Anda di halaman 1dari 10

PeristiwaRegenerasipadaEkorKecebongdengan3(tiga)Perlakuanyang

Berbeda

A. PENDAHULUAN

Dalamsiklushiduporganisme,terjadiperistiwaregenerasi.Dimanaperistiwa
regenerasibagiorganismemerupakanhalyangsangatpentingkarenaprosesyang
esensialselamaperjalananhiduporganisme.Adanyabagiantubuhyanglepasakibat
ketuan atau kecelakaan dengan proses regenerasi bagian tubuh yang lepas akan
digantikembalidenganjaringanbarukembali.Danjugabeberapaorganismeproses
regenerasi merupakan hal yang sangat penting dalam reproduksi secara aseksual
(Philip,1978).

Regenerasi terdiri dari berbagai kegiatan, mulai dari pemulihan kerusakan


yangparahakibathilangnyabagiantubuhutamasampaipadakegiatanpemulihan
yangtidakterlaluparah.Misalnyaanggotabagianbadansampaipadapenggantian
kerusakankecilyangterjadidalamprosesbiasa,misalnyarontokrambut.

MenurutMorgandalamBrowder(1984),iamengenalduamekanismeprimer
untukpembentukankembalibagianbagiantubuhyanghilang.Pertama,regenerasi
morfalaksisyaknisuatuprosesperbaikanyangmelibatkanreorganisasibagiantubuh
yangmasihtersisauntukmemulihkankembalibagiantubuhyanghilah.Jadidalam
jenis regenerasi ini pemulihan bagian yang hilang itu sepenuhnya diganti oleh
jaringanlamayangmasihtertinggal.Kedua,epimorfosisyaiturekonstruksibagian
bagianyanghilangmelaluiproliferasidandiferensiasijaringandaripermukaanluka.
Namun regenerasi dapat pula berupa penimbunan selsel yang nampaknya belum
terdiferensiasipadalukadanseringdisebut,blastema,yangakanberproliferasidan
secaraprogresifmembentukbagianyanghilang.
MenurutYatim(1993),bahwaprosesregenerasiterdiridari:
1. Darahmengalirmenutupipermukaanlukalalumembentukscapyangsifatnya
melindungi.
2. Epitelkulitmenyebardipermukaanlukadibawahscapepitelyangbergerak
secaranuboid.Butuhwaktuduahariagarkulitlengkapmenutupiluka.
3. Redifferensiasi selsel jaringan di sekitar luka, sehingga menjadi bersifat
mudakembalidanpluripotent,untukmembentukberbagaijenisjaringanbaru.
4. Pembentukanblastoma,yaknikuncupregenerasipadapermukaanbekasluka,
scapyangadamungkinsudahlepas.
5. Redifferensiasiselselserentakdenganproliferasiselselblastomaitu.

