Anda di halaman 1dari 7

ANALISA JURNAL

The Work of Adult and Pediatric Intensive CareUnit Nurses

Oleh:

AKHMAD SAUKANI, S.Kep

ELPRIDA SIRAIT, S.Kep

RIA SUSANA, S.Kep

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

2016
ANALISA JURNAL

A. Analisa Jurnal PICO


1. Patien Clinical Problem
Penelitian dilakukan pada perawat teregister di empat ruang ICU dengan 400
tempat tidur yaitu medical surgical AICU, cardiac ICU (CICU), PICU dan
NICU.
2. Intervensi
Aktivitas perawat diobservasi dan didokumentasikan oleh para peneliti
menggunakan existing software tool (Lonnger) pada computer
3. Comparator
Penelitian serupa yang sama memang belum pernah dilakukan, tetapi terdapat
penelitian yang mirip dengan itu. Seperti yang dilakukan Batisto yang
menggunakan analsisi beban kerja untuk mengukur frekuensi dari sembilan
aktivitas perawat di unit medical bedah pada komunitas besar di rumah sakit,
dengan hasil perawat menghabiskan 25% waktu untuk dokumentasi, dan 55%
waktu untuk merawat pasien langsung.
4. Outcome
Lebih dari 75% dari waktu perawat dihabiskan untuk kegiatan perawatan
pasien. Aktivitas perawat di ruangan dapat dikategorikan menjadi emat yaitu
perawatan pasien langsung, koordinasi keperawatan, perawatan pasien tidak
langsung dan tindakan perawatan non pasien.

