Anda di halaman 1dari 28

RPP Teori Kinetik Gas Kurikulum 2013

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran : Fisika


Kelas/Semester : XI/Dua
Peminatan : M-IPA
Alokasi Waktu : 4 x 3 JP

A. Kompetensi Inti
KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

B. Kompetensi Dasar
3.8 Memahami teori kinetik gas dalam menjelaskan karakteristik gas pada
ruang tertutup.

C. Indikator
3.8.1 Menyebutkan sifat-sifat gas ideal.
3.8.2 Menyebutkan persamaan umum gas ideal.
3.8.3 Menjelaskan secara singkat pengertian Teori Kinetik gas.
3.8.4 Menjelaskan hukum-hukum yang mendasari persamaan gas ideal.
3.8.5 Menjelaskan teori ekipartisi energi.
3.8.6 Mengemukakan Hubungan antara Tekanan, Suhu, dan Energi Kinetik
Gas.
3.8.7 Menghitung menggunakan persamaan kecepatan partikel gas.
3.8.8 Menentukan energi dalam dari suatu gas.
3.8.9 Menganalisis persamaan umum gas ideal.
3.8.10 Memecahkan persoalan fisika menggunakan persamaan umum gas
ideal.
3.8.11 Merumuskan persamaan kecepatan partikel gas.

D. Tujuan Pembelajaran
Setelah menperoleh penjelasan, pemaparan, dan ilustrasi dari guru serta diskusi
kelompok, diharapkan :
1. Siswa dapat menyebutkan sifat-sifat gas ideal
2. Siswa mampu menyebutkan persamaan gas ideal
3. Siswa mampu menjelaskan pengertian Teori Kinetik gas
4. Siswa mampu menjelaskan hukum-hukum pada gas ideal
5. Siswa dapat menjelaskan teori ekipartisi energi
6. Siswa dapat mengemukakan Hubungan antara Tekanan, Suhu, dan Energi
Kinetik Gas
7. Siswa dapat menghitung menggunakan persamaan kecepatan partikel gas
8. Siswa dapat menentukan energi dalam dari suatu gas
9. Siswa dapat menganalisis persamaan umum gas ideal
10. Siswa dapat memecahkan persoalan fisika menggunakan persamaan
umum gas ideal
11. Siswa dapat merumuskan persamaan kecepatan partikel gas

E. Materi Ajar
Teori Kinetik (atau teori kinetik pada gas) berupaya menjelaskan sifat-sifat
makroskopik gas, seperti tekanan, suhu, atau volume, dengan memperhatikan
komposisi molekular mereka dan gerakannya. Gas yang paling sederhana dan
mendekati sifat-sifat gas sejati adalah gas ideal. Adapun sifat-sifat gas ideal
diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Gas terdiri dari molekul-molekul yang sangat banyak, dengan jarak
pisah antar molekul lebih besar dari ukuran molekul. Hal ini
meunjukkan bahwa gaya tarik antar molekul sangat kecil dan
diabaikan.
2. Molekul-molekul gas bergerak acak ke segala arah sama banyaknya
dan memenuhi hukum Newton tentang gerak
3. Molekul-molekul gas hanya bertumbukan dengan dinding tempat gas
secara sempurna
4. Dinding wadah adalah kaku sempurna dan tidak akan bergerak

Hukum-hukum gas terdiri atas hukum Boyle, Hukum Charles, hukum Gay
lussac, dan hukum Boyle-Gay lussac. Berikut adalah penjelasan mengenai
hukum-hukum gas.
1. Hukum Boyle P1V1 = P2V2
V1 V2
2. Hukum Charles T 1 = T 2

P1 P2
3. Hukum Gay Lussac =
T1 T 2
P1 V 1 P 2 V 2
4. Boyle-Gay Lussac =
T1 T2

Hukum Boyle-Gay Lussac yang secara matematis dituliskan dalam persamaan


(4) hanya berlaku apabila selama proses berlangsung jumlah pertikel berubah,
volume gas juga berubah, walaupun tekanan dan suhu dipertahankan konstan.