Laporan Percobaan Regenerasi 1


Daya regenerasi tiap hewan berbeda. Dimana ada hubungan antara
kompleksitas dengan keamampuan regenerasi. Pada manusia, regenerasi terbatas
padaperbaikanorgandanjaringantertentu.PadahewanAvertebratasepertifilum
coelenterata, porifera, annelida, platyhelminthes, dan tunicna memiliki daya
regenerasiyangtinggi.Sedangkanpadahewanvertebrata Dalamsatuoragnisme,
setidaknya di antara vertebrata, dengan meningkantnya umur juga tampak
kemampuanregenerasilenyapsecaraprogresif.Ketikatungkaipertamaterlihatpada
kecebongkatak,bilalenyapbagianituakandapatdiregenerasidenganmudah,akan
tetapisetelahmetamorphosis,kataksecaranormaltidakmampumeregenrasitungkai
yang lenyap. Persamaan antara regenerasi dan perkembangan embrio telah
menyebabkan beberapa ahli embriologi mempelajari regenerasi dengan harapan
mendapatkansuatupengertianbagaimanaperkemabanganembrioterjadi.Penemuan
polaritastelahmemperlihatkanbahwakekuatanorganisasitertentu,mungkinkimiawi
bekerjapadaregenerasi(Kimball,1983).
Peristiwa regenerasi lain juga dihubungkan dengan metamorfosis.
Hemoglobinberudumengikatoksigenlebihcepatdanmelepaskannyalebihlambat
dibandinghemoglobindewasa(Soemintoetal.,2000).Lebihdariitu,(Soemintoet
al., 2000) menunjukkan bahwa pengikatan oksigen pada hemoglobin berudu,
sedangkan hemoglobin pada katak menunjukkan peningkatan pengikatan oksigen
pada saat pH naik (efek Bohr). Perubahan regenerasi lain pada metamorfosis
beberapa katak adalah induksi semua enzim penting untuk memproduksi urea.
Berudu, seperti kebanyakan ikan air tawar adalah ammonotelik (mengekskresikan
amoniak).Kebanyakankatakdewasaadalahurotelik(mengekskresikanurea).Selama
metamorfosis, hati berkembang, enzim dibutuhkan untuk mencipatakan urea dari
karbondioksidadanamoniak.Enziminimendasarisiklusurea,danmasingmasing
munculselamametamorfosis(manylom.1994)
Faktorfaktoryangmempengaruhimetamorfosisadalahadanyahormontiroid,
yangtelahditunjukkanolehGudernatsch(1912)dalamSoemintoetal.,(2006).Hasil
hasil penelitian sementara menyimpulkan bahwa hormon tiroid menyebabkan inti
mensintesis atau menginduksi aktivitas enzim hidrolitik, yaitu enzim yang
menyebabkan jaringan atau sel menjadi lisis atau pecah. Enzim kolagonase telah
dibuktikandihasilkanselamaprosesregresiekorberuduinvitro(Sounders,1982).
Faktor eksternal yang mempengaruhi metamorfosis adalah ada tidaknya sumber
makanandanadanyapemangsaberudu.
Menurut(tjitrosoepomo.1984)kecebongdapatmenumbuhkankembaliekor,
meningkatkankemungkinanjaringanspesieslainyangrusakbisadisetulangsetelah
cedera. Peran kaporit yang mengejutkan dalam regenerasi amfibi pada akhirnya
memberikancarauntukmembujukkedalamjaringanorganmanusiayangterputus

Laporan Percobaan Regenerasi 2


atau rusak untuk regrowing. Tidak seperti katak dewasa, kecebong memiliki
kemampuanuntukbenarbenartumbuhkembalisecaralengkapjikaterluka.Manusia
mempertahankan beberapa kemampuan tersebut. Sampai sekitar umur 11 tahun,
manusia bisa menumbuhkan kembali jari. Tetapi dengan bertambahnya usia,
kemampuanuntukmenumbuhkanjaringanberkurang.

