin juga menyukai