PV
N
T

Dengan memasukkan konstanta pembanding k, maka diperoleh:


PV
=kN
T

PV =NkT

Apabila kita definisikan konstanta lain, yaitu R = N AkT maka diperoleh


persamaan:

PV = Nrt
a. Teori Kinetik Gas secara Makroskopis
1. Tekanan Gas dalam Ruang Tertutup
Berdasarkan anggapan bahwa molekul bergerak secara acak kesegala arah
dengan kelajuan tetap, maka:
v2x =v2y =v2z

v2= v2x + v2y + v2z=3 v 2x


1 2
v = v
2
3
Jika persamaan ke (8) dimasukkan ke persamaan ke (9), maka akan
didapatkan:
2
1 Nm0 v
P=
3 V

2. Suhu dan Gas Ideal


Suhu gas ideal dapat diturunkan dari persamaan awal pada persamaan


2 N EK
tekanan P= dan persamaan keadaan gas ideal PV=NkT.
3 V

b. Teori Kinetik Gas secara Mikroskopis


1. Kecepatan Efektif Gas Ideal
m
Mengingatakan bahwa massa jenis = dan massa total Nm ,
v

maka persamaan tersebut dapat di tulis menjadi


2
1 N m0 v rms 1 m 2 1
P= = v rms = v 2rms
3 v 3 v 3

v rms =
3P

2. Teorema Ekipartisi Energi

Berdasarkan hasil analisis mekanika statistik, untuk sejumlah besar


partikel yang memenuhi hukum gerak Newton pada suatu sistem dengan
suhu mutlak T, maka energi yang tersedia terbagi merata pada setiap
derajat kebebasan sebesar 1/2kT. Pernyataan ini selanjutnya disebut
teorema ekipartisi energi. Derajat kebebasan yang dimaksud disini adalah
setiap cara bebas yang dapat dilakukan oleh partikel untuk menyerap
energi. Maka, setiap molekul dengan f derajat kebebasan akan memiliki
energi rata-rata:
=f ( 1 kT )
E
2

F. Metode Pembelajaran

1. Model : Inquiry Terbimbing


2. Metode : Diskusi, tanya jawab, ceramah, inkuiri dan demostrasi menggunakan
macromedia flash
3. Pendekatan : Saintifik

F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran

1. Media dan Alat :

a. Media Presentasi.

b. Alat dan Gambar Peraga.

c. Peralatan Praktikum sederhana

2. Sumber Belajar :

a. Buku Ajar Fisika Kelas XI.

b. Giancoli. 2001. Fisika jilid 1,2 (Terjemahan). Jakarta: Erlangga.

c. Halliday & Resnick. 1991. Fisika 1,2 (Terjemahan). Jakarta: Erlangga.

d. Kanginan , Marthen. 1996. Fisika SMA. Jakarta: Erlangga.

e. Young & Freedamn. 2002. Fisika jilid 1,2 (Terjemahan). Jakarta:


Erlangga.

f. Internet.
G. Langkah Kegiatan
1. Pertemuan Pertama 3 JP, @ 3 X 45 menit

Kegiatan Deskripsi Alokasi


Waktu
Pendahuluan Mengucapkan salam dan doa sebagai 10 menit
implementasi sifat religius

Pengkondisian kelas sebagai


implementasi disiplin

Apresepsi, motivasi dan pra konsep

Apresepsi :

Apakah ciri dari zat gas?

sebutkan persamaan-persamaan
pada gas.

saat meniup balon apa yang


terjadi?

Mengapa balon gas bisa terbang?

Mengapa balon gas panas dapat


mengudara?