Untuk memperkuat teori yang ada, maka dilakukan percobaan mengenai


regenerasipadaekorkataksaatmasakecebong.Selinitu,untukmengetahuilebih
lanjut hasil dari perbedaan pemotongan ekor kecebong yang lurus dengan ekor
kecebongyangmiringatausegitiga.
B. METODEPERCOBAAN
Percobaanmengenairegenerasipadaekorkecebong,dilakukanpadahariJumat,
tanggal20Mei2016diLaboratoriumPMIPAFKIPUniversitasRiau.Adapunalat
danbahanyangdigunakandalampercobaaniniadalah:samplekecebongyangbelm
memiliki,airkolam,aquagelasbekas,cawanpetri,karetgelang,gunting,spatula,
kainkasa,mistrdansilet.
Adapunlangkahdaripercobaaniniadalahsebagaiberikut:
1. Disiapkan15aquagelasbekassebagaiwadah.Dimanaakandibagiuntuktiga
kelompokwadahkecebong.Kelompokwadahpertamasebagaikontrolyangdiisi
kecebongtanpaperlalkuka,kelompokduasebagaiwadahuntukkecebongyang
ekornyadipotonglurus,dankelompoktigasebagaiwdahuntukkecebongyang
ekoryadipotongmiring
2. DiberilabelpadamasingmasingaquagelasmulaidariK1sampaiK15.
3. Diisimasingmasingaquagelasdenganairkolamyangmenjadihabitatkecebong
sebelumnya.
4. Dipotongkainkasayangkirakiracukupuntukmenutupaquagelas.
5. Diukurpanjangekorawalkecebong,dandimasukkankecebongtanpaperlakuan
sebanyak2ekorpadaaquagelas1sampai5.
6. Dilakukanhalyangsamasepertilangkah5,tetapiekorkecebongdipotong2/3
daripanjangekornyadandimasukkanpadaaquagelasberlabelK6K10.
7. Dilakukan hal yang sama pula seperti langkah 5, akan tetapi ekor kecebong
dipotong2/3secaramiringdariekorsemula.
8. Ditutupmasingmasingwadahdengankainkasadengandiberikaretgelang.
9. Diamatipertumbuhanpadaekorkecebongsetiap2harisekalidenganpengamatan
sebanyak6kali.
10. Dicatatpertumbuhanpanjangekorkecebongdandifotosetiappengamatan.

Laporan Percobaan Regenerasi 3


C. HASILDANPEMBAHASAN
1. HasilPengamatan

TabelPengamatanRegenerasiEkorKecebong
Rata
Pengamatan Jumlah
Ulan Panjang rata
Perlakuan
gan awal H
H2 H4 H6 H8 H10 H12
0

1 1 1 1,3 1,4 1.4 1.5 1,4 0 8 1,33


Kontrol
(Tidak 2 1,1 1,1 1,3 1,5 1.6 1.5 0 0 7 1,17
3 1,3 1,3 1,3 1,4 1.4 0 0 0 5,4 0,90
dipotong)
4 0,9 0,9 0,9 1 0 0 0 0 2,8 0,47
5 0,7 0,7 0,7 0,8 0.9 0 0 0 3,1 0,52

1 1,4 0,7 0,9 0,9 1 1.1 1,1 0 5,7 0,95


Dipotong 2 1,9 0,8 0,9 1 1.1 1.2 1,2 1,4 7,6 1,27
lurus 3 1,4 0,8 1 1,1 1.3 1.3 0 0 5,5 0,92
4 1,7 1,1 1,2 1,2 1.3 0 0 0 4,8 0,80
5 1,4 0,7 1,1 1,3 1.4 1.4 0 0 5,9 0,98

1 1,3 0,7 1 1 1 1 1,1 1,1 6,9 1,15


Dipotong 2 1 0,5 0,8 0,8 0 0 0 0 2,1 0,35
Miring 3 1 0,7 0,8 0,9 0.9 0 0 0 3,3 0,55
4 1,4 0,8 0,9 1,1 1.1 0 0 0 3,9 0,65
5 1,4 0,5 0,8 1 1.1 1.1 1,1 0 5,6 0,93

2. Pembahasan
Percobaan regenerasi pada ekor kecebong ini, menggunakan tiga sample.
Dimana setiap sample digunakan ulangan sebanyak 5 kali. Sample pertama yaitu
kecebongkontrol,samplekeduakecebongyangekornyadipotonglurus,dansample
ketiga kecebong yang ekornya dipotong miring. Pengamatan terhadap perubahan
panjangekorkecebong,dilakukanselama2minggudenganpengamatansetiap2hari
sekali.

