Anda di halaman 1dari 33

PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN PENYEDIAAN AIR BERSIH PENGOLAHAN LIMBAH PADAT

PENGENDALIAN VEKTOR PENYAKIT

OLEH: Dr. Oksfriani Jufri Sumampouw, S.Pi, M.Kes

MK. Dasar Kesehatan Lingkungan_2A

PENYAKIT BERBASIS

LINGKUNGAN

(PBL)

PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN (PBL)

DEFINISI

Kondisi Patologis (kelainan fungsi/ morfologi) suatu organ tubuh yang disebabkan oleh

interaksi manusia dengan segala sesuatu yang

disekitarnya yang memiliki potensi penyakit

Penyakit yang memiliki akar/ hubungan yang

erat dengan lingkungan dan kependudukan

LINGKUNGAN DERAJAT GENETIK PERILAKU KESMAS PELAYANAN KESEHATAN
LINGKUNGAN
DERAJAT
GENETIK
PERILAKU
KESMAS
PELAYANAN
KESEHATAN

KETERANGAN:

Lingkungan

= 45%,

Perilaku

= 30%

Layanan kesehatan

Genetik

= 5%

= 20%

HENDRIK L. BLUM’S THEORY

LINGKUNGAN (Sosio-Budaya) KETAHANAN PERILAKU KESEHATAN (Psiko-sosio- MASYARAKAT (Life Style) biologik) PELAYANAN
LINGKUNGAN
(Sosio-Budaya)
KETAHANAN
PERILAKU
KESEHATAN
(Psiko-sosio-
MASYARAKAT
(Life Style)
biologik)
PELAYANAN
KESEHATAN

MARC LALONDE’S

THEORY

FAKTOR PENENTU KESEHATAN Commission on the Social Determinants of Health, 2008
FAKTOR PENENTU KESEHATAN
Commission on the Social Determinants of Health, 2008

CSDH’S THEORY

INTERAKSI ANTARA HOST, AGENT, & LINGKUNGAN

LINGKUNGAN

INTERAKSI ANTARA HOST, AGENT, & LINGKUNGAN LINGKUNGAN AGENT H O S T SEHAT tercapai jika interaksi

AGENT

ANTARA HOST, AGENT, & LINGKUNGAN LINGKUNGAN AGENT H O S T SEHAT tercapai jika interaksi ketiga
ANTARA HOST, AGENT, & LINGKUNGAN LINGKUNGAN AGENT H O S T SEHAT tercapai jika interaksi ketiga

HOST

HOST, AGENT, & LINGKUNGAN LINGKUNGAN AGENT H O S T SEHAT tercapai jika interaksi ketiga hal

SEHAT tercapai jika interaksi ketiga hal ini berjalan seimbang

SAKIT terjadi jika interaksi ketiga hal ini tidak seimbang

PBL DLL
PBL
DLL

DIARE

DBD

MALARIA

MODEL TERJADINYA DIARE

MODEL TERJADINYA DIARE BACK

BACK

STATUS GIZI DAN DIARE BALITA

PENGUKURAN BIOKIMIA dan ANTROPOMETRI lainnya
PENGUKURAN
BIOKIMIA dan
ANTROPOMETRI
lainnya
ANTROPOMETRI BERAT BADAN TINGGI BADAN
ANTROPOMETRI
BERAT BADAN
TINGGI BADAN

IMT

WHO

DEPKES RI

BALITA PENGUKURAN BIOKIMIA dan ANTROPOMETRI lainnya ANTROPOMETRI BERAT BADAN TINGGI BADAN IMT WHO DEPKES RI

IMUNISASI DAN DIARE BALITA

SISTEM IMUN FAKTOR IBU IMUNITAS PASIF 12-24 BLN TERJADI PENINGKATAN SISTEM IMUN
SISTEM IMUN
FAKTOR IBU
IMUNITAS PASIF
12-24 BLN TERJADI
PENINGKATAN SISTEM IMUN

