Anda di halaman 1dari 3

CIRI DAN JENIS MEDIA

A. Ciri-ciri Media
Secara etimologis, media berarti sesuatu yang di tengah atau perantara.
Jika dikaitkan dengan pembelajaran media berarti sesuatu yang ada di dalam
proses pembelajaran yang menghubungkan komunikasi antara pendidik dan
peserta didik. Secara konseptual, media diartikan sebagai segala sesuatu yang
digunakan untuk menyalurkan informasi.
Gerlach dan Ely mengemukakan tiga ciri media, antara lain :
1. Ciri Fiksatif (Fixative Property)
Pada ciri ini, media berkemampuan untuk merekam, menyimpan,
melestarikan, dan merekonstruksi suatu peristiwa atau objek. Jadi,
peristiwa yang sudah terjadi sekali dapat dikembangkan seluas-
luasnya guna memperoleh informasi yang sejelas mungkin dari suatu
peristiwa. Yang kemudian peristiwa tersebut dapat digunakan untuk
pembelajaran atau pun penambahan wawasan bagi pengguna media.
2. Ciri Manipulatif (Manipulatif Property)
Sebuah peristiwa yang terjadi yang kemungkinan memakan waktu
lama dapat disajikan dengan dalam waktu yang relatif singkat.
Kemampuan itulah yang disebut dengan manipulatif, namun dalam
penyajiannya harus disesuaikan dengan peristiwa aslinya mengenai
runtutan peristiwa supaya tidak terjadi kesalahpaham oleh pengguna
media tentang peristiwa tersebut.
3. Ciri Distributif (Distributif Property)
Pada ciri ini memungkinkan suatu objek atau peristiwa
ditransformasikan melalui ruang dan secara bersamaan peristiwa
tersebut disajikan kepada sejumlah besar pengguna informasi dengan
stimulus pengalaman yang relatif sama mengenai peristiwa yang
terjadi.

B. Jenis Media
Menurut Sri Anitah, media merupakan seperangkat alat yang berbentuk
perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (softwate). Kemudian
perangkat tersebut bertugas membawakan pesan untuk suatu tujuan. Media
tidak hanya terdiri satu atau dua jenis saja. Namun, media memiliki ragam
jenisnya. Sebelum menggunakan media hendaknya perlu memperhatikan
pertimbangan tentang penggunaan medianya, sesuai atau tidak. Beberapa
prinsip yang harus diperhatikan dalam pemilihan media, antara lain :
1. Penggunaan media pembelajaran dipandang sebagai bagian integral dalam
sistem pembelajaran.
2. Media pembelajaran hendaknya dipandang sebagai sumber daya.
3. Guru hendaknya memahami tingkatan hierarki dari jenis alat dan
kegunaannya.
4. Pengujian media hendaknya berlangsung terus, sebelum, selama, dan
sesudah pemakaian.
5. Penggunaan multimedia akan sangat menguntungkan dan memperlancar
proses pembelajaran.

Setelah mengetahui prinsip-prinsip media, maka akan mempermudah kita


dalam memilih jenis media yang sesuai dengan kebutuhan. Jenis-jenis media,
adalah :
a. Media Grafis
Media ini berfungsi menyampaikan berita dari sumber berita kepada
penerima berita. Proses penyampaian berita pada jenis ini termasuk ke
dalam media visual yang cara penerimaannya menggunakan indera
penglihatan (mata). Isi berita pada media ini memuat tentang simbol-
simbol, diagram, sketsa, papan, gambar dan sebagainya. Simbol dan
gambar tersebut memuat tentang ilustrasi atau gambaran dari sebuah berita
yang dituangkan ke dalam media grafis supaya memudahkan pengguna
dalam memahami dari isi berita dengan mudah.

b. Media Audio
Media audio berkaitan dengan indera pendengaran yaitu telinga.
Penyampaian berita tidak menggunakan gambar atau simbol-simbol
tertulis pada jenis ini pengguna media harus jeli terhadap berita yang
disampaikan melalui media audio, seperti radio, tape, dan lainnya.
c. Media Proyeksi
Media proyeksi merupakan gabungan dari media grafis dan media audio
visual. Dalam penyampaiannya media ini harus memiliki kesinkronan
antara grafis dan audionya sehingga pengguna media akan semakin mudah
dalam menerima dan memahami berita-berita yang disajikan. Yamg
termasuk ke dalam media proyeksi adalah film, video, televisi, simulasi
dan lain-lain.

Oleh :
Manusatul Khaoro/ 15115562/ Media Pembelajaran/ Tema 3/ Fak.Tarbiyah/
IAINU KEBUMEN/ 2017.

Sumber :
Suryanto. (2015). Pengantar Ilmu Komunikasi. Bandung: CV. Pustaka Setia
https://ian43.wordpress.com/tag/ciri-ciri-media-pendidikan/ Senin/15:43/20-03-
2017
Rusdiana dan Yeti Heryati. (2015). Pendidikan Profesi Keguruan. Bandung: CV.
Pustaka Setia