Menyampaikan tujuan pembelajaran


dan batasan materi pada pertemuan
hari ini.
Inti a. Mengamati 90 menit

Guru Menampilkan sebuah animasi


mengenai hukum-hukum pada gas
ideal dan contohnya dalam
kehidupan sehari-hari.
Siswa memperhatikan animasi yang
ditayangkan oleh guru.
Guru menanyakan persoalan-
persoalan yang terkait dengan
hukum-hukum pada gas ideal seperti
hubungan tekanan, suhu, dan
volume, aplikasinya dalam
kehidupan, dan penurunan
persamaan gas ideal berdasarkan
hukum-hukum pada gas ideal, serta
sifat-sifat gas idea.

b. Menanya (Merumuskan Masalah)

Guru memberikan kesempatan dan


memberikan dorongan kepada
seluruh siswa untuk mengajukan
pertanyaan.
Selanjutnya guru meminta siswa
untuk duduk dengan kelompok yang
telah dibentuk sebelumnya pada
pertemuan sebelumnya.
Siswa secara berkelompok
mendiskusikan hipotesis .
Guru membimbing siswa dalam
menemukan hipotesis dari persoalan
yang diberikan guru.

c. Mengeksplorasi

Secara berkelompok, peserta didik


mencari informasi terkait gas ideal
(melalui internet).

Secara berkelompok, peserta didik


mendiskusikan mengenai hipotesis
yang awalnya telah disepakati
kelompok.

Secara berkelompok, peserta didik


berlatih menyelesaikan soal-soal dan
tugas tugas yang ada di buku modul
terkait materi gas ideal.

d. Mengomunikasikan

Peserta didik menuliskan laporan


kerja hasil diskusi.
Peserta didik mempresentasikan
hasil kerja kelompok di depan kelas
dan peserta didik dari kelompok lain
memberikan tanggapan.
Guru memberikan penegasan
terhadap hasil pembelajaran peserta
didik.

Penutup Peserta didik di bawah bimbingan 25 menit


guru membuat rangkuman tentang
konsep materi gas ideal.
Guru meminta agar peserta didik
menganalisis materi gas ideal dengan
mengerjakan buku siswa sebagai
bentuk evaluasi
Guru menyampaikan rencana materi
pembelajaran pada pertemuan
selanjutnya.

2. Pertemuan kedua 3 JP, @ 3 X 45 menit

Kegiatan Deskripsi Alokasi


Waktu
Pendahuluan Mengucapkan salam dan doa sebagai 10 menit
implementasi sifat religius

Pengkondisian kelas dilanjutkan


dengan pembiasaan sebagai
implementasi disiplin

Apresepsi, motivasi dan pra konsep

Apresepsi :

1. Rumus dari momentum dan


implus?

2. Apa yang dimaksud dengan


tekanan?

3. Apakah yang terjadi saat kita


memompa ban dalam roda sepeda
atau mobil?
4. Mengapa ban atau balon dapat
meletus di bawah terik sinar
matahari?
Menyampaikan tujuan pembelajaran
dan batasan materi pada pertemuan
hari ini.

Inti a. Mengamati 100 menit


Guru menampilkan sebuah percobaan
melalui phet simulatin mengenai suatu
gas pada ruang tertutup.
Siswa memperhatikan percobaan yang
ditayangkan oleh guru.
Guru menanyakan persoalan-
persoalan yang terkait dengan
tekanan, suhu dan energy kinetic pada
suatu gas berdasarkan percobaan phet
simulation.
Guru meminta siswa untuk mengerkan
LKPD kepada siswa secara
berkelompok.

b. Menanya (Merumuskan Masalah)

Guru memberikan kesempatan dan


memberikan dorongan kepada seluruh
siswa untuk mengajukan pertanyaan.
Selanjutnya guru meminta siswa untuk
duduk dengan kelompok yang telah
dibentuk sebelumnya pada pertemuan
sebelumnya.
Guru membagikan LKPD kepada
kelompok siswa yang telah dibentuk
pada pertemuan sebelumnya.
Siswa secara berkelompok membaca
dan memahami isi dari LKPD.
Siswa secara berkelompok
mendiskusikan hipotesis .
Guru membimbing siswa dalam
menemukan hipotesis dari persoalan
yang diberikan guru dan membimbing
siswa dalam memahami tugas yang
ada dalam LKPD.

c. Mengeksplorasi

Secara berkelompok, peserta didik


mencari informasi terkait tekanan,
suhu, dan energy kinetic pada suatu
gas (melalui internet).

