Anda di halaman 1dari 3

TUGAS

SOSIOLOGI PEDESAAN

(Tipologi Dan Karakteristik Desa)

DITULIS OLEH:

NAMA :AGUS MARDIN

STANBUK :B20115135

JURUSAN SOSIOLOGI

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS TADULAKO

PALU

2016
Tipologi dan Karakteristik Desa
A. Tipologi Desa
Tipologi desa secara menyeluruh yaitu:
1. Tipologi Desa Berdasarkan Sistem Ikatan Kekerabatan
Ada tiga sistem ikatan kekerabatan yang membentuk tipe tipe desa di
Indonesia yaitu:
a. Tipe Desa Geneologis
b. Tipe Desa Teritorial
c. Tipe Desa Campuran
2. Tipologi Berdasarkan Pola Pemukiman
Adapun pola pemukiman masyarakat desa yaitu:
a. Pola Pemukiman Menyebar
b. Pola Pemukiman Memanjang
c. Pola Pemukiman Berkumpul
d. Pola Pemukiman Melingkar
3. Tipologi Desa Berdasarkan Hamparan Tempat Tinggal
Berdasarkan hamparan tempat tinggal masyarakat desa dapat dibedakan
menjadii yaitu:
a. Desa Pedalaman
b. Desa Pegunungan
c. Desa Datarran Tinggi/Rendah
d. Desa Pesisir/pantai
4. Tipologi Desa Berdasarkan Mata Pencaharian
Sistem mata pencaharian masyarakat desa di bagi atas dua yaitu:
a. Desa Pertanian
b. Desa Industri
5. Tipologi Desa Berdasarkan Kegiatannya
Bentuk berdasarkan kegiatannya dapat dikelompokkan yaitu:
a. Desa Agrobisnis
b. Desa Agroindustri
c. Desa Pariwisata
6. Tipologi Desa Berdasarkan Perkembangannya
Berdasarkan perkembangannya, tipe desa di Indonesia terbagi atas 4
tipe yaitu:
a. Desa Tradisional (Pra Desa)
b. Desa Terbelakang (Swadaya)
c. Desa Sedang Berkembang (Swakarya)
d. Desa Maju (Swasembada)
B. Karakteristik Desa
Karakteristik suatu desa dapat nampak terlihat dari lingkungan
masyarakat yang masih bersahaja. Ketentraman dan solidaritas yang tinggi
antar masyarakat desa masih sangat terjalin erat.
Sejumlah faktor yang menjadi dasar dalam menentukan karakteristik
suatu desa yaiu:
1. Mata Pencaharian
Dalam sistem mata pencaharian masyarakat desa adalah agraris yang
paling umum sangat dipengaruhi oleh alam seperti: iklim, keadaan alam,
kekayaan alam.
2. kepadatan Penduduk
Jelas sudah kita ketahui bersama bahwa penduduk yang terdapat
didesa hanya berkisar kurang dari 25.000 ribu penduduk di setiap desa di
Indonesia.
3. Lingkungan Desa
Lingkungan sangat berpengaruh terhadap masyarakat desa,
dikarenakan masyarakat desa berhadapan langsung dengan lingkungan
setiap harinya.
4. Solidaritas Sosial
Solidaritas masyarakat desa lebih didasari oleh kesamaan-kesamaan.
Akibatnya masyarakat desa cenderung menciptakan hubungan-hubungan
yang harmonis dan informal.
5. Stratifikasi Sosial
Stratifikasi/pelapisan sosial pada masyarakat desa lebih sederhana,
jarak antar lapisan sosial pada masyarakat desa tidak begitu jauh, dasar-dasar
pembeda antar lapisan pada masyarakat desa tidak begitu kaku.

Adapun yang menjadi karakteristik yang lainnya dari masyarakat


pedesaan adalah:
1. Di dalam masyarakat pedesaaan antar warganya mempunyai hubungan yang
lebih mendalam bila dibandingkan dengan masyarakat pedesaan lainnya
yang diluar batas-batas wilayahnya.
2. Sistem kehidupan umumnya berkelompok dengan dasar kekeluargaan.
3. Sebagian besar masyarakat pedesaan hidup dari pertanian. Pekerjaan-
pekerjaan yang bukan pertanian merupakan pekerjaan sambilaan yang
biasanya sebagai pengisi waktu luang.
4. Masyarakat tersebut sifatnya homogen, seperti dalam hal mata pencaharian,
agama,adat istiadat dan sebagainya.