Anda di halaman 1dari 3

INFORMASI FAKTOR JABATAN FUNGSIONAL

Nama Jabatan : ANALIS PERENCANAAN PROGRAM DAN ANGGARAN


Organisasi : BAPPEDA PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Instansi : PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT

I. PERAN JABATAN :
Mengelola program dan anggaran dengan cara menyusun program, mengendalikan
dan mengkoordinasikan serta memeriksa dan mengevaluasi sesuai prosedur dan
ketentuan yang berlaku, agar pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan sesuai dengan
yang diinginkan.

II. URAIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB :


A. Uraian Tugas :
1. Menerima dan memeriksa bahan dan data Program rencana kerja sesuai
prosedur sebagai bahan kajian dalam rangka penyusunan rencana kerja;
2. Mengumpulkan dan mengklasifikasikan bahan dan data rencana kerja sesuai
spesifikasi dan prosedur untuk memudahkan apabila diperlukan;
3. Mempelajari dan mengkaji karakteristik, spesifikasi dan hal-hal yang terkait
dengan rencana kerja sesuai prosedur dalam rangka penyusunan rencana kerja;
4. Menyusun konsep penyusunan rencana kerja sesuai dengan hasil kajian dan
prosedur untuk tercapainya sasaran yang diharapkan;
5. Mendiskusikan konsep penyusunan rencana kerja dengan pejabat yang
berwenang dan terkait sesuai prosedur untuk kesempurnaan penyusunan
rencana kerja;
6. Menyusun kembali rencana kerja berdasarkan hasil diskusi sesuai prosedur
untuk kelancaran dan optimalisasi penyusunan rencana kerja;
7. Mengevaluasi proses penyusunan rencana kerja sesuai prosedur sebagai bahan
perbaikan dan kesempurnaan tercapainya sasaran;
8. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur yang berlaku
sebagai bahan evaluasi dan pertanggungjawas;
9. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan baik secara lisan
maupun tertulis untuk kelancaran pelaksanaan tugas.
B. Tanggung Jawab :
1. Terlaksananya tugas di analisis perencanaan program dan anggaran;
2. Terkoordinasinya kegiatan analisis perencanaan program dan anggaran di
BAPPEDA Provinsi Kalimantan Barat;
3. Ketepatan, kebenaran dan keamanan hasil kerja;
4. Ketepatan, kebenaran dan kelayakan penggunaan bahan kerja;
5. Ketepatan, kebenaran dan kelayakan penggunaan perangkat kerja;
6. Menyampaikan laporan hasil pelaksanaan.