Secara berkelompok, peserta didik


mendiskusikan mengenai hipotesis
yang awalnya telah disepakati
kelompok.

Secara berkelompok, peserta didik


mengerjakan LKPD yang sebelumnya
telah dibaca dan dipahami.

d. Mengomunikasikan

Peserta didik menuliskan laporan kerja


hasil diskusi.
Peserta didik mempresentasikan hasil
kerja kelompok di depan kelas dan
peserta didik dari kelompok lain
memberikan tanggapan.
Guru memberikan penegasan terhadap
hasil pembelajaran peserta didik.

Penutup Peserta didik di bawah bimbingan 15menit


guru membuat rangkuman tentang
tekanan, suhu, dan energy kinetic pada
suatu gas tertutup.
Guru memberikan PR agar peserta
didik menganalisis rangkuman tentang
tekanan, suhu, dan energy kinetic pada
suatu gas tertutup.
Guru menyampaikan rencana materi
pembelajaran pada pertemuan
selanjutnya dan pengadaan ulangan
harian pada pertemuan selanjutnya.

3. Pertemuan ketiga 3 JP, @ 3 X 45 menit

Kegiatan Deskripsi Alokasi


Waktu
Pendahuluan Mengucapkan salam dan doa sebagai 10 menit
implementasi sifat religius

Pengkondisian kelas dilanjutkan


dengan pembiasaan sebagai
implementasi disiplin

Apresepsi, motivasi dan pra konsep

Apresepsi :

1. Apa pengertian kecepatan?


2. Apa Persamaan kecepatan ?

3. Berapa Besarnya energy kinetic


pada gas ideal?

Menyampaikan tujuan pembelajaran


dan batasan materi pada pertemuan
hari ini.
Inti a. Mengamati 45 menit
Guru Menampilkan ilustrasi
mengenai kecepatan efektif pada gas
Siswa memperhatikan ilustrasi yang
ditayangkan oleh guru.
Guru menanyakan persoalan-
persoalan yang terkait dengan
kecepatan efektif gas.

b. Menanya (Merumuskan Masalah)

Guru memberikan kesempatan dan


memberikan dorongan kepada
seluruh siswa untuk mengajukan
pertanyaan.
Selanjutnya guru meminta siswa
untuk duduk dengan kelompok yang
telah dibentuk sebelumnya pada
pertemuan sebelumnya.
Siswa secara berkelompok
mendiskusikan hipotesis .
Guru membimbing siswa dalam
menemukan hipotesis dari persoalan
yang diberikan guru.
c. Mengeksplorasi

Secara berkelompok, peserta didik


mencari informasi terkait kecepatan
efektif gas (melalui internet).

Secara berkelompok, peserta didik


mendiskusikan mengenai hipotesis
yang awalnya telah disepakati
kelompok.

d. Mengomunikasikan

Peserta didik menuliskan laporan


kerja hasil diskusi.
Peserta didik mempresentasikan
hasil kerja kelompok di depan kelas
dan peserta didik dari kelompok lain
memberikan tanggapan.
Guru memberikan penegasan
terhadap hasil pembelajaran peserta
didik.

Penutup Peserta didik di bawah bimbingan 70 menit


guru membuat rangkuman tentang
konsep materi gas ideal.
Guru mengatur tempat duduk siswa

Peserta didik mengerjakan soal-soal


Ulangan Harian.

Guru menyampaikan rencana materi


pembelajaran pada pertemuan
selanjutnya dan pengadaan remedial
serta pengayaan pada pertemuan
selanjutnya.