PENDIDIKAN IBU DAN DIARE BALITA

HUBUNGAN ANTARA 1) kerja dan kondisi ekonomi, 2) sumber daya sosial-psikologis, dan 3) gaya hidup
HUBUNGAN ANTARA 1) kerja dan kondisi ekonomi, 2) sumber daya sosial-psikologis, dan
3) gaya hidup sehat
Masyarakat berpendidikan cenderung bekerja penuh waktu, pendapatan tinggi,
dan lainnya
Berpendidikan memiliki kemampuan yang lebih besar untuk mengontrol hidup
dan kesehatan mereka
Meningkatkan kesehatan secara langsung melalui kondisi kerja dan ekonomi, sumber
daya sosial psikologis, dan gaya hidup sehat

PENDAPATAN DAN DIARE BALITA

PENDAPATAN DAN DIARE BALITA

SUMBER AIR MINUM DAN DIARE BALITA

Dilihat melalui tingkat akses dan kualitas pelayanan yang masih belum baik.
Dilihat melalui tingkat akses dan
kualitas pelayanan yang masih belum
baik.
>110 juta penduduk Indonesia tidak memiliki akses ke sarana sanitasi yang baik
>110 juta penduduk Indonesia tidak
memiliki akses ke sarana sanitasi yang
baik
Lebih dari 40 juta orang tidak memiliki akses terhadap sumber air
Lebih dari 40 juta orang tidak
memiliki akses terhadap sumber air
Air yang tidak baik dapat menjadi media penularan agent penyebab penyakit
Air yang tidak baik dapat menjadi
media penularan agent penyebab
penyakit

JAMBAN DAN DIARE BALITA

Sekitar 2,6 juta orang (lebih dari 40% populasi dunia) tidak menggunakan jamban
Sekitar 2,6 juta orang (lebih dari
40% populasi dunia) tidak
menggunakan jamban
Jamban yang tidak memenuhi syarat seperti tidak tertutup, tidak memiliki septic tank dan tanpa air
Jamban yang tidak memenuhi
syarat seperti tidak tertutup,
tidak memiliki septic tank dan
tanpa air bilasan yang cukup
berisiko menyebabkan diare
Pembuangan feses yang tepat dapat memperlambat/ menghambat siklus agen penyebab penyakit infeksi
Pembuangan feses yang tepat
dapat memperlambat/
menghambat siklus agen
penyebab penyakit infeksi
menyebabkan diare Pembuangan feses yang tepat dapat memperlambat/ menghambat siklus agen penyebab penyakit infeksi

KEBIASAAN MENCUCI TANGAN DAN DIARE BALITA

Kebiasaan berhubungan erat dengan perilaku
Kebiasaan berhubungan erat
dengan perilaku
Salah satu perilaku atau kebiasaan yang berhubungan erat dengan kejadian diare pada balita yaitu mencuci
Salah satu perilaku atau
kebiasaan yang berhubungan
erat dengan kejadian diare pada
balita yaitu mencuci tangan
Tangan yang bersih dapat menghentikan kuman menyebar dari satu orang ke orang lain dan seluruh
Tangan yang bersih dapat
menghentikan kuman menyebar
dari satu orang ke orang lain dan
seluruh seluruh komunitas

PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DAN DIARE BALITA

PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DAN DIARE BALITA Menyusui memberikan manfaat kesehatan untuk ibu dan anak bahkan setelah

Menyusui memberikan manfaat

kesehatan untuk ibu dan anak

bahkan setelah masa balita

ASI juga mengandung

antibodi dan limfosit dari ibu yang membantu bayi melawan infeksi

dan limfosit dari ibu yang membantu bayi melawan infeksi ASI dapat membuat antibodi dan kekebalan sel
dan limfosit dari ibu yang membantu bayi melawan infeksi ASI dapat membuat antibodi dan kekebalan sel

ASI dapat membuat antibodi dan kekebalan sel yang sesuai dengan jenis patogennya

MENYUAPI BAYI DAN DIARE BALITA

Kebiasaan menyuapi balita merupakan salah satu contoh perilaku yang Tindakan menyuapi balita yang benar oleh
Kebiasaan
menyuapi balita
merupakan salah
satu contoh
perilaku yang
Tindakan menyuapi
balita yang benar
oleh orang tua/
pengasuh dapat
terjadi jika orang
berpengaruh
tua memiliki
pengetahuan yang
benar
Tindakan menyuapi
balita dengan benar
menggunakan
sendok yang bersih
terhadap kejadian
diare balita

MATERI SELENGKAPNYA DAPAT ANDA LIHAT DALAM BUKU

JUDUL: DIARE BALITA TINJAUAN DARI KESEHATAN

MASYARAKAT PENULIS: OJ. SUMAMPOUW et al, 2016 PENERBIT: CV. BUDI UTAMA

PENYEDIAAN AIR BERSIH

PENYEDIAAN AIR BERSIH

AIR…????