Laporan Percobaan Regenerasi 4


Padaperlakuamkecebongkontrol,terlihatbahwaadanyapertumbuhanpada
ekor kecebong yang konstan. Dimana setiap ulangan, menunjukkan pertumbuhan
padasetiappengamaatan.Akantetapipadakecebongulangan4,saatpengamatanke
empatmengalamikematian.Sedangkanpadaulangan3dan5mengalamikematian
padapengamatankelima.Dankecebongulanganpertama,palinglamabertahanyaitu
padapengamatankeenam.Sedangkanuntukrataratapertumbuhanekorkecebong
tertinggi pada kecebong ulangan satu yaitu sebesar1,33 cm. Dan ratarata
pertumbuhanterendahpadakecebongulangankeempatyaitu0,47cm.dapatdilihat
bahwakecebongyangpalinglamabertahanmemilikidayaregenerasitertinggidan
sebaliknyakecebongyanglebihdulumati,memilkidayagenerasirendah.
Pada perlakuan kedua kecebong yang ekornya dipotong lurus, juga
mengalami pertumbuhan yang konstan. Pada kelima ulangan mengalami
pertumbuhansetiapkalidiamati.Sedangkanuntukketahananhidupdarikecebong,
perlakuankeduainilebihtinggi.Karenapadapengamatanke4,kecebongulanganke
empatsajayangmengalamikematian.Sedangkanyanglainnyamengalamikematian
padapengamatanke5.Akantetapiterdapatkecebongyangdapatbertahanhidup
yaitukecebongulanganke7yaitudenganpanjangekorakhir1,4cm.sehinggadapat
dilihata,bahwarataratapertumbuhaekorkecebongtertinggipadakecebongulangan
ke7.Sedangkanpadaperlakuankecebongyangekornyadiputusmiring,mengalami
pertumbuhanyangtidakterlalukonstan.Bahkancenderungtetap.Selainitu,ekor
jugatidakdapattumbuhsepertibentuksemula.Kematianpadaperlakuanini,juga
lebihcepat,yaitupadakecebongulangan2saatpengamatanke4.Hanyaadasatu
yangbertahanhidupsampaipengamatnterakhiryaitukecebongulangan11dengan
panjangekor1,1cm.
Daridatatersebut,dapatdisimpulkanbahwarataratapertumubuhantertinggi
padaperlakuankecebongkontrolsedangkanyangterendahyaitupadakecebongyang
ekornya dipotong miring. Sedangkan kematian pada kecebong, dikarenakan usia
kecebong yang sudah lebih dewasa. Karena kecebong yang lebih dewasa, telah
melakukan metabolism lebih kompleks dibandingkan yang masih muda. Salah
satunyaeksresi.Hasilbuanganyangberlebihanmenyebabkankecebongkeracunan
dan akhirnya mati. Sedangkan kecebong yang masih hidup, kemungkinan berusia
mudasehinggahasilbuangantidakterlalubanyakdanmasihdpatbertahandengan
kondisi air dalam wadah tersebut. Jadi, tidak ada bersangkutan dengan bentuk
pemotonganekordarikecebong.

Proses regenerasi pada kecebong dipengaruhi oleh faktor umur. Dimana jika
kecebong yang sudah memiliki kaki dengan kecebong yang belum memiliki kaki
akan berbeda kemampuannya dalam memperbaiki jaringan atau organ yang rusak
atau luka. Daya regenerasi pada kecebong yang telah memiliki kaki akan lambat,
sedangkan kecebong yang belum memiliki kaki akan cepat. Semakin bertambahnya
umur maka daya regenerasi akan berkurang dan bahkan dapat menghilang. Meskipun

Laporan Percobaan Regenerasi 5


suatu organisme memiliki kemampuan untuk memperbaiki jaringan atau organ yang
rusak atau luka pada tubuhnya, namun ada bagian-bagian tubuh tertentu yang tak
dapat diregenerasi atau dengan kata lain kemampuan regenerasinya telah hilang.
Terkecuali pada planaria, planaria adalah hewan yang memiiki daya regenerasi yang
sangat baik. Apabila tubuh panaria dipotong-potong maka setiap potongan tersebut
akan menjadi organisme baru. Daya regenerasi ini mengikuti proses fragmentasi yang
merupakan cara perkembang biakan aseksual pada planaria yang bertujuan
menghasilkan keturunan (Surjono, 2001).

