Anda di halaman 1dari 19

LAPORAN RENCANA KEGIATAN

(LRK)
KULIAH KERJA NYATA TIM I TAHUN 2017

KELURAHAN/DESA : REJOSARI BARAT


KECAMATAN : TERSONO
KABUPATEN : BATANG

Disusun oleh :

Amar Awalludin 13040113120023


Annisa Lutfiati 21030113120017
Ari Putri Arbawanti 22020113120004
Bondan Asmoro 21030113130141
Dita Cut Aisyah 25010113120075
Mita Amalia 13010113140082
Manggala Bintang Idatra 26010213140090
Rosmauli Trifena 14020213120034
Riko Dwi Arnendo 14020113140098

PUSAT PELAYANAN KULIAH KERJA NYATA (P2KKN)


LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
(LPPM)
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2017
HALAMAN PENGESAHAN
LRK DESA

Sehubungan dengan selesainya kegiatan survey oleh KKN Undip Tim I Tahun 2017 Desa
Rejosari Barat Kecamatan Tersono yang beranggotakan:

No NAMA MAHASISWA No. MHS TANDA TANGAN


1. Amar Awalludin 13040113120023 1.
2. Annisa Lutfiati 21030113120017 2.
3. Ari Putri Arbawanti 22020113120004 3.
4. Bondan Asmoro 21030113130141 4.
5. Dita Cut Aisyah 25010113120075 5.
6. Mita Amalia 13010113140082 6.
7. Manggala Bintang Idatra 26010213140090 7.
8. Rosmauli Trifena 14020213120034 8.
9. Riko Dwi Arnendo 14020113140098 9.
maka kami mengajukan pengesahan atas LRK yang telah disusun.

Semarang, Januari 2017

Mengetahui,

Kepala Desa Rejosari Barat Koordinator Desa

Setiarso, A.Ma Amar Awalludin


NIM. 13040113120023

Menyetujui
Dosen Kuliah Kerja Nyata

Dr. Aryu Candra, M.Kes Epid Dr. Hari Susanto Nugroho, M.Si Ir. Gunawan Widi Santosa, M.Sc
NIP. 197809182008012011 NIP. 1970030319941211001 NIP. 196009101987031003

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan
hidayah-Nya, sehingga Laporan Rencana Kegiatan (LRK) Kuliah Kerja Nyata Tim I Tahun
2017 di Desa Rejosari Barat, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang dapat diselesaikan
dengan baik. Dalam kesempatan ini, kami ingin mengucapkan rasa terima kasih kepada:

1. Prof. Dr.rer.nat Heru Susanto, ST, MM. MT., selaku ketua Lembaga Penelitian dan
Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UNDIP;

2. Dr. Ir. Edy Prasetyo, M.S. selaku kepala Pusat Pelayanan Kuliah Kerja Nyata
(P2KKN);

3. Dra. Ana Irhandayaningsih, M.Si. selaku Dosen Koordinator Lokasi KKN UNDIP
Kabupaten Batang;

4. Ir. Gunawan Widi Santosa, M.Sc, Dr. Hari Susanto Nugroho, M.Si, dan dr. Aryu
Candra, M.Kes Epid selaku dosen KKN Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang;

5. Setiarso, A.Ma selaku Kepala Desa Rejosari Barat, Kecamatan Tersono, Kabupaten
Batang;

6. Segenap perangkat desa Rejosari Barat yang telah memberikan informasi kepada
kami dan semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan Laporan Rencana
Kegiatan ini.

Kami menyadari bahwa penyusunan Laporan Rencana Kegiatan ini masih jauh dari
sempurna, oleh karena itu segala kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat kami
harapkan dari semua pihak. Akhir kata, semoga Laporan Rencana Kegiatan Kuliah Kerja
Nyata di Desa Rejosari Barat, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang Tim I Tahun 2017 ini
dapat bermanfaat.