III. HASIL KERJA :


1. Terlaksananya pemeriksaan bahan dan data;
2. Terkumpulnya dan klasifikasi bahan dan data;
3. Terkajinyan karakteristik, spesifikasi rencana kerja;
4. Tersusunnya rencana kerja berdasarkan hasil kajian;
5. Konsep penyusunan rencana kerja;
6. Tersusunnya rencana kerja berdasarkan hasil diskusi;
7. Evaluasi proses penyusunan rencana kerja;
8. Laporan hasil kegiatan kepada atasan;
9. Terlaksananya tugas lain yang diperintahkan oleh atasan.
IV. TINGKAT FAKTOR
FAKTOR 1 : PENGETAHUAN (fk : 1-4 = 550)
Pengetahuan tentang sejumlah peraturan, prosedur atau operasi
yang membutuhkan pelatihan dan pengalaman yang luas untuk
melaksanakan berbagai pekerjaan yang tidak standard dan saling
berhubungan dan menyelesaikan masalah.
FAKTOR 2 : PENGAWASAN (fk : 2-3 = 275)
Pegawai merencanakan dan melaksanakan langkah-langkah yang
sesuai dan menangani masalah dan deviasi pekerjaan sesuai dengan
instruksi, kebijakan, latihan sebelumnya, atau praktek yang berlaku.
FAKTOR 3 : PEDOMAN (fk : 3-2 = 125)
1. Pegawai mengunakan pertimbangan dalam memilih pedoman,
referensi, dan prosedur yang paling tepat untuk diterapkan pada
kasus tertentu dengan deviasi yang terkecil (minor);
2. Pegawai dapat menentukan alternatif yang ada untuk digunakan.
Situasi dimana pedoman yang ada tidak dapat diterapkan atau
terjadi penyimpangan dari pedoman yang diajukan harus
mengacu pada penyelia.
FAKTOR 4 : KOMPLEKSITAS (fk : 4-2 = 75)
Tindakan yang diambil atau respons yang dibuat adalah berbeda
tergantung pada sumber informasi, cara mendapatkan informasi
(transaksi), atau perbedaan sifat faktual lainnya.
FAKTOR 5 : RUANG LINGKUP DAN PENGARUH (fk : 5-2 = 75)
Pekerjaan meliputi pelaksanaan peraturan, regulasi, atau prosedur
tertentu, dan merupakan bagian dari suatu tugas atau proyek
dengan ruang lingkup yang lebih luas. Hasil kerja atau jasa
mempengaruhi keakuratan, kelayakan, atau akseptabilitas dari
proses atau pelayanan lebih lanjut.
FAKTOR 6 : HUBUNGAN PRIBADI (fk : 6-3 = 60)
Hubungan dengan pegawai di dalam lembaga yang sama tetapi di
luar unit organisasi. Pegawai yang dihubungi biasanya berbeda dalam
fungsi, misi, dan jenis kerja, a.l: perwakilan dari berbagai tingkat
dalam suatu lembaga, seperti kantor pusat, kantor regional, kantor
distrik atau kantor lapangan atau kantor pelaksana lainnya.
FAKTOR 7 : TUJUAN HUBUNGAN (fk : 7-1 = 20)
Tujuan hubungan adalah untuk memperoleh, mengklarifikasi, atau
memberikan fakta atau informasi tanpa menghiraukan sifat fakta
tersebut: a.l, fakta atau informasi bervariasi dari yang mudah
dimengerti sampai dengan yang sangat teknis.
FAKTOR 8 : TUNTUTAN FISIK (fk : 8-1 =5)
Tidak ada persyaratan fisik khusus yang dibutuhkan untuk
melaksanakan pekerjaan.
FAKTOR 9 : LINGKUNGAN KERJA (fk : 9-1 = 5)
Situasi kerja cukup terang, tidak panas dan cukup ventilasi.
FORMULIR HASIL EVALUASI JABATAN FUNGSIONAL
Nama Jabatan : ANALIS PERENCANAAN PROGRAM DAN ANGGARAN
Organisasi : BAPPEDA PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Instansi : PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Standar Jabatan
Nilai yang
Faktor Evaluasi Fungsional Yang Keterangan
diberikan
Digunakan
1 Faktor 1: Pengetahuan 550 Tingkat Faktor
yang Dibutuhkan Jabatan 1-4
2 Faktor 2: Pengawasan 275 Tingkat Faktor
Penyelia 2-3
3 Faktor 3 : Pedoman 125 Tingkat Faktor
3-2
4 Faktor 4: Kompleksitas 75 Tingkat Faktor
4-2
5 Faktor 5: Ruang Lingkup 75 Tingkat Faktor
dan Dampak 5-2
6 Faktor 6: Hubungan 60 Tingkat Faktor
Personal 6-3
7 Faktor 7: Tujuan 20 Tingkat Faktor
Hubungan 7-1
8 Faktor 8: Persyaratan 5 Tingkat Faktor
Fisik 8-1
9 Faktor 9: Lingkungan 5 Tingkat Faktor
Kerja 9-1
KESIMPULAN
Total Nilai 1.190
Kelas Jabatan 8 (1105-1350)

Tim Evaluasi Jabatan:


Ketua Tim,

Drs. A H I, MT
Pembina Tingkat I
NIP. 19690525 199010 1 001
Analis Perencanaan Program dan Kasubbid Monitoring, Evaluasi dan
Anggaran; Pengendalian APBN,

ALDO GENJAYA, S.STP SUPRIONO, S.STP, M.Si


Penata Muda Penata Muda Tingkat I
NIP. NIP. 1976