Anda di halaman 1dari 2

Kasus Kabut di London, 1952

Pada tanggal 5 Desember 1952, di London terjadi kabut tebal


selamaempat hari berturut-turut. Angin hampir tidak ada, temperatur
mendekati 0oC, dan terjadi inversi temperatur. Dikatakan bahwa terjadi
banyak kematian karenanya. Saat itu, pencemaran udara juga disebabkan
oleh banyaknya emisi kendaraan bermotor dan lori.
Masyarakat yang terbanyak meninggal dan/atau sakit adalah
mereka yang berusia >65 tahun dan terutama >75 tahun; sebab
kematian utama adalah penyakit jantung dan paru-paru (bronkitis).
Pertanyaan:
1. Buatlah satu grafik garis yang memperlihatkan jumlah kematian,
temperatur, konsentrasi dan SO2.
2. Beri usulan apakah ada kemungkinan hubungan antara pencemaran
udara dengan wabah? Dapatkah grafik tadi menjelaskan ke arah
mana penelelitian harus dilakukan?
3. Untuk menyelesaikan masalah tersebut dari mana saja data dapat
diambil?
4. Selain data pada tabel, data apa lagi yang mungkin dapat
bermanfaat?
5. Data mana yang lebih baik, data jumlah penderita absolut atau
relatif? Mengapa? Perlihatkan contoh perhitungan anda!
6. Tindakan pencegahan apa saja yang dapat disarankan?

Jawaban:
1. Grafik yang Memperlihatkan Jumlah Kematian, Temperatur,
Konsentrasi dan SO2
1000
900
800
700
600
500
400
300
200
100
0
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Mati Temp. Debu SO2 (ppm)

2. Terdapat kemungkinan hubungan antara pencemaran udara dengan


wabah. Karena semakin buruk keadaan pencemaran udara akan
menimbulak penyakit, penyakit tersebut dapat menjadi wabah akibat
dari pencemaran udara tersebut.
3. Data yang dapat diambil terutama yaitu Jumlah Kematian, dan SO2
(ppm) karena dapat diperhitungkan berapa banyak jumlah orang yang
mati dengan sebarapa tinggi konsentrasi SO2 yang ada.
4. Data lain yang mungkin dapat bermanfaat antara lain mengenai
wilayah terpapar, lama kabut terjadi, jumlah penduduk meninggal
berdasarkan usia dan jenis kelamin, dsb.
5.
6. Tindakan dan pencegahan yang dapat dilakukan antara lain
Mengurangi pemakaian bahan bakar fosil terutama yang mengandung
asap serta gas-gas polutan lainnya agar tidak mencemarkan
lingkungan. Melakukan penyaringan asap sebelum asap dibuang ke
udara dengan cara memasang bahan penyerap polutan atau saringan.
Mengurangi sistem transportasi yang efisien dengan menghemat
bahan bakar dan mengurangi angkutan pribadi, menggunakan masker
agar mengurangi paparan pencemaran udara