B. Konten atau Isi Jurnal


1. Abstrak
Latar Belakang: Para peneliti telah menggunakan berbagai metode untuk
menggambarkan dan mengukur kerja perawat. Kebanyakan penelitian yang
ada difokuskan pada keperawatan umum. Oleh karena itu, masih sedikit hal
yang dapat diketahui tentang penampilan kerja perawat yang unik dalam unit
perawatan intensif (ICU).
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengamati kerja perawat di
unit perawatan intensif dewasa dan anak-anak serta untuk mengukur dan
membandingkan lama dan frekuensi tugas keperawatan di empat unit
perawatan ICU yaitu CICU, AICU, PICU, dan NICU.
Metode: Sebuah analisis perilaku perawat orang dewasa dan anak digunakan
dengan waktu pengamatan langsung. Sebanyak 147 jam pengamatan dilakukan
pada perawat bedah orang dewasa, jantung anak, dan neonatal.
Hasil: Lebih dari 75% dari waktu perawat dihabiskan untuk kegiatan
perawatan pasien. Sekitar 50% dari waktu yang dimiliki dihabiskan untuk
perawatan pasien langsung, dan lebih dari 20% pada koordinasi perawatan,
28% pada perawatan nonpatient, dan sekitar 2% pada kegiatan perawatan
pasien langsung. Variasi yang diamati antara unit; misalnya, perawat di dua
unit dewasa menghabiskan lebih banyak waktu menggunakan monitor dan
perangkat. Tingkat dan variasi tugas juga diamati: Perawat melakukan sekitar
125 kegiatan per jam, rata-rata beralih antara tugas setiap 29 detik.
Diskusi: Studi ini memberikan informasi yang berguna tentang bagaimana
perawat menghabiskan waktu merekadi berbagai ICU. Metodologi ini dapat
digunakan dalam penelitian masa depan untuk memeriksa perubahan dalam
pekerjaan misalnya yang berhubungan dengan penerapan teknologi informasi
kesehatan.
2. Pendahuluan
Organisasi kerja keperawatan (misalnya, rasio staf, beban kerja) dan
karakteristik perawat (misalnya, pengalaman tingkat, latar belakang
pendidikan) akan memberi dampak hasil, kualitas pelayanan layanan.
Perawatan mewakili sekitar 54% dari semua tenaga kesehatan dan melayani
peran langsung dalam keselamatan pasien dan kualitas pelayanan. Selain itu,
perawat memainkan utama peran dalam advokasi, koordinasi keperawatan, dan
perbaikan sistem. Oleh karena itu, pentingnya lingkungan di mana perawat
kerja perlu mendapat perhatian luas dan penting untuk organisasi untuk
meningkatkan kehidupan kerja perawat. Satu persyaratan untuk meningkatkan
kerja perawat proses adalah untuk memahami rincian kegiatan keperawatan
dan tuntutan diberikan kepada mereka oleh sistem dinamis di mana mereka
bekerja. Oleh karena itu, metode yang akurat diperlukan untuk memahami
tugas perawat yang mereka lakukan dan waktu yang dihabiskan untuk
melakukan tugas-tugas mereka.
3. Metode
Setting: Data dikumpulkan selama periode 3 bulan dalam empat ICU dengan
400tempat tidur, yaitu di AICU keperawatan bedah, ICU jantung (CICU),
PICU, dan ICU neonatal (NICU).
Instrumen Pengumpulan Data: Aktivitas perawat diobservasi dan
didokumentasikan oleh para peneliti menggunakan existing software tool
(Lonnger) pada computer. Logger adalah produk non-komersial yang terdiri
dari sebuah database Microsoft Excel dengan pengguna grafis dibuat
menggunakan Microsoft Visual Basic bahasa pemrograman. Alat ini
disesuaikan dengan daftar tugas domain specific yang dikembangkan oleh tim
penelitian (Schultz et al, 2006;.. Slagle et al, 2002). Output data disajikan
secara sederhana dalam format spreadsheet yang diekspor di SPSS (versi 20)
untuk analisis data.
Pengembangan Taksonomi Perawat:
Konten Validitas Konten validitas '' tergantung pada sejauh mana empiris
pengukuran mencerminkan domain konten yang spesifik '' (Carmines & Zeller,
1979, p. 20). Tim peneliti mengandalkan signifikan pada input perawat ICU
dan dokter untuk memastikan konten yang ada merupakan perwakilan dari
konteks ICU. Pengembangan dari daftar tugas perawat itu dilakukan berulang
juga. Selain itu juga melibatkan berbagai perspektif dari berbagai disiplin ilmu
yang berguna di seluruh tahap pengembangan karena memastikan taksonomi
akhir akan intuitif dan mudah dipahami oleh pengguna non perawat.
Pelatihan pengamat dan Keandalan
Dua pengamat digunakan untuk pengumpulan data selama penelitian
observasional besar ini. Pengamat melakukan berbagi pengamatan tugas yang
memungkinkan tim untuk menyimpulkan tahap pengumpulan data dalam
jangka waktu yang tepat. Data yang dikumpulkan di seluruh pengamat.
Prosedur Pengumpulan Data
Periode pengamatan berkisar antara 1,5 sampai 3 jam. Pengamatan
berlangsung terus menerus dimana peneliti mengobservasi perawat di kejauhan
untuk melihat kegiatan perawat tanpa campur dengan perawatan pasien, atau
alur kerja. Pengamat berusaha untuk meminimalkan interaksi dengan perawat.
Jika keluarga menanyakan, pengamat meminta perawat untuk menjelaskan
secara singkat studi penelitian untuk memberikan anggota keluarga dan pasien
kesempatan untuk menolak perawat mereka diamati sementara merawat pasien
ini. Semua pengamat menjalani Asuransi Kesehatan Portabilitas dan
Akuntabilitas Act pelatihan dan mengikuti seperangkat aturan perilaku-
perilaku yang dikembangkan oleh Universitas Wisconsin Rekayasa Initiative
dari tim riset Keselamatan Pasien, termasuk prosedur pengendalian infeksi.
Sampel: Perawat teregistrasi yang bekerja di empat ICU.
4. Hasil
Seratus empat puluh tujuh jam pengamatan dilakukan oleh dua pengamat lebih
dari 3 bulan: 37 jam di AICU, 35 jam dalam CICU, 38 jam di NICU, dan 37
jam di PICU. Selama masa penelitian, sensus pasien tidak berbeda secara
signifikan dalam AICU (23-24 Pasien), CICU (16-17 pasien), atau NICU (22-
29 pasien); dan di PICU (2-8patients).
5. Pembahasan
Selama 147 jam pengamatan, sebagian besar pekerjaan perawat ICU adalah
tugas perawatan pasien, dalam perawatan pasien secara langsung dan
koordinasi perawatan tertentu. Tugas perawatan nonpasien mengambil
sejumlah besar waktu perawat (24%), namun perawat ICU menghabiskan
sebagian besar waktu mereka merawat pasien, dengan 76% dari waktu perawat
dihabiskan untuk perawatan pasien (perawatan langsung, dan tidak langsung,
dan kordinasi perawtan). Temuan ini mirip dengan temuan Hendrich et al.
(2008) bahwa perawat rumah sakit bedah menghabiskan 75% waktu mereka
pada perawatan pasien. Dari total waktu itu, waktu yang perawat habiskan untk
berbicara dengan pasien dan menjelaskan hal di unit bedah kemungkinan lebih
tinggi daripada di ICU, tapi perawat cenderung menghabiskan lebih banyak
waktu mengamati monitor dan pemberian obat-obatan di ICU (Cullen et al.,
1997). Di saat studi ini, perawat ICU menghabiskan sekitar 24% dari waktu
mereka untuk review dan dokumentasi (termasuk 20% pada review klinis dan
dokumentasi dan 4% pada manajemen order); ini mirip dengan jumlah yang
waktu yang digunakan oleh perawat ICU pada dokumentasi setelah
pelaksanaan sistem dokumentasi elektronik dalam penelitian oleh Wong et al.
(2003) dan waktu yang dihabiskan oleh perawat bedah medis menggunakan
komputer untuk dokumentasi dalam penelitian Battisto et al. (2009).