Semarang, Januari 2017

Tim KKN

DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN PENGESAHAN................................................................... ii

KATA PENGANTAR................................................................................ iii

DAFTAR ISI.............................................................................................. iv

DAFTAR TABEL...................................................................................... v

DAFTAR LAMPIRAN.............................................................................. vi

REKAPITULASI RENCANA KEGIATAN.............................................. 1


a. Permasalahan............................................................................... 1
b. Prioritas Pemilihan Permasalahan............................................... 11
c. Rencana Program KKN Undip.................................................... 15

LAMPIRAN.............................................................................................. 19

DAFTAR TABEL

Nomor Halaman

1. Rekapitulasi Identifikasi Permasalahan Tingkat Desa..................... 1


2. Rekapitulasi Prioritas Pemilihan Permasalahan Tingkat Desa........ 11
3. Rekapitulasi Rencana Program KKN.............................................. 14
4. Timetable Rencana Pelaksanaan Program KKN Multidisiplin........ 14
5. Timetable Rencana Pelaksanaan Program KKN Monodisiplin....... 14

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor Halaman

1. Logsheet........................................................................................... 13
2. Dokumentasi.................................................................................... 14
REKAPITULASI RENCANA KEGIATAN
KKN TIM II TAHUN 2016

a. Permasalahan
Permasalahan yang ada di lapangan merupakan dasar pemikiran dalam penyusunan
program KKN yang akan dilaksanakan di Desa Rejosari Barat, Kecamatan Tersono,
Kabupaten Batang. Oleh karena itu, pelaksanaan survey di lapangan bertujuan untuk
mengumpulkan informasi dan data-data yang diperlukan dalam penyusunan rencana program
kegiatan KKN. Informasi dan data tersebut dapat diperoleh dari perangkat desa, masyarakat,
maupun instansi-instansi terkait. Hasil idenfifikasi permasalahan disajikan pada tabel berikut
ini:
Tabel 1. Rekapitulasi Identifikasi Permasalahan Tingkat Desa
No Permasalahan* Lokasi Sumber (P,M,D)**

1. Miniminya minat baca masyarakat Desa Rejosari


P/D
Barat

2 Kurangnya koleksi bahan bacaan Desa Rejosari


D
yang ada pada perpustakaan desa Barat

3 Kurangnya jam buka kunjungan Desa Rejosari


P/M/D
layanan pepustakaan desa Barat

4 Koleksi yang ada pada perpustakaan


Desa Rejosari
desa banyak yang mengalami P/D
Barat
kerusakan dan belum diperbaiki

5. Minimnya jumlah komputer yang ada Desa Rejosari


P/D
pada perpustakaan desa Barat

6. Kurangnya kesadaran terkait


Desa Rejosari
kebersihan diri pada anak (gigi, P
Barat
telinga, tangan & rambut)

7. Kurangnya kesadaran anak terkait Desa Rejosari


P/M
gizi seimbang Barat

8. Banyak lansia yang menderita Desa Rejosari


P
hipertensi Barat

9. Kurang kesadaran terkait gizi ibu Desa Rejosari


P
hamil dan MPASI Barat

10. Minat dari remaja desa untuk


melanjutkan pendidikan ke jenjang Desa Rejosari
P
yang lebih tinggi seperti perguruan Barat
tinggi dirasa perlu ditingkatkan
12. Kurangnya kegiatan untuk
Desa Rejosari
meningkatkan kreativitas anak dan P/M
Barat
masyarakat
13. Perlunya pengetahuan masyarakat
desa tentang cara mengendarai Desa Rejosari
P
sepeda motor yang lebih aman Barat
(safety riding)
14. Perlunya pengetahuan masyarakat
desa mengenai cara mengolah Desa Rejosari
P/M
sampah agar menjadi lebih Barat
bermanfaat
15. Pembuatan alat tepat guna untuk
mengolah sampah plastik berupa Desa Rejosari
P/M
botol menjadi bahan yang lebih Barat
bermanfaat
16. Minimnya minat baca masyarakat Desa Rejosari P/M/D
Barat

