Anda di halaman 1dari 7

BAB III

PROSEDUR PENELITIAN

A. Metode Penelitian
Sesuai dengan permasalahan dan objek yang dikaji, penelitian ini
menggunakan jenis metode survey. Penelitian dengan metode survey
adalah penelitian yang dilakukan pada populasi besar maupun kecil,
tetapi yang dipelajari adalah data (karakteristik) dari sampel yang
dipandang sebagai representative (mewakili) karakteristik populasi,
sehingga hasilnya dapat digeneralisasikan pada populasi. Metode
survey berbentuk eksplanotori (eksplanasi) artinya bertolak dari
variabel yang ada dalam penelitian, tujuannya pengujian hubungan
antara variabel.

B. Populasi dan sampel


1. Populasi
adalah keseluruhan obyek penelitian (Suharsimi Arikunto,
2002:108). Dalam penelitian ini populasinya adalah seluruh siswa
kelas V SD N sekecamatan Kutowinangun yang terdiri dari 34 SD
Negeri.

2. Sampel
Menurut Beiley (1982) dalam Soehartono (1999), bila suatu
populasi diasumsikan dalam keadaan homogen dan model
analisisnya menggunakan analisis data dengan statistik, maka
besarnya sampel paling kecil 30 individu. Sedangkan menurut
Suparmoko (1987), bila suatu populasi penelitian homogen, maka
cukup dengan mengambil perosentase tertentu dari besarnya
populasi, misalnya 5%, 10% atau 50%. Pendapat yang hampir
senada dikemukakan oleh Arikunto (1998: 120), bila populasi

1
berjumlah lebih besar atau di atas 100 orang, maka besar sampel
disarankan antara 10%-25%. Pendapat ini didukung oleh Tiro
(l999) dengan alasan: untuk memperkecil biaya, mempercepat
proses, dapat memperbesar cakupan, dapat meningkatkan
ketelitian. Berdasar alasan tersebut di atas, maka peneliti
mengambil sampel penelitian sebesar 20 % dari total populasi
sampel yaitu 34 SD N, sehingga jumlah sampel penelitian adalah 7
SD.
Kemudian dipilih anggota sampel yang pertama secara
random (acak) karena anggota populasi bersifat homogen.

C. Instrumen Penelitian

1. Identifikasi Variabel

a. Variabel bebas : Kebiasaan membaca (X1)

Koleksi buku (X2)

b. Variabel terikat : Prestasi Belajar (Y)

2. Definisi Konseptual

a. Kebiasaan membaca (X1)


kebiasaan membaca adalah suatu kegiatan rutin yang
dilaksanakan secara terus menerus yang bertujuan untuk
mendapatkan informasi dari suatu yang ditulis sehingga
mendapatkan ilmu dan pengetahuan baru yang bermanfaat
dalam kehidupan kita.
b. Koleksi buku (X2
koleksi buku adalah proses mengumpulkan berbagai jenis buku
yang digunakan sebagai salah satu sumber belajar dan
menambah pengetahuan.

2
c. Prestasi Belajar (Y)
prestasi belajar adalah hasil suatu proses aktivitas belajar yang
membawa perubahan tingkah laku pada diri siswa tersebut
(seseorang). Perubahan tersebut meliputi aspek pengetahuan,
keterampilan dan sikap, kemudian aspek-aspek tersebut
dievaluasikan dan diaktualisasikan dalam angka atau skor yang
dapat dilihat dalam buku raport.

3. Definisi Operasional
a. Kebiasaan membaca (X1), yang memiliki indikator:
1)berkunjung ke perpustakaan, 2)membawa buku, 3)Meminjam
buku, 4)Membuka buku dalam sehari 5)Memahami isi buku
yang dibaca.
b. Koleksi buku (X2), yang memiliki indikator: 1) jumlah buku,
2) motif mengoleksi buku, 3) jumlah buku, 4) penataan buku,
5) lama mengoleksi buku
c. Prestasi belajar (X)
Variabel terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang
menjadi akibat, karena adanya variabel bebas (Sugiyono,
2002:21). Variabel terikat dalam penelitian ini adalah prestasi
belajar yang memiliki indikator yaitu nilai yang dicapai dari
rata-rata nilai rapor kelas V semester 1, dengan ketentuan nilai
sebagai berikut :
Nilai 8,0-9,0 lebih : Amat baik
Nilai 7,0-7,9 : Baik
Nilai 6,0-6,9 : Cukup
Nilai 6,0 : Kurang

a. kisi-kisi angket

3
kisi-kisi instrumen kebiasaan membaca
No Indikator No. Negatif Jumlah
Item
Positif
1. Berkunjung ke perpustakaan 1,2 11 3
2. Membawa buku 3,4 12 3
3. Meminjam buku 5,6 13 3
4. Membuka buku dalam sehari 7,8 14 3
5. Memahami isi buku 9,10 15 3
Jumlah 10 5 15

kisi-kisi instrumen koleksi buku


No Indikator No. Negatif Jumlah
Item
Positif
1. Jumlah buku 16,17 26 3
2. Motif mengoleksi buku 18,19 27 3
3. Jenis buku 20,21 28 3
4. Penataan buku 22,23 29 3
5. Lama mengoleksi buku 24,25 30 3
Jumlah 10 5 15