4. Pertemuan keempat 3 JP, @ 3 X 45 menit

Kegiatan Deskripsi Alokasi


Waktu
Pendahuluan Mengucapkan salam dan doa sebagai 10 menit
implementasi sifat religius

Pengkondisian kelas dilanjutkan


dengan pembiasaan sebagai
implementasi disiplin

Apresepsi, motivasi dan pra konsep

Apresepsi :

1. Sebutkan jenis-jenis gas dan


contohnya.

2. Apa perbedaan gerak translasi


dan rotasi?

3. Bagaimana hubungan suhu


dengan energy kinetic?

Menyampaikan tujuan pembelajaran


dan batasan materi pada pertemuan
hari ini.
Inti b. Mengamati 55 menit
Guru Menampilkan ilustrasi
mengenai Teorema Ekipartisi Energi
Siswa memperhatikan ilustrasi yang
ditayangkan oleh guru.
Guru menanyakan persoalan-
persoalan yang terkait dengan
Teorema Ekipartisi Energi.

b. Menanya (Merumuskan Masalah)

Guru memberikan kesempatan dan


memberikan dorongan kepada
seluruh siswa untuk mengajukan
pertanyaan.
Selanjutnya guru meminta siswa
untuk duduk dengan kelompok yang
telah dibentuk sebelumnya pada
pertemuan sebelumnya.
Siswa secara berkelompok
mendiskusikan hipotesis .
Guru membimbing siswa dalam
menemukan hipotesis dari persoalan
yang diberikan guru.

c. Mengeksplorasi

Secara berkelompok, peserta didik


mencari informasi terkait Teorema
Ekipartisi Energi (melalui internet).

Secara berkelompok, peserta didik


mendiskusikan mengenai hipotesis
yang awalnya telah disepakati
kelompok.
d. Mengomunikasikan

Peserta didik menuliskan laporan


kerja hasil diskusi.
Peserta didik mempresentasikan
hasil kerja kelompok di depan kelas
dan peserta didik dari kelompok lain
memberikan tanggapan.
Guru memberikan penegasan
terhadap hasil pembelajaran peserta
didik.

Penutup Peserta didik di bawah bimbingan 60 menit


guru membuat rangkuman tentang
konsep Teorema Ekipartisi Energi.
Guru mengatur tempat duduk siswa

Peserta didik sebagian mengerjakan


remedial dan sebagian mengerjakan
pengayaan.

Guru menyampaikan rencana materi


pembelajaran pada pertemuan
selanjutnya dan pengadaan remedial
serta pengayaan pada pertemuan
selanjutnya.
Instrumen Penilaian

1. Metode dan bentuk instrumen


Metode Bentuk Instrumen
Sikap Lembar pengamatan sikap dan rubrik
Tes Unjuk Kerja Lembar penilaian kinerja dan rubrik
Tes Tertulis Lembar tes tertulis

2. Instrumen Penilaian
a) Lembar Pengamatan Sikap
Pengamatan perilaku ilmiah
Keteranga
No. Aspek yang dinilai Skor (1-3)
n
1. Rasa ingin tahu
2. Ketelitian dalam melakukan
pengamatan
3. Ketekunan dan
tanggungjawab dalam belajar
dan bekerja, baik secara
individu maupun
berkelompok
4. Keterampilan berkomunikasi
pada saat belajar
Jumlah skor yang diperoleh
Skor maksimal 4 x 3 = 12
Rubrik penilaian perilaku ilmiah

