Anda di halaman 1dari 7

22

BAB III

METODELOGI PENELITIAN

A. Metode Penelitian

1. Rancangan Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriftif dengan pendekatan

eksploratif yang merupakan suatu metode penelitian yang dilakukan dengan

tujuan utama untuk membuat gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaan

secara objektif. Melalui metoda ini diharapkan dapat mengetahui gambaran

konsep diri pada klien yang dilakukan hemodialisa di ruang hemodialisa di RSU.

R. Syamsudin, SH.

2. Kerangka kerja dan Definisi Operasional

a. Variabel Penelitian

Variable adalah sesuatu yang digunakan sebagai ciri, sifat, atau ukuran

yang dimiliki atau didapatkan oleh satuan penelitian tentang sesuatu pengertian

tertentu. Variable dalam penelitian ini adalah gambaran konsep diri klien dengan

terapi hemodialisa di RSU R.Syamsudin, SH kota sukabumi.

Sub variable dalam penelitian ini ialah :

1) Citra Diri pada klien yang menjalankan terapi hemodialisa di ruang

hemodialisa RSU R.Syamsudin, SH

2) Peran Diri pada klien yang menjalankan terapi hemodialisa di ruang

hemodialisa RSU R.Syamsudin, SH


23

3) Harga Diri pada klien yang menjalankan terapi hemodialisa di ruang

hemodialisa RSU R.Syamsudin, SH

4) Identitas Diri pada klien yang menjalankan terapi hemodialisa di ruang

hemodialisa RSU R.Syamsudin, SH

5) Ideal Diri pada klien yang menjalankan terapi hemodialisa di ruang

hemodialisa RSU R.Syamsudin, SH

b. Definisi Oprasional

Konsep diri terdiri dari beberapa komponen diantaranya yaitu citra diri,

ideal diri, harga diri, peran diri, identitas diri. Citra diri menggambarkan

pandangan klien terhadap perubahan fisik yang terjadi akibat hemodialisa. Ideal

diri menggambarkan pandangan klien terhadap keinginan dan prilaku klien

setelah klien dilakukan hemodialisa. Harga diri menggambarkan pandangan klien

terhadap penerimaan orang lain terhadap kondisi klien yang sekarang

mendapatkan terapi hemodialisa. Peran diri menggambarkan pandangan klien

terhadap perubahan peran klien setelah dilakukan hemodialisa. Yang terakhir

identitas diri yaitu menggambarkan pandangan klien terhadap kesadaran pribadi

klien setelah dilakukan hemodialisa.

B. Populasi dan Sampel Penelitian

1. Populasi

Populasi adalah keseluruhan objek yang akan diteliti dalam penelitian ini.

Populasi pada penelitaan ini adalah semua pasien yang menjalankan Hemodialisa

di ruang Hemodialisa RSU R.Syamsudin, SH.


24

2. Sampel

Sampel adalah sebagian yang diambil dari keseluruhan objek yang diteliti

yang dianggap mewakili seluruh populasi. Sampel dalam penelitian ini

menggunakan teknik Accidental sampling yaitu pasien hemodialisa yang ada pada

saat penelitian dengan jumlah sampel 40 orang dengan waktu penelitian dari 23

25 November 2010.

C. Teknik Pengumpulan Data dan Prosedur Pengambilan Data


1. Teknik Pengumpulan Data
Data di dapatkan dari hasil wawancara langsung kepada responden dengan

menggunakan kuesioner yang berisi pertanyaan tertutup untuk mengetahui gambaran

konsep diri responden dengan jumlah pertanyaan 25 item. Sebelumnya responden

diberikan penjelasan terlebih dahulu tentang cara pengisian, tujuan dan tata kerja

penelitian serta bersedia untuk di jadikan sampel penelitian.


Adapun cara penggunaannya adalah responden diminta untuk memberikan tanda

silang pada bagian dari kontinium yang menggambarkan tanggapan terhadap objek,

kemudian diperoleh nilai atau skor yang menunjukkan tanggapan responden tentang sifat

dari objek yang disajikan.


2. Prosedur Pengambilan Data
Untuk bisa melakukan pengambilan data tersebut harus melalui beberapa tahap

yaitu yang pertama pembuatan ijin. Pembuatan ijin yang pertama yaitu surat ijin dari

pihak kampus untuk kemudian menjadi surat rekomendasi untuk membuat surat ijin di

kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat, selanjutnya ijin yang

terakhir dari pihak rumah sakit umum R.Syamsudin,S.H. Pengambilan dilakukan dengan

tahap sebagai berikut: pertama responden diberi tahu tujuan dan manfaat dari penelitian
25

ini kemudian responden diberi surat pernyataan bersedia sebagai responden dan

selanjutnya diberi penjelasan tentang cara pengisian koesioner tersebut.

