Anda di halaman 1dari 5

TUGAS HUKUM PERBANKAN DAN LEMBAGA KEUANGAN

Prathama Gilang Wagiono Putera

1506697441

PROGRAM MAGISTER HUKUM

KEKHUSUSAN EKONOMI

UNIVERSITAS INDONESIA

2016
Kegiatan Usaha Bank Umum diatur dalam UU Perbankan, terutama Pasal 6 dan Pasal 7

UU Perbankan Umum. Adapun menuru Pasal 6 dan 7UU perbankanUsaha- Usaha Bank

Umum meliputi :

Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan

Giro

Giro adalah simpanan yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat

dengan menggunakan cek, bilyet giro, sarana perintah pembayaran

lainnya, atau dengan pemindahbukuan

Deposito berjangka

Deposito adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan

pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian Nasabah Penyimpan

dengan bank

Sertifikat deposito

Sertifikat Deposito adalah simpanan dalam bentuk deposito yang

sertifikat bukti penyimpannya dapat dipindahtangankan

Tabungan,

Tabungan adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat

dilakukan menurut syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat

ditarik dengan cek, bilyet giro, dan atau alat lainnya yang

dipersamakan dengan itu

Penerbitan Surat Pengakuan Hutang

Bank dapat menerbitkan surat pengakuan hutang . Bedasarkan waktunya terdapat

dua jenis surat pengakuan hutang : surat pengakuan hutang jangka pendek dan

surat pengakuan jangka panjang. Surat pengakuan hutang jangka pndek diatur

dalam KUHP Pasal 100 samai pasal 229. Contoh dari surat pengakuan hutang
janga pendek adalah wesel, sedangkan contoh dari surat pengakuan jangka

panjang adalah obligasi.

Surat Pengakuan Hutang :

surat-surat wesel termasuk wesel yang diakseptasi oleh bank yang masa

berlakunya tidak lebih lama daripada kebiasaan dalam perdagangan surat-

surat dimaksud

surat pengakuan hutang dan kertas dagang lainnya yang masa berlakunya

tidak lebih lama dari kebiasaan dalam perdagangan surat-surat dimaksud

kertas perbendaharaan negara dan surat jaminan pemerintah

Sertifikat Bank Indonesia (SBI)

SBI adalah surat beharga atas unjuk dalam rupiah yang diterbitkan oleh

Bank Indonesia sebagai pengakuan hutang berjangka waktu pendek dengan

sistem diskonto. SBI adalah salah satu mekaniskma untuk mengatur

kestabilan nilai rupiah

obligasi ;

obligasi adalah surat pengakuan utang

Obligasi diatur oleh beberapa aturan

PP Nomor 4 Tahun 1993 Tentang Obligasi Perum Pengadaian

Obligasi adalah obligasi Perusahaan Umum (PERUM) Pegadaian berupa

surat pengakuan hutang jangka panjang Perusahaan Umum (PERUM)

Pegadaian atas pinjaman uang dari masyarakat dengan imbalan bunga

tertentu dan pembayaran yang dilakukan secara berkala.

Peraturan Menteri Keuangan No. 36/PMK.06/2006 Tahun 2006 jo. Peraturan

Menteri Keuangan No. 10/PMK.08/2007 Tahun 2007 jo. Peraturan Menteri

Keuangan No. 172/PMK.08/2010 Tahun 2010 tentang Penjualan Obligasi


Negara Ritel Di Pasar Perdana

Obligasi Negara adalah Surat Utang Negara berjangka waktu lebih dari 12

(dua belas) bulan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang No. 24

Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara.

surat dagang berjangka waktu sampai dengan 1 (satu) tahun ;

instrumen surat berharga lain yang berjangka waktu sampai dengan 1 (satu)

tahun ;

memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan

nasabah ;

menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau meminjamkan dana kepada

bank lain, baik dengan menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun dengan

wesel unjuk, cek atau sarana lainnya ;

menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan

perhitungan dengan antar pihak ketiga ;

menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga ;

melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu

kontrak ;

Penitipan menurut UU Perbankan Umum dalah penyimpanan harta berdasarkan

perjanjian atau kontrak antara Bank Umum dengan penitip, dengan

ketentuan Bank Umum yang bersangkutan tidak mempunyai hak

kepemilikan atas harta tersebut

melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk

surat berharga yang tidak tercatat di bursa efek ;

melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit dan kegiatan wali amanat

Wali Amanat adalah kegiatan usaha yang dapat dilakukan oleh Bank Umum untuk
mewakili kepentingan pemegang surat berharga berdasarkan perjanjian antara

Bank Umum dengan emiten aural berharga yang bersangkutan

menyediakan pembiayaan dan atau melakukan kegiatan lain berdasarkan Prinsip

Syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia ;

Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah adalah penyediaan uang atau

tagihan yang dipersamakan dengan itu berdasarkan persetujuan atau

kesepakatan antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak yang

dibiayai untuk mengembalikan uang atau tagihan tersebut setelah jangka

waktu tertentu dengan imbalan atau bagi hasil

melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan oleh bank sepanjang tidak

bertentangan dengan Undang-undang ini dan peraturan perundang-undangan yang

berlaku.

melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan memenuhi ketentuan yang

ditetapkan oleh Bank Indonesia ;

melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau perusahaan di bidang

keuangan, seperti sewa guna usaha, modal ventura, perusahaan efek, asuransi,

serta lembaga kliring penyelesaian dan penyimpanan, dengan memenuhi ketentuan

yang ditetapkan oleh Bank Indonesia ;

melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat

kegagalan kredit atau kegagalan pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah, dengan

syarat harus menarik kembali penyertaannya, dengan memenuhi ketentuan yang

ditetapkan oleh Bank Indonesia ; dan

bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan pengurus pensiun sesuai dengan

ketentuan dalam peraturan perundang-undangan dana pensiun yang berlaku.