No. Aspek yang dinilai Rubrik


1. Menunjukkan rasa Skor 3
ingin tahu terhadap Menunjukkan rasa ingin tahu yang besar,
materi belajar dan antusias, aktif dalam dalam kegiatan
hubungannya dengan kelompok.
kehidupan sehari- Skor 2
hari Menunjukkan rasa ingin tahu, namun
tidak terlalu antusias, dan baru terlibat
aktif dalam kegiatan kelompok ketika
disuruh.
Skor 1
Tidak menunjukkan antusias dalam
pengamatan, sulit terlibat aktif dalam
kegiatan kelompok walaupun telah
didorong untuk terlibat.
2. Ketelitian dalam Skor 3
melakukan Menganalisis objek pengamatan dengan
pengamatan terhadap hati-hati dan teliti.
suatu benda atau Skor 2
kejadian Menganalisis objek pengamatan dengan
hati-hati dan teliti.
Skor 1
Menganalisis objek pengamatan dengan
hati-hati dan teliti.
3. Ketekunan dan Skor 3
tanggungjawab Tekun dalam menyelesaikan tugas
dalam belajar dan dengan hasil terbaik yang bisa dilakukan,
bekerja baik secara berupaya tepat waktu.
individu maupun Skor 2
berkelompok Berupaya tepat waktu dalam
menyelesaikan tugas, namun belum
menunjukkan upaya terbaiknya
Skor 1
Tidak berupaya sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas, dan tugasnya tidak
selesai
4. Keterampilan Skor 3
berkomunikasi pada Aktif dalam tanya jawab, dapat
saat belajar mengemukaan gagasan atau ide,
menghargai pendapat siswa lain
Skor 2
Aktif dalam tanya jawab, tidak ikut
mengemukaan gagasan atau ide,
menghargai pendapat siswa lain
Skor 1
Aktif dalam tanya jawab, tidak ikut
mengemukaan gagasan atau ide,kurang
menghargai pendapat siswa lain

Penilaian

Jumlah Skor
Nilai 100
skor maksimal

b) Lembar penilaian psikomotorik

Penilaian psikomotorik siswa (kinerja)


Keteranga
No. Aspek yang dinilai Skor (1-3)
n
1. Cara merangkai alat dan
bahan
2. Cara melakukan percobaan
3. Keterampilan membaca alat
ukur
4. Keterampilan menafsirkan
hasil percobaan
Jumlah skor yang diperoleh
Skor maksimal 4 x 3 = 12

SOAL EVALUASI KOGNITIF

LEMBAR SOAL ULANGAN HARIAN

KD 3.8

Selesaikanlah pertanyaan berkut ini dengan baik dan benar!

1. Jelaskan pengertian gas ideal!


2. Sebutakan sifat-sifat gas ideal dan hukum-hukum gas ideal!
3. Sebuah tabung bervolume 590 liter berisi gas oksigen pada suhu 20C dan
tekanan 5 atm. Tentukan massa oksigen dalam tangki ! (Mr oksigen = 32
kg/kmol)
4. Tangki berisi gas ideal 6 liter dengan tekanan 1,5 atm pada suhu 400 K. Tekanan
gas dalam tangki dinaikkan pada suhu tetap hingga mencapai 4,5 atm. Tentukan
volume gas pada tekanan tersebut !
5. Udara dalam ban mobil pada suhu 15C mempunyai tekanan 305 kPa. Setelah
berjalan pada kecepatan tinggi, ban menjadi panas dan tekanannya menjadi 360
kPa. Berapakah temperatur udara dalam ban jika tekanan udara luar 101 kPa ?
6. Tekanan gas dalam tabung tertutup menurun 64% dari semula. Jika kelajuan
partikel semula adalah v, tentukan kelajuan partikel sekarang !
7. Sejumlah gas berada dalam ruang tertutup bersuhu 327C dan mempunyai energi
kinetik Ek. Jika gas dipanaskan hingga suhunya naik menjadi 627C. Tentukan
energi kinetik gas pada suhu tersebut !
8. Satu mol gas ideal monoatomik bersuhu 527C berada di dalam ruang tertutup.
Tentukan energi dalam gas tersebut !
(k = 1,38 . 10-23 J/K)
9. Dua mol gas ideal diatomik memiliki 5 derajat kebebasan bersuhu 800 K.
Tentukan energi dalam gas tersebut !
(k = 1,38 . 10-23 J/K
10. Apa yang kamu ketahui dari teori ekipartisi!

