Anda di halaman 1dari 1

DAFTAR PUSTAKA

1. Carruthers, R.(1978). Treatment of Skabies and Pediculosis. Medical Proggress 5 (12) : 25-30.

2. Sungkar, S. Skabies. Majalah Kedokteran Indonesia 47 (01) :33-42.

3. Tabri F. Skabies pada bayi dan anak. Dalam: Boediardja SA, Sugito TL, Kurniati DD,
editor. Infeksi kulit pada bayi dan anak. Jakarta: Balai Penerbit FKUI, 2003.p.62-79.

4. Anonim. Sanitasi Pondok Pesantren di Jawa Timur . Surabaya. 1997. Dinas Kesehatan Propinsi
Jawa Timur.

5. Handoko, R. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Edisi Kelima. Fakultas Kedokteran Universitas
Indonesia. Jakarta. 2007. Halaman 122-125.

6. http://www.cdc.gov/scabies/index.html/ diakses pada hari Kamis, 5 Januari 2017.

7. http://www.scumdoctor.com/Indonesian/disease-revention/infectious-
diseases/parasite/index.html.

8. Kabulrachman. (1992). Pengaruh Lingkungan dan Pencemaran Terhadap Penyakit Kulit. Majalah
Kedokteran Indonesia 42 (5): 273-277.

9. Margono. S. Parasitologi Kedokteran. Edisi ketiga. Jakarta.1998 : Balai Penerbit FKUI. P.264-265.

10. Partosoedjono, S . 2003 . Skabies dan kualitas sanitasi masyarakat.

11. Poeranto, s et al . 1997 . Pengobatan dengan gamexan pada penderita scabiosis di pondok
pesantren Al Munawwariyyah Sudimoro, Malang. Majalah Kedokteran Unibraw . 13(2) :
69 - 73 .

12. Sopiyudin, M. Statistika Untuk Kedokteran dan Kesehatan. 2001. Jakarta: Arkans..