C. Kritik Jurnal
1. Substansi
a. Kelebihan
Jurnal sangat berkontribusi untuk memperlihatkan gambaran perbedaan
kegiatan perawat di masing-masing unit pelayanan yang ada di rumah
sakit
b. Kekurangan
Instrument yang digunakan bersifat non komersil, sehingga bila
dilakukan penelitian di tempat lain dapat memungkinkan terjadinya
perbedaan standar karena alat ukur yang berbeda.
2. Teori
a. Kelebihan
Dalam setiap pembahasan peneliti menyertakan penelitian-penelitian
lain yang mendukung sehingga memudahkan pembaca untuk
menangkap semua hasil yang didapatkan
b. Kekurangan
Teori-teori yang mendukung umumnya berupa perbandingan dengan
penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya, ada teori yang kurang dari
penelitian ini misalnya teori mengenai manajemen ruang ICU, yang
mungkin akan lebih memudahkan pembaca dalam mengkomparasikan
antara efektifitas penggunaan waktu perawat dalam penelitian ini
dengan manajemen yang memang ada di ruang ICU.
3. Metodologi
a. Kelebihan
Metodelogi penelitian menggunakan analisa perilaku deskriptif sudah
tepat dilakukan karena tujuan pebelitian ini adalah untuk
membandingkan kerja perawat di empat ruangan ICU sehingga perlu
diketahui gambaran kerja dari masing-masing ruangan terlebih dahulu.
b. Kekurangan
-
4. Interpretasi
a. Kelebihan
Penyajian data sudah disertakan tabel dan keterangannya.
b. Kekurangan
-
5. Etika
a. Kelebihan
Dalam jurnal sudah disebutkan bahwa sebelum penelitian responden
diberikan informasi bahwa semua aktivitas selama bekerja akan
diobservasi, penelitian juga memberikan kesempatan kepada keluarga
dan pasien untuk menolak observasi selama pasien dirawat.
b. Kekurangan
Untuk mendapatkan pengamatan yang objektif peneliti menggunakan
system komputerisasi yang sudah digunakan, namun observasi yang
bersifat subjektivitas masih dapat terjadi. Selain itu, perilaku yang
diamati cenderung menghasilkan perilaku yang tidak murni dari objek
yang diteliti, kegiatan yang dilakukan dapat direkayasa selama waktu
penelitian.
D. Manfaat Penelitian
Hasil dari penelitian ini dapat digunakan oleh administrator dan manajer
keperawatan misalnya, untuk mengevaluasi kebutuhan kepegawaian, untuk
menilai perlu tidaknya pelatihan, untuk memahami beban kerja, atau untuk
memahami bagaimana perubahan pekerjaan keperawatan ketika teknologi
diperkenalkan dalam pekerjaan. Informasi ini dapat digunakan untuk
mengevaluasi nilai tambah tugas pekerjaan yang dilakukan oleh perawat ICU.
Selain itu data dapat menjadi masukan untuk penelitian lain yng bertujuan
untuk menganalisis dan merancang ulang proses dan meningkatkan kualitas