D. Pengolahan dan Analisis Data

1. Pengolahan

a. Editing

Proses editing dengan memeriksa kembali data yang telah dikumpulkan dan memilih

data sedemikian rupa, sehingga hanya data yang terpakai saja yang tinggal. Ini berarti

semua data harus diteliti kelengkapan data yang diberikan. Hal ini dilakukan dengan

tujuan untuk merapihkan data agar bersih, rapi dan tinggal mengadakan pengolahan

data.
b. Coding
Merubah data yang telah dikumpulkan kedalam bentuk yang lebih ringkas, kemudian

memberikan kode pada masing-masing variabel terhadap data yang diproleh dari

sumber data yang telah diperiksa kelengkapannya.


c. Scoring
Yaitu tahap ini dilakukan setelah ditetapkan hasil setiap jawaban responden dapat

diberikan skor, dengan kriteria sebagai berikut: untuk pernyataan yang bersifat positif

untuk jawaban ya diberi nilai 1 dan tidak diberi nilai 0, dan untuk jawaban yang

bersifat negatif untuk jawaban ya diberi nilai 0 dan tidak diberi nilai 1.

d. Entry

Memasukan data yang telah diberi kode ke dalam komputer kemudian

diolah dengan sistem komputerisasi.

e. Cleaning

Melakukan pembersihan data dengan mengecek kembali data yang sudah

dimasukan, dilakukan bila terdapat kesalahan dalam memasukan data.


26

f. Tabulasi

Merupakan pengorganisasian data sedemikian rupa agar dengan mudah dapat di

jumlahkan, disusun dan ditata untuk disajikan dan dianalisis. Tabulasi dengan

memuat tabel-tabel sesuai dengan analisis yang dibutuhkan.

2. Analisis Data

Data yang diperoleh diurut dari skor terendah sampai tertinggi, adapun nilai

yang diperoleh berdasarkan jawaban responden nilai yang terendah berjumlah 0 dan

tertinggi 5 setelah itu dibuat tabel data distribusi frekuensi. Dengan menggunakan

langkah-langkah tersebut, maka diperoleh 2 kategori Konsep Diri yaitu : untuk nilai 0

12 positif dan 13 25 negatif.


Untuk langkah yang sama, maka didapat kategori sub variable yaitu : citra tubuh

nilai 0 2 positif dan nilai 3 5 negatif, ideal diri nilai 0 2 positif dan nilai 3 5

negatif, harga diri nilai 0 2 positif dan nilai 3 5 negatif, peran diri nilai 0 2 positif

dan nilai 3 5 negatif, identitas diri nilai 0 2 positif dan nilai 3 5 negatif.
Hasil dari pengolahan diatas kemudian diolah secara tabulasi dan perhitungan prosentase

dengan rumus sebagai berikut :

X
P =
Keterangan :
P = Prosentase 100
X = jumlah alternatif jawaban N
N = jumlah responden
Selanjutnya setiap subvariabel dihitung persetase klien yang mengalami gangguan.

E. Lokasi dan Waktu Penelitian


1. Lokasi

Lokasi yang dipilih sebagai tempat penelitian adalah di Ruang

hemodialisa di RSU R.Syamsudin, SH.


27

2. Waktu penelitian
Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan penelitian ini adalah dari bulan

Nopember 2010 tepatnya mulai tanggal 23 25 November 2010.

F. Etika Penelitian

Masalah etika penelitian Keperawatan merupakan masalah yang sangat

penting dalam penelitian, mengingat penelitian keperawatan berhubungan

langsung dengan manusia, maka segi etika penelitaian harus diperhatikan(A. Azis

Alimul Hidayat, 2007). Masalah etika yang harus diperhatikan antara lain adalah

sebagai berikut :

1. Lembar Persetujuan sebagai peserta (informed concent)

Informed concent merupakan bentuk persetujuan antara peneliti dengan

responden penelitian dengan memberikan lembar persetujuan. Informed

concent tersebut diberikan sebelum penelitian dilakukan dengan memberikan

lembar persetujuan untuk menjadi responden.

Tujuan Informed concent adalah agar subyek mengerti maksud dan tujuan

penelitian, mengetahui dampaknya. Jika subyek bersedia, maka mereka harus

menandatangani lembar persetujuan. Jika responden tidak bersedia, maka peneliti

harus menghormati hak itu.

Beberapa informasi yang harus ada dalam informed concent tersebut

antara lain : partisipasi pasien, tujuan dilakukannya tindakan, jenis data yang

dibutuhkan, komitmen, prosedur pelaksanaan, potensial masalah yang akan

terjadi, manfaat, kerahasiaan, informasi yang mudah dihubungi dan lain- lain.

2. Tanpa nama (Anonimity)


28

Anonimity tujuannya untuk menjaga kerahasiaan identitas dari responden

dalam penelitian dengan cara tidak memberi nama responden pada lembar alat

ukur hanya menuliskan kode pada lembar pengumpulan data atau hasil penelitian

yang akan disajikan.

3. Kerahasiaan (Confidentiality)

Confidentiality tujuannya untuk menjamin keberhasilan dari penelitian

baik informasi maupun masalah lainnya, semua informasi yang dikumpulkan

dijamin kerahasiaan oleh peneliti, hanya kelompok data tertentu yang akan

dilaporkan pada hasil riset (A. Azis Alimul Hidayat, 2007).

Etika penelitian termasuk hal yang sangat penting untuk diperhatikan

dalam melakukan penelitian keperawatan ini, mengingat penelitian keperawatan

langsung berhubungan dengan manusia. Maka hal yang dilakukan oleh peneliti

disini antara lain ialah memberikan penjelasan tentang tujuan dan manfaat dari

penelitian kemudian membuat persetujuan dengan responden dengan

menjelaskan bahwa dalam pengambilan data ini penulisa akan menjaga

kerahasiaan identitas responden dengan tidak menuliskan nama dan bagi

responden yang bersedia diharuskan menandatangani lembar persetujuan.