Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Negara Kesejahteraan adalah suatu negara yang dalam melakukan campur

tangan terhadap kehidupan ekonomi ditujukan agar setiap warga dapat menikmati

demokrasi ekonomi, yaitu demokrasi dalam arti senyata-nyatanya dan seluas-

luasnya.
Tiap-tiap warga masyarakat tidak hanya menikmati demokrasi politik, tetapi

juga mengalami kebebasan dan kesempatan yang luas, termasuk kesempatan dalam

memilih dan mendapat lapangan kerja beserta pendapatan, kesempatan dan

kebebasan dalam memperoleh pendidikan yang disenangi, kesempatan dan

kebebasan dalam menikmati hasil-hasil kemajuan teknologi serta kesempatan dan

kebebasan dalam menikmati hasil-hasil kebudayaan.


Campur tangan tersebut dilakukan oleh pemerintah atau negara dengan

seluruh kelembagaan yang dimilikinya. Campur tangan tersebut antara lain berupa

penyediaan kemudahan terutama ditujukan pada golongan masyarakat yang paling

miskin atau menderita yaitu golongan yang lebih terkenal dengan istilah golongan

masyarakat kemiskinan primer.1


B. Rumusan Masalah
1. Apa definisi Kesejahteraan Sosial, Negara Kesejahteraan Sosial, dan Pelayanan

Sosial?
2. Bagaimana keterkaitan Negara Kesejahteraan terhadap Pelayanan Sosial?

BAB II

1 Nanang Moh.Hidayatullah, Welfare State Indonesia (Yogyakarta : Cakrawala Media) 2010,


hlm 12-13.

1
PEMBAHASAN

A. Definisi / Pengertian
1) Kesejahteraan Sosial
Kesejahteraan Sosial adalah keseluruhan usaha sosial yang terorganisir dan
mempunyai tujuan utama untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat berdasarkan
konteks sosialnya. Di dalamnya tercakup pula unsur kebijakan dan pelayanan dalam
arti luas yang terkait dengan berbagai kehidupan dalam masyarakat, seperti
pendapatan, jaminan sosial, kesehatan, perumahan, pendidikan, rekreasi budaya, dan
lain sebagainya. (Sulistiati, 2004: 25)2

2) Welfare State (Negara Kesejahteraan)


Kata Welfare State berasal dari bahasa Inggris terdiri dari kata Welfare dan State,
Welfare artinya keadaan baik, keselamatan, kemakmuran; kesosialan. Sedangkan State
artinya Negara. Welfare State berarti negara yang memberi bantuan sosial kepada
penduduknya.
Untuk mengetahui definisi dan pengertian mengenai negara kesejahteraan yang
sempurna belum pernah dijumpai. Tetapi ada beberapa sarjana yang memberikan
pengertian mengenai welfare state, antara lain Keynes.
Adapun pendapatnya adalah Ia lebih menekankan perlunya peningkatan pengadaan
pelayanan sosial daripada kenaikan upah dan ia lebih bersimpati terhadap perluasan
pelayanan kesejahteraan
Sedangkan menurut Beveridge dan Galbraith mengemukakan kesejahteraan
individu merupakan perhatian utamanya. Karena terikat pada upaya mempertahankan
kebebasan dengan cara menggunakan kekuasaan negara tanpa suatu pembatasan
apapun, sejauh hal itu memang diperlukan untuk menghilangkan lima keburukan besar
yaitu kekurangan, penyakit, kebodohan, kemelaratan, dan kemalasan. 3
3) Pelayanan Sosial
a. Definisi Pelayanan Sosial

2 Miftachul Huda, Pekerjaan Sosial & Kesejahteraan Sosial, (Yogyakarta : Pustaka Pelajar),
2009, hlm 73.

3 Nanang Moh.Hidayatullah, Welfare State Indonesia (Yogyakarta : Cakrawala Media) 2010, hlm 11-
12.

2
Pelayanan sosial dapat diartikan sebagai seperangkat program yang ditujukan
untuk membantu individu atau kelompok yang mengalami hambatan dalam
memenuhi kebutuhan hidupnya. 4

b. Jenis dan Cakupan Pelayanan Sosial


Di negara-negara industri maju seperti AS. Inggris. Australia, dan Selandia Baru,
secara tradisi kebijakan sosial mencakup ketetapan atau regulasi pemerintah
menganai lima bidang pelayanan sosial yaitu ; Jaminan sosial, pelayanan
perumahan, kesehatan, pendidikan, dan perawatan sosial personal.
Kelima bidang tersebut biasanya di organisir oleh lembaga pemerintah atau
departemen, seperti departemen kesejahteraan sosial, departemen pendidikan,
departemen kesehatan, atau oleh badan-badan khusus yang dibentuk berdasarkan
undang-undang. Tentu saja, badan-badan swasta juga terlibat dalam
penyelenggaraan pelayanan sosial ini. Namun, umumnya pelayanan sosial swasta,
seperti jaminan sosial, perumahan, lebih banyak ditujukan bagi kelompok
masyarakat yang mampu membayar. Oleh karena itu, dalam konteks kebijakan
publik, jenis-jenis pelayanan sosial yang diselenggarakan negara lebih banyak
difokuskan untuk kelompok-kelompok lemah.
Jikapun diberikan secara universal kepada semua kelompok masyarakat, biasanya
kuantitas dan kualitasnya dikategorikan sesuai dengan standar kebutuhan dasar.
5

1. Jaminan Sosial
2. Pelayanan Perumahan
3. Kesehatan
4. Pendidikan
5. Pelayanan Sosial Personal

B. Keterkaitan Negara Kesejahteraan terhadap Pelayanan Sosial


Pelayanan sosial berkaitan dengan konsep negara kesejahteraan (welfare state). Negara
kesejahteraan merupakan sistem yang memberi peran kepada negara untuk pro-aktif
dan responsif dalam memberikan pelayanan sosial kepada warganya. Selain itu,

4 Edi Suharto, Kebijakan Sosial sebagai Kebijakan Publik (Bandung : Alfabeta) 2008, hlm
13.

5 Edi Suharto, Pekerjaan Sosial di Dunia Industri, (Bandung : Alfabeta)


2009, hlm.155-156

3
sebagai sebuah aktifitas yang terorganisir, pelayanan sosial tidak dapat dipisahkan
dengan pekerjaan sosial sebagai profesi kemanusiaan yang memiliki tugas utama
memberikan atau mendistribusikan pelayanan sosial.

Anda mungkin juga menyukai