Adapun asal selsel yang beregenerasi yaitu selsel blastema yang terlibat
yang terlibat dalam regenerasi anggota tubuh berasal dari dediferensiasi lokal
jaringan puntung selama penghancuran jaringan (histolisis). Sedangkan selsel
blastemaberasaldariselselcadanganyangbergerakdariwilayahlainsebagaiakibat
amputasi.Mengenaiasalsellokalyangbergerakdalamikutsertadalamregenerasi
anggotatubuhamfibiatelahdiketahuiolehHertwig(1927)melakukaneksperimen
yaitu,suatuanggotatubuhhaploid(n)yangdiamputasi,selanjutnyadicangkokkandi
salamander diploid (2n). Hasil pencangkokan ini dibiarkan sampai sembuh,
berikutnyadilakukanamputasipadabagianlenganatasdarianggotabadanhaploid
(n) yang telah sembuh. Setelah dibiarkan beberapa saat serta merta telah muncul
blastema,danhasileksperimenmenunjukkanbahwasemuaselselyangberegenerasi
adalahhaploid(n).Sebenarnyaasalblastemadarianggotabadanyangberegenerasi
asalnya heterogen muncul dari diferensiasi jaringanjaringan otot, tulang, tulang
rawan,ikat,dimanaujudselblastemaitumerupakanhalyangsangatpentingdalam
analisisregenerasianggotabadanvertebrata.
Suatueksperimenstandartelahdilakukandenganmenggunakanradiasisinar
XyaitusebuahanggotabadanamfibiadiiradiasisinarXsebelumamputasiternyata
mencegah terjadinya regenerasi yakni jaringan puntung diiradiasi tidak sanggup
berproliferasimembentukblastemaregenerasi.Kejadianinidimungkinkansebagai
akibat adanya iradiasi sinarX merusak kemampuan mitosis dari jaringan yang
diiradiasi.
Padaprinsipnyaregenerasiberlangsungmelalui2cara,yaitu:
a) epimorfosis (epimorfosis), bila perbaikan disebabkan oleh proliferasi jaringan
baruyangdisebutblastamadiatasjaringanlama.
b) morfalaksis(morfolaksis),bilaperbaikandisebabkankarenaterjadireorganisasi
jaringanlama.

Menurut Singer dalam Browder (1984), bahwa prosesproses yang terlibat


dalam regenerasi anggota tubuh Cristurus cristatus (kelas amphibi), setelah
diamputasimeliputihalhalsebagaiberikut:
a.Periodepenyembuhanluka

Laporan Percobaan Regenerasi 6


Tahap penyembuhan luka ini diawali dari tepi luka dengan penyebaran
epidermisdaritepilukayangakanmenutupipermukaanyangterluka.Penyebarannya
dengancaragerakanamoeboidselselyangtidakmelibatkanpembelahanmitosissel.
Akan tetapi sekali penutupan selesaikan selsel epidermis berproliferasi untuk
menghasilkanmasaselyangberlapislapisdanmembentuksebuahtudungberbentuk
kerucut pada ujung anggota badan. Struktur tersebut dikenal dengan Apical
epidermiscap.Waktupenyembuhanlukarelatifcepat,namuntergantungjugapada
ukuranhewanyngberegenerasidanukuranlukasertafaktorfaktoreksternalseperti
suhu. Pada salamander proses penutupan luka setelah anggota badan diamputasi
berlangsungkirakirasatuatauduahari.