Skor item alternatif jawaban responden


Positif (+) Negatif (-)
jawaban skor Jawaban skor
selalu 4 Selalu 1
sering 3 Sering 2
Kadang-kadang 2 Kadang-kadang 3
Tidak pernah 1 Tidak pernah 4

D. Teknik Pengumpulan Data


Dalam penelitian ini metode pengumpulan data yang digunakan adalah:
1. Metode angket (kuesioner).
Angket dalam penelitian ini terdiri dari butir-butir pertanyaan yang
dipergunakan untuk mengumpulkan data berkaitan dengan variabel
kebiasaan membaca, koleksi buku dan prestasi belajar. Bentuk
angket yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat
langsung dan tertutup. Artinya angket yang merupakan daftar

4
pertyanyan diberikan langsung kepada siswa sebagai subyek
penelitian, dan dalam mengisi angket, siswa diharuskan memilih
karena jawaban telah disediakan.
2. Metode dokumentasi.
Metode dokumentasi digunakan untuk mengambil data tentang
prestasi belajar yang dapat diketahui dari nilai hasil belajar berupa
nilai-nilai dari raport kelas V semester 1.

E. Teknik Analisis Data


Untuk menganalisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik
analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial.
1. Analisis Statistik Deskriptif
Analisis statistik deskriptif digunakan untuk menggambarkan
karakteritik data yang diperoleh dari masing-masing siswa, meliputi
statistic ukuran pemusatan yaitu rata-rata (mean), modus, range serta
statistik ukuan penyebaran yang meliputi Simpangan baku, distribusi
frekuensi,persentase dan histogram.
Untuk penyusunan distribusi frekuensi dan kategori data
masingmasing variabel digunakan skor baku (skor Z) yang
dikonversikan dengan standar sepuluh (skor Ten) menurut Keringer
untuk mengubah bentuk sembarang skor mentah menjadi skor z,
menggunakan rumus:
X M
Z Dimana: z = Skor standard
s
X = Skor mentah
M = Rata-rata
s = Standar deviasi sampel

S ten
Zs Xs Dimana: S -ten = Standar Sepuluh

z = Skor standard
s = Standar deviasi ideal 2
xs = mean ideal = 5.5

5
Hasil skor data mentah masing-masing variabel yang di konversi ke
standar Ten. Selanjutnya dibuat lima kelas interval untuk menentukan
klasifikasi kategori yang diberlakukan untuk semua variabel dalam
penelitian ini. Lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut:
Table hasil konversi standar ten
Standart Ten Kategori
1 2 Sangat rendah
34 Rendah
56 Sedang
78 Tinggi
9 10 Sangat tinggi

2. Analisis Statistik Inferensial


Analisis inferensial adalah untuk menguji hipotesis yang telah
dirumuskan, dengan menggunakan analisis regresi sederhana. Analisis
regresi digunakan untuk meramalkan dan menaksir naik turunnya
varian. Dalam melakukan analisis dan pengujian hipotesis diperlukan
beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, khususnya analisis
inferensial.
Dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik inferensial
yang bersifat parametrik dalam bentuk korelasional. Oleh karena itu
harus memenuhi asumsi normalitas dan linieritas.Untuk memenuhi
asumsi tersebut, terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan analisis yang
meliputi: uji normalitas dan uji linieritas.
a. Uji Normalitas
Uji normalitas dimaksudkan untuk mengetahui sejauhmana sebaran
data dari masing-masing variabel. Tingkat kenormalan penyebaran
data dalam suatu penelitian merupakan salah satu syarat dalam
menggunakan analisis inferensial. Untuk mengetahui apakah distribusi
data normal atau tidak dalam penelitian ini menggunakan uji
normalitas Probability Plot. Data dikatakan berdistribusi normal
apabila data menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arah

6
garis diagonal. Dan dikatakan tidak memenuhi asumsi normalitas, jika
data menyebar jauh dari garis diagonal dan /atau tidak mengikuti arah
garis diagonal. Uji normalitas tersebut dilakukan dengan menggunakan
computer program SPSS versi 18 dengan = 0.05.
b. Uji Linieritas
Kriteria yang digunakan dalam uji linieritas variabel bebas dengan
variabel terikat adalah dengan membandingkan nilai Ftabel dengan
Fhitung pada taraf signifikansi 0.05, dengan ketentuan jika F tabel > F
hitung, maka dapat dinyatakan bahwa persamaan regresi tersebut
memenuhi persyaratan kelinieran. Hasil uji linier ini dilakukan dengan
menggunakan komputer program SPSS versi 18.
Adapaun persamaan regresi adalah sebagai berikut:
Model Regresi = o + x +
Model Taksiran = bo + bx
= Tingkat prestasi belajar rata-rata siswa
bo = Konstanta atau variabel penelitian
b = Koefisien regresi masing-masing variabel
x = Tingkat kebiasaan membaca dan koleksi buku siswa
= error