SENYAWA GABUNGAN ANTARA ATOM HIDROGEN (H) DAN

OKSIGEN (O) (Sitala Arsyad)

AIR…???? • SENYAWA GABUNGAN ANTARA ATOM HIDROGEN (H) DAN OKSIGEN (O) (Sitala Arsyad)

Angkasa

Permukaan

Tanah

SUMBER AIR

• Angkasa • Permukaan • Tanah SUMBER AIR

AIR DAN KESEHATAN

Pengaruh tidak langsung

Pengaruh langsung

PENGARUH TIDAK LANGSUNG

SUHU PENGIKAT PELARUT O 2
SUHU
PENGIKAT
PELARUT
O 2

PENGARUH LANGSUNG

PENGARUH LANGSUNG WATER BORNED DISEASE WATER WASHED DISEASE WATER BASED DISEASE WATER RELATED VECTOR
PENGARUH LANGSUNG WATER BORNED DISEASE WATER WASHED DISEASE WATER BASED DISEASE WATER RELATED VECTOR
PENGARUH LANGSUNG WATER BORNED DISEASE WATER WASHED DISEASE WATER BASED DISEASE WATER RELATED VECTOR

WATER BORNED DISEASE

WATER WASHED DISEASE

WATER BASED DISEASE

WATER RELATED VECTOR

FISIK

BAHAN KIMIA

BAKTERIOLOGIS

PENGOLAHAN AIR

KOAGULAN DAN PENYARINGAN DESINFEKTAN
KOAGULAN DAN
PENYARINGAN
DESINFEKTAN

ALAMIAH

AERASI PEMANASAN
AERASI
PEMANASAN

KEBUTUHAN AIR MANUSIA

KEBUTUHAN AIR MANUSIA

STANDAR KUALITAS AIR

AIR BERSIH

Permenkes RI No. 416/MENKES/PER/IX/1990

AIR MINUM

Permenkes RI No. 907/MENKES/SK/VII/2002 Guidelines for drinking-water quality 4 th Edition

PENGELOLAAN

LIMBAH PADAT

PENGELOLAAN LIMBAH PADAT
JENIS LIMBAH PADAT Garbage Industrial Rubbish waste Street Ashes sweeping Dead animal
JENIS LIMBAH PADAT Garbage Industrial Rubbish waste Street Ashes sweeping Dead animal
JENIS LIMBAH PADAT Garbage Industrial Rubbish waste Street Ashes sweeping Dead animal

JENIS LIMBAH PADAT

Garbage Industrial Rubbish waste Street Ashes sweeping Dead animal
Garbage
Industrial
Rubbish
waste
Street
Ashes
sweeping
Dead
animal

METODE PENGOLAHAN

METODE PENGOLAHAN OPEN DUMPING SANITARI LANDFILL INSINERASI KOMPOSTING RECYCLE/ REUSE

OPEN DUMPING SANITARI LANDFILL INSINERASI

METODE PENGOLAHAN OPEN DUMPING SANITARI LANDFILL INSINERASI KOMPOSTING RECYCLE/ REUSE
METODE PENGOLAHAN OPEN DUMPING SANITARI LANDFILL INSINERASI KOMPOSTING RECYCLE/ REUSE
KOMPOSTING
KOMPOSTING
RECYCLE/ REUSE
RECYCLE/ REUSE

TOPIK

TUGAS

1.

OPEN DUMPING

2.

SANITARY LANDFILL

3.

INSINERASI

4.

KOMPOSTING

5.

RECYCLE

6.

Permenkes 374 2010_Pengendalian-vector

7.

Pengendalian vector DBD (Aedes aegypty)

8.

Pengendalian vector Malaria (Anopheles sp.)

9.

Pengendalian vector Leptospirosis (Tikus)

Senin, 20 Februari 2017

Jam 10 pagi

Dimasukkan dalam CD-R/ RW

1 kelas 1 CD

DEADLINE