b.Periodepenghancuranjaringan(histolisis)
Setelah proses penutupan luka, proses lain yang sangat penting dalam regenerasi
adalahterjadinyadediferensiasijaringanjaringanyangberdekatandenganpermukaan
luka, dediferensiasi didahului dengan histolisis jaringanjaringan didalam puntung
secara besarbesaran. Jaringan yang telah terdiferensiasi seperti otot, tulang rawa,
tulang ikat, matriks, interselulernya hancur dan melepaskan individu selsel
mesenkhim yang merupakan selsel awal dari jaringan yng telah berdiferensiasi
tersebut.
c.Periodepembentukanblastema
Selselmesenkhimyangdilepaskanselamadiferensiasitertimbundibawah
epidermis,selselberproliferasicepatdanmenyebabkanepidermismenjadisemakin
menonjol.Masaselselmesenkhiminidinamakanblastemaregenerasi.
d.Diferensiasidanmorfogenesis
Jaringan pertama yang berdiferensiasi dari blastema adalah tulang rawan.
Mulamulamunculpadaujungtulangsejatidanterjadipenambahansecaraprogresif
padadistalbagianujungnya,ketikakonstruksitulangmenjadisempurnarangkayang
telahberegenerasiberubahmenjaditulang.Berikutnyaototterbentukdisekitartulang
rawan.Sedangkanpembuluhdarahtidakjelaspadatahapkonstruksiawal,serabut
sarafyangterpotongpadasaatamputasisegeraaksonnyatumbuhkedaerahlukadan
merekontruksi polapola persarafan. Dibagian luar terjadi perubahanperubahan
bentuk puntung anggota yang semula menyerupai kerucut, selanjutnya mulai
memipihdorsoventralpadabagianujungnya,bagianpipihmenunjukkantandatanda
jariawalyaknikorpusatautarsusrudimenyangdinamakanplatkakiatautangan.
Selanjutnyapolapolapembentukanjarijariyangprogresifdimanasegerajarijari
sederhana muncul, terpisah satu sama lainnya. Akhirnya anggota tubuh sempurna
terbentukdanberfungsinormal.

Laporan Percobaan Regenerasi 7


KESIMPULAN

Regenerasimerupakanprosespembentukankembalijaringantubuhyangrusak.
Regenerasi sangat penting dilakukan oleh organisme. Daya regenerasi setiap
organismeberbeda.Dimanaorganismeyanglebihkompleksmemilkidayaregenerasi
yang rndah dibandingkan organisme yang sederhana. Pada umumnya regenerasi
berlangsungmelaluiduacarayaituepimorfisdanmorfalaksis.
Padaregenerasiekorkecebong,baikpadaperlakuankontrol,dipotonglurus,
atau miring tetap mengalami pertumbuhan. Akan tetapi pada ekor yang telah
dipotong tidak akan memiliki bentuk yang sama seperti semula. Ratarata
pertumubhanpadaekorkataktertinggiyaitupadaperlakukankecebongkontroldan
terendahyaitukecebongyangekornyadipotongmiring.Prosesregenerasipadaekor
amfibiyaitu:periodepenyembuhanluka,periodepenghancuranjaringan(histolisis),
periodepembentukanblastema,dandiferensiasidanmorfogenesis.

Laporan Percobaan Regenerasi 8


DAFTARPUSTAKA

Aprizal Lukman. 2012. Mekanisme Regenerasi Anggota Tubuh Hewan. (www.


download.portalgaruda.org/article). Diakses tanggal 9 Juni 2016 di
Pekanbaru.

Browder,L.W.1984.Developmentalbiology,2thed,W.B.Saunders,London.

Hertwig,J.J.1927.Fundamentalofcomparativeembryologythevertebrata.TheMac
Millancompany.NewYork.

Kimball,J.W.1983.BiologiEdisike5jilid2.Jakarta:Erlangga.

Materi Elearning. 2009. Reproduksi dan Embriologi Hewan. Jurusan Pendidikan


BiologiFMIPAUNY152.(www.besmart.uny.ac.id).Diaksestanggal9Juni
2016diPekanbaru.

Phillip,G.1978.Biologyofdevelopmentalsystem,Holt,RinehartandWinston,New
York,SanFrancisco.
Sugianto, 1996. Perkembangan Hewan. Yogyakarta : Gajah Mada University Press.

Tjitrosoepomo. 1984. Biologi Jilid 2. Erlangga: Jakarta.

Laporan Percobaan Regenerasi 9


Yatim, W. 1994. Reproduksi dan Embriologi. Bandung : Tarsito.

Laporan Percobaan Regenerasi 10