KUNCI JAWABAN
ULANGAN HARIAN
KD 3.8 KELAS XI

1. Gas ideal adalah gas yang secara tepat memenuhi hukum-hukum gas. Dalam
keadaan nyata, tidak ada gas yang termasuk gas ideal, tetapi gas-gas nyata
pada tekanan rendah dan suhunya tidak dekat dengan titik cair gas, cukup
akurat memenuhi hukum-hukum gas ideal.
2. Adapun sifat-sifat gas ideal diantaranya adalah sebagai berikut :
a. Gas terdiri dari molekul-molekul yang sangat banyak, dengan jarak pisah
antar molekul lebih besar dari ukuran molekul. Hal ini meunjukkan bahwa
gaya tarik antar molekul sangat kecil dan diabaikan.
b. Molekul-molekul gas bergerak acak ke segala arah sama banyaknya dan
memenuhi hukum Newton tentang gerak
c. Molekul-molekul gas hanya bertumbukan dengan dinding tempat gas secara
sempurna
d. Dinding wadah adalah kaku sempurna dan tidak akan bergerak

3. Diketahui :
V = 5,9 . 10-1 m3
P = 5 . 1,01 . 105 Pa
T = 20C = 293 K
Ditanyakan :
m = .?
Jawaban :
PV = nRT dan n = M / Mr sehingga :
PV = mRT / Mr
m = PVMr / RT
= 5. 1,01 . 105 .0,59 . 32 / 8,314 . 293
= 3,913 kg
4. Diketahui :
V1 = 6 liter P1 = 1,5 atm
T1 = 400 K P2 = 4,5 atm
T2 = 400 K
Ditanyakan : V2 = .?
Jawaban :
P1V1 = P2V2
V2 = P1V1 / P2
= 1,5 . 6 / 4,5
= 2 liter
5. Diketahui :
T1 = 288 P1 = 305 + 101 = 406 kPa
P2 = 360 +101 = 461 kPa
Ditanyakan :
T2 = .?
Jawaban :
P1 / T1 = P2 / T2
406 / 288 = 461 / T2
T2 = 327 K
= 54C
6. Diketahui :
P2 = 36% P1
V1 = v
Ditanyakan :
V2 = . ?
Jawaban :
Kita mengetahui : P = Nmv2 / 3V
Berarti P = v2 atau akar P = v
v1 / v2 = akar P1 / P2 = akar 0,36 P1 / P1 = 0,6
v2 = 1/ 0,6 v1 = 10 / 6 v1 = 5/3 v1

7. Diketahui :
T1 = (327+273) K = 600 K
Ek1 = Ek
T2 = (627+273) K = 900 K
Ditanyakan :
Ek2 = .?
Jawaban :
Ek = 3/2 kT
Ek = T
Ek2 / Ek1 = T2 / T1
Ek1 / Ek2 = 900 / 600
Ek2 = 1,5 Ek1
Ek2 = 1,5 Ek

8. Diketahui :
n = 1 mol
T = (527+273) K = 800 K
Ditanyakan :
U = .?
Jawaban :
U = N Ek
U = n NA 3/2 kT
= 1 . 6,02 . 1023 . 3/2 .1,38 . 10-23 . 800
= 1 . 104 joule
9. Diketahui :
n = 2 mol
T = 800 K
f=5
Ditanyakan :
U = .?
Jawaban :
U = f/2 N Ek
U = n NA f/2 kT
= 2 . 6,02 . 1023 . 5/2 . 1,38 . 10-23 . 800
= 3,32 . 104 joule

DAFTAR NILAI ULANGAN HARIAN

(Tes Uraian)

Mata Pelajaran : ........................................................................


