Anda di halaman 1dari 2

Nama : Risky Martha Kusuma

No/NIM : 37/2520142608
Kelas : 1D

KOMUNIKASI DALAM KEPERAWATAN


Komunikasi merupakan pertukaran informasi yang disampaikan dari satu pihak ke
pihak lain baik secara langsung maupun dengan media atau perantara. Bagi saya,
komunikasi antara perawat dengan pasien sangatlah penting karena apabila tidak
terjadi komunikasi diantara keduanya maka segala sesuatu tidak akan terlaksana
dengan baik. Disisi lain, komunikasi juga bertujuan untuk memudahkan pelaksanaan
atau tindakan yang akan dilakukan oleh perawat kepada pasien. Sebagai contoh
apabila cairan infus pasien sudah habis dan perawat tidak tahu kemudian pasien juga
tidak memanggil perawat atau tidak melakukan komunikasi dengan perawat maka
pasien akan membutuhkan cairan dan mungkin akan merasa sakit karena tidak
mendapat cairan infus yang disebabkan tidak adanya komunikasi antara pasien
dengan perawat. Maka dari itu perawat dan pasien perlu komunikasi. Disini saya akan
berbagi pengalaman yang pernah saya alami karena tidak adanya komunikasi
perawat. Pada saat saya sakit typhus dan diharuskan untuk opname kemudian perawat
melakukan pemasangan infus, perawat gagal melakukan pemasangan infus hingga 3
kali yang menyebabkan tangan saya bengkak. Disitu perawat tidak melakukan
komunikasi atau tidak menjelaskan mengapa pemasangan infus sampai 3 kali dan
menyebabkan tangan saya bengkak hingga sakit. Saya merasa sangat kecewa dengan
tindakan perawat tersebut. Seharusnya perawat melakukan komunikasi terlebih
dahulu saat melakukan pemasangan infus dan menjelaskan akibat-akibat apabila
terjadi kegaalan saat proses pemasangan infus sehingga pasien merasa paham dan
tidak kecewa dengan tindakan perawat. pasien juga perlu melakukan komunikasi
dengan perawat untuk memudahkan tindakan atau kinerja seorang perawat.