17. Kurang diadakan adanya les Desa Rejosari


P/M
tambahan bagi siswa SD Barat

18. Kurangnya diadakan lomba baca Desa Rejosari


P/M
pidato Barat

19. Minimnya diadakan lomba baca puisi Desa Rejosari


P/M
Barat

20. Kurangnya pemahaman tentang arti


Desa Rejosari
kebersihan membuang sampah pada M
Barat
tempatnya

Kurangnya pengetahuan mengenai Desa Rejosari


21. P
potensi kegiatan budidaya peikanan. Barat
Minimnya pemanfaatan pekarangan Desa Rejosari
22. P
sebagai tempat budidaya ikan Barat
Kurangnya minat warga dalam
Desa Rejosari
23. menjalankan UMKM bidang P/M
Barat
perikanan.
Rendahnya tingkat konsumsi ikan di Desa Rejosari
24. P
kalangan masyarakat desa Barat
Kurangnya pengetahuan mengenai
Desa Rejosari
25. perbedaan ciri-ciri ikan yang segar P/M
Barat
dan mundur mutu
Minimnya pemanfaatan limbah Desa Rejosari
26. P/M
rumah tangga berupa botol kaca Barat
Belum ada pengolahan hasil budidaya
Desa Rejosari
27. ikan untuk produk-produk perikanan P/M
Barat
lanjutan
Kurangnya pengetahuan mengenai Desa Rejosari
28. P
potensi usaha budidaya ikan hias Barat
29. UMKM yang ada belum melakukan
Desa Rejosari
pencatatan data pembukuan dengan P, M
Barat
baik dan benar

30. Kurangnya kesadaran masyarakat


Desa Rejosari
akan kebersihan dan kepedulian P
Barat
terhadap lingkungan

31. Kurangnya pengetahuan masyarakat Desa Rejosari


P
akan pengelolaan sampah yang benar. Barat

32. Masih banyaknya sampah yang tidak


terorganisir dengan baik di Desa Desa Rejosari M
Rejosari Barat Barat

33. Kurangnya kesadaran untuk Desa Rejosari M


menabung pada anak sekolah dasar Barat
34. Belum adanya pemanfaatan teknologi
komputer dalam pemutakhiran data Desa Rejosari P
statis desa Barat

12 Penataan kearsipan kantor desa yang


masih belum tertata dikarenakan
Desa Rejosari
belum mampunyai sumber daya P
Barat
perangkat desa untuk menata
kearsipannya.
36. Kurangnya pemahaman tentang
Desa Rejosari
pendidikan anti korupsi di lingkungan M
Barat
anak anak SD
37. Masih dijadikan satu atau digabung
dalam hal pembuangan sampah Desa Rejosari
M
antara sampah orgaanik dengan Barat
sampah anorganik
38. Belum adanya tempat pembuangan Desa Rejosari
P,M
akhir sampah di desa ini Barat
39. Kurangnya pengetahuan masyarakat Desa Rejosari
P,D
akan pengelolaan sampah yang benar Barat
40. Belum adanya papan informasi
Desa Rejosari
tentang informasi desa maupun P
Barat
informasi apapun
41. Kurangnya minat baca masyarakat Desa Rejosari
M
desa Barat
42. Perlu adanya perawatan atau
pengelolaan yang lebih baik untuk Balai Desa P,M
perpustakaan desa
43. Generasi muda yang kurang mengerti Desa Rejosari
M
tentang jiwa jiwa kepemimpinan Barat

44. Masih ditemukannya kasus gizi buruk Desa Rejosari


P
dan gizi kurang pada anak. Barat

45. Masih ditemukannya kasus KEK Desa Rejosari


P
pada ibu hamil. Barat

46. Kurangnya cakupan ASI Eksklusif. Desa Rejosari


P
Barat

47. Kurangnya kebersihan lingkungan Desa Rejosari P, M


tempat tinggal karena belum sadarnya Barat
masyarakat akan penampungan
sampah / membuang sampah pada
tempatnya.

48. Banyaknya warga yang membakar


Desa Rejosari
sampah di lingkugan dekat dengan P, M
Barat
tempat tinggal

47. Masih banyaknya warga yang Desa Rejosari


P
merokok. Barat

48. Banyak lansia yang menderita


Desa Rejosari
penyakit-penyakit degeneratif seperti P
Barat
hipertensi dan diabetes mellitus.

49. Belum adanya informasi terkait


Desa Rejosari
penyakit menular seksual akibat P
Barat
pergaulan bebas kepada para remaja.

50. Kurangnya kesadaran terkait


Desa Rejosari
kebersihan diri pada anak (gigi, P
Barat
telinga, tangan & rambut)

51. Kurangnya kesadaran anak terkait Desa Rejosari


P/M
gizi seimbang Barat

52. Banyak lansia yang menderita Desa Rejosari


P
hipertensi Barat

53. Kurang kesadaran terkait gizi ibu Desa Rejosari


P
hamil dan MPASI Barat

54. Tidak adanya tempat pembuangan Desa Rejosari


P, M
akhir sampah Barat.

55. Kurangnya kesadaran masyarakat


Desa Rejosari
akan kebersihan dan kepedulian P
Barat
terhadap lingkungan

56. Kurangnya pengetahuan masyarakat Desa Rejosari


P
akan pengelolaan sampah yang benar. Barat

57. Masih banyaknya sampah yang tidak


terorganisir dengan baik di Desa Desa Rejosari M
Rejosari Barat Barat

58. Kurangnya kesadaran masyarakat


dalam memanfatkan limbah sampah Desa Rejosari M
yang ada Barat

59. UMKM yang ada belum melakukan


pencatatan data pembukuan dengan Desa Rejosari M
baik dan benar Barat

60. Pemilik UMKM belum bisa Desa Rejosari M


mengolah sisa bahan jadi yang tidak Barat
terpakai untuk dijadikan sesuatu yang
mempunyai nilai ekonomis tambahan

61. Pemilik UMKM dalam memasarkan


produk olahan masih terbatas belum Desa Rejosari M
secara luas Barat

* Tuliskan semua permasalahan yang ditemukan selama masa survey lapangan


**P :Perangkat Desa, M : Masyarakat, D : Dinas Instansi Vertikal/ Stakeholder

b. Prioritas Pemilihan Permasalahan

Berdasarkan hasil analisis permasalahan yang telah diperoleh pada saat survey, maka
dapat diperoleh prioritas pemilihan permasalahan. Prioritas pemilihan masalah dipilih
berdasarkan analisis KUWAT (Kesempatan, Uang, Waktu, Alat dan Tenaga). Prioritas
pemilihan permasalahan tersebut dapat dilihat pada tabel sebagai berikut:

Tabel 2. Rekapitulasi Prioritas Pemilihan Permasalahan Tingkat Desa


1 Meningkatkan kreativitas anak Permasalahan ini diangkat untuk
dan masyarakat melalui meningkatkan kreativitas anak-anak sehingga
pembuatan mechanical toys untuk ke depan, anak-anak dapat memiliki
kreativitas yang tinggi untuk memanfaatkan
lingkungan sekitar

2 Pembuatan alat tepat guna untuk Dengan penyediaan alat ini diharapkan dapat
mengolah sampah plastik berupa menjadi pemacu semangat masyarakat untuk
botol menjadi bahan yang lebih mengembangkan kreativitas untuk mengolah
bermanfaat sampah plastik.

3. Kurangnya kesadaran terkait Kesadaran terhadap kebersihan diri sangatlah


kebersihan diri pada anak (gigi, penting, karena apabila kebersihan tidak
telinga, tangan & rambut) dijaga sejak dini maka akan mempengaruhi
kesehatan anak tersebut. Apabila anak tidak
menjaga kebersihan maka akan
menyebabkan mudahnya bakteri atau virus
masuk ke dalam tubuh yang nantinya akan
mempengaruhi kesehatan.

4. Banyak lansia yang menderita Banyak lansia yang menderita menderita


hipertensi hipertensi. Hipertensi adalah penyakit yang
biasanya diderita oleh lansia, jika tidak
ditanggulangi maka akan berakibat pada
kesehatan dan kekebalan lansia tersebut,
maka dari itu sebaiknya ditangani secepat
mungkin

5. Miniminya minat baca masyarakat Minat baca masyarakat Indonesia sekarang


sangat minim sekali dilakukan oleh
masyarakat, salah satunya masyarakat Desa
Rejosari Barat. Sedangkan kebutuhan
informasi masyarakat semakin banyak lagi
dan tidak terbatas, pada masyarakat Desa
Rejosari Barat masyarakat jarang
menggunakan koleksi yang ada untuk
memenuhi kebutuhan informasi mereka.
Masyarakat lebih sering mencari informasi
melalui media internet, sedangkan internet
tentu saja isi informasinya belum tentu
relevan dan jelas.

6. Kurangnya jam buka kunjungan Perpustakaan desa yang ada dalam


layanan pepustakaan desa pemanfaatanya masih kurang maksimal,
karena jam layanan yang ada sangat minim.
Hal ini disebabkan kurangnya tenaga
pengelola perpustakaan desa, karena mereka
sibuk dengan profesinya masing-masing.
Sedangkan minat kunjung masyarakat sangat
antusias, sehingga perlunya penambahan jam
buka kunjungan layanan perpustakaan desa
Rejosari Barat

7. Meningkatkan minat masyarakat Berpidato bertujuan untuk melatih


untuk berpidato keberanian berbicara di depan umum agar
masyarakat di desa Rejosari Barat tidak
gugup dalam menyampaikan sesuatu hal
yang sangat penting.

8. Meningkatkan minat masyarakat Berpuisi adalah cara seseorang untuk


untuk belajar berpuisi mengungkapkan isi hati melalui bait. Maka
dari itu masyarakat desa di Rejosari Barat
agar mau berpartisipasi dalam berpuisi salah
satunya dengan diadakannya lomba baca
puisi.

9. Minimnya pemanfaatan limbah Berdasarkan informasi yang didapat dari


rumah tangga berupa botol kaca masyarakat Desa Rejosari Barat pada saat
mahasiswa peserta KKN melakukan survey
lapangan, diketahui belum ada pemanfaatan
barang bekas rumah tangga ynag dapat
digunakan sebagai wadah pemeliharaan ikan
hias.
10. Kurangnya pengetahuan mengenai Berdasarkan informasi yang didapat dari
perbedaan ciri-ciri ikan yang segar masyarakat Desa Rejosari Barat pada saat
dan mundur mutu mahasiswa peserta KKN melakukan survey
lapangan, diketahui masih kurangnya
pengetahuan masyarakat mengenai
perbedaan ikan segar dengan ikan yang telah
mengalami mundur mutu
11. Perlunya penanaman kesadaran Dengan menanamkan kesadaran untuk
untuk menabung pada anak menabung pada anak sekolah dasar
sekolah dasar membantu pembelajaran untuk berencana
sekaligus membangun masa depan.
12. Perlunya online marketing di Dengan menggunakan media online sebagai
UMKM Desa Temulus salah satu alternatif yang dapat digunakan
dalam pengembangan UMKM di Desa
Rejosari Barat.
13. Kurangnya pemahaman tentang Perlunya pemahaman sejak usia dini tentang
pendidikan anti korupsi di bahaya korupsi untuk kebaikan diri sendiri
lingkungan anak anak SD. dan negara, karena perilaku korupsi adalah
perilaku yang sangat merugikan banyak
pihak.

14. Masih dijadikan satu atau Dalam pembuangan sampah masih dijadikan
digabung dalam hal pembuangan satu antara sampah organic dan sampah
sampah antara sampah orgaanik anorganik. Maka para siswa siswi SD perlu
dengan sampah anorganik diberikan materi tentang perbedaan sampah
organic dan anorganik agar kelak
kedepannya dapat membedakan sampah
organic dan anorganik.

15. Kurangnya kesadaran akan Pemberian KIE terkait asupan gizi pada ibu
pentingnya asupan gizi seimbang hamil sangatlah penting guna mencegah
pada ibu hamil dan juga cakupan kelainan bahkan kematian pada ibu dan bayi.
rendahnya cakupan ASI Eksklusif Sedangkan ASI Eksklusif sebagai makanan
pada ibu menyusui. pertama bagi bayi merupakan asupan dengan
gizi yang sangat baik serta MP ASI bagi bayi
usia > 6 bulan untuk kesehatan dan
pertumbuhan bayi agar terbentuknya
generasi Indonesia yang sehat.

16. Belum adanya informasi terkait Informasi terkait penyakit menular seksual
penyakit menular seksual akibat sangat dibutuhkan terutama pada remaja
pergaulan bebas kepada para karena fase remaja (masa pubertas) sudah
remaja. mulai mengenal lawan jenis dan dengan
maraknya pergaulan bebas yang banyak
terjadi di kalangan pemuda masa kini
diharapkan dengan adanya informasi ini
dapat menjadi tameng bagi para remaja
untuk tidak terjebak dalam pergaulan bebas
hingga melakukan free sex.

17. Sosialisasi mengenai bahaya Kebiasaan penggunaan botol plastik berulang


penggunaan botol plastik berulang harus dimimalisir bahkan dihilangkan karena
untuk siswa SD. bahaya penggunaan botol platik tersebut bagi
kesehatan bahkan dapat menyebabkan
kanker. Maka dari itu, pengetahuan ini harus
diberikan sejak dini agar mengantisipasi
penyakit yang diakibatkan oleh hal tersebut.
18. Mekanisasi produksi sabun cair Setiap rumah tangga tentunya memiliki salah
pencuci piring dari limbah minyak satu jenis limbah ini. Berdasarkan hasil
jelantah menggunakan prinsip pengamatan dan survey, intensitas
kimia penyabunan guna penggunaan minyak goreng dalam
mendukung minimalisir pengolahan masakan rumah tangga dan juga
pemanfaatan kembali minyak berbagai usaha gorengan marak ditemui di
jelantah oleh keluarga lingkungan Desa Rejosari Barat. Seperti
yang diketahui, minyak jelantah yang masih
digunakan secara frekuentif dapat
membentuk senyawa karsinogenik yang
berbahaya apabila dikonsumsi. Oleh
karenanya, pembuatan sabun cair pencuci
piring menjadi solusi untuk mengolah limbah
ini menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.
19. Pemilik UMKM belum bisa Karena dengan adanya pengolahan produk
mengolah sisa bahan yang tidak bahan UMKM dengan inovasi yang baru
terpakai untuk dijadikan sesuatu akan menjadikan UMKM tersebut menjadi
yang mempunyai nilai ekonomis sebuah varietas produk olahan yang
tambahan mempunyai nilai jual tinggi
20. Kurangnya kesadaran masyarakat Dengan adanya tempat sampah yang tersebar
setempat tentang pentingnya di desa dapat membantu masyarakat
kebersihan lingkungan. Maka setempat dalam hal pembuangan sampah dan
berpengaruh terhadap jumlah lingkungannya pun dapat lebih terjaga dan
tempat sampah yang ada di desa lebih bersih. Masyarakat sekitar pun tidak
tersebut. lagi membuang sampah ke sembarangan
tempat sehingga kelestarian lingkungan
masih terjaga dengan baik.

c. Rencana Program KKN

Rencana program KKN yang akan dilaksanakan mengacu pada permasalahan yang
telah dipilih dan dituliskan pada Tabel 2. Berikut ini merupakan rencana program KKN yang
disajikan dalam tabel:

Tabel 3. Rekapitulasi Rencana Program KKN UNDIP


Desa : Rejosari Barat
Kecamatan : Tersono
Kabupaten : Batang

Jam Mahasiswa
No Kegiatan
A B kerja C D E F G H I
A. Program Multidisiplin
1. UMKM Inovasi kueh berbahan dasar emping
Pengumulan bahan-
5
bahan untuk pelatihan
Pembuatan materi untuk 7
dicantumkan dalam
pelatihan
Persiapan pelaksanaan
7
progam
Praktek pembuatan kueh
9
berbahan emping
Evaluasi program 2
2. Pembentukan Posdaya Lingkungan sehat kita kuat
Pembuatan proposal
9
bantuan tong sampah
Pembuatan materi
5
sosialisasi
Pelaksanaan sosialisasi
pentingnya menjaga 7
kebersihan lingkungan
Penempatan tong sampah
pada tempat yang 7
ditentukan
Evaluasi Program 2
B. Program Keilmuan
1. Pembuatan alat
pemotong botol plastic
menjadi benang dan atau 60
alat destilasi minyak dari
sampah plastik sederhana
2. Pembuatan pupuk cair
organik dari limbah
60
batang pohon pisang dan
daun kering.
3. Hidup Bersih Hidup
Sehat dan Bahagia
(Sosialisasi PHBS
60
khususnya kebersihan
gigi, kuku, rambut &
telinga)
4. Katakan Tidak Pada
Hipertensi (Pendidikan
Kesehatan Hipertensi, 60
Pembuatan Jus anti
Hipertensi)
5. Budaya Baca Pintar 60
6. Revitalisasi Perpustakaan 60
7. Meningkatkan minat
masyarakat untuk 60
berpidato
8. Meningkatkan minat
masyarakat untuk belajar 60
berpuisi
9. Pemanfaatan botol kaca 60
bekas sebagai media
pemeliharaan ikan hias
10. Pelatihan membedakan
ikan segar dan ikan 60
mundur mutu
11 Pelatihan pentingnya
online marketing bagi 60
kemajuan UMKM
12. Menabung demi
kebahagiaan di masa 60
depan
13 Korupsi musuh negara 60
14. Penyuluhan perbedaan
antara sampah organic 60
dan anorganik

15. REBAHAN (Rejosari


Barat Hasilkan Anak
Hebat).
Sosialisasi gizi ibu 60
hamil, ASI eksklusif
dan dan praktek MP
ASI bagi ibu menyusui.

16. Komunikasi, Informasi


dan Edukasi (KIE)
penyakit menular seksual
dan kampanye gerakan 60
Remaja Sehat, Anti
Seks Bebas

17. Sosialisasi mengenai


bahaya penggunaan botol
plastik Berulang untuk 60
siswa SD.

18. Mekanisasi produksi


sabun cair pencuci piring
dari limbah minyak
jelantah menggunakan
prinsip reaksi
saponifikasi guna
mendukung minimalisir
pemanfaatan kembali
minyak jelantah oleh
keluarga

Keterangan:
Nama Mahasiswa NIM Jurusan Fakultas
A Bondan Asmoro 21030113130141 Teknik Mesin FT
B Ari Putri Arbawanti 22020113120004 Keperawatan FK
C Amar Awalludin 13040113120023 Ilmu
FIB
Perpustakaan
D Mita Amalia 13010113140082 Sastra Indonesia FIB
E Manggala Bintang Idarta 26010213140090 Perikanan FPIK
F Rosmauli Trifena 14020213120034 Administrasi
FISIP
Bisnis
G Riko Dwi Arnendo 14020113140098 Administrasi
FISIP
Publik
H Dita Cut Aisyah 25010113120075 Kesehatan
FKM
Masyarakat
I Annisa Lutfiati 21030113120017 Teknik Kimia FT

Tabel 4. Timetable Rencana Pelaksanaan Program KKN Multidisiplin


No Kegiatan Waktu Pelaksanaan Durasi

1. UMKM Inovasi kueh Minggu ke-3 Menyesuaikan


berbahan dasar emping
2. Pembentukan Posdaya Minggu ke-3 Menyesuaikan
Lingkungan sehat kita kuat

Tabel 5. Timetable Rencana Pelaksanaan Program KKN Monodisiplin


No Kegiatan Waktu Pelaksanaan Durasi
1. Pembuatan alat pemotong
botol plastic menjadi benang
Minggu ke-2 Menyesuaikan
dan atau alat destilasi minyak
dari sampah plastik sederhana
2. Pembuatan pupuk cair organik
dari limbah batang pohon Minggu ke-2 Menyesuaikan
pisang dan daun kering
3. Hidup Bersih Hidup Sehat
dan Bahagia (Sosialisasi
Minggu ke-2 Menyesuaikan
PHBS khususnya kebersihan
gigi, kuku, rambut & telinga)
4. Katakan Tidak Pada
Hipertensi (Pendidikan
Kesehatan Hipertensi, Minggu ke-3 Menyesuaikan
Pembuatan Jus anti
Hipertensi)
5. Budaya Baca Pintar
Minggu ke-2 Menyesuaikan
6. Revitalisasi Perpustakaan
Minggu ke-3 Menyesuaikan
7. Meningkatkan minat
masyarakat untuk berpidato Minggu ke-2 Menyesuaikan
8. Meningkatkan minat
masyarakat untuk belajar Minggu ke-3 Menyesuaikan
berpuisi
9. Pemanfaatan botol kaca bekas
sebagai media pemeliharaan Minggu ke-2 Menyesuaikan
ikan hias
10. Pelatihan membedakan ikan
segar dan ikan mundur mutu Minggu ke-4 Menyesuaikan
11. Pelatihan pentingnya online
marketing bagi kemajuan Minggu ke-2 Menyesuaikan
UMKM
12. Menabung demi kebahagiaan
di masa depan Minggu ke-4 Menyesuaikan
13. Korupsi musuh negara
Minggu ke-3 Menyesuaikan
14. Penyuluhan perbedaan
antara sampah organic dan Minggu ke-4 Menyesuaikan
anorganik

15. REBAHAN (Rejosari Barat


Hasilkan Anak Hebat).
Sosialisasi gizi ibu hamil,
Minggu ke-2 Menyesuaikan
ASI eksklusif dan dan
praktek MP ASI bagi ibu
menyusui.

16. Komunikasi, Informasi dan


Edukasi (KIE) penyakit
menular seksual dan Minggu ke-3 Menyesuaikan
kampanye gerakan Remaja
Sehat, Anti Seks Bebas

17. Sosialisasi mengenai bahaya


penggunaan botol plastik Minggu ke-2 Menyesuaikan
Berulang untuk siswa SD.

18. Mekanisasi produksi sabun


cair pencuci piring dari
limbah minyak jelantah
menggunakan prinsip reaksi
saponifikasi guna mendukung Minggu ke-3 Menyesuaikan
minimalisir pemanfaatan
kembali minyak jelantah oleh
keluarga