Kelas / Semester : .......................................................................
Hari/Tanggal : ..................................................... .................
Kompetensi Dasar : ........................................................................
KKM : ........................................................................

N Nama Skor dan Capaian Jumlah Nilai Ketuntasa


O Skor n
1 2 3
1
2
3
4
Jumlah Skor Capaian
Jumlah Skor Seharusnya
Presentasi Capaian

Nilai= Jumlah Bobot

Soal Remedial

1. Gas ideal berada dalam wadah tertutup pada mulanya mempunyai tekanan P dan
volume V. Apabila tekanan gas dinaikkan menjadi 4 kali semula dan volume gas tetap
maka perbandingan energi kinetik awal dan energi kinetik akhir gas adalah

2. Tentukan energi kinetik translasi rata-rata molekul gas pada suhu 57 oC!

3. Suatu gas bersuhu 27oC berada dalam suatu wadah tertutup. Agar energi kinetiknya
meningkat menjadi 2 kali energi kinetik semula maka gas harus dipanaskan hingga
mencapai?

4. Suatu gas ideal berada di dalam ruang tertutup. Gas ideal tersebut dipanaskan
hingga kecepatan rata-rata partikel gas meningkat menjadi 3 kali kecepatan awal. Jika
suhu awal gas adalah 27oC, maka suhu akhir gas ideal tersebut adalah

5. Tiga mol gas berada di dalam suatu ruang bervolume 36 liter. Masing-masing
molekul gas mempunyai energi kinetik 5 x 10 21 Joule. Konstanta gas umum = 8,315
J/mol.K dan konstanta Boltzmann = 1,38 x 10-23 J/K. Hitung tekanan gas dalam
ruang tersebut!
Pengayaan

Persamaan keadaan Van der Waals


Gas yang mengikuti hukum Boyle dan hukum Charles, yakni hukum gas ideal
(persamaan (6.5)), disebut gas ideal. Namun, didapatkan, bahwa gas yang kita
jumpai, yakni gas nyata, tidak secara ketat mengikuti hukum gas ideal. Semakin
rendah tekanan gas pada temperatur tetap, semakin kecil deviasinya dari perilaku
ideal. Semakin tinggi tekanan gas, atau dengan kata lain, semakin kecil jarak
intermolekulnya, semakin besar deviasinya.
Paling tidak ada dua alasan yang menjelaskan hal ini. Peratama, definisi temperatur
absolut didasarkan asumsi bahwa volume gas real sangat kecil sehingga bisa
diabaikan. Molekul gas pasti memiliki volume nyata walaupun mungkin sangat kecil.
Selain itu, ketika jarak antarmolekul semakin kecil, beberapa jenis interaksi
antarmolekul akan muncul.
Fisikawan Belanda Johannes Diderik van der Waals (1837-1923) mengusulkan
persamaan keadaan gas nyata, yang dinyatakan sebagai persamaan keadaan van der
Waals atau persamaan van der Waals. Ia memodifikasi persamaan gas ideal
(persamaaan 6.5) dengan cara sebagai berikut: dengan menambahkan koreksi pada P
untuk mengkompensasi interaksi antarmolekul; mengurango dari suku V yang
menjelaskan volume real molekul gas. Sehingga didapat:
[P + (n2a/V2)] (V nb) = nRT (6.12)
Keterangan :

P = tekanan
V = volume
n = jumlah mol zat
Vm = V/n = volume molar, volume 1 mol gas atau cairan
T = temperatur (K)
R = tetapan gas ideal (8.314472 J/(molK))
[P + (n2a/V2)] (V nb) = nRT (6.12)
a dan b adalah nilai yang ditentukan secara eksperimen untuk setiap gas dan disebut
dengan tetapan van der Waals (Tabel 6.1). Semakin kecil nilai a dan b menunjukkan
bahwa perilaku gas semakin mendekati perilaku gas ideal. Besarnya nilai tetapan ini
juga berhbungan denagn kemudahan